#SedekahPesantren Sumur Bor untuk Kupang NTT
#SedekahPesantren Sumur Bor untuk Kupang NTT

#SedekahPesantren Sumur Bor untuk Kupang NTT

Rp 65.499.773
terkumpul dari Rp 50.000.000
244 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Kekeringan tampak sudah menjadi masalah biasa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di beberapa tempat, masalah kekeringan seringkali membuat masyarakat benar-benar harus berjalan berkilo-kilo meter agar bisa mendapat air untuk kebutuhan sehari-hari.

49f0bc7f77bc8c4fc01b97ef2ea90ba69b9e38d6

Kekeringan, seperti halnya yang terjadi di Kupang Barat. Berlokasi di Pondok Pesantren Hidayatullah Asrama Putri. Para santriwati yang berjumlah cukup banyak kurang lebih 70 orang harus menghadapi kondisi ini berulang-ulang.

Sumur yang biasa dijadikan sebagai sumber mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, kini tidak lagi mengeluarkan air sebagaimana biasanya. Tidak hanya satu, tapi dua sumur di Asrama Putri benar-benar telah kehilangan air.

Untuk menyiasati kekeringan tersebut, pengurus PonPes baru hanya bisa mendatangkan tengki dua hari sekali, mengigat terbatasnya dana yang dimiliki.

816dc384e963dd37c164a8916d5ce2709581c04f

Maka sudah pasti ditebak, bagaimana kebutuhan air di asrama khusus putri yang berada di tenggah-tenggah komunitas nonmuslim. Bahkan terkadang para santriwati harus meminta kepada tetangga yang memiliki sumur, namun hal ini tidak bisa dilakukan berulang-ulang.

Maka untuk memecahkan masalah kekeringan tersebut, kami berencana mengadakan sumur bor untuk mendapatkan air lebih banyak. Karena sampai saat ini, sumur bor baru sekadar mimpi yang berbisa terwujud, mengigat sumber dana yang amat terbatas.

Oleh karena itu, tentu jika kita bersama-sama menyelesaikan masalah kekeringan ini dengan bersama-sama, maka Insya Allah akan cepat sumur bor yang diimpikan terwujud.

Perlu diketahui, para santriwati yang belajar di tempat mereka sepenuhnya gratis dan tinggal di PonPes Hidayatullah Batakte Kupang Barat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (244)