Kitabisa! - Sumur Wakaf untuk Puluhan Pesantren Pelosok Negeri
Sumur Wakaf untuk Puluhan Pesantren Pelosok Negeri

Sumur Wakaf untuk Puluhan Pesantren Pelosok Negeri

Rp 223.910.698
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
1884 Donasi 26 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap
Akun telah terverifikasi
Bagian dari Lets ACT Indonesia

Cerita

Selama 20 tahun, Pondok Pesantren (Ponpes) As-Sunniyah telah beroperasi dengan sumber air yang terbatas. 

Akibatnya, santri harus mandi hanya sekali dalam sehari. Itu pun dibatasi hanya 1 bak kecil saja untuk setiap anak. Selain itu, masing-masing santri juga dijatah hanya 1 botol kendi untuk berwudhu setiap harinya.

acd435e3-5a66-4472-8dd4-489ad17bc7aa.jpg

Ponpes asuhan KH. Hasib ini terletak di Desa Penawungan, Lumajang, Jawa Timur. Bukan sebuah kebetulan Ponpes As-Sunniyah berdiri di tanah tandus, di atas gunung, jauh dari sumber air. Karena hanya di sanalah, ayahanda KH Hasib, KH Aminullah memiliki sebidang tanah kebun yang kemudian dibangun pondok  pesantren di atasnya.

Bertahun-tahun, Ponpes As-Sunniyah mengandalkan air hujan yang ditampung di tandon. Jika kemarau tiba, pengurus harus membeli air dari mobil tangki dengan biaya sewa sekitar Rp 100.000 sekali jalan.

a54f531d-b79a-477e-be47-e9f6d01e3dba.jpg33113cb4-b0c9-4e3e-9421-64cd7404a182.jpg

Kondisi kelangkaan air ini memang masih terjadi di Indonesia. Dari 255 juta penduduk, lebih dari 33,4 juta penduduknya masih kekurangan air bersih. Sementara itu, capaian untuk air bersih baru menyentuh angka 72,25 persen. (sumber: data BPS 2018)

Jika melihat persentase ini, Ponpes As-Sunniyah hanya satu dari sekian banyak pondok pesantren di pelosok negeri yang mengalami kesulitan air bersih.

Masih banyak ponpes serupa yang dibangun di atas tanah wakaf tapi berada di tempat terpencil dan rawan kekeringan, harus berjuang keras mendapatkan air bersih.

Karenanya, sumur menjadi satu-satunya sumber air bersih bagi para santri dan pengajar di wilayah tersebut.

a61f13ec-5d64-46b0-83fc-259d0dfe1c2e.jpg

Minimnya ketersediaan air bersih ini membuat Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi kampanye pengadaan sumur untuk akses air bersih di sejumlah pondok pesantren pelosok Indonesia.

Rencananya, implementasi sumur wakaf ponpes ini diadakan di daeah rawan kekeringan, kantung-kantung kemiskinan yang kekurangan akses air bersih atau daerah bencana alam perdesaan maupun perkotaan.

05d2db4f-734b-4624-985f-8ec3129b369f.jpg

Wahai #OrangBaik, inilah kesempatanmu untuk menjadi donatur (wakif) sumur wakaf untuk ponpes pelosok Nusantara.

Insya Allah, setiap tetes air yang digunakan santri untuk berwudhu akan terus mengalirkan pahala ke rekening kebaikan Anda hingga ke akhirat. Mari bergabung dengan cara:

  1. Klik tomobol merah "DONASI SEKARANG"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI/Mandiri/BCA/BRI/BNI Syariah/Kartu Kredit)
  4. Klik "DONASI" dan ikuti langkah selanjutnya

Disclaimer:

  1. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membangun sumur wakaf sejumlah pondok pesantren yang berada di pelosok Indonesia.
  2. Fundraising ini adalah kerja sama ACT - Sumur Wakaf untuk mengadakan sumber air baru di wilayah kekeringan dengan mencari titik potensi sumber mata air.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1884)