Bangun Surau Indonesia Pertama di Australia
Bangun Surau Indonesia Pertama di Australia

Bangun Surau Indonesia Pertama di Australia

Rp 84.383.470
terkumpul dari Rp 3.000.000.000
1049 Donasi 18 hari lagi


Cerita

"Kalau sampai Desember 2020 target belum tercapai, uang muka yang sudah diusahakan selama 5 tahun ke belakang, bisa hangus."

Para peranta Minang di Sydney sudah berusaha untuk iuran selam 5 tahun ini. Namun, dana iuran yang terkumpul selama ini belum cukup untuk membangun surau pertama Indonesia di Australia, sahabat.

***

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat, perkenalkan saya Novri Latif, asli urang awak sudah 20 tahun menetap di bumi Kangguru. Alhamdulillah saya tidak sendiri, ada sekitar 400 keluarga Minang yang sebagian besar juga sudah lebih lama tinggal di Sydney. Ada yang sudah 30 tahun hingga 40 tahun menetap, hingga menghabiskan hari tua di sini. 

Kerinduan akan kampung halaman di Indonesia sedikit terobati dengan adanya komunitas Minang di sini. Seringnya kami berkumpul dan beribadah bersama dari rumah anggota satu ke rumah anggota lainnya. Minang House Inc. begitulah entitasnya. Seiring berjalannya waktu kami membentuk tim khusus Surau Sydney Australia. Ada harapan terselip di nama itu. Ya, kami ingin sekali memiliki Surau, tempat khusus bagi kami untuk berkumpul dan beribadah dengan kapasitas yang lebih besar

"Sangat terasa sekali perjuangan kami untuk mencari tempat pertemuan dan ibadah. Kami mulai berpindah tempat dari rumah anggota ke rumah anggota lainnya.

Satu filosofi yang selalu kami pegang teguh, “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah”, adat yang didasari oleh syariat agama Islam, dan syariatnya berdasarkan pula pada Al-Quran dan Hadist.

Ikhtiar untuk membangun surau kami awali dengan pencarian lokasi dan bangunan sejak empat tahun yang lalu, hingga menjelang akhir tahun 2019 kami menemukan sebuah bangunan warehouse di lokasi yang baik. Kami coba untuk membeli bangunan tersebut. Untuk mewujudkan surau ini kami membutuhkan dana yang cukup besar, yaitu 20 Milyar

25% dari total dana yang dibutuhkan sudah kami kumpulkan dari penggalangan yang sebelumnya kami lakukan di beberapa event serta hasil dari iuran anggota selama 5 tahun. Namun, Qadarullah, kami tidak bisa memiliki bangunan yang tadinya sudah kami angankan menjadi surau ini. Kami masih butuh bantuan darimu, Sahabat.

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah, no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Semoga tahun ini cita-cita kami terwujud, bisa memiliki surau pertama di Sydney, setidaknya menampung 150 orang saat solat berjamaah. 

--

Alhamdulillah, Inilah Dukungan dari Berbagai Pihak 

Pada pertengahan bulan Ramadhan lalu kami mengadakan silahturahmi dan diskusi dengan para tokoh Minang yang juga punya mimpi yang sama: Mewujudkan Surau sebagai sebuah sentra belajar agama dan budaya.

 “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Sahabat, rasanya kami tidak bisa berjuang sendirian tanpa bantuan saudara-saudra di Indonesia. Tak terbayang betapa bahagianya juga akhir tahun nanti akan berdiri Surau Pertama dari Indonesia di Sydney , Australia. Kebanggaan dan rasa syukur yang tinggi pasti ada di hati kita semua. Dan semoga ini menjadi ladang amal jariyah untuk kita semua. Allah akan limpahkan keberkahan bagia siapapun yang turut andil dalam pembangunan surau ini. 

InsyaAllah berkah Allah SWT atas bantuan dari kamu akan terus mengalir seiring berjalannya aktivitas ibadah di Surau ini.

Salurkan bantuan terbaikmu dengan cara:

  • Klik "DONASI SEKARANG"
  • Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit.
  • Dapat laporan via email.

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan untuk mewujudkan Surau di Sydney.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1049)