Kitabisa! - Tali Cinta untuk Sang Juara
Tali Cinta untuk Sang Juara

Tali Cinta untuk Sang Juara

Rp 4.713.875
terkumpul dari Rp 50.000.000
27 Donasi 0 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap Kalimantan Selatan
Akun telah terverifikasi

Cerita

Dari Banjarmasin, Fauzan Turut Harumkan Indonesia

cf0e5d8f70bee49e67ab744e216b46effee8af6f

Lalu Muhammad Zohri telah menjadi perbincangan dunia atas kemenangannya dalam nomor sprint 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia. Meski pada awalnya ia jauh dari sorotan bangsa Indonesia, apresiasi tinggi terus membanjiri dirinya usai mengharumkan nama bangsa.

Lalu, apakah hanya Zohri yang sempat terlupakan? Di Kota Banjarmasin ternyata ada sosok atlet yang telah lebih dahulu mendunia dibanding Zohri. Sang atlet merayakan kemenangan tanpa perayaan dan penghargaan, bahkan hingga enam bulan berlalu sejak kemenanggannya.

Pekan kedua Juli lalu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan (Kalsel) berkesempatan mengunjungi sang atlet. Namanya Fauzan. Anak muda kelahiran Banjarmasin 21 tahun yang lalu ini telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

1ec1938aaa42c7e1ee344118dabce129860c7a31

Fauzan, berbekal semangat untuk terus bertumbuh, ikut menjadi peserta kejuaraan dunia Karate Tradisional pada Januari 2018 lalu di Praha, Republik Ceko. Ia berhasil menjadi juara utama.

“Saya tak menyangka dengan kemenangan ini. Saya hanya ingin terus diberi kesempatan melatih diri,” ucapnya ditemui di kediamannya di Komplek Lambung Mangkurat 3 Banjarmasin, Senin (16/7) siang.

Siapa sangka dibalik kesuksesan Fauzan, ada kendala yang mengiringinya. Betapa tidak, untuk berangkat ke Praha, ia dan sang pelatih Mustafa harus bersusah payah mencari pinjaman uang karena ketiadaan biaya. Padahal, Fauzan telah menjadi pemenang dalam kejuaraan serupa tingkat nasional pada 2017 lalu dan berhak menjadi perwakilan resmi di Praha.

Rencana keberangkatan dari panitia tak terlihat tanda-tandanya. Mustafa yang tahun sebelumnya juga telah menjuarai kejuaraan tersebut bertekad untuk memberangkatkan Fauzan bagaimanapun caranya. Ia lalu mencari sponsor dan pinjaman ke mana-mana.

Akhirnya, tiket keberangkatan didapatkan ditambah sedikit uang saku. Demi menghemat uang saku, Mustafa dan Fauzan membawa bekal ikan asin, telur, dan mi instan.

1568e0f8dbcb683bbf464774e3d64e23742231aa

Fauzan adalah anak ketiga dari pasangan Adnan Firdaus (60) dan Jamariyah (56). Adnan Firdaus hanyalah seorang buruh bangunan dengan penghasilan tak menentu. Sedangkan Jamariyah adalah ibu rumah tangga yang sekali-kali menjadi tukang pijat dan lulur.

Fauzan telah menjadi atlet karate sejak kelas 3 SD dan telah memenangi berbagai kejuaraan dari tingkat provinsi hingga nasional. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya piala dan medali yang telah Ia kumpulkan. Namun, semua itu tak selaras dengan kesejahteraan hidupnya. Kini, Ia hanya menjadi pekerja di sebuah toko retail di Kota Banjarmasin.

“Sebenarnya sudah pernah nyoba ikut tes polisi dan Satpol PP karena ada tawaran, namun ternyata tidak ada tindak lanjut hingga sekarang,” ucap Fauzan.

6088873b2202f2721116c5e862c38a189d68811c

Prestasi-prestasi yang ia ukir atas nama Provinsi Kalimantan Selatan hingga bangsa Indonesia ternyata tak mampu mengangkat kualitas hidupnya. Fauzan dan kedua orang tuanya harus berpuas diri hidup dalam kesederhanaan. Rumah yang ditinggali puluhan tahun tampak tak pernah tersentuh renovasi. Di beberapa sudut terlihat kayunya mulai melapuk.

892b205efaf884307b31589a384043968b5be88c

Meskipun demikian, Fauzan adalah pemuda yang pantang menyerah. “Selagi hidup maka maksimalkan. Waktu tidur lama nanti juga akan tiba saat kita mati,” ucapnya menirukan nasehat sang pelatih yang terus menerus diberikan kepadanya.

Layaknya Zohri, Fauzan adalah sosok putra bangsa yang berikhtiar mengharumkan nama Indonesia dengan prestasi dan karyanya. Melihat hal tersebut, ACT Kalsel mengajak sahabat kemanusiaan untuk mendukung/mengapresiasi Fauzan sebagai atlet berprestasi dengan cara :

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan via email

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (27)