Bersama Kita Tanggap Asap !
Bersama Kita Tanggap Asap !

Bersama Kita Tanggap Asap !

Rp 487.989
terkumpul dari Rp 200.000.000
15 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Ribuan saudara-saudara kita, dikepung kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat pun diminta untuk wapada akan dampak yang ditimbulkan. Dampak kebakaran hutan dan lahan akan terus terasa dan menyebar meski api telah padam. Meski efeknya tampak tak berbahaya secara kasat mata, ada banyak bahaya yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

3542377c-4f42-4aea-a7f3-a0f2725328cb.jpg

Asap kebakaran hutan dapat meningkatkan resiko kesehatan serius pada system pernapasan, seperti asma, bronkitis, pneumonia serta penyakit paru obstruktif kronis. Efek akibat paparan asap kebakaran hutan bisa berupa kesulitan bernapas, infeksi saluran pernapasan (ISPA) iritasi tenggorokan dan paru serta batuk.

424e98c8-ba6b-426a-8437-d6f907897c54.jpg

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera, Amral Fery, seperti dikutip dari Kompas.id , Jumat (13/9/2019), menyebutkan, pencemaran udara di delapan wilayah Riau sudah berada di atas angka 300 atau level berbahaya bagi manusia.

bc4ed289-eb82-4264-90bd-47c6a5eaa854.jpg

Melihat data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Jumat (13/9/2019) pukul 15.00 WIB, 5 wilayah yang dinyatakan memiliki kualitas udara dengan status bahaya tersebut adalah Pekanbaru, Siak, Kampar, Rokan Hilir, dan Bengkalis. Status “berbahaya” dilabelkan pada wilayah yang memiliki konsentrasi partikulat (partikel udara berukuran lebih kecil dari 10 mikron) lebih dari 300 µgram/m3.

9294ffbf-b1b9-4de7-a4d4-8b9817d556d9.jpg

Untuk itu Kompas.com mengajak para pembaca untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat asap yang sangat pekat dengan cara :

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran GO-PAY/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan orang baik terkumpul untuk Saudara kita yang sedang terkepung asap pekat akibat karhutla.

Informasi ini diambil dari beberapa laman Kompas.com diantaranya dari artikel bertajuk " Kabut Asap Udara di 5 Wilayah Provinsi Riau Berstatus Berbahaya

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (15)