Kitabisa! - Bantu Gaza Terang Kembali
Bantu Gaza Terang Kembali

Bantu Gaza Terang Kembali

Rp 189.323.687
terkumpul dari Rp 500.000.000
1272 Donasi 105 hari lagi
Global Zakat ACT
Akun telah terverifikasi

Cerita

Di bawah pengepungan Israel, setiap penduduk di Gaza berjuang bertahun-tahun hidup dengan kondisi kekurangan listrik yang parah. Kini situasi semakin buruk, listrik hanya menyala selama 3 jam dalam sehari. Bahkan Israel mengancam akan memutus total suplai listrik ke Gaza.

f16d81ff92146443b15c0c9bf7863a15bd850d0b

Pada pusat-pusat kesehatan, di mana listrik menjadi kebutuhan yang sangat krusial, mengharap suplai listrik dari Israel tentu bukan solusi. Bayi-bayi prematur ataupun yang membutuhkan rawatan dalam incubator terancam tidak dapat bertahan karena kondisi tenaga listrik yang kurang serta bahan bakar generator yang juga sangat menipis.

75307119e7f621e1af515968600387920bd93f2d

Rumah sakit di Gaza membutuhkan 450.000 liter bahan bakar dalam satu bulan atau 2.000 lliter setiap jamnya. Dengan pasokan bahan bakar yang menipis, penduduk Gaza lebih memprioritaskan cadangan solar untuk rumah sakit.

cbe54d071936a488d1ad458f2fc79a09d990c680

Permohonan bantuan untuk bahan bakar generator berdatangan dari berbagai mitra di Gaza. Berjalan secara paralel, saat ini ACT juga sedang mengembangkan inovasi sumber tenaga listrik seperti Solar Panel. Agar sumber listrik sustainable dan tidak membutuhkan bahan bakar.

877d065abdddab6889d00a5eaa376d2f60d4ceac

Sasaran awal untuk program ini adalah untuk mendukung water well yang telah dibuat oleh ACT sebagai sumber air bersih di Gaza. Lagi-lagi karena pasokan listrik dari pembangkit yang tidak memadai, water well Gaza saat ini terpaksa tidak dapat beroperasi.

98d10812f71f680314865c309ee617deabf4e92e

Menanggapi krisis listrik di Gaza, sejak tahun 2009 Aksi Cepat Tanggap telah menemani kehidupan masyarakat di sana. Berbagai program berkelanjutan ACT hasil kolaborasi dengan mitra setempat, hingga saat ini alhamdulillah masih terus berjalan. Dalam beberapa tahap, ACT memberikan sejumlah generator listrik beserta jerigen dan bahan bakarnya kepada sekolah, klinik, dan pemukiman warga di seantero Gaza. Bahkan pada pembangunan sekolah berkebutuhan khusus di Gaza pada tahun 2014 lalu, ACT memilih penggunaan solar panel sebagai alternatif pembangkit listrik.

Kondisi buruk juga diperparah dengan terputusnya akses utama dan satu-satunya jalan tembus Gaza menuju Mesir, yakni Gerbang Rafah yang pada Ramadhan kali ini tidak dibuka sama sekali. Padahal Gerbang Rafah adalah satu-satunya jalur pengiriman bala bantuan internasional. Ini artinya, stok bahan bakar solar sepenuhnya bergantung pada Israel. Rakyat Gaza pada akhirnya terpaksa hidup dalam kondisi gelap gulita tanpa listrik mencukupi setiap harinya.

88757a18dc380b9af8f906346633b82b4cdffade

Ribuan kilometer jauhnya dari Indonesia, bukan penghalang untuk kita berbagi, kepedulian kita adalah jembatan silaturahim kepada saudara-saudara kita di Gaza Palestina. Global Zakat ACT mengajak Anda untuk berkontribusi membantu penduduk Gaza membeli panel-panel pembangkit listrik tenaga matahari (solar panel) agar kehidupan manusia mulia di Gaza semakin membaik. Klik TUNAIKAN ZAKAT sekarang juga.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1272)