Kitabisa! - Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak
Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak

Usaha Ternak Penggemukan Kambing Untuk Ishak

Rp 46.827.740
terkumpul dari Rp 50.000.000
203 Donasi 0 hari lagi
Yuuka Shimizudhani
Akun belum terverifikasi

Cerita

Assalamualaikum...

Hai, saya Dian atau biasa disapa Yuuka. Saya lulusan salah satu Universitas Negeri di Makassar dan sekarang saya berkerja di Manarang Academy (English and Computer Course) di daerah saya, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Mengapa saya melakukan penggalangan dana ?? Itu karena saya ingin membantu teman saya Muh.Izhak (22) yang dalam setahun ini ditinggal mati oleh orang tuanya dan kini harus menanggung beban membiayai kehidupan sembilan orang adiknya.

7b094ea29417c39bbf3b5c784a83ee607f944856

Izhak terlihat sedang menggendong Khaerul yang saat itu lagi sakit *Sumber foto https://web.facebook.com/rafiqa.hastharita?hc_ref=...

Izhak, awalnya bukan teman saya. Hanya beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 12 Desember 2017, saya mendapatkan informasi terkait dia via whatsup dari kakak saya. Pas baca infonya, saya tiba-tiba memiliki keinginan besar untuk bertemu yang bersangkutan. Saya hanya berpikir bagaimana caranya anak itu menghidupi sembilan adiknya yang masih kecil.

Nah, karena penasaran tentang kehidupan Izhak, akhirnya saya mencari informasi lebih lanjut soal Izhak di sosial media, dengan bertanya ke teman-teman yang share kondisi Izhak dan keluarganya saat itu. Saya mengontak beberapa orang hingga berhasil mendapatkan alamat rumah, nomor hp, dan akunt sosial medianya. Iseng-iseng saya coba sapa via massenger Fb, ternyata direspon, jadilah saya memperkenalkan diri dan bertanya perihal kondisinya. Karena nggak enak nanya blak-balakan via massenger, saya memutuskan untuk berkunjung ke rumahnya agar mendapatkan infromasi yang lebih detail.

Berhubung rumah Izhak cukup jauh dari daerah tempat saya tinggal dan nggak ada akses kendaraan umum ke lokasi, saya mengajak beberapa teman saya yang memiliki kendaraan. Dari sekian yang saya ajak, hanya ada dua orang yang mengiyakan ajakan saya. Maklum, karena mereka memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Jadilah kami bertiga dengan mengendarai sepeda motor menuju Aribang (13/12), yang entah lokasinya dimana. Beruntung saya bisa mengkontak Izhak jadi saya bisa memberitahukan posisi saya dan bertanya pada orang-orang yang saya temui di jalan.

ce59625d345f4550ff481edb7e29ddf04b3ec6f9

Rumah Izhak nampak dari depan *Sumber foto https://web.facebook.com/andi.sura.5?hc_ref=ARSPC-...

Dan tibalah kami di sini, di depan rumah panggung yang dihuni 10 orang anak. Nampak sangat sederhana, tanpa cat berwarna. Hanya ada pepohonan hijau dan ornamen-ornamen alam di sekitar rumah itu.Tiba-tiba seseorang keluar dari pintu rumah dengan seorang balita di pelukannya. Saya langsung menyapanya, karena saya sudah tahu itu pasti Izhak.

af3d422cde585706fb65f0ea5c7ce65fec942d3d

Foto saya waktu berkunjung ke rumah Izhak (maaf, mukanya saya tutupi)


Siapapun mungkin akan terenyuh dengan kisah Izhak ini. Dalam setahun keuarga Izhak dirundung duka. Samiah, Ibunya mengidap penyakit tomor. Ia pun sempat dioperasi dan bolak balik masuk RS. Sebelumnya, Izhak pernah mengeyam bangku kuliah sebagai mahasiswa bidik misi di Institut Teknik Bandung (ITB) dengan mengambil Jurusan Teknik Kimia, 2013. Namun pada saat semester empat, Izhak memutuskan memundurkan diri dari kampus bergengsi itu dan pulang ke kampung halamannya. Hingga akhirnya 13 Februari 2017 Samiah berpulang ke rahmatullah.

Sayanganya, sembilan bulan setelah kepergian Samiah, Izhak dan adik-adiknya harus menerima kenyataan pahit. Ilyas, Bapaknya Izhak juga dipanggil YME, tepatnya tanggal 22 November 2017. Mau tidak mau, Izhak harus berjuang menjalani kehidupannya dan menafkahi adik-adiknya.

8f9c0811dd338e79459568108011cd81abe05cc0

Kondisi rumah Izhak (Maaf, foto kami tutupi panda biar nggak ngiklan)

f6e7eddc4c79e40f13501f44522f28701df12182

Kondisi rumah Izhak (Maaf, foto kami tutupi panda biar nggak ngiklan)

FYI, mereka ada sepuluh bersaudara, lima perempuan dan lima laki-laki. Adik kedua Izhak, Hasnawati (20) saat ini menempuh studinya di STAIN Pare-Pare. Ketiga, Aslang (18) berhenti sekolah sejak kelas empat SD, Rasmiani (13) dan Padila (12) yang sama-sama duduk di bangku kelas satu dan dua MTS DDI Basseang, Mutmainna (11) kelas VI, Ismail (10) kelas IV, Nuralia (7) kelas dua, dan mereka bersekolah di SD 002 Basseang. Lalu ada Abdullah Hanif (6) yang masih duduk di bangku TK Basseang. Terakhir ada si bungsu Muh.Khaerul Ahfan yang saat ini berumur satu tahun tujuh bulan.Untuk kehidupan sehari-hari Izhak mengandalkan hasil penjualan gula merah (gula aren) yang mereka tekuni sejak Bapaknya masih hidup.

9b461fe65514e808e33d32f4c18e919ca04ab0b0

Hasnwati yang sedang menanak gula merah *sumber foto: Izhak


241bfab9855c91600232f5249b92e96b6f521e15

Aslang yang sedang menanak gula merah *sumber foto: Izhak

587a6fa16218c4db60af4eb1adadb71cf00ab826

Rasmiani *sumber foto: Izhak

9d5b02abaea5ddb1940cc0d82ebc310abad9a107

Nuralia, Padila, Hanif, Ismail, dan Mutmainna *sumber foto:Izhak


Oleh sebabnya saya mengajak teman-teman untuk membantu meringankan beban Izhak dengan cara berdonasi untuk tambahan modal usaha ternak penggemukan kambing di kampungnya, Aribang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ini adalah usaha yang Izhak rencanakan sejak awal. Donasi tersebut, memenuhi targetan atau tidak, akan kami serahkan ke Izhak. Lewat usaha ini, semoga Izhak bisa menghidupi kehidupannya dan adik-adiknya.

Untuk informasi lebih lanjut bisa kontak saya via WA 085242004957 atau FB https://web.facebook.com/search/top/?q=yuuka shi...

Terima Kasih ^_^

Semoga kita sehat selalu dan tetap bersyukur.


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (203)