Kitabisa! - Tersenyumlah Donggala dan Palu
Tersenyumlah Donggala dan Palu

Tersenyumlah Donggala dan Palu

Rp 10.762
terkumpul dari Rp 1.000.000
1 Donasi 0 hari lagi

Cerita


Assalamualaikum teman-teman! Aku Ragil Darsulanto.

Sangat sedih ketika mendengar kabar bahwa terjadi bencana gempa besar yang terjadi di Sulawesi Tengah. Setelah belum lama bencana ini menimpa saudara kita yang ada di Nusa Tenggara Barat, terdengar lagi kabar bahwa bencana ini melandai saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah, bukan hanya gempa yang mengguncang bumi Sulawesi Tengah dengan sangat kuat namun bencana ini juga menimbulkan bencana lainnya yaitu Tsunami.

Tak terbayang bagaimana perasaan saudara - saudara kita yang ada disana. Mungkin dengan bantuan ini saja tidak akan cukup untuk memulihkan kembali mereka, akan tetapi saya percaya dengan bantuan dan doa dari kita semua, pasti akan membuat saudara kita yang tertimpa musibah ini menjadi lebih kuat dan mari kita tunjukkan bahwa kita akan selalu ada untuk mereka.

Bareng Yayasan Aksi Cepat Tanggap aku mau ngajakin temen-temen buat ikutan bantu mereka!

Caranya gampang banget kok,

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapat laporan via email. 

Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT udah gerak menuju lokasi terdampak gempa dan masih terus berusaha menghubungi pihak-pihak terkait atas bencana alam ini.

Selain tim DERM dari ACT Pusat yang berangkat, tim dari ACT Sulawesi Selatan beserta relawan dari MRI setempat pun tengah dipersiapkan untuk berangkat.

Tidak peduli berapapun nominalnya, bantuan dari teman - teman sangat berarti untuk saudara kita disana.

Terima kasih teman - teman.

Respon Darurat Aksi Cepat Tanggap untuk Palu-Donggala

Jumat, 28 September 2018
- Gempa berkekuatan 6 SR pertama terjadi di Donggala pada pukul 14.00 WIB, yang kemudian disusul oleh gempa lainnya.
- Gempa kembali terjadi dengan kekuatan 7,4 SR pukul 17.02 WIB, dan dikategorikan gempa dangkal dan memicu tsunami
- Tsunami menimpa Donggala, Palu, dan sekitarnya pukul 17.22 WIB dengan ketinggian 1-4 meter.
- Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT langsung merencanakan pemberangkatan personil menuju Donggala dan Palu, berkoordinasi dengan Tim ACT Sulawesi Selatan dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan.

Sabtu, 29 September 2018
- Dini hari, Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT berangkat menuju Donggala dan Palu melalui jalur udara ke Gorontalo, lalu disambung dengan perjalanan darat.
- Tim ACT berusaha menghubungi langsung berbagai kontak relawan MRI Sulawesi Tengah, namun tak terhubung karena jalur komunikasi yang putus.
- Sekitar pukul 23.30 WITA, ACT mendapat kabar dari salah satu korban tentang situasi terkini di di Kota Palu.
- Malam hari itu pula, Tim ACT Sulawesi Selatan mendapat kabar manifes penumpang untuk diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU sudah didapat, artinya Tim ACT Sulawesi Selatan akan segera diterbangkan menuju Bandara Mutiara SIS Al Jufri di Palu.

Ahad, 30 September 2018
- Pagi hari, 24 relawan ACT Sulawesi Selatan, MRI Sulawesi Selatan, dan tim ACT berangkat dari Bandar Udara Hasanuddin, Makassar menggunakan pesawat Hercules dengan waktu sekitar satu jam perjalanan.
- Setibanya di Palu, 24 relawan bergegas melakukan: evakuasi korban di bawah runtuhan gempa, menyisir pantai Palu untuk mencari kemungkinan korban tambahan, dan mencari titik-titik untuk membuka posko kemanusiaan.
- Satu tim ACT berangkat menggunakan pesawat menuju Palu, dikarenakan kepadatan bandara Palu, tim dialihkan ke bandara Mamuju.
- Di pagi yang sama, MRI Kalimantan Timur berangkat menuju Palu dan Donggala. Total sebanyak 13 orang relawan berangkat dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Hingga hari kedua pascabencana, ACT telah menurunkan tim yang terbagi di tiga titik dan 1 tim dalam perjalanan. Ada tim Emergency Response-ACT yang menuju Donggala dari Gorontalo, tim MRI-ACT dari Mamuju yang berada di Donggala sebelah barat teluk, tim MRI-ACT dari Sulawesi Selatan di Kota Palu, dan tim MRI-Kalimantan Timur yang menuju Palu dari Balikpapan.

***

Kebutuhan Mendesak Pengungsi Palu-Donggala

    Berdasarkan pengamatan tim ACT di lapangan, berikut sejumlah kebutuhan logistik yang sangat mendesak untuk segera didistribusikan ke pengungsi di Palu-Donggala:

    ***

    Infografis Gempa Bencana Palu-Dongala

        #BersamaHadapiBencana
        #IndonesiaBersamaPaluDonggala

        Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
        Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

        Kabar Terbaru


        Donasi (1)