Kitabisa! - Perjuangan Titin Sembuh dari TBC dan Gizi Buruk
Perjuangan Titin Sembuh dari TBC dan Gizi Buruk

Perjuangan Titin Sembuh dari TBC dan Gizi Buruk

Rp 64.648.011
terkumpul dari Rp 200.000.000
644 Donasi 0 hari lagi
Mobile Social Rescue
Akun telah terverifikasi

Cerita

"Titin harus dirawat intensif dan Injeksi Streptomycin (Antibiotik) 60 kali. Jika tidak, TBC dan gizi buruk memicu komplikasi serius di tulang dan otak." - Relawan ACT.
glXl_HLuZ3EzXdlniq-Bq3MDV7yIV0Vlre6MZMPghewaexiuk72YgTjnofv2HbOzP33H_7C6GHfKsrfSX1Mkz234Jr2a-GqzP8B9CQtUn1Q2SPH5F065RLRMnWUzIo8QVhDYNA-z

Awalnya, Titin Komalasari bekerja sebagai buruh pabrik garmen. Lingkungan tidak sehat menyebabkan Titin batuk dan pilek tak berhenti. Ia pun didiagnosa oleh dokter RS. Amanda Cikarang flek paru-paru (TBC).

Kemudian, Titin diberi obat TBC dan harus melanjutkan 6 bulan pengobatan. Namun, karena tidak didukung asupan bergizi, istirahat cukup, dan pengobatan rutin, Titin menderita gizi buruk hingga berat badannya turun drastis jadi 25 kg.

Meskipun Titin memiliki suami, Anhara, dan anak (3 th), ia tak dapat mengurus mereka. Ini karena tubuh Titin semakin lemah tiap harinya hingga ia tak mampu berdiri sendiri.

pgENqxmqS0tTRHicLVxw3nkkARsCQXU0oslahdYwRc2QIUs-mImVta5Lw8f4Z2bwEhWb3yEWkn_T1zylJWkKafYHZNjgNXIxEec1Bmb31g_BzSnchEtmBA0jI8W29SckniETU-Kx

Terpaksa, Titin dirawat sang ibu, Rodiah (52). Mereka tinggal bersama nenek, 1 adik Titin yang tidak bekerja, dan 2 adiknya yang masih bersekolah (pembayaran gratis).

Kondisi rumah Titin di Sukawangi, Kab. Bekasi dengan sangat memprihatinkan. Sebagian dindingnya masih bambu dan atapnya sudah rapuh.

Selama sakit, Titin hanya berobat sekali karena Ibu Rodiah sebagai tukang pijat dan Anhara, sebagai buruh bangunan masing-masing hanya mendapat upah 30 ribu/hari.

Karena itu, Ibu Rodiah harus bekerja sangat keras sebagai tulang punggung keluarga akibat sang suami telah meninggal beberapa tahun lalu.

oKTnAOFPbWyAkHIVfu5oBSlhax6ERfuMoaXKxBX2yAjgenSgfPup1exQRSt4_pXoBjJYfYM8NVhWWpV_yHMRzEUGYOLULjjdj98Xn_GzWxzG5sXyzKTFpaQk84ttA-lnfiLrpKLu

Selain hidup dalam keterbatasan, perjuangan keluarga Titin semakin berat karena tak ada BPJS dan Kartu Indonesia Sehat untuk berobat. 

_______________________________________

Pertemuan ACT dengan Titin berawal ketika relawan ACT mengabarkan keadaannya yang memprihatinkan. Beberapa kali tim ACT bertemu Titin, hingga akhirnya Titin bisa berobat.

Tergerak, ACT berikhtiar membantu Titin dan keluarga mencari biaya untuk berobat. Sahabat Peduli dapat membantu pengobatan Titin dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapat laporan via email

_______________________________________

Disclaimer:

  1. Donasi yang terkumpul tidak hanya disalurkan untuk pengobatan Titin, namun juga untuk kebutuhan Titin serta pendampingan program MSR lainnya.
  2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR).
  3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Nur (082217771724)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (644)