Mohon Bantuan Dana Berobat Untuk Ananda Nada
Mohon Bantuan Dana Berobat Untuk Ananda Nada

Mohon Bantuan Dana Berobat Untuk Ananda Nada

Rp 3.229.865
terkumpul dari Rp 500.000.000
23 Donasi 0 hari lagi

Informasi Galang Dana Tervalidasi
Tim Kitabisa telah memeriksa kebenaran kondisi dan dokumen pendukung
validated

Cerita

Nada Izzati Syauqina (4), warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang mengidap penyakit kanker ( PNET) ) otak dan paru-paru. Kondisi itu sangat dikeluhkan keluarga lantaran tipe kanker ini ganas dan cepat sekali penyebarannya.

“Ananda Nada mengalami kanker otak sejak akhir tahun 2017 atau awal tahun 2018 lalu, saat ini kami membutuhkan uluran tangan untuk biaya pengobatan,” ujar ayah Nada, Piet Sugiharto.

Piet mengatakan, mulanya pada akhir Desember 2017 anaknya mulai mengalami perubahan fisik. Kaki dan tangan kanan Nada terlihat lemas seperti terkena stroke.

“Saat itu kami ke dokter syaraf dan kemudian setelah itu kami diminta melakukan MRI (Magnetic Resonance Imaging) di Rumah Sakit Awal Bros Tangerang. Ternyata di bagian otak sebelah kiri sudah tumbuh kanker,” katanya.

Melihat hasil MRI itu, lanjut Piet, dokter kemudian merujuk Nada ke rumah sakit kanker Dharmais untuk operasi besar.

“Tanggal 15 Februari 2018 sesuai arahan dokter, operasi besar untuk Nada dilakukan. Namun, pasca operasi justru mata Nada tidak dapat melihat sampai saat ini, kaki dan tangan kanannya pun masih lemas,” imbuh Piet.
Piet mengungkapkan, berdasarkan hasil CT Scan Thorax minggu lalu, sel kanker di tubuh Nada tumbuh kembali di tempat berbeda.

“Kankernya tumbuh lagi dan sudah menyebar hampir menutupi paru-paru sebelah kanan dan ada sedikit yang menyebar ke paru-paru bagian kiri,” jelasnya.

Piet dan keluarganya pun berharap ada keajaiban serta bantuan pemerintah dan uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan demi kesembuhan anaknya.

“Saat ini Nada rutin melakukan kemoterapi, proses penyembuhannya jangka panjang, namun untuk pengobatan kanker sendiri tidak semua dicover oleh Pemerintah melalui BPJS,” jelas Piet.

“Berkaca dari pasien kanker otak yang sama dengan anak saya pasien kanker juga harus membeli obat obatan jika diluar formulasi BPJS atau tidak dicover BPJS. Karena proses pengobatan kanker itu jangka panjang saya membutuhkan uluran tangan semua demi kesembuhan Nada,” tandasnya.

Bagi Anda yang tergerak hatinya ingin menyalurkan bantuan untuk pengobatan Nada, bisa 

Ayah dari Adek Nada ini adalah Bapak Piet Sugiharto (08128268697) 
Adek Nada butuh dana untuk membiayai Kemotrapi dan obat-obatan yang sebagian besar tidak ter-cover oleh BPJS. Sementara satu siklus protokol harus menjalani sebanyak 5 kali kemotrapi. Saat ini BPJS tidak mampu menjangkau perobatan Adek Nada secara utuh. Uang dari donatur akan digunakan untuk membayar biaya kemotrapi agar kondisi Adek Nada bisa semakin membaik.

0f33e88b-0ff4-415d-bd6b-bc72e2b016ca.jpg

7ce27d9c-b4a3-49e1-b7cf-405872ba03dc.jpg

Ananda kami sudah mengalami kanker otak sudah sejak beberapa tahun lalu sekitar akhir tahun 2017 atau awal tahun 2018. Sampai saat ini Ananda Nada masih mengalami kesakitan akibat kanker otak tersebut. Mohon bantuan doa dan donasi Bapak/Ibu untuk kesembuhan ananda kami ini. Semoga Alloh Swt memberika jalan keluar atas cobaan hidup yang kami hadapi saat ini. Aamiin Yra.

39ea052b-2b0a-43d7-8fbd-438c48c848d6.jpg
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (23)