Kitabisa! - TPA Hampir Rubuh Ibu Rugaya Tetap Ngajar Al Qur'an
TPA Hampir Rubuh Ibu Rugaya Tetap Ngajar Al Qur'an

TPA Hampir Rubuh Ibu Rugaya Tetap Ngajar Al Qur'an

Rp 105.665.000
terkumpul dari Rp 200.000.000
2 Donasi 0 hari lagi
Badan Wakaf Al Quran
Akun telah terverifikasi

Cerita

Terdengar semangat anak-anak membaca Al-Qur’an dari gubuk reot beratap seng berkarat yang hampir ambruk. Dengan penuh kesabaran, Ibu Rugaya (49 tahun) meluruskan bacaan yang salah. Suasana khusyu tersebut tiba-tiba buyar begitu mitra lapang BWA Ustadz Arifuddin Anwar bersama tim berdiri di depan pintu yang terbuka sambil mengucapkan salam, Ramadhan 1438 H di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

bc058649a2e8eb3c3178a07f6710b356df22145e

Setelah menjawab salam dan mengetahui maksud kedatangan tim, Rugaya pun terkesima. Sembari menerima 20 Al-Qur’an dan 10 buku Iqra wakaf, janda dua anak tersebut meneteskan air mata haru. Karena tidak menyangka ternyata ada saudara-saudara seiman dari Jakarta yang peduli.

Dengan istiqamah, Rugaya mengajar ngaji anak-anak warga sekitar. Di rumah tua yang di jadikan Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) ini merupakan satu-satunya peninggalan sang suami yang meninggal sejak 2012. Selain menjadi TPA, rumah tersebut menjadi tempat tinggal Ibu Rugaya bersama dua orang cucu sambil mengabdi mengajar ngaji tanpa dibayar tanpa honor satu rupiah pun.

823dc671124cf1b508970cd93332ebd6c3e3f96d

Penghasilannya dari menenun sarung adat Adonara hanya cukup untuk makan sehari-hari sehingga tidak ada alokasi untuk merenovasi Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) yang juga tempat dia tinggal. Tak dapat dibayangkan, bila datang angin kencang dapat membahayakan pengajian anak-anak dan keluarga Ibu Rugaya.

“Saya hanya sendirian De, tak ada yang memperhatikan kami, Alhamdulillah kalian datang ini saya tidak bisa balas, semoga Adek bisa cari jalan bantu kami,” ungkap Rugaya.

Untuk mengurangi beban Ibu Rugaya, melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berwakaf untuk membangunan TPA ini agar aman dan layak digunakan. Bangunan yang sudah lapuk itu akan dirobohkan lalu dibangun rumah tembok dengan atap seng atau atap baja ringan.

Untuk itu dimohon kerelaan Anda semua untuk membantunya dengan doa dan dana. Sehingga mulai November 2017 proyek wakaf ini terealisasi. Ibu Rugaya bisa tetap mengajar mengaji dan kita semua dapat pahala yang mengalir terus selama rumah renovasi tersebut berdiri. Aamiin.[]



Disclaimer:

Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (2)