Dukung Ekspedisi Internasional Speleologi UGM
Dukung Ekspedisi Internasional Speleologi UGM

Dukung Ekspedisi Internasional Speleologi UGM

Rp 611.127
terkumpul dari Rp 30.000.000
4 Donasi 0 hari lagi


Cerita

"As it turns out, we know a lot more about space than we do about the underground waterways coursing through our planet, the very lifeblood of Mother Earth." - Jill Heinerth

lmu tentang gua atau singkatnya disebut speleologi saat ini tengah berkembang menjadi topik yang hangat dan menarik untuk diteliti, mengingat proses terbentuknya gua membutuhkan waktu yang tidak singkat. Geliat ilmu speleologi di Indonesia telah berlangsung cukup lama, terhitung sudah lebih dari tiga dekade sejak dibentuknya Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia (HIKESPI). Kegiatan penelusuran gua di Indonesia tidak hanya diminati oleh generasi tua, melainkan juga oleh para pemuda penuh semangat. Negara Indonesia kemudian dilirik oleh Foundation of Preservation and Exploration of Caves (FPEC) Kyrgyzstan untuk datang mengeksplorasi potensi gua yang ada di negaranya. "Kyrgyzstan memiliki potensi karst yang besar, namun belum banyak ahli yang mampu mengeksplorasinya", tutur Alexey selaku kepala FPEC.

Gambaran lokasi ekspedisi (Sumber: FPEC Kyrgyzstan)

Sejak bulan Januari, dibentuklah sebuah tim multidisipliner dari Universitas Gadjah Mada, terdiri dari delapan orang mahasiswa dan dua orang dosen -- yang gemar melakukan kegiatan penelusuran gua. Tujuan utama dari kegiatan ekspedisi ini adalah melakukan kajian speleogenesis di Kawasan Karst Moldo-Too, melalui pendekatan speleomorfologi. Secara sederhana, kami ingin merekonstruksi proses pembentukan gua yang terjadi di Pegunungan Tien-Shan Tengah berdasarkan bentuk, ukuran, dan kenampakan fisik gua yang ditemukan.

Simulasi teknik penelusuran gua vertikal, Gua Sibodak, Kaligesing, Purworejo. (Foto oleh: Rakhmat Dwi Putra)

Ekspedisi ini juga dirancang agar mampu menjadi wadah bagi kami (mahasiswa) untuk mengaktualisasi ilmu yang telah didapat selama perkuliahan, seiring dengan kegiatan petualangan yang akan kami jalani. Kami targetkan untuk turut melakukan riset tugas akhir pada topik penelitian geologi dan psikologi, bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan ini. Kami juga berencana untuk membuat sebuah film dokumenter berdurasi 30-60 menit, supaya masyarakat luas juga mampu memperoleh manfaat dan mendapatkan gambaran dari kegiatan yang kami lakukan. Disamping itu, ekspedisi ini merupakan wujud kolaborasi antar organisasi pencinta alam di lingkungan kampus Universitas Gadjah Mada, yakni Gegama, Magmagama, Mapagama, Palapsi, dan Satu Bumi. Besar harapan, di masa yang akan datang akan lebih banyak lagi kolaborasi lintas organisasi dan lintas disiplin ilmu yang dilakukan di kampus kami -- Gadjah Mada.

Perjalanan kami menuju Kyrgyzstan telah kami mulai sejak bulan Februari yang lalu. Selama empat bulan berlangsung kami telah mempersiapkan fisik kami untuk menghadapi tantangan kondisi alam Kyrgyzstan yang jauh berbeda dengan Indonesia. Latihan kebugaran serta keterampilan kami lakukan setiap minggu dengan peningkatan porsi secara progresif. Selain itu kami juga melakukan pematangan materi -- seperti teknik penelusuran gua vertikal, fotografi gua, pemetaan, biospeleologi, geologi, hidrologi karst, dan interpretasi peta -- melalui diskusi kelas atau kegiatan tryout lapangan di Kawasan Karst Gunungkidul dan Purworejo.

Aplikasi materi fotografi di Gua Pulejajar, Jepitu, Gunungkidul (Foto oleh: Aan Saputra)

Namun sampai saat ini kami belum dapat memenuhi kekurangan dana yang dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi kami, berangkat sebagai tim pertama dari Indonesia yang melakukan riset penelusuran gua di Asia Tengah. Perjalanan penelusuran gua ini membutuhkan dana sekitar 220 juta, yang harus kami kumpulkan sebelum hari keberangkatan. Kami percaya bahwa selalu ada harapan dalam tiap kesulitan yang dihadapi. Kami percaya, melalui ilmu pengetahuan dan kebaikan, kita mampu mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Salam kebaikan!


Deskripsi wilayah

  • Lokasi: Kawasan Karst Moldo-Too, Inner Tien Shan Mountains, Naryn Province, Republic of Kyrgyzstan
  • Basecamp: Karatal Japyryk State Nature Reserve
  • Altitude: 3000 - 4000 mdpl
  • Suhu rata-rata: 14,4 °C
  • Curah hujan rata-rata: 57 mm

Waktu pelaksanaan

26 Juni - 12 Juli 2018

Anggota tim

  1. Aan Saputra (Magmagama) - Teknik Geologi 2014
  2. Angga Wahyu R. (Magmagama) - Teknik Geologi 2015
  3. Dr. Didit Hadi Barianto - Dosen pembimbing
  4. Dimas Irham R. (Mapagama) - Pembangunan Wilayah 2015
  5. Dita Marfuah S. (Palapsi) - Psikologi 2014
  6. Dr. Eko Haryono - Dosen pembimbing
  7. Farah Aida I. K. (Mapagama) - Pariwisata 2016
  8. Hajar Lutviah (Mapagama) - Kehutanan 2015
  9. Hilary Reinhart (Satu Bumi) - Pascasarjana 2014
  10. Rakhmat Dwi P. (Gegama) - Kartografi dan Penginderaan Jauh 2016


AYO DONASI DENGAN CARA:

  1. Klik tombol "donasi sekarang"
  2. Isi jumlah yang ingin didonasikan
  3. Masukkan nomor HP dan email
  4. Transfer donasi Anda melalui rekening yang ditampilkan


Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui,

Email: ugmspeleoexpedition@gmail.com
Instagram: @ugmspeleoexpedition
Narahubung: Dirham (+62 815-7457-3064)


Hormat kami,

Tim Ekspedisi Speleologi UGM
Perumahan Dosen UGM, Jalan Bougenville Blok N30,
Sekip Utara, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. 55281.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (4)