Ultah Didie untuk Hutan Indonesia [4]
Ultah Didie untuk Hutan Indonesia [4]

Ultah Didie untuk Hutan Indonesia [4]

Rp 7.740.000
terkumpul dari Rp 7.500.000
47 Donasi 0 hari lagi


Cerita

"Bersama Hutan Wakaf Bogor, Hutan Wakaf Aceh, KKI Warsi, Hutan Itu Indonesia, #Seasoldier, dan Garis Kebun, jaga dan benahi hutan melalui Adopsi Pohon dan Wakaf Hutan"

Ini adalah Birthday Fundraising keempatku untuk hutan Indonesia. Tuhan telah menciptakan alam yang memberi banyak manfaat bagi kehidupan kita. Saatnya kita memberi untuk alam, yang sesungguhnya semua itupun akan memberi manfaat kembali untuk kita. 

86345316-a76c-48d2-9d5f-86ecc1dc847f.jpg

(Hutan Adat Rantau Kermas. Doc: KKI Warsi)

Hutan hujan tropis Indonesia ketiga terluas di dunia. Hutan dengan berbagai fungsinya adalah penyeimbang ekosistem bagi kehidupan di bumi. Agar bumi tetap indah, sehat, nyaman, dan aman sebagai tempat hidup kita dan anak cucu kita kelak. Banyak aksi nyata yang bisa kita lakukan untuk ikut menjaga kelestarian hutan, dua di antaranya adalah melalui Hutan Wakaf dan Adopsi Pohon.

Hutan Wakaf adalah hutan yang dijaga dan/atau dibangun di atas tanah wakaf yang peruntukkan utamanya sebagai hutan. Ketika suatu lahan telah diwakafkan menjadi hutan, maka lahan tersebut selamanya akan menjadi hutan. Wakaf hutan cocok untuk menjamin kelestarian hutan karena tidak bisa dijual, dihibahkan, digadaikan, dan diwariskan 

Hutan wakaf dilindungi oleh hukum negara (UU 41 tahun 2004 tentang wakaf: Menjaminkan, menghibahkan, menjual, atau mewariskan aset wakaf adalah PIDANA dengan denda hingga Rp500 juta atau penjara sampai 5 tahun) dan hukum agama (menyalahgunakan lahan wakaf adalah suatu kedzaliman yang besar (HR Muslim)).

Aset hutan wakaf akan dikelola secara produktif, sehingga maksud dari hutan wakaf dapat tercapai, yaitu “menahan pokok, mengalirkan manfaat”, artinya hutan akan tetap terjaga, manfaat terus mengalir. 

Untuk membangun hutan wakaf dapat dilakukan oleh siapa saja dan dengan berbagai cara, insya Allah akan dibalas dengan pahala yang terus mengalir meski yang berwakaf sudah tiada. Rasulullah SAW bersabda, "Bila seseorang meninggal dunia, terputuslah semua amalnya kecuali tiga amalan: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya" (HR Muslim).

Adopsi Pohon atau pohon asuh artinya kita mendonasikan sejumlah uang untuk mendukung masyarakat sekitar hutan dalam menjaga hutan. Dana yang didonasikan antara lain untuk membiayai patroli menjaga hutan, kesehatan dan pendidikan, serta mendukung usaha non kayu.  

Pohon yang akan diadopsi adalah pohon sehat yang masih berdiri tegak di hutan yang masih sangat lebat (primer), dengan diameter pohon di atas 60 cm. Pohon di hutan berperan sebagai penyerap karbon dan penghasil oksigen, rumah berbagai flora dan fauna, menjaga ketersediaan air dan kesuburan tanah, serta sumber makanan dan obat. KKI Warsi akan menandai pohon yang diadopsi dan laporannya bisa dilihat di www.pohonasuh.org.

Pohon yang akan diadopsi berlokasi di Hutan Adat yang berdampingan langsung dengan TNKS (Taman Nasional Kerinci Seblat) dan merupakan habitat Harimau Sumatera, burung-burung, dan satwa lainnya. Kehadiran satwa penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Tanpa adanya satwa berarti ekosistem telah rusak dan itu sebagai pertanda awal terjadinya bencana.

Selain ikut melestarikan hutan, berdonasi untuk adopsi pohon juga merupakan sedekah karena ikut menjaga pohon. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang muslim menanam pohon, tidak pula menanam tanaman kemudian hasil tanaman tersebut dimakan oleh burung, manusia, atau binatang lain melainkan (tanaman tersebut) menjadi sedekah baginya” (HR Imam Bukhari hadist no. 2321).

Birthday Fundraising untuk Hutan aku adakan lagi agar kita sama-sama dapat melestarikan hutan. Kamu boleh berdonasi berapa saja. Namun, fundraising ini memiliki reward. Kamu bisa memilih lokasi penyaluran donasi dan reward-nya, yaitu:

1. Hutan Wakaf Bogor: Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

Pada November 2015 terjadi longsor dan pada September lalu terjadi banjir bandang di Desa Cibunian akibat banyaknya perumahan di tebing curam. Semua musibah tersebut berdampak bagi ekologis dan sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Hal ini semakin menegaskan betapa pentingnya keberadaan hutan yang dapat menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga dapat mencegah terjadinya musibah serupa.

Hutan di Desa Cibunian yang berada di perbatasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ini harus dipertahankan, khususnya pada tanah dengan kemiringan tajam. Penduduk sekitar mengembangkan hutan wakaf untuk menjaga hutan sekaligus menjaga taman nasional, dengan prinsip sustainable forest management (SFM) agar dapat memberikan manfaat ekologi, ekonomi, dan sosial.

Hutan Wakaf Cibunian saat ini seluas 6.300 m2 (0,63 Ha) dan akan terus meluas dengan bantuan kawan-kawan. Kamu bisa berdonasi berapa saja. Namun, dengan donasi minimal Rp300.000, maka kamu akan mendapat e-sertifikat.

2. Hutan Wakaf Aceh: Gampong Jantho dan Gampong Data Cut, Kabupaten Aceh Besar

Komunitas Hutan Wakaf Aceh fokus membeli lahan kritis dan potensial milik masyarakat untuk dijadikan hutan yang berfungsi secara ekologis, baik sebagai sumber mata air, penyerap karbon, ketersediaan buah-buahan dan tanaman obat, tempat bersarangnya burung, lebah madu, primata, dan satwa lainnya. Selanjutnya lahan tersebut diwakafkan. Kemudian ditanami beragam pohon dan tanaman yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk satwa, tetapi juga untuk masyarakat. Hutan ini akan dikelola dengan baik, sehingga akan memberikan dampak positif untuk kelestarian alam Aceh bahkan Indonesia.

Daerah Jantho merupakan hulu Sungai Krueng Aceh. Sumber air masyarakat Kota Banda Aceh dari Jantho. Ketika hutan Jantho terjaga maka dampak positifnya juga akan dirasakan oleh masyarkat Banda Aceh. Ancaman utama terhadap hutan Aceh selama ini adalah konversi langsung untuk pembuatan pemukiman, jalan, perkebunan besar, dan lainnya. Padahal hutan Aceh merupakan habitat burung, territorial Harimau Sumatera, dan satwa lainnya, juga merupakan sumber mata air, penyerap karbon, serta tempat sumber buah-buahan dan tanaman obat bagi masyarakat sekitar.

Sejak 2012 hingga September 2020, lahan yang sudah berhasil dibeli dan menjadi areal Hutan Wakaf Aceh mencapai 47.420 m2 (4,742 Ha). Kamu bisa ikut memperluas areal Hutan Wakaf Aceh dengan berdonasi berapa saja. Namun, dengan donasi minimal Rp200.000, maka kamu akan mendapat e-sertifikat.

3. Adopsi Pohon di Hutan Adat Rantau Kermas, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi     

Hutan Adat Rantau Kermas berdampingan langsung dengan TNKS yang merupakan habitat Harimau Sumatera dan satwa lainnya. Hutan ini dijaga oleh Masyarakat Adat Marga Serampas yang menggantungkan hidup dari kelestarian hutan. Keberadaan hutan juga sangat penting bagi ketersediaan listrik bagi masyarakat. Karena masyarakat mengandalkan listrik dari PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). 

Secara turun temurun, masyarakat menjaga hutan dari perambah yang merusak dan ingin mengubah fungsi hutan. Denda adat sudah diberlakukan. Warga yang menebang satu pohon di hutan adat, diwajibkan mengganti dengan menanam lima pohon, ditambah dengan satu ekor kambing, dan beras 20 gantang.

Kamu bisa ikut mendukung upaya pelestarian hutan oleh masyarakat adat dengan berdonasi berapa saja. Namun, dengan donasi sebesar Rp200.000, maka kamu akan mendapat e-sertifikat untuk satu pohon yang akan terdata menjadi pohon adopsimu selama satu tahun (berlaku kelipatannya). 

4. Adopsi Pohon di Hutan Landscape Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Landscape Lunang berbatasan langsung dengan TNKS dengan luas sekitar 5.782 Ha dan sudah mendapat SK Hutan Nagari (Hutan Desa). Hasil survei pohon asuh yang dilakukan memperlihatkan kayanya keanekaragaman hayati hutan tersebut. Ditemukan beberapa jejak, suara, feces, dan bulu binatang yang dilindungi, seperti Harimau Sumatera, Beruang Madu, Macan Dahan, Siamang, Rangkong, dll. Jenis-jenis pohon yang ada di hutan ini antara lain Medang, Resak, Damar Hitam, Meranti Katuko, Tamarueh, dll. 

Masyarakat sekitar hutan terus berupaya untuk menjaga kelestarian hutan dengan membentuk LPHN (Lembaga Pengelola Hutan Nagari) sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kamu bisa ikut mendukung upaya mereka dengan berdonasi berapa saja. Namun, dengan donasi sebesar Rp200.000, maka kamu akan mendapat e-sertifikat untuk satu pohon yang akan terdata menjadi pohon adopsimu selama 1 tahun (berlaku kelipatannya)

Target penggalangan dana ini sebesar Rp5.000.000 (lima juta rupiah). Tetapi semakin banyak dana yang terkumpul, maka semakin banyak pohon dan hutan yang dijaga kelestariannya sehingga dapat menyokong hidup masyarakat sekitar hutan, flora dan fauna yang ada di dalamnya, serta kehidupan di bumi secara umum.

Batas waktu Birthday Fundraising ini adalah sampai 24 Desember 2020.

Cara donasi sangat mudah:

  1. Klik tombol "Donasi Sekarang",
  2. Masukkan nilai donasi* dan data diri,
  3. Pilih metode pembayaran dan transfer,
  4. Selesai.
  5. Namun, untuk mendapatkan e-sertifikat, setelah berdonasi mohon konfirmasi ke e-mail: didiediahn@gmail.com atau DM Instagram: @didie_diah_

Catatan: *) donasi melalui Kita Bisa akan dipotong biaya admin 5% dan biaya admin bank (tergantung bank). 

Atau donasi melalui rekening penyelenggara, untuk menghindari biaya admin. No rek bisa tanya ke aku ya.

Semoga kawan-kawan dapat berdonasi dan menyebarluaskan dan/atau mengajak kawan yang lain untuk berdonasi bagi kelestarian hutan Indonesia

Semoga apa yang kita donasikan dan upayakan dapat menjadikan hutan lestari, masyarakat sejahtera, dan bumi tetap indah, sehat, nyaman, dan aman sebagai tempat hidup kita dan anak cucu kita kelak. Aamiin.

Terima kasih.

Salam,

‘Didie’ Diah Nurmalasari

Seasoldier.334| volunteer Hutan Itu Indonesia | co-founder Garis Kebun 

Kontak dan referensi:

  1. 'Didie’ Diah Nurmalasari | E-mail: didiediahn@gmail.com | Instagram: @didie_diah_n
  2. Hutan Wakaf Bogor: solo.to/hutanwakafbogor | YouTube dan Instagram: Hutan Wakaf Bogor
  3. Hutan Wakaf Aceh: www.hutan-tersisa.org | Facebook: Hutan Wakaf | YouTube dengan kata kunci Hutan Wakaf Aceh
  4. KKI Warsi: www.warsi.or.id | www.pohonasuh.org | Facebook: kkiwarsi | Twitter: @kkiwarsi |Instagram: @kki_warsi | YouTube: KKI WARSI
  5. Hutan Itu Indonesia: hutanitu.id | Facebook dan YouTube: Hutan Itu Indonesia | Instagram: @hutanituid |Twitter: @hutanituid
  6. #Seasoldier | Instagram: @seasoldier_
  7. Garis Kebun | Instagram: @gariskebun
  8. https://www.forestdigest.com/detail/321/hutan-wakaf-solusi-melestarikan-rimba#:~:text=Hutan%20wakaf%20adalah%20hutan%20yang,dan%20digunakan%20untuk%20kepentingan%20umum.
  9. https://sharianews.com/posts/wakaf-untuk-pengelolaan-hutan-yang-berkelanjutan
  10. https://www.jawapos.com/features/05/04/2018/hutan-wakaf-selamatkan-lingkungan-dari-kehancuran/?amp
  11. https://www.kompasiana.com/amp/akmal_senja/mewakafkan-hutan_54f82f29a33311e7648b4bc 
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler

Maaf terjadi kesalahan. Cobalah beberapa saat lagi. Coba lagi


Donasi (47)


Fundraiser