Kitabisa! - Bangun Rumah Tenun Untuk Desa Nangahore Flores
Bangun Rumah Tenun Untuk Desa Nangahore Flores

Bangun Rumah Tenun Untuk Desa Nangahore Flores

Rp 39.730.568
terkumpul dari Rp 100.000.000
105 Donasi hari lagi

Cerita

10 Februari 2013, Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kab. Sikka, NTT meletus disertai gempa bumi. Akibatnya, desa di sekitar gunung dihujani semburan kerikil dan abu vulkanik. 375 Kepala Keluarga terpaksa kehilangan desanya.

c693ff0d-8fef-471e-9a54-5d362f08787f.jpg

(sumber foto: VOA Indonesia)

Kondisi ini membuat SukkhaCitta berkunjung ke salah satu desa relokasi bencana,  Desa Nangahore, yang lokasinya 40 menit dari Maumere, Flores. 

4138b714-b490-49a0-b49e-09369fa0d71c.jpg

Perjalanan ke Desa Nangahore tak mudah. Jalanannya sangat kecil, berbatu dan berlubang. Bahkan, listrik belum merata. Sehingga, pada jam-jam tertentu masyarakat desa harus hidup dalam kegelapan. 

Dan yang membuat kami sedih adalah ternyata kondisi tanah yang tak subur membuat warga desa Nangahore tak bisa memanfaatkan lahan untuk bertanam. Warga pun tak bisa melaut karena keterbatasan alat dan tak memiliki kapal.

Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sangatlah sulit bagi warga Desa Nangahore.

9a7911ee-ba6b-4a8e-a2f5-5e488e0f7df8.jpg

Namun, di tengah keterbatasan ini warga Desa Nangahore tak menyerah. Mereka justru bersama bangkit dari keterpurukan. Meski tak punya hasil tani dan laut.

Kami dibuat takjub dengan perempuan-perempuan Desa Nangahore. Berkat keahlian mereka menenun, mereka perlahan dapat bertahan hidup.

85a0c4ce-f9a7-424d-a30d-1c605df16847.jpg

Menenun adalah keahlian yang mereka kuasai sejak kecil. Tiap hari mereka membuat tenun ikat, dengan motif khas yang sangat cantik dan unik.

Tenun ikat yang mereka hasilkan menjadi sebuah warisan lokal yang bernilai tinggi.

1567eecd-b0cb-4903-b286-e51ef0ab4e6c.jpg

Melihat potensi ini, SukkhaCitta berinisiatif untuk mendirikan Rumah Sanggar agar perempuan desa Nangahore dalam meningkatkan keahlian menenun mereka. Serta, memasarkan tenun ikat yang mereka produksi.

Tak hanya itu, melalui Rumah Sanggar kami ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa Indonesia mempunyai tenun ikat yang dapat menarik wisatawan internasional untuk berkunjung dan merasakan pengalaman menenun di desa Nangahore.

Dengan begitu, kami berharap dapat perlahan memulihkan kondisi perekonomian warga Desa Nangahore.

352c5c0f-5cb4-4570-8e51-62b08d89eaa4.jpg

Namun, kami sadar untuk membangun Rumah Sanggar membutuhkan biaya tidak sedikit.

Terinspirasi dari cerita SukkhaCitta, Global Shapers Jakarta ingin mengajak #OrangBaik untuk membangun kembali Desa Nangahore, Flores dan membuat warga berdaya. 

Berikut adalah rincian biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan Rumah Sanggar:

2f4b3a1c-3ed7-415d-9b70-d3b2cb52c16e.jpg3faf5e8a-9c38-40f2-bcfe-116a778bd483.jpg260bb28d-5ba2-4629-b65d-e711722765f4.jpg57262f48-8eb6-416b-adce-8224ef66a195.jpg

Bersama mari kita bangun kembali desa Nangahore! 

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan lewat email

Donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui SukkhaCitta untuk membangun rumah sanggar dan kamu akan mendapatkan update secara berkala melalui email. 

"Desa kami boleh hancur, tapi semangat kami akan tetap subur"

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (105)