Kitabisa! - Bantu Tengku Tangkal Budaya Barat di Aceh
Bantu Tengku Tangkal Budaya Barat di Aceh

Bantu Tengku Tangkal Budaya Barat di Aceh

Rp 161.811.239
terkumpul dari Rp 500.000.000
5 Donasi 0 hari lagi
Badan Wakaf Al Quran
Akun telah terverifikasi

Cerita

Banyaknya turis asing yang masuk ke Pulau Weh membuat Tengku Hasballah cemas. Pasalnya gaya berpakaian, perilaku dan budaya Barat yang dibawa oleh mereka bisa ditiru remaja Pulau Weh. “Jika tidak dibina dengan pendidikan Islam, remaja bisa terbawa arus,” ujarnya. Pulau Weh atau disebut juga Pulau Sabang sering dikunjungi wisatawan asing karena merupakan pulau yang berada di ujung barat Indonesia. Sekaligus menjadi titik nol kilo meter Indonesia.

474b8370590ca96754a37093d8dd7ae2a62fc8c8

suasana belajar anak-anak di pesantren

Semenjak dipercaya memimpin Dayah Darul Hijrah Tengku Hasballah mengajak remaja untuk mengaji dengan merangkul orangtua mereka terlebih dahulu. Setelah orangtua dipahamkan akan pentingnya ilmu agama, para orangtua mendorong dan mendukung program pendidikan agama di pesantren. Alhamdulilah, berkat kerja kerasnya selama ini, ratusan remaja berhasil dibina di dayah (pesantren).

Mereka diajari membaca Al-Qur’an, memahamkan mereka bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi manusia termasuk pedoman cara berpakaian dan berperilaku. Tengku Hasballah yakin, Al-Qur’an jika diajarkan dengan benar akan menjadi benteng bagi para remaja dari pengaruh negatif. Melihat hasil didikan di dayah Tengku Hasballah yang bagus, orangtua banyak yang menitipkan anaknya di di dayah tersebut.

Banyaknya peserta didik membuat stok Al-Qur’an tidak cukup, terkadang mereka harus bergantian. Belum lagi Al-Qur’an yang ada sudah banyak yang mulai rusak. Keterbatasan kuantitas Al-Qur’an juga dirasakan Tengku Maimun di Pidi Jaya. Al-Qur’an yang ada di pesantrennya juga mulai rusak.

8656414b7a739039580def95e2cc81c6640bc206

Peta pulau weh dan wilayah utara pulau sumatera

Begitu juga dengan pesantren lainnya. Ditambah dengan adanya gempa bulan Desember lalu menyebabkan banyak Al-Qur’an rusak tertimbun reruntuhan. Disamping itu, Al-Qur’an juga akan menjadi perlipur lara bagi para korban gempar agar tetap bersabar dan mengingat Allah SWT.

Melalui program Wakaf Al Qur’an dan Pembinaa (WAP), BWA mengajak kaum Muslimin untuk mensukseskan penyebabaran wakaf Al-Qur’an di berbagai dayah, masjid, mushala dan TPA di Sabang dan Pidi Jaya, Aceh. Ayo bantu tengku tangkal budaya Barat dengan Wakaf Al-Qur’an. Semoga Al-Qur’an yang kita wakafkan menjadi benteng bagi generasi terbaik di masa mendatang dan mengalirkan berjuta pahala yang tiada henti. Aamiin.[]

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (5)