Kitabisa! - Wakaf Ketinting Fiberglass bagi Nelayan dhuafa NTT
Wakaf Ketinting Fiberglass bagi Nelayan dhuafa NTT

Wakaf Ketinting Fiberglass bagi Nelayan dhuafa NTT

Rp 61.864.978
terkumpul dari Rp 90.000.000
30 Donasi 0 hari lagi
Badan Wakaf Al Quran
Akun telah terverifikasi

Cerita

Kekayaan Laut Flores sangat berlimpah termasuk ikan-ikannya. Sayangnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menyejahterakan warga pesisir pantai Flores Timur. Salah satu kendalanya keterbatasan sarana transportasi nelayan.

ef68c64d36d836fca4caa854ebfd1e433e557752.png

a28b266b9a1d9b688c3d2d19e09d072f8b94a045.png


kapal ketinting kayu nelayan NTT

Minoritas Muslim di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut umumnya hanya menggunakan ketinting. Ketinting merupakan kapal tradisional bermotor untuk menangkap ikan. Biasanya kapal ini terbuat dari kayu dan hanya mampu mengangkut beban sebanyak 200 Kg. Sehingga nelayan tidak bisa mengambil lebih dari itu karena kapal akan karam jika kelebihan beban.

Biaya operasional juga tinggi, terutama konsumsi BBM untuk mesin kapal. Sehingga hasil penjualan tangkapan ikan hanya cukup untuk makan sehari-hari saja.

Sedangkan yang tidak punya ketinting, penghasilannya lebih minim lagi karena harus bagi hasil dengan pemilik kapal. Mereka yang tidak memiliki ketinting tersebut di antaranya adalah Daeng Manabe (44 tahun) warga Desa Adonara; Abdul Latif (55 tahun) dan Abdul Wahid (34 tahun) keduanya warga Kampung Binongko Desa Sagu.

Untuk membantu mereka lebih mandiri, melalui program Wakaf Khusus (WK) Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berwakaf ketinting yang terbuat dari kaca serat (fiberglass). Kapal yang berukuran panjang 5 meter dengan lebar 90-100 cm tersebut dirancang mampu menampung beban sampai 500 Kg.

Kapal fiber ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan kapal ketinting kayu. Karena dengan konsumsi volume bahan bakar yang sama dapat menampung beban. Kapalnya lebih ringan sehingga mudah bergerak di laut untuk menangkap ikan disamping mudahnya perawatan kapal fiber daripada kapal kayu. Dan yang paling penting model kapal ketinting fiber ini sangat cocok untuk perairan laut di sekitar Pulau Adonara tersebut.

Kapal ini akan dikelola oleh Ustadz Arifudin Anwar selaku Nadzir Wakaf dari kapal-kapal ketinting ini. Hasil melaut dari nelayan yang menggunakan kapal ketinting ini akan dibagi, sebagian untuk nelayan dan sebagian lagi untuk pembiayaan Pesantren Ikhwatul Mukminin.

Dengan demikian, mereka bisa lebih mandiri dan sejahtera dan tentu kita semua mendapatkan pahala yang terus mengalir dan berlimpah dari Allah SWT selama ketinting fiberglass ini beroperasi memberi manfaat kepada para nelayan kecil di sana.


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (30)