Wujudkan Mimpi 5 Yatim Penghafal Quran
Wujudkan Mimpi 5 Yatim Penghafal Quran

Wujudkan Mimpi 5 Yatim Penghafal Quran

Rp 8.542.390
terkumpul dari Rp 223.827.300
156 Donasi 0 hari lagi

Informasi Penggalangan Dana

Rencana Penggunaan Dana

Cerita

a6929e35-af26-469d-aef3-c492b6c6fa14.jpg

Ayah mereka telah tiada. Ibunya seorang janda dan sedang berjuang demi ekonomi keluarga. Kini, anak-anaknya sedang berjuang demi surga Ayah dan Ibunya. 

--

Sesekali mereka menerawang hafalannya sambil tetap memegang Al-Quran. Kalau ada yang lupa, buru-buru mereka membuka kembali halaman yang sudah ditandainya. 

Sebelum setoran ke ustadz, terlihat beberapa di antara mereka saling menyimak hafalan kawannya. 

Memastikan saat setoran nanti mereka lancar menghafal tanpa harus mengulang. 

Begitulah keseharian lima bocah laki-laki yang kini banyak menghabiskan waktu di Rumah Kemandirian, Desa Kararejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. 

Mereka terpaksa harus putus sekolah setelah Ayah mereka meninggal dunia. 

Ibu mereka yang kini sedang berjuang menjadi tulang punggung keluarga. Tidak seperti Almarhum Ayah yang memiliki pekerjaan tetap, para Ibu cenderung bekerja serabutan. 

Namun apa daya, pendapatan yang mereka hasilkan tak mampu membuat anak mereka lanjut sekolah. 

Bahkan untuk kebutuhan makan pun masih sulit.

--

77bea710-1d6e-48b2-ba03-bdd58d9c28a1.jpg

Seperti Ibrahim (9). Dia dan ketiga saudaranya harus putus sekolah dan harus berpindah kontrakan karena tak mampu membayar sewa. 

Nasi goreng berbumbu MSG saja sudah menjadi menu keseharian Ibrahim. Variasi menu lainnya, paling hanya mie instan. Itu pun harus dibagi empat. Ibunya mengalah. 

--


Lalu ada Fahmi (9). Dibandingkan teman-teman lainnya, dia bisa dikatakan termasuk yang paling beruntung. 

Fahmi masih bisa tetap sekolah. Meski begitu, setelah Ayahnya tiada, Ibunya pun tak berani menjamin sampai kapan dia bisa sekolah. 

Di usianya yang sangat muda itu, Fahmi sadar bahwa dia harus membalas jasa kedua orang tuanya. Setelah pulang sekolah, Fahmi akan segera pergi ke Rumah Kemandirian. 

Bergabung bersama kawannya untuk menghafal Alquran, Fahmi ingin menjadi bagian anak yatim berprestasi. Terlebih dia mau ikut menyematkan mahkota untuk Ayah dan Ibunya di surga nanti. Aamiin. 

--

7c367a78-8f1d-4d30-957f-39fc50e085e9.jpg

Sama halnya dengan Rozi (10). Hingga kini Ibunya masih mengusahakan Rozi untuk tetap sekolah. 

Namun, semenjak Ayahnya meninggal, Sang Ibu melihat perubahan sikap pada anak semata wayangnya itu. 

Seolah anaknya paham akan kondisi ekonomi keluarganya, Rozi pun kini terlihat lebih semangat untuk belajar bahkan sampai memutuskan untuk menjadi penghafal Alqur’an. 

Rozi memilih untuk mempersiapkan kehidupan akhiratnya bersama Ayah-Ibunya nanti di surga. Insya Allah. 

‘’Semenjak Rozi menjadi salah satu binaan Rumah Kemandirian, ia semakin rajin sholat dan sopan,’’ ungkap Ibunya dengan penuh syukur. 

--

Sementara itu ada kakak-adik Michael (11) dan Kevin (9). Sebagai seorang kakak, Michael ingin sekali menjadi orang sukses dan membanggakan orang tuanya. Cita-citanya ingin menjadi pilot. 

Namun, apa daya cita-citanya itu mulai pupus setelah Ayah meninggal. Sejak saat itu, Michael sadar kalau untuk menjadi kebanggaan orang tua, tidak melulu harus sukses di dunia. 

Tetapi juga sukses menyiapkan akhirat. Keputusan Michael dan adiknya untuk menjadi hafidz Quran adalah salah satu cara mereka dapat membanggakan orang tua di dunia dan di akhirat kelak 


**

Sahabat, sungguh mulia apa yang anak-anak ini persembahkan untuk kedua orang tuanya. Namun, tetap saja orang tua mereka ingin anak-anak mereka mendapat pendidikan agar kehidupannya lebih baik dibandingkan orang tuanya. 

Yuk, bantu mereka mengejar impiannya. Menjadi anak berprestasi dan mampu menyematkan mahkota kehormatan bagi Ayah-Ibunya. 

Karena…

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya sehingga mencukupinya, maka ia pasti masuk surga.” 

(HR. Abu Ya’la dan Thabrani) 

a44ec782-baf7-4683-bfcb-ec4038f7f06b.jpg 8ba0f575-8a22-476c-ad7f-a9ccc2d3ec63.jpg



Dengan aksi #OrangBaik, Yatim Mandiri berhasil mendistribusikan bantuan untuk beberapa program sebagai berikut:

1dd68d1e-4bd5-42c5-9987-64dd22066c9c.jpg f2de1be9-e8f3-448a-9e7a-655256174db1.jpg


#OrangBaik, yuk bantu semangati mereka, agar lebih giat lagi untuk meningkatkan hafalannya. 

Bantu yatim penghafal Qur’an dengan cara:

  1. Klik “DONASI SEKARANG”;
  2. Masukan nominal donasi;
  3. Pilih bank (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit);
  4. Dapatkan laporan melalui email.
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler
Loading...

Donasi (156)


Fundraiser