Kitabisa! - Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan Muallaf Dayak Kutai

Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan Muallaf Dayak Kutai

Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan Muallaf Dayak Kutai
Kepala Suku Dayak Basap M. Holansyah mengaku dirinya dan keluarga besarnya masuk Islam pada 1997, Sayangnya, mereka tidak dibina secara baik sampai saat ini.

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser. Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan Muallaf Dayak Kutai

Rp 1.319.087.305

terkumpul dari Rp 5.000.000.000
26% tercapai 7 hari lagi


Penggalangan dana dimulai 21 Mar 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Miris, Islam yang pernah berjaya dan sangat berpengaruh di Kalimantan Timur semasa Kesultanan Kutai dipimpin Sultan Muhammad Muslihuddin (1739-1782), kini kondisnya justru berbalik pasca datangnya penjajah Belanda pada 1844. Selain memporakporandakan pemerintahan Islam, Belanda merampok rempah-rempah seraya menyebarkan agama Kristen.

Meski penjajah telah pergi dan daerah ini masuk ke pelukan NKRI namun kondisi keberislaman warganya masih memprihatinkan tak nampak sama sekali bekas-bekas kejayaan Islamnya. Bahkan siapa yang menyangka bahwa Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kertanegara kini menjadi mayoritas berpenduduk Nasrani.

Namun ketika tim Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) survei pada 14 Desember 2017 lalu nampak ada geliat dakwah Islam dengan ditandai banyaknya mualaf. Di desa ini BWA bertemu dengan Ustadz Iqbal. Ia adalah ustadz pembina para mualaf bahkan satu-satunya pembina para mualaf di Kedang Ipil.

Ustadz Iqbal sendiri sebetulnya bukanlah warga asli situ, ia berasal dari Sinjai. Pada 2013, ketika ia masih kuliah di Jurusan Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Hidayatullah (STISID) Balikpapan ditugaskan oleh ormas dakwah Islam Hidayatullah menjadi dai di desa tersebut.

Lelaki kelahiran 30 Juni 1991 sangat prihatin akan kondisi kaum Muslim di sana terutama para mualaf yang jauh dari pembinaan. Lalu dengan pertimbangan dakwah, pada 20 Maret 2014, ial memutuskan untuk menikahi gadis setempat dan menetap untuk membina para mualaf.

Warga sangat senang dengan pernikahan tersebut. “Alasannya karena dengan menikah maka saya akan tinggal selamnya di kampung mereka untuk mengajari mereka yang belum paham tenatang Islam,” bebernya.

Kepada BWA, ia mengeluhkan akan kondisi sangat minimnya pembinaan dan juga kelangkaan Al-Qur’an di Kedang Ipil.

Kondisi memprihatinkan nampak pula di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu. Warga setempat meskipun umumnya beragama Islam tetapi banyak yang belum tahu tata cara shalat. Kepala Suku Dayak Basap Muhammad Holansyah mengaku dirinya dan keluarga besarnya pada tahun 1997 masuk Islam di hadapan naib Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Sayangnya, mereka tidak dibina secara berkesinambungan. Sehingga untuk sekadar memahami tatacara shalat dan wudhu sangat merasa kesulitan. Ia mengaku pernah memiliki buku tuntunan shalat yang ditinggalkan oleh pengurus KUA, ketika buku itu ada dirinya merasa sangat terbantu untuk bisa mempelajari tata cara shalat, wudhu dan sebagainya, tapi saat ini tidak tahu di mana kebaradaan buku tersebut, apa mungkin dipinjam oleh kerabatnya untuk dipelajari atau mungkin hilang ke mana.

Kondisi yang tak kalah memprihatinkan juga tampak di Muara Kaman dan kecamatan lainnya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain banyak yang belum bisa membaca Al-Qur’an, dan parahnya, menurut salah satu pengurus masjid di desa itu, ada pula warga yang menganut paham bahwa Islam hanya cukup diyakini saja, tidak perlu shalat dan menjalankan ibadah lainnya.

Al-Qur’an Road Trip

Untuk itu, Badan Wakaf Al-Qur’an berencana mengadakan proyek Al-Qur’an Road Trip ke berbagai pelosok desa di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan menargetkan mendistribusikan sekitar 50 ribu Al-Qur’an wakaf plus 20 ribu buku Iqra’ wakaf.

Termasuk dalam proyek ini juga, Ustadz Iqbal akan menjadi motor penggerak pembinaan dan pengiriman da’i ke ke Kutai melalui program dauroh, pelatihan guru TPA, pembinaan da’i dan mubaligh serta pengiriman dan pembiayaan da’i lokal untuk melaksanakan pembinaan.

Ditargetkan proyek ini dapat dilangsungkan pada Desember 2018.

Anda dapat berpartisipasi walau dengan satu eksemplar wakaf Al Qur’an, Insya Allah Al-Qur’an wakaf Anda akan bermanfaat untuk menjaga akidah dan menumbuhkan semangat saudara-saudara kita yang ada di pedalaman Provinsi Kalimantan Timur.

Ingat, membaca satu huruf Al-Qur’an diganjar dengan 10 kebaikan, tentunya sebagai mualaf membaca Al-Qur’an tidak hanya sekali, namun berkali-kali sampai mereka paham dan bisa. Tentunya pahalanya akan besar sekali. Untuk itu Anda harus ikut![]

Lihat juga laman kampanye project ini di website Badan Wakaf Al Qur'an


Disclaimer: Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

DONASI SEKARANG

Donatur 100

  • Rp. 657.400.000
    Wakif Network BWA

    Alhamdulillah..

  • Rp. 640.000.000
    wakif network

    alhamdulillah terkumpul dari wakif BWA

  • Rp. 9.600.000
    Wakif Network BWA

    alhamdulillah pengumpulan dari kegiatan penggalangan dana dari wakif BWA

  • Rp. 1.000.429
    Laode Hartanto
  • Rp. 1.000.000
    Bhaskara Adiwena
  • Rp. 500.795
    wina anggreni
  • Rp. 500.578
    Anonim

    Semoga berhasil :)

  • Rp. 500.343
    Anonim

    Semoga bermanfaat

  • Rp. 500.163
    Anonim
  • Rp. 500.105
    Anonim
SHOW MORE
SHOW MORE
28 Dec 2018

Pencairan Dana Rp 513.744

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Rencana penggunaan dana: Realisasi proyek

18 Dec 2018

Pencairan Dana Rp 1.348.525

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Rencana penggunaan dana: Realisasi proyek

21 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 186.501

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Rencana penggunaan dana: Realisasi proyek

11 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 701.926

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Rencana penggunaan dana: Realisasi proyek

10 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 2.579.025

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Rencana penggunaan dana: Realisasi

4 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 3.929.014

Ke rekening BCA *** *** 6626 a/n BADAN WAKAF AL QUR'AN

Disalurkan ke proyek ybs

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

DONASI SEKARANG

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung Wakaf Al Qur'an dan Pembinaan Muallaf Dayak Kutai :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?