Kitabisa! - Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia

Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia

Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia
Fransiskus dan anak-anak Tenaga Kerja Indonesia di Sabah, Malaysia ingin sekolah. Yuk bantu sekolah Etania mewujudkannya.
Organisasi
Etania Schools Sabah Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 27.245.157

terkumpul dari target Rp 300.000.000
9% terkumpul 0 hari lagi
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 1 - Campaign Telah Berakhir

Halo Para Donatur,

Terima kasih sudah berdonasi di campaign Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia!

Anda mendapatkan email ini karena campaign telah diakhiri oleh Etania Schools Sabah.

Total donasi yang terkumpul hingga update ini sejumlah Rp 27.245.157 dari 74 donatur.

Tunggu update berikutnya dari Etania Schools Sabah terkait penggunaan dana.

Terima kasih!

“Fransiskus tidak masuk sekolah beberapa hari ini. Mungkin sedang bersembunyi dari kejaran petugas imigrasi” –Salah satu guru Sekolah Migran Etania

Fransiskus (11) anak dari pasangan WNI yang menjadi buruh imigran di Sabah untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Fransiskus lahir di Sabah tanpa kewarganegaraan yang jelas sebab tidak mendapatkan akte kelahiran baik dari Indonesia maupun Malaysia.

(Fransiskus dan teman sekolahnya di Etania)

Fransiskus tidak bisa sekolah sebab anak dengan kependudukan ilegal tidak dapat diterima di sekolah lokal manapun. Hingga akhirnya ia mendapatkan kabar adanya sekolah untuk para imigran Indonesia yang ada di Sabah, Sekolah Etania.


(Anak-anak buruh migran sedang beraktivitas di Etania)

Disekolah ini, ia bersama 600 anak buruh imigran lainnya yang tersebar di 6 lokasi dapat belajar. Sekolah ini menjadi tempat berkumpul dan berbagi rasa para anak buruh imigran.

“Kalau tertangkap (razia) mereka dimasukan ke "rumah merah" seperti penjara untuk ilegal migran. Setelah 3 bulan mereka dikirim ke pulau Nunukan” –Ibu Kathryn.

Inilah sedikit kegelisahan yang mereka rasakan sebagai migran.

Mereka ingin kembali ke tanah airnya namun mereka masih terlalu kecil untuk pergi seorang diri. Mereka akan terlantar dan tidak tau harus tinggal dimana, karena semua keluarga mereka hidup di Sabah.


Untuk itu sekolah Etania memberikan bekal ilmu dan ijazah. Sehingga ketika kembali ke tanah air, mereka mampu bekerja ataupun melanjutkan pendidikan serta mengejar cita-cita mereka.

Sejak berdiri pada tahun 2009, Etania kini dipercaya mengelola lebih dari 600 anak buruh migran di Sabah, Malaysia. Sayangnya ruang belajar Sekolah Etania yang merupakan bangunan semi permanen terbuat dari papan kayu ini sangat terbatas daya tampungnya.

Saat ini Kami sedang berikhtiar membangun ruang kelas Sekolah Etania yang lebih layak dan mampu menampung lebih banyak anak buruh migran Indonesia. Namun, belum juga kunjung selesai karena terkendala masalah biaya.

(Pembangunan Kelas Etania yang terhambat)

(Pembangunan Kelas Etania yang terhambat)

Karena itu kami mengajak Bapak/Ibu untuk ikut mewujudkan harapan kecil anak-anak buruh Migran Indonesia akan ruang kelas yang lebih layak dengan berdonasi melalui Kitabisa.

Fransiskus dan 600 anak buruh migran Indonesia lainnya di Sabah kini membutuhkan uluran tangan Anda, agar mereka mampu menyambung mimpi mereka.

Salurkan donasi Anda melalui Kitabisa dengan cara klik "Donasi Sekarang" agar Fransiskus dan temen-temannya bisa belajar dengan layak.

Salam Kita Bisa,

Romy Cahyadi

Info lebih lanjut bisa hubungi [email protected] atau [email protected],

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Campaign Telah Berakhir

Donatur 74

  • Rp. 5.000.511
    Melisa soesanto
  • Rp. 4.500.570
    mamang isnanda
  • Rp. 2.500.624
    samurni Djannatu

    Semoga bermanfaat

  • Rp. 2.000.357
    Anonim
  • Rp. 1.000.785
    Anonim
  • Rp. 1.000.571
    Susilowati

    pendidikan adalah landasan kemajuan untuk generasi masa depan

  • Rp. 1.000.333
    Veronica Siregar

    Semoga sekolah segera dapat dibangun. Terus semangat ya adik-adik.

  • Rp. 1.000.000
    Anonim
  • Rp. 1.000.000
    Anonim
  • Rp. 500.793
    Anonim
SHOW MORE
  • Rp. 20.252
    Anonim
  • Rp. 100.550
    yohanes wimanta
  • Rp. 40.785
    Anonim

    teruntuk teman2ku di sana, tetaplah tekun dan semangat!

  • Rp. 300.975
    Anonim
  • Rp. 100.141
    Benny
  • Rp. 500.292
    Anna

    Semoga bermanfaat untuk pendidikan ya.

  • Rp. 500.000
    Anonim
  • Rp. 1.000.571
    Susilowati

    pendidikan adalah landasan kemajuan untuk generasi masa depan

  • Rp. 2.000.357
    Anonim
  • Rp. 100.485
    Hans Elbert
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Etania: Kisah Sekolah Anak Buruh Migran Indonesia"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Etania Schools Sabah"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Etania Schools Sabah

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?