Kitabisa! - Festival Cerita Jakarta

Festival Cerita Jakarta

Festival Cerita Jakarta
Festival Cerita Jakarta adalah festival menulis dan bercerita untuk anak dan remaja melalui aktivitas pelatihan menulis kreatif dan diskusi.
Campaigner (Social Media)
Ina Andira Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 2.251.307

terkumpul dari target Rp 30.000.000
8% terkumpul
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Festival Cerita Jakarta

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 1 - Festival Cerita Jakarta

7a487b786fc7110fbbaafcade0cc428dec8bc37e

Festival Cerita Jakarta 2017 sukses digelar pada hari Sabtu dan Minggu, tanggal 16 dan 17 Desember. Mengambil lokasi di gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), di Jalan Medan Merdeka Selatan, rangkaian festival dimulai dengan pembukaan singkat yang dipersembahkan oleh Aqmarina Andira selaku Direktur Festival Cerita Jakarta dan Rumah Cerita, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Laura RalphFirst Secretary (Development Cooperation) dari Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, serta perwakilan dari Perpusnas RI, yaitu Dra. Hj. Ofy Sofiana, M. Hum, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi.

Di hari pertama, partisipan mengikuti serangkaian acara seru yang dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama dimulai dengan workshop Rasakan Musik, Hand Lettering – Penyemangatku, Lukisan Puisi, Laboratorium Cerita, sharing session mengenai Digital Storytelling, serta Lomba Mewarnai yang diikuti oleh adik-adik yang berusia empat sampai enam tahun. Keseruan masih berlangsung dengan workshop Dongeng Petualangan di Awan, Jika Aku Beranjak Dewasa, serta diskusi menarik tentang Perpustakaan: Dulu dan Sekarang yang menghadirkan Richard Oh,penulis, sutradara, dan pendiri The Reading Room Kemang, serta Bapak Supriyanto, M. Si, Pustakawan Ahli Utama dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Acara dilanjutkan degan sesi terakhir yang terdiri dari workshop Surat Mimpiku, Cerita Daur Ulang, Menggambar Lirik, Laboratorium Cerita serta diskusi ‘Listen to Their Stories bersama Rangkul Project, Orang Jakarta, dan AIYA.

Sayangnya, beberapa workshop sesi pertama di hari kedua harus ditunda karena adanya aksi damai di sekitar lokasi Medan Merdeka Selatan. Meski begitu, diskusi Bermimpi Bersama masih tetap berjalan kondusif. Beberapa workshop yang sukses digelar adalah Teman Rahasia, Perpustakaan Impian, Menggambar Bantal, serta diskusi Industri Kreatif bersama Nike Prima, Primo Rizky, David Irianto, Rendy Haruman, dan moderator Patricia Wulandari. Setelah mengikuti rangkaian workshop dan diskusi, semua peserta dan pengisi acara memasuki auditorium demi mengikuti penutupan festival.

3a202b9dd8c2147216e467b6045ae636b342959d

Acara penutupan festival terasa begitu meriah dengan pertunjukan musikalisasi puisi dari Waktu Jeda dan Sasina UI (Universitas Indonesia), storytelling dari Rizky Purnama, serta pertunjukan tari dari Kurcacil. Di penutupan ini, Maudy Koesnadi, seniman dan aktris Indonesia tampil membawakan puisi berjudul “Dan Kembali Mimpi” karya Leon Agusta. Puncak acara ini adalah kehadiran keynote speakers, yaitu Nirwan Ahmad Arsuka, penggagas Pustaka Bergerak yang memimpin ikrar mimpi dan memperkenalkan Dony Relawan Cilik dari Lampung, yang menginspirasi pengunjung yang datang untuk terus bermimpi dan memajukan literasi di Indonesia.

Festival ini diselenggarakan oleh Rumah Cerita dan didukung oleh Pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (Skema Dana Hibah Alumni) yang diadministrasikan oleh Australia Awards di Indonesia, serta Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Festival ini juga mendapatkan dukungan dari campaign di kitabisa.com. Terima kasih atas bantuan para donatur! Semoga festival ini memberikan manfaat untuk kita semua.

2f559bb3efab7d324904bcbe408d312a90d1f6de

Rumah Cerita

Rumah Cerita adalah sebuah komunitas pelatihan menulis untuk anak dan remaja yang didirikan pada tahun 2014. Kami mengadakan lokakarya menulis keratif untuk fiksi, non-fiksi, dan seni kerajinan tangan untuk anak (6-18 tahun). Rumah Cerita terinspirasi dari Sydney Story Factory, sebuah pusat penulisan kreatif untuk anak di Redfern, New South Wales, Australia.

Rumah Cerita telah menjalankan berbagai lokakarya dan inisiatif program termasuk Rumah Cerita Goes to Japan, mengkoordinir program anak dalam ASEAN Literary Festival, Jambore Nasional Sastra, dan menerbitkan sebuah buku yang berjudul "Inilah Bandung".

Tahun ini, Rumah Cerita telah menyelenggarakan berbagai lokakarya yang dinamakan "Connecting Jakarta". Bermitra dengan sekolah dan komunitas, program ini bertujuan untuk menghubungkan anak dan remaja di seluruh Jakarta melalui cerita serta ide, dan "Festival Cerita Jakarta" kemudian dibuat untuk memfasilitasi anak-anak di seluruh Jakarta untuk dapat bertemu dan berkolaborasi dengan sesamanya, lintas sekolah dan komunitas di Jakarta.

Melalui semua program kami, Rumah Cerita ingin menyampaikan nilai-nilai inti kami kepada anak dan remaja di Indonesia, yakni:

  • Berpikir Kritis
  • Kepedulian Sosial
  • Empati
  • Kreativitas
  • Percaya Diri

Untuk informasi lebih lanjut merngenai Festival Cerita Jakarta dan Rumah Cerita, silakan hubungi Aqmarina Andira, HP: 08118711110, Email: [email protected]

My name is Aqmarina Andira, co-founder and director of Rumah Cerita.

Rumah Cerita is a creative writing centre for children and youth that was established in 2014. We conducted creative writing workshops for fiction, non-fiction, and crafts for children (6-18 years old). Rumah Cerita was inspired by Sydney Story Factory, a creative writing centre for children and youth in Redfern, NSW, Australia.

Rumah Cerita has created various workshop programs and initiatives, including Rumah Cerita Goes to Japan, leading the children program in the ASEAN Literary Festival, Jambore Nasional Sastra (National Jamboree of Literature), and published a book called “Inilah Bandung” (This is Bandung).

This year, Rumah Cerita has been conducting series of workshop called “Connecting Jakarta”. Partnering with schools and communities, this program aim to connect the children all around Jakarta through stories and ideas and “Festival Cerita Jakarta” to facilitate to meet and collaborate with each other, across school and communities in Jakarta.

Through all of our program, Rumah Cerita wants to deliver our core values to all of the children and youth in Indonesia, which are:

  • Critical Thinking
  • Social Awareness
  • Compassion
  • Creativity
  • Confidence

Established in 2014, Rumah Cerita has conducted various creative writing workshops, both fiction and non-fiction, as well as crafts. We also has published an anthology from children and youth in Bandung called "Inilah Bandung" or "This Is Bandung".

Some of works that Rumah Cerita has been conducting so far:

  1. Rumah Cerita Goes to Japan
    We sent two of our students to visit university, museum, and other places in Japan to learn about innovation and write a creative report about their visit.
  2. Children's Program in ASEAN Literary Festival in 2016
    We conducted series of creative writing workshops and storytelling activities during the festival.
  3. National Jamboree of Literature in 2017
    We invited students all over Jakarta to raise their awareness that literary is fun by conducting series of workshops, sharing session, and competitions.
  4. Rumah Cerita "Connecting Jakarta"
    We conducted roadshow to schools, community, and non-for-profit organisation in Jakarta, inviting experts and practitioner in specific expertise to share about their knowledge and experience, while challenging the children and youth to solve social issues with their own way.

This December, Rumah Cerita will be conducting Festival Cerita Jakarta (Jakarta Story Festival). Festival Cerita Jakarta is a two-day literary festival for children and youth (6-18 years old) in Jakarta with aim to raise public interest of reading, writing and literary appreciation through series of workshops (fiction, non-fiction, arts & craft), panel discussion, and sharing session.

This festival is presented by Rumah Cerita, sponsored by Australia Global Alumni and supported by Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (National Library of Indonesia).We are really grateful with all the funding and support that we received, however, we still need your kind support to provide these following items:

  1. Volunteer's Kit
  2. Decoration
  3. Goody Bag
  4. Prizes

We really hope that this festival can run smoothly and create positive impact to Indonesian children, youth, communities, and bigger society.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Nama saya adalah Aqmarina Andira, co-founder dan direktur dari Rumah Cerita. Rumah Cerita sendiri adalah sebuah organisasi non-for-profit yang didirikan oleh saya, Amirah Kaca, Ira Wulandari, dan beberapa rekan kami yang memiliki kegelisahan yang sama atas pentingnya pengarikulasian ide, pendapat, dan imajinasi anak ke dalam bentuk cerita dan karya.

Kami merumuskan nilai-nilai Rumah Cerita yang ingin kami teruskan dan tanamkan kepada peserta dan anak didik kami, yaitu:

1. Berpikir Kreatif

2. Kesadaran Sosial

3. Empati

4. Kreativitas

5. Percaya Diri

Rumah Cerita telah menyelenggarakan berbagai pelatihan menulis kreatif, baik fiksi, non-fiksi, maupun seni dan kerajinan tangan dan telah menerbitkan satu buku kumpulan karya yang berjudul "Inilah Bandung".

Beberapa project dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Cerita:

1. Rumah Cerita Goes to Japan, mengirimkan 2 anak didik kami untuk melakukan pengamatan mengenai teknologi dan inovasi di Jepang

2. Children's Program, ASEAN Literary Festival 2016, menyelenggarakan program-program pelatihan dan storytelling untuk anak.

3. Jambore Nasional Sastra 2017, memfasilitasi siswa-siswi di ibu kota untuk mengikuti pelatihan menulis kreatif, lomba, dan diskusi dengan tema sastra dan literatur.

4. Rumah Cerita "Connecting Jakarta" mengadakan roadshow pelatihan di sekolah-sekolah dan komunitas-komunitas di seluruh Jakarta, dengan menghadirkan ahli/praktisi di satu bidang, untuk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan anak-anak dan menantang anak-anak untuk dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan cara kreatif mereka masing-masing.

Pada tanggal 16-17 Desember 2017, Rumah Cerita akan menyelenggarakan untuk pertama kalinya Festival Cerita Jakarta. Sebuah festival menulis dan bercerita untuk anak dan remaja melalui aktivitas pelatihan menulis kreatif dan diskusi. Festival ini dapat terselenggara atas adanya dana hibah dari pemerintah Australia melalui program Australian Global Alumni. Saya sebagai alumni dari The University of Sydney dipercaya untuk mengelola dana hibah ini untuk menyelenggarakan festival ini. Dana hibah yang diberikan oleh pemerintah Australia ini akan kami atur dan alokasikan untuk keperluan inti dari festival ini seperti pembicara dan pengisi acara, publikasi, pembuatan modul pelatihan dan buku program, pembuatan sistem pendaftaran online, serta perlengkapan workshop.

Dengan mempertimbangkan skala dan jangkauan acara, sehingga semakin banyak anak yang bisa berpartisipasi dalam acara ini, juga memperhatikan kelancaran dan kualitas acara, sehingga kami dapat memberikan pelatihan yang memiliki kualitas yang tinggi, berjalan lancar dan memiliki standard kualitas yang terbaik, kami mengundang teman-teman untuk berdonasi dan berkontribusi dalam program Festival Cerita Jakarta ini.

Dana tambahan yang kami peroleh dari donasi dari teman-teman ini akan kami alokasikan untuk keperluan sebagai berikut:

1. Volunteer's Kit

Kami percaya akan pentingnya personal attention dalam pembelajaran kreatif anak. Oleh karena itu, dalam program ini kami membutuhkan banyak relawan untuk mendampingi peserta kami. Saat ini tim kami sudah terdiri dari 110 orang yang telah berkomitmen untuk bekerja keras untuk membantu menyukseskan acara ini, baik pra Hari-H maupun Hari-H. Untuk memastikan kelancaran operasional dari acara ini kami berencana untuk memberikan volunteer's kit yang terdiri dari kaos, lanyard, kartu pengenal, paket makan siang dan sertifikat digital.

2. Dekorasi

Kami ingin memberikan suasana pembelajaran yang meriah, yang dapat merangsang imajinasi dan kreativitas anak-anak. Kami juga ingin membuat pameran karya dari peserta yang dapat menginspirasi peserta lain untuk berkarya. Dengan donasi ini kami ingin membuat instalasi-instalasi kreatif tersebut, agar anak-anak yang datang di Festival Cerita Jakarta dapat merasakan bahwa menulis dan brekreasi adalah aktivitas yang menyenangkan.

3. Goody Bag / Hadiah

Sebagai bentuk apresiasi untuk para peserta yang berani menyampaikan ide kreatif dan mempresentasikan karyanya, kami ingin memberikan buah tangan bagi mereka. Kami ingin menyiapkan 500 unit goody bag untuk anak-anak yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan Festival Cerita Jakarta. Kami percaya budaya apresiatif akan membuat anak-anak semakin produktif dalam berkarya.

Terima kasih atas dukungan teman-teman sekalian.

Silakan hubungi saya jika ada pertanyaan atau membutuhkan keterangan lebih lanjut.

Aqmarina Andira

+628118711110

Instagram: @rumahceritaorg

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Campaign Telah Berakhir

Donatur 4

  • Rp. 2.000.556
    Anonim
  • Rp. 100.420
    Irviani

    Semoga sukses acaranya kakak-kakak

  • Rp. 100.000
    Anonim

    Semoga sukses acaranya!

  • Rp. 50.331
    Rafika Rahmi
  • Rp. 50.331
    Rafika Rahmi
  • Rp. 2.000.556
    Anonim
  • Rp. 100.420
    Irviani

    Semoga sukses acaranya kakak-kakak

  • Rp. 100.000
    Anonim

    Semoga sukses acaranya!

Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign Festival Cerita Jakarta"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Ina Andira"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke 'Ina Andira'

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?