Kitabisa! - Kapal kemanusiaan untuk palestina
info_outline Donasi pada campaign support fundraiser ini akan langsung masuk ke Campaign Induk

Kapal kemanusiaan untuk palestina

Kapal kemanusiaan untuk palestina
Logistik di Palestina semakin menipis. Satukan semangat, mari bantu saudara kita di sana dengan memberangkatkan #KapalKemanusiaan untuk Palestina.

Rp 3.799.293

terkumpul dari Rp 50.000.000
8% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 23 Jan 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!
  1. Ikhtiar Besar Melayarkan 10.000 Ton Beras Hingga ke Palestina

Dapur Umum Gaza

Pangan, menjadi satu dari sekian banyak kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan jutaan warga Palestina. Dari Gaza yang dipenjara, sampai Tepi Barat (West Bank) Yerusalem yang dijajah sekian dekade, pangan tak pernah mudah diperoleh.

Mengawali cerita kemanusiaan di tahun 2018, ikhtiar besar sudah disiapkan: Bangsa Indonesia punya sesuatu yang bakal dikirimkan langsung menuju Palestina. Insya Allah pada tanggal 21 Februari 2017 ada 10.000 ton bantuan beras yang akan dilayarkan. Dari Terminal Petikemas Tanjung Perak Surabaya, menuju dermaga terdekat untuk melabuhkan bantuan masuk ke Gaza, juga Tepi Barat dan Yerusalem.

Ibnu Khajar selaku Vice President Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberi ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memulai ikhtiar masif ini. “Fakta yang paling penting hari ini adalah orang-orang di Palestina membutuhkan kita,” tegas Ibnu Khajar di Jakarta, Selasa (2/1).

“Beberapa rumah sakit dikabarkan logistiknya menipis, suplai pangan berhenti di sejumlah wilayah padat penduduk di Gaza. Sementara di Yerusalem, anak-anak muda Palestina tak henti melawan memastikan Tanah Al-Quds atau Yerusalem tetap diakui sebagai ibu kota Palestina,” tambahnya.

Aksi Cepat Tanggap di Kawasan Penggilingan Beras

Senada dengan Ibnu Khajar, Ahyudin, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyimak rangkaian cerita ini sebagai titik balik di mana Bangsa Indonesia bisa melakukan sesuatu yang terbaik untuk Palestina.

“Insya Allah dari desa ke desa akan ada semangat yang sama. Mengumpulkan bulir beras-beras terbaik. Mencanangkan #KapalKemanusiaan ke Palestina, membawa pangan berupa beras sebanyak 10.000 ton, menjadi penyentak kesadaran dunia untuk bersatu bela Palestina,” ungkap Ahyudin.

Pembagian Beras kepada Saudara Palestina

Kapal Kemanusiaan Palestina: Peranti Menyatukan Bangsa Merdeka

Sejenak pasca proklamasi 1945 terucap, Palestina termasuk salah satu bangsa yang berdiri pertama, mengakui kemerdekaan Indonesia di saat negeri lain masih bergeming.

Kini, 72 tahun sudah berlalu, Indonesia mentereng sebagai salah satu negara berkembang dengan peningkatan ekonomi yang baik. Sementara itu, ribuan kilometer jauhnya di Barat Laut Indonesia, Palestina masih belum merdeka.

Hutang budi kemerdekaan antara Indonesia dan Palestina pun kini sedang diuji. Sejauh mana bangsa Indonesia mampu berbuat sesuatu menjadi motor kemanusiaan untuk membela Palestina?

Mengangkut Beras untuk Palestina

Ahyudin selaku Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyampaikan, ikhtiar Kapal Kemanusiaan Palestina jangan sekadar dilihat sebagai momen mengangkut beras untuk rakyat Palestina. Tapi juga sebagai ekspresi pembelaan Indonesia, wujud nyata mengalirkan kepedulian dan doa tulus dari bangsa Indonesia.

Truk Beras Kapal Kemanusiaan

Kapal Kemanusiaan 10.000 ton untuk Palestina ini akan menjadi lanjutan cerita dari 1.000 ton beras Kapal Kemanusiaan Somalia, juga 2.000 ton beras Kapal Kemanusiaan Rohingya.

Gudang Beras Kapal Kemanusiaan


Atas nama kemanusiaan, mari kita sisihkan sebagian rizki kita untuk membantu mereka. Ayo ikut membantu, donasi kamu akan tercatat transparan di halaman ini.

Sebelumnya ACT sudah menyalurkan bantuan untuk warga Palestina dengan berbagai cara, seperti mendirikan Dapur umum, Mengadakan Bantuan Medis, Mobile Water Tank (Bantuan Air Bersih), Humanity Card dan Kafalah Murabithah kepada warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Ayo bantu muslim Palestina dengan berdonasi.

Cara Berdonasi :1. Klik "DONASI SEKARANG"2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit3. Dapat laporan via email

Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak yang membantu.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 20

  • Rp. 1.000.646
    Agil Primarinza

    Bismillah. Doa kami bersamamu wahai Saudaraku

  • Rp. 500.850
    Anonim
  • Rp. 500.809
    Anonim
  • Rp. 500.260
    Anonim

    Bismillah semoga diberkahi Allah

  • Rp. 250.664
    Anonim

    Insyallah berkah

  • Rp. 200.619
    wawan
  • Rp. 200.408
    Anonim
  • Rp. 100.958
    Priyono

  • Rp. 100.639
    Anonim
  • Rp. 100.358
    Anonim
SHOW MORE
  • Rp. 50.912
    Anonim
  • Rp. 22.739
    Anonim

    Bismillah.. semoga selalu sehat dan bahagia untuk semuanya..amiin Semoga dapat memberikan manfaat

  • Rp. 25.925
    Maulia Nurul

    Allahuakbar. Allahummanshur mujahidiina fii Palestine

  • Rp. 50.126
    Anonim
  • Rp. 30.828
    Anonim
  • Rp. 100.639
    Anonim
  • Rp. 50.897
    Nadya Aulia Rahmadhanty

    Semoga bermanfaat dan bisa membantu warga palestine aamiin

  • Rp. 500.260
    Anonim

    Bismillah semoga diberkahi Allah

  • Rp. 50.523
    Alek Faisal
  • Rp. 20.656
    Anonim

    semoga menjadikan manfaat dan keberkahan buat kita (keluarga kami) semua, amiin

SHOW MORE
Hana wahyuni 29 Jan 2018

Update 1 - Alhamdulillah sudah ada 6 orang yang berdonas

Terimakasih para donatur.. semoga berkah ...saya tidak bisa berkata2..alhamdulillah..semoga semakin bertambah donatur unuk membantu palestina dan siapa saja yang mebutuhkan..aamiin Mari kita ajak saudara teman dan semuanya untuk saling berbagi..

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?