Kitabisa! - Nestapa masih Mengepung Al Aqsa dan Gaza
Nestapa masih Mengepung Al Aqsa dan Gaza

Nestapa masih Mengepung Al Aqsa dan Gaza

Lebih dari 10 tahun Israel meblokade Gaza dan kali ini akses umat Muslim beribadah di Masjid Al Aqsa ditutup. Mari satukan langkah untuk Palestina
Organisasi
Aksi Cepat Tanggap Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 1.750.474.683

terkumpul dari target Rp 1.000.000.000
175% terkumpul
DONASI SEKARANG

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Nestapa masih Mengepung Al Aqsa dan Gaza

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 3 - ​2000 Paket Makan Jamaah Al-Aqsa dari Anda

Setelah membuat "Dapur Umum", kemarin Minggu 30/7 Tim ACT melanjutkan membagikan paket makanan amanah dari masyarakan Indonesia (via https://kitabisa.com/helppalestine) kepada warga dan jamaah Masjid Al-Aqsa.


Kegiatan membagikan makanan di dalam Komplek Masjid Al-Aqsa adalah sebuah pelanggaran bagi militer Israel. Akibatnya tim ACT harus memasukan makanan kedalam masjid secara berangsur-angsur dan dibantu oleh jamaah Masjid.

Dalam sepekan ini, ACT sudah gencar membagikan makanan untuk para pejuang Al-Aqsa, sehingga logo ACT pun sudah menjadi familiar bagi jamaah yang sembari membantu membawa makanan kedalam Komplek Masjid Al-Aqsa.

Dimulai dari persiapan hingga distribusi, tentara Israel selalu mengajukan pertanyaan dan mencegat tim ACT untuk melakukan tugasnya, hingga salah satu anggota tim (insial AR) ditangkap dan dinterogasi selama beberapa jam. Namun Alhamdulillah setelah itu dia dan bekerja kembali.


Alhamdulillah dari 2000 paket makanan yang dibagikan, 400 diantaranya dibagikan khusus bagi para Kafalah Murabithah.

Distribusi pembagian makanan dipusatkan di tengah-tengah komplek (antara Dome of Rock dan Masjid Qibli). Hingga hari ini hanya ada logo ACT yang masuk dan membagikan makanan selama berhari-hari diluar dan didalam Komplek Masjid Al-Aqsa.


Saat ini ACT masih akan terus menjalankan program "Dapur Umum" untuk para pejuang Al-Aqsa. Doakan agar tim ACT selalu dimudahkan untuk menyalurkan amanah dari para donatur.

Kesempatan berbuat untuk Palestina masih terus kami buka di https://kitabisa.com/helppalestine

Mari salurkan bantuan terbaik Sahabat agar Dapur Umum ini terus mengepul, menyediakan makanan untuk para pejuang Al-Aqsa dan umat Muslim disekitaran Al-Aqsa.


Salam,

Aksi Cepat Tanggap

Update 2 - Dapur Umum Indonesia untuk Penjaga Al-Aqsa

Al-Aqsa, tak pernah ditinggalkan para pembelanya, para penjaganya yang setia. Sejak zionis Israel mengetatkan pengamanan di seluruh gerbang masuk Al-Aqsa dua pekan lalu (16/7), ribuan warga Palestina terus membanjiri halaman luar kompleks suci tersebut. Jumlah mereka terus bertambah setiap harinya, memenuhi ruas-ruas jalan yang mengitari Kompleks Masjid Al-Aqsa.

Alhamdulillah, sejak Selasa (25/07) siang waktu setempat, ACT telah mulai mendistribusikan ribuan paket makanan siap santap bagi warga. Hingga Jumat (28/07) siang ini, tak kurang dari 7.700 porsi makanan telah tersalurkan dari amanah donasi Bangsa Indonesia melalui ACT.

Insya Allah ACT berkomitmen untuk terus membersamai para Penjaga Al-Aqsa. Salah satunya melalui program "Dapur Umum" yang setiap harinya akan melayani ribuan umat di sekitar Al-Aqsa.

ACT juga akan terus menggalang kepedulian dan menyalurkan amanah dari segenap Bangsa Indonesia untuk turut membantu perjuangan para Pembela Al-Aqsa di Bumi Palestina.

“Berjihadlah melawan orang-orang musyrikin dengan harta, jiwa, dan lisan kalian.” (HR. Abu Dawud)

“Siapa yang memberangkatkan (mendanai) orang yang berperang di jalan Allah, berarti dia juga ikut berperang. Dan siapa yang mengurusi keluarga orang yang sedang berperang dengan baik, berarti dia juga ikut berperang.” (HR Bukhari)


Update 1 - Zuhur penuh khidmat ACT dan Warga Palestina

Selasa siang (25/7), Aksi Cepat Tanggap melalui mitra setempat berkesempatan melihat situasi di sekitar Kompleks Masjid Al-Aqsa. Merasakan khidmatnya azan Zuhur, ACT membaur bersama puluhan Muslim di Kota Al-Quds.

Tak ada yang lebih nikmat, selain bisa bersujud di tempat yang pernah menjadi kiblat pertama umat Muslim dunia tersebut. Bersama puluhan Muslim yang teraniaya dan para penjaga Kompleks Al-Aqsa yang setia, segala doa kebaikan untuk Palestina terpanjat.

Faktanya, Tidak mudah untuk sekadar menyalurkan bantuan. Israel tidak mengizinkan kendaraan apapun yang berisi bahan makanan melintasi ruas jalan sekitar Kompleks Al-Aqsa.

Namun demikian, ACT tidak berhenti untuk berupaya menyalurkan amanah rakyat Indonesia (via https://kitabisa.com/helppalestine) untuk warga Palestina yang tinggal tak jauh dari Al-Aqsa.


Pasca Zuhur berjamaah, tim ACT sejenak memperhatikan kebutuhkan paling krusial.

Kemudian mendistribusikan paket makanan bagi para Penjaga Masjid Al-Aqsa dan mutakif (orang-orang yang beriktikaf di Al-Aqsa, dan para jemaah salat)


“ACT menjadi NGO pertama yang mencoba menyalurkan bantuan bagi warga Palestina di Al-Quds. Kita akan terus mencoba menjangkau mereka dan mendistribusikan paket pangan, meski tanpa kendaraan,” ungkap seorang warga Palestina yang juga Mitra ACT.

Sahabat, mohon doa tertulus agar segenap ikhtiar ACT baik di Al-Quds maupun di Jalur Gaza dalam menyalurkan amanah rakyat Indonesia untuk Palestina, senantiasa diberikan kemudahan dan diridhaiNya.

Kesempatan berdonasi untuk Palestina masih terus akan dibuka di https://kitabisa.com/helppalestine . Mari bantu sebarkan agar lebih banyak yang tahu tentang kondisi Palestina hari ini dan ikut berpartisipasi.

Salam,

Aksi Cepat Tanggap


Palestina: konflik yang tak kunjung usai.

"Bagaimana rasanya sholat sementara di depan kita ada sekelompok pasukan bersenjata lengkap menghadang?"

Bagi kita di Indonesia, tentu sulit untuk membayangkan hal tersebut.

Namun bagi warga Palestina, ternyata mereka tidak gentar dan tetap shalat berjamaah di luar areal Masjid Al Aqsa, kiblat pertama umat Islam, sebagai bentuk protes terhadap kedzaliman zionis Israel.

Pada Jumat (14/7) lalu, Masjid Al-Aqsa sempat ditutup total untuk segala aktivitas keagamaan. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1967, zionis Israel menutup akses bagi umat Muslim untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.

Pemicunya berawal dari aksi penembakan terbuka yang terjadi di dalam kompleks Al-Quds. Membuat masjid dan seluruh petak di Kompleks Tua Al-Quds diblokade dan ditutup total oleh Israel bagi Warga Muslim Palestina.

Riuh protes muslim dunia seakan tak digubris oleh Israel dan kabar berdarah pun kembali terdengar. Sesaat setelah salat Jumat dilangsungkan di Aqsa, Jumat (21/7), darah mengucur deras di muka teras, halaman depan masjid Al-Aqsa.


Tepat setelah ucapan salam dikumandangkan Imam dari mimbar Al-Aqsa, konflik meletus tepat di depan halaman Al-Aqsa.

Sementara itu di Gaza

Lebih dari 10 tahun Israel meblokade Gaza, sehingga Gaza tidak bisa menjalin hubungan luar negeri dalam aspek apapun. Implikasi ekonomi begitu terasa. Tidak banyak barang yang dapat melintas, sehingga menyebabkan kurangnya suplai di pasar. Harga pun menjadi mahal. Orang-orang harus mengatur strategi memenuhi kebutuhan keluarganya, dan sudah tentu, beberapa bisnis mengalami kerugian.


Terbatasnya listrik juga menjadi masalah utama masyarakat Gaza. Dalam satu hari, Gaza hanya mendapat pasokan listrik selama tiga jam, sementara 21 jam lainnya dihabiskan dalam kegelapan. Hal ini membuat bisnis, kantor, dan sekolah sukar beroperasi. Pasien di rumah sakit pun terancam keselamatannya.

“Untuk penerangan, orang-orang menggunakan lilin atau obor kecil,” kisah Jomah Najjar, salah satu mitra ACT yang lain di Gaza.

Saudaraku, Palestina masih tegar meski berdarah. Mereka mewakili 1.5 milyar muslim dunia lainnya menjaga Al-Aqsa kiblat pertama ummat Islam.

Meski konflik, teror, kekurangan makan, gelap dan pengap tanpa listrik, pasokan air bersih yang terus menipis, harga yang melambung, penghasilan yang rendah dan segenap masalah kehidupan lainnya tak terelakkan bagi mereka.

ACT telah menyalurkan bantuan masyarakat Indonesia berupa bantuan pangan, pakaian musim dingin, pembangunan sarana kesehatan dan pendidikan, bantuan penerangan dan lain sebagainya bagi Palestina.

Mari ulurkan tangan bersama bantu Palestina.

Mari bebaskan kiblat pertama yang terpenjara kedzaliman.

Bersama selamatkan Al-Aqsa!



Cara Berdonasi :

1. Klik "Donasi Sekarang"

2. Pilih Pembayaran via rek BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri & Credit card

3. Dapat laporan perkembangan via email

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

DONASI SEKARANG

Donatur 4872

SHOW MORE
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Nestapa masih Mengepung Al Aqsa dan Gaza"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Aksi Cepat Tanggap"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Aksi Cepat Tanggap

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?