Kitabisa! - Pulihkan Kehidupan Lombok Pasca Bencana Gempa

Pulihkan Kehidupan Lombok Pasca Bencana Gempa

Pulihkan Kehidupan Lombok Pasca Bencana Gempa
1 Bulan pasca gempa, duka Lombok masih terus tersisa. 585 orang meninggal, 38.919 terluka, 417.529 mengungsi, dan 125.741 rumah rusak.
Organisasi
Aksi Cepat Tanggap NTB Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 10.557.042.921

terkumpul dari target Rp 15.000.000.000
70% terkumpul 16 hari lagi
DONASI SEKARANG

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Pulihkan Kehidupan Lombok Pasca Bencana Gempa

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Baca update terbaru dari campaign ini!

Selama sebulan ini, gempa terus mengguncang wilayah Lombok dan Sumbawa.

5 diantaranya merupakan gempa berkekuatan besar, yaitu:

  1. Gempa berkekuatan 6.4 SR pada 29 Juli pukul 05.47 WIB
  2. Gempa berkekuatan 7.0 SR pada 5 Agustus pukul 18.46 WIB
  3. Gempa berkekuatan 6.2 SR pada 9 Agustus pukul 12.25 WIB
  4. Gempa berkekuatan 7.0 SR pada 20 Agustus pukul 21.59 WIB
  5. Gempa berkekuatan 5.5 SR pada 26 Agustus pukul 01.33 WIB

Tercatat telah terjadi 1.050 gempa susulan hingga Ahad (26/8).

Korban Gempa

Total korban meninggal dunia sebanyak 564 jiwa dan 7.773 orang luka-luka.

1. Kab. Lombok Barat : 45 orang
2. Kab. Lombok Utara : 471 orang
3. Kota Mataram : 13 orang
4. Kab. Lombok Tengah : 2 orang
5. Kab. Lombok Timur : 26 orang
6. Sumbawa : 5 orang
7. Sumbawa Barat: 2 orang

Banyak warga yang mengalami patah tulang karena tertimpa reruntuhan bangunan. Sebagian besar mengalami luka di kepala dan kaki.
*proses pendataan masih berlangsung

Kerusakan Infrastruktur

Sebanyak 77.976 unit rumah rusak.

1. Kab. Lombok Barat : 25.546 orang
2. Kab. Lombok Utara : 24.989 orang
3. Kota Mataram : 754 orang
4. Kab. Lombok Tengah : 4.767 orang
5. Kab. Lombok Timur : 7.280 orang
6. Sumbawa : 105 orang
7. Sumbawa Barat: 6.131 orang

Tak hanya itu, 13 rumah sakit dan puskesmas, 608 tempat ibadah, serta 859 sekolah pun mengalami kerusakan.

Jumlah pengungsi

Saat ini, total pengungsi sebanyak 390.529 orang yang tersebar di
1. Kab. Lombok Barat : 116.453 orang
2. Kab. Lombok Utara : 134.235 orang
3. Kota Mataram : 18.894 orang
4. Kab. Lombok Tengah : 13.887 orang
5. Kab. Lombok Timur : 104.060 orang

Posko ACT

Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap telah memperluas jangkauan wilayah penanganan pasca bencana dengan membangun 7 posko pengungsian di Lombok.

Program tanggap darurat yang akan dilaksanakan di setiap Posko berupa:
a. Distribusi pangan dan air bersih
b. Dapur Umum (Humanity Food Truck)
c. Layanan kesehatan dan kebutuhan logistik.

Kebutuhan Pengungsi

  1. Dapur Umum / Makanan Siap Saji
  2. Air Bersih / Air Mineral
  3. Kebutuhan pokok
  4. Asupan gizi (Susu, makanan bayi, dll)
  5. Tenda Komunal
  6. Pakaian, selimut dan alas tidur
  7. Perlengkapan rumah tangga
  8. Perlengkapan kebersihan
  9. Pelayanan Kesehatan

Untuk kedepannya tim ACT akan melaksanakan program recovery jangka panjang, di antaranya:

  1. Hunian sementara (Shelter)
  2. MCK darurat
  3. Masjid darurat
  4. Sekolah darurat
  5. Sumur

Stay Strong Lombok! Kami akan Selalu Bersamamu!


Sahabat, mari berikan bantuan terbaik untuk saudara kita di Lombok dengan cara:

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Masukan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)
  4. Dapat laporan via email

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa

DONASI SEKARANG

Donatur 51013

  • Rp. 429.997.000
    Ridwan Kamil

    Donasi dari Netizen, masyarakat Bandung & Jawa Barat

  • Rp. 160.000.293
    agus jaka Prasaja
  • Rp. 76.960.000
    Taqy Malik

    Semoga Lombok segera bangkit kembali

  • Rp. 58.000.943
    Kevin Tan
  • Rp. 50.000.596
    Anonim

    hei, Lombok. my first movie was taken on your lovely Island. I still remember when I played with Lombok's childrens. Love you️

  • Rp. 50.000.226
    Anonim
  • Rp. 44.207.102
    PT SENG FONG MOULDING PERKASA

    Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Lombok. Dari seluruh karyawan dan Manajemen PT. SFMP.

  • Rp. 25.000.000
    Jonathan Susanto

    Titip ya vin, thanks

  • Rp. 24.500.739
    Rheza Samara
  • Rp. 23.273.630
    Global Sadaqah
SHOW MORE
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 1.000.886
    Pipit
  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 515.089
    House Of Trisia

    Semoga selalu di beri kesehatan dan semangat selalu

  • Rp. 100.664
    Safira
  • Rp. 50.851
    Wati Yulaika Febriani
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 150.000
    Anonim
  • Rp. 100.018
    Anonim
  • Rp. 50.798
    Anonim
SHOW MORE
15 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 89.174.961

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

11 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 305.948.916

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

3 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 205.125.344

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

28 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 168.873.177

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

25 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 259.464.153

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

21 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 139.415.397

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

18 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 80.543.545

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

17 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 351.158.638

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

14 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 97.561.159

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

13 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 103.504.337

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

12 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 357.977.992

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

10 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 662.617.905

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan, shelter dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

7 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 425.221.679

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

6 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 176.799.235

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

5 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 270.846.450

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

3 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 600.098.141

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

31 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 143.435.839

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

30 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 94.309.023

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

30 Aug 2018

Update 18 - Sebulan Pascagempa, Bagaimana Rupa Lombok Terkini?

Sebulan Pascagempa, Bagaimana Rupa Lombok Terkini?

ACTNews, LOMBOK - Genap sebulan bencana gempa bumi mengguncang Pulau Seribu Masjid. Jika memandang hamparan tanah Lombok dari rekaman aerial, terlihat jelas begitu besarnya dampak dari rentetan gempa bumi yang telah menghantam Lombok. Bukan puluhan gempa susulan, tapi ratusan kali.

Tercatat sejak Ahad (29/7) silam, gempa mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rentetan gempa juga terus terjadi setelah itu, hingga paling besar terjadi tepat satu pekan setelahnya, Ahad (5/8) petang. Potensi tsunami dikeluarkan bagi penduduk yang berada di sepanjang pantai bagian utara Lombok. Hingga satu jam kemudian, peringatan tsunami dicabut dan warga dinyatakan aman dari gulungan air itu.

Berduyung-duyung warga yang bertempat tinggal di tepi pantai dan sekitarnya menyelamatkan diri. Tanpa sempat membawa harta apapun, mereka memenuhi bukit yang memang memanjang sepanjang pesisir utara Lombok.

“Saya enggak mikir apa-apa lagi, langsung selamatkan keluarga terus lari ke sini,” tutur Junaidi salah satu pengungsi di dusun Cupek, Sigar Penjalin, Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (22/8).

Junaidi bukanlah warga Dusun Cupek, tapi Lendang Berbrore yang letaknya di tepi pantai. Ketika gempa terjadi pada tanggal 5 Agustus lalu, bagian perut istrinya tertimpa reruntuhan rumah. Sang istri sempat dirawat di rumah sakit, tapi sekarang sudah kembali ke pengungsian walau rasa sakit masih terus dirasa.

Di Dusun Cupek terdapat lahan yang ditanami pohon jati. Gesang dan berdebu sangat terasa di sini. Tuan tanahnya dari Jakarta, dan mengizinkan warga untuk menempati lahannya guna berlindung dari bahaya gempa atau tsunami yang tak bisa diprediksi. Lokasi ini dipilih Junaidi dan warga pengungsi lain karena lebih tinggi dari permukaan air laut walau jaraknya tak kurang satu kilometer dari bibir pantai.

Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa parah. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) per tanggal 27 Agustus 2018, korban meninggal mencapai angka 417 jiwa. Bangunan rusak bertengger di angka 24.989 dengan jumlah pengungsi 134.235 jiwa.

Angka itu belum diakumulasikan dengan wilayah lain yang tak kalah hancur akibat gempa yang bertubi-tubi menghantam Lombok beberapa pekan belakangan. Setelah gempa besar menghantam pada 5 Agustus, gempa kecil dengan magnitudo 5 SR pun terus dirasa. Hingga pada 19 Agustus kembali bergetar dengan magnitudo 7 SR kemudian dimutakhirkan dan mendapat angka 6,9 SR.

Saat gempa bergetar, banyak warga yang panik akibat belum sembuh seluruhnya trauma yang dirasa dari gempa sebelumnya. Di jalan Bangau, Kota Mataram misalnya. Jalan yang berderet beberapa hotel dan rumah warga, mendadak ramai dengan orang yang mencari tempat aman jauh dari bangunan. Kabel listrik bergoyang dan bangunan bergetar berkali-kali. Ketakutan terus dirasa warga, hingga memilih untuk menutup jalan guna mendirikan tenda.

DMII-ACT mencatat di Mataram 13 orang kehilangan nyawa akibat tertimpa bangunan saat gempa. Tenda-tenda berdiri di sepanjang jalan perkotaan di Mataram. Jika ditotal, tak kurang dari 18.894 jiwa menempati tenda-tenda terpal berwarna biru. Mereka kehilangan rumah yang hancur, total sekitar 754 unit. Ada juga warga dengan kondisi rumah rusak ringan, namun tetap memilih tinggal di pengungsian akibat trauma getaran gempa yang masih terus terjadi.

Bersebelahan dengan Mataram, tepat di Lombok Barat menjadi wilayah yang memiliki kerusakan rumah paling banyak. Mencapai 46% rumah rusak atau 25.546. Rumah dengan kondisi rusak berat sebanyak 12.193 unit, sedangkan rusak sedang hingga ringan di angka 13.353. Wilayah Lombok Barat yang cenderung perkotaan menyimpan 116.453 pengungsi yang mendirikan tenda di berbagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Lombok Utara ini.

Di Lombok Timur yang menjadi pusat gempa berkekuatan 6,9 SR pada Ahad (19/8) per 27 Agustus ini, tercatat 26 orang meninggal dunia dan 104.060 jiwa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal dan trauma akan runtuhan bagunan. Rumah rusak dengan tingkat berat berjumlah 4.772 unit sedangkan ringan mencapai lebih dari 10 ribu lebih.

Topografi wilayah Lombok Timur sebagian pegunungan. Terdapat Gunung Rinjani bertengger di sana. Wilayahnya memiliki udara sejuk dan dingin membuat warga di sana sangat membutuhkan pakaian hangat dan kebutuhan tenda yang memadai untuk menghalau dingin yang semakin terasa di malam hari. Ketika gempa kembali melanda pada Ahad (19/8) terlihat beberapa bukit mengalami longsor.

Sedangkan untuk wilayah Lombok Tengah, dua orang meninggal dunia. Di kabupaten yang menjadi tempat Bandar Udara Praya ini mungkin agak jarang dilihat kompleks pengungsian di tepian jalan. Adapun berdiri di sekitaran rumah yang masih berdiri, mereka hanya trauma akan gempa yang melanda berkali-kali. Data DMII-ACT mencatat 13.887 orang mengungsi dan 4.767 rumah mengalami kerusakan dengan 9 rumah dalam keadaan rusak berat.

Gempa tak hanya dirasakan masyarakat Lombok, tetapi juga Pulau Sumbawa. Bertetangga, Sumbawa pada Minggu (26/8) diguncang gempa dengan magnitudo 5,1. Terdata tujuh orang meninggal dunia akibat gempa yang melanda Lombok dan Sumbawa ini. Rumah rusak mencapai 6.236.

Mendirikan hunian sementara

Tenda dibentuk layaknya atap rumah segitiga menghiasi Lapangan Gondang, Kecamatan Gangga, KLU. Debu bertebangan di sana-sini, terhirup siapapun yang berada di sekelilingnya. Hasanah salah satunya. Wanita penghuni pengungsian yang bersebelahan dengan Gelanggang Olahraga KLU ini sedang bertutur, menceritakan keadaan dirinya selama di pengungsian.

Tinggal bersama anak dan cucunya, siang itu Hasanah sedang berada di luar tenda. Hawa panas mengepung seisi terpal berwarna biru itu. “Kalau siang kepanasan, malamnya kedinginan,” ungkap Hasanah, Sabtu (25/8).

Selain hawa yang membuat tidak nyaman, ada juga ancaman lain bagi pengungsi di sana. Lapangan yang menyatu dengan sawah dan perkebunan ini terkadang kedatangan tamu hewan liar, seperti ular. “Waktu itu (ularnya) mau masuk tenda,” tambah Hasanah sambil mengajak tim ACT untuk masuk melihat ke dalam tendanya.

Melihat kenyataan itu, ACT bersama berbagai pihak mendirikan Integrated Community Shelter (ICS) di Lapangan Gondang. Progres pembangunan yang diresmikan 19 Agustus lalu, kini sudah 30%. Di dalamnya akan berdiri 160 rumah yang ada di tempat satu keluarga. Di kompleks yang ditargetkan selesai satu bulan pengerjaan ini juga akan berdiri masjid dan sekolah untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.

"Setelah memenuhi kebutuhan logistik, kami bangun tempat tinggal untuk para pengungsi,” ungkap Ahyudin Presiden ACT, Sabtu (25/8).

Per tanggal 26 Agustus lalu, BNPB menetapkan Lombok memasuki masa pemulihan. Di masa transisi darurat ke pemulihan ini, ACT terus mendampingi para pengungsi dan memastikan kebutuhan pokok mereka terpenuhi.

Selain memasok logistik di seluruh titik pengungsian dan menyediakan hunian sementara yang layak, dengan dukungan sahabat peduli, ACT juga berikhtiar membangun Lombok. Bersama Global Wakaf, pembangunan Lombok yang lebih mandiri tengah diwujudkan melalui program Desa Wakaf. []

29 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 380.678.081

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

27 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 985.073.905

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

24 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 243.214.502

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

22 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 202.093.400

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

20 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 595.769.026

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

20 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 392.101.657

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

17 Aug 2018

Update 11 - [REMINDER] Stok Menipis, Mari Kurban Rp 1,7 Juta untuk Lombok

Mari berikan Lombok euforia kebahagiaan Hari Raya Idul Adha bersama Global Qurban ACT.

Sahabat dapat menunaikan kurban untuk Lombok dengan klik:

Jadikan kurban tahun ini sebaik-baik amalan, untuk dinikmati mereka yang benar-benar membutuhkan.

#IndonesiaBerqurban

16 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 288.351.169

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

15 Aug 2018

Update 9 - Tim Medis ACT Tangani 1.500 Pasien

Tim Medis ACT Tangani 1.500 Pasien Gempa Lombok

Tim Medis ACT Tangani 1.500 Pasien Gempa Lombok

ACTNews, LOMBOK - Masa tanggap darurat masih menggelayuti warga Lombok, usai gempa 7,0 SR mengguncang lebih dari sepekan lalu. Masyarakat terdampak yang kini tinggal di dalam tenda darurat, menjalani pemulihan psikis dan medis.

Sejak gempa pertama menghantam Lombok Timur pada Ahad (29/7), Tim Medis ACT terus bergerak menjangkau beberapa area pengungsian untuk memberikan pelayanan medis berjalan (mobile clinic). Sejumlah titik pengungsian yang disambangi cukup ramai didatangi para penduduk yang ingin berobat. Mereka umumnya enggan ke rumah sakit karena masih trauma dengan guncangan gempa di dalam gedung bertingkat dan ruang beratap.

Selain memberikan pelayanan medis, tim turut mengirimkan bantuan alat dan tenaga medis beserta obat-obatan ke sejumlah wilayah terdampak di Lombok. Koordinator Tim Medis dr. Rizal Alimin mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk menangani para pasien yang statusnya gawat darurat kala itu.

“Alhamdulillah, adanya pelayanan kesehatan ACT menjawab kekhawatiran para pengungsi, utamanya mereka yang trauma melihat bangunan rumah sakit,” kata dr. Rizal.

Hingga Rabu (15/8), Tim Medis ACT sudah menangani hampir 1.500 pasien gempa bumi Lombok. Selain pasien luka-luka, untuk kategori bencana alam, tim sering menangani pasien yang terkena diare, ISPA, dan darah tinggi (hipertensi).

Posko Pelayanan Kesehatan ACT tersebar di 7 titik; RSUD Tanjung, Kecamatan Tanjung, Gangga, Kayangan, Pemenang, Bayan, dan Sembalun. Di setiap titik terdapat tenaga medis kompeten yang bertugas melayani keluhan medis penduduk sekitar. Tidak hanya itu, Ambulans Pre-Hospital ACT juga beroperasi untuk mengantisipasi adanya kasus gawat darurat.

“Mengacu pada status Tanggap Bencana di tahap ‘emergency’ yang ditetapkan oleh Pemerintah sampai tanggal 25 Agustus 2018, tim medis kami akan melakukan tindakan emergency sesuai dengan kapasitas dan ketentuan tersebut. Seluruh tenaga medis yang ada sudah kami kerahkan, dan statusnya mobile dari satu titik ke titik lainnya. Untuk Ambulans Pre-Hospital ini baru satu yang beroperasi,” ujar dr. Riedha, salah satu dokter ACT.

Untuk saat ini, sekitar 20 relawan medis ACT siaga di lokasi bencana. Jumlah tersebut, menurut dr. Riedha, bisa berubah setiap harinya. “Tapi dapat dipastikan bahwa akan selalu ada tim medis yang berjaga di posko kesehatan untuk melayani warga,” imbuh dr. Riedha.

Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, paramedis, psikolog, fisioterapis, sampai mahasiswa kedokteran pre-klinis sudah menyebar di posko-posko kesehatan di wilayah yang terkena dampak gempa bumi. Mengingat banyaknya korban patah tulang akibat tertimpa dan tertimbun reruntuhan, ACT juga menghadirkan dokter ortopedi sebagai salah satu solusi untuk situasi tersebut.

Diakui dr. Riedha, kendala selama penanganan medis di masa tanggap darurat hampiir dipastikan ada. Misalnya saja, kondisi geografis yang berbukit, lokasi pengungsian yang terpencar, keterbatasan alat kesehatan, serta tenaga medis dengan jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang timpang dengan jumlah korban yang sangat banyak.

“Belum lagi perjalanan panjang menuju pelosok dusun yang diikuti gempa susulan dengan guncangan yang cukup kuat. Tapi pada kenyataannya, guncangan itu kalah kuat dengan tekad dan semangat yang menjadi modal dan bekal para relawan untuk menyelesaikan misi kemanusiaan gempa bumi di tanah Lombok. Alhamdulillah,” tutur dr. Riedha.

Langkah selanjutnya, Tim Medis ACT sedang merencanakan tindakan medis untuk tahap pemulihan pascabencana. Langkah tersebut berupa tindakan medik rehabilitasi untuk para korban gempa yang terkena dampaknya secara langsung (cedera; luka robek dan atau patah tulang), dan korban gempa berdampak tidak langsung (pascagempa; diare, ISPA, darah tinggi (hipertensi), dll).

Penyuluhan kesehatan juga menjadi salah satu langkah pemulihan pascabencana yang akan diterapkan. Untuk tindakan psikologi, akan dimulai dengan trauma healing yang dibantu oleh rekan-rekan psikolog.

14 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 1.305.511.586

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

13 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 546.604.080

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

10 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 769.197.570

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

8 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 249.271.067

Ke rekening BNI / BNI Syariah *** *** 0302 a/n Aksi Cepat Tanggap

Rencana penggunaan dana: Terimakasih telah mendukung dan berpartisipasi dalam program DARURAT! Bantu Ribuan Pengungsi Gempa Lombok . Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk bantuan pangan, obat-obatan dan bantuan emergency lainnya. Semoga Allah Ta’ala menerima segala amal ibadah kita semua.

8 Aug 2018

Update 4 - ACT Menambah Posko Kemanusiaan di Lombok Utara

ACT Menambah Posko Kemanusiaan di Lombok Utara

Posko Kemanusiaan

ACTNews, LOMBOK UTARA - Selasa (7/8) kemarin, tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap di Lombok memperluas jangkauan wilayah penanganan pascabencana dengan membangun 4 posko baru di wilayah Lombok Utara. Posko-posko tersebut di antaranya terletak di Kecamatan Pemenang, Kecamatan Tanjung, Kecamatan Gangga, dan Kecamatan Kayangan.

Koordinator Tim Emergency Response ACT Kusmayadi melaporkan, dua posko di Kecamatan Pamenang dan Kecamatan Tanjung telah berdiri dan beroperasi sejak Selasa (7/8) siang. Sedangkan sisanya, posko kemanusiaan di Kecamatan Gangga dan Kecamatan Kayangan aktif beroperasi hari ini, Rabu (8/8).

“Empat posko itu untuk menambah jumlah sebelumnya, jadi total posko ACT di Lombok ada 7 posko. Insya Allah, upaya ACT ini bisa menjangkau mereka yang belum mendapatkan bantuan,” ujar Kusmayadi.

Sebab, gempa berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang Lombok pada Ahad (5/8) lalu, telah menyebabkan sebagian besar wilayah Lombok porak-poranda. Terutama Lombok Utara, yang menjadi wilayah paling terkena dampak. Banyak korban berjatuhan akibat bangunan yang runtuh. Bahkan, Kepala Humas dan Pusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan dari total 105 korban meninggal, 78 diantaranya berasal dari wilayah Lombok Utara.

Tidak hanya itu, warga Lombok yang masih hidup pun mengalami dampak jangka panjang. Sebagian besar mereka kehilangan tempat tinggal, sebab rumah mereka telah menjadi reruntuhan. Hanya berbekal diri dan pakaian yang dikenakan, mereka terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Vice President ACT Insan Nurrochman memaparkan, keberadaan posko kemanusiaan akan diperkuat dengan adanya beberapa program tanggap darurat, seperti distribusi pangan dan air bersih, Dapur Umum, dan layanan kesehatan. Melalui Dapur Umum, ACT siap mendistribusikan ribuan paket pangan untuk pengungsi.

“Insya Allah, Dapur Umum ACT juga akan dibantu dengan kedatangan Humanity Food Truck ACT dalam beberapa hari ke depan yang mampu menyajikan 1.000 makanan siap santap setiap harinya,” jelas Insan.

Menurut Insan, dalam fase darurat, selain pemenuhan kebutuhan logistik, warga Lombok juga memerlukan pelayanan kesehatan yang memadai. Oleh karena itu, beberapa tim medis pun telah digerakkan ke semua lokasi posko untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan bagi setiap korban akibat gempa.

“Sebagian tim medis ACT sudah diminta berjaga di RSUD Lombok Utara karena rumah sakit itu kekurangan tenaga medis. ACT juga melakukan dukungan psikososial pasca bencana, mengingat kemungkinan adanya dampak psikologis yang dialami warga karena trauma,” papar Insan.

Menurut Insan, ACT sendiri sebagai lembaga kemanusiaan memiliki cara khusus untuk menanggapi situasi bencana. Tak hanya sampai fase penyelamatan, ACT juga akan berupaya untuk membangun kembali kehidupan para warga yang mengalami kesulitan akibat gempa Lombok, Ahad (5/8).

“Jadi, setelah fase emergency tuntas, ACT tidak sekedar menyelamatkan kehidupan, tetapi juga konsen bagaimana kita mampu mengembalikan kehidupan korban gempa. Setidaknya sama, atau jika mampu bahkan bisa lebih baik dari sebelum terjadi bencana. Itu lah prinsip ACT, ‘membangun kehidupan manusia’,” pungkas Insan. []

7 Aug 2018

Update 3 - Dampak Gempa Terparah di Lombok Utara

Dampak Gempa Terparah di Lombok Utara

MAUL

ACTNews, LOMBOK UTARA- Korban gempa di Pulau Lombok terus bertambah. Dalam konferensi pers pada Senin (6/8), Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, sebanyak 91 orang meninggal dengan 72 orang berasal dari Lombok Utara. Selain itu gempa yang terjadi sejak Ahad (5/7) ini juga menyebabkan 209 luka-luka, ribuan bangunan runtuh, dan puluhan ribu jiwa mengungsi.

“Jumlah korban sementara meninggal dunia terbanyak berasal dari Lombok Utara yaitu 72 orang. Lombok Utara memang termasuk wilayah yang paling besar terkena dampak, sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan. Dan jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah,” terang Sutopo.

Sutopo memaparkan dari data yang masuk saat ini, perkiraan kerusakan rumah yang terjadi di Lombok Utara yakni di Kecamatan Kayangan sebesar 80 persen, Kecamatan Gangga sebesar 65 persen, Kecamatan Tanjung sebesar 85 persen, dan Kecamatan Pemenang sebesar 55 persen. Selain itu, tiga jembatan dilaporkan rusak yaitu jembatan Bayan, jembatan Lokok Tampes, dan jembatan Gangga.

Juaini dari Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB di Lombok, melaporkan Lombok Utara termasuk wilayah yang terkena dampak terparah. “Jembatan-jembatan pada retak, aspalnya naik dan banyak pohon tumbang. Ambulans ACT dari Kecamatan Bayan muter ke atas bukit karena kondisi gelap, sampai di Kecamatan Tanjung pagi. Di jalanan bangunan roboh, mulai dari Desa Sambik Jengkel, Desa Lokok Beru sampai ke Senggigi rusak berat. Bangunan beton hancur semua,” terangnya.

Juaini memaparkan kondisi pengungsi cukup memprihatinkan. Mereka membutuhkan obat-obatan dan bantuan logistik lainnya.

“Kondisi pengungsi di Kecamatan Tanjung termasuk yang parah. Banyak yang patah tulang kaki dan tangan ketimpa tembok. Mereka termasuk yang telat di evakuasi,” lanjutnya.

Tim ACT kembali salurkan bantuan

Tim ACT merespon cepat dengan mengirimkan bantuan langsung pada korban gempa Lombok. Direktur Plt. Disaster and Emergency Response Management (DERM) ACT Bambang Triyono menyebutkan, grup relawan ACT sudah mulai disebar di beberapa lokasi gempa termasuk Mataram.

“Insya Allah Selasa (7/8), jam tujuh pagi, akan disalurkan bantuan lanjutan berupa ambulans, Humanity Food Truck, kendaraan rescue dan truk logistik. Semua akan diangkut menggunakan pesawat Hercules,” terangnya.

Bambang memaparkan, relawan akan dibagi membagi beberapa bidang sesuai dengan kualifikasi masing-masing. Tim penyelamatan dan medis akan diterjunkan langsung ke wilayah pesisir Lombok Utara dan relawan logistik akan membantu distribusi Dapur Umum dan logistik lainnya.

“Siang ini relawan medis yang terdiri dari dua dokter dan dua fisioterapis langsung bergerak ke Rumah Sakit Tanjung di Lombok Utara. Smentara relawan logistik akan fokus di dua titik Dapur Umum ACT, yaitu di Sembalun dan Obel-Obel,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari sahabat peduli, Insyaa Allah ACT akan terus memberikan dukungan berupa logistik, obat-obatan dan tenaga kesehatan untuk membantu saudara-sadara di Lombok. []

5 Aug 2018

Update 2 - Gempa Lombok 7,0 SR Berpotensi Tsunami, Segera Jauhi Laut!

Gempa Lombok 7,0 SR Berpotensi Tsunami, Segera Jauhi Laut!

ACTNews, LOMBOK TIMUR - Alarm Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berbunyi lantang, pemicunya datang dari Lombok Timur. Tercatat gempa cukup kuat dan dangkal menggetarkan Pulau Lombok, Ahad (5/8) sore selepas waktu Maghrib. Gempa terjadi pada pukul 18.46 WIB dengan magnitudo 7,0 SR dan kedalaman hanya 15 km. Gempa dikatakan oleh BMKG berstatus berpotensi tsunami.

Melansir Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data dan Humas BNPB, gempa Lombok 7,0 SR Ahad (5/8) menyalakan Alarm Peringatan Dini Tsunami di sebelah utara Pulau Lombok. “Statusnya waspada. Gempa berpotensi tsunami. Lebih besar dari gempa yang terjadi Ahad pekan lalu,” ujar Sutopo.

Sutopo menegaskan, waspada potensi tsunami berlaku bagi warga di wilayah pantai Lombok Barat bagian Utara dan Lombok Timur bagian Utara.

“Warga Lombok di perairan bagian utara segera menjauhi pantai. Mengevakuasi diri menuju ke tempat yang lebih tinggi. Kemungkinan air laut naik tidak akan melebihi tinggi satu setengah meter,” ujar Sutopo.

Pemutakhiran laporan terkini, Dwikorita Karnawati Kepala BMKG mengatakan, Tsunami yang pertama telah terjadi setinggi 13,5 cm dan ketinggian 10 cm. “Tsunami tertinggi diperkirakan setengah meter. Seluruhnya terjadi di perairan bagian Utara Lombok. Laporan masuk terjadi tsunami 13,5 cm terjadi di Desa Carik di Lombok Utara,” ujar Dwikorita.

Sementara itu, dari data tingkat guncangan gempa, Sutopo mengatakan bahwa gempa Lombok 7,0 SR Ahad (5/8) berada di skala guncangan 8,0 MMI (Modified Mercalli Intensity). “Skala guncangan Gempa Lombok 7,0 SR ini lebih tinggi dibandingkan gempa Ahad pekan lalu. Kemungkinan akan banyak lagi bangunan yang roboh,” tulis Sutopo dalam laporan terkini yang diterima ACTNews.

Hingga laporan ini dituliskan, Tim Emergency Response ACT di Lombok sudah bersiaga untuk melakukan evakuasi. "Laporan terkini hampir seluruh wilayah Lombok gelap total. Mati lampu. Gempa terasa sangat keras sekali. Kami menerima banyak laporan masuk tentang robohnya rumah-rumah warga," ujar Kusmayadi, Koordinator Tim Emergency Response ACT.

Mohon doa dari segenap bangsa Indonesia, semoga masyarakat Nusa Tenggara Barat serta para petugas yang sedang bersiaga di lokasi diberikan keselamatan serta ketabahan.

Beri doa dan dukungan terbaik untuk saudara kita di Lombok melalui https://kitabisa.com/korbangempalombok

#LetsACTIndonesia
#BersatuHadapiBencana

3 Aug 2018

Update 1 - Cerita dari Pengungsian: Melawan Trauma dan Dinginnya Malam

Dingin dan gelap.

Itulah yang dirasakan lebih dari 200 pengungsi yang berlindung di tenda terpal tanpa dinding dan sekat yang kuat.

Temaram lampu neon tak banyak menerangi lokasi pengungsian. Sementara para pengungsi mencoba beristirahat, tubuh dan pikiran mereka tetap awas dengan guncangan gempa susulan yang datang.

Salah satunya Tiar. Ingatan tentang guncangan gempa susulan membuatnya was-was dan tak bisa tidur. Ia teringat, sesaat setelah guncangan gempa mengejutkannya dan membuat plafon atap rumahnya rubuh, Tiar langsung menyelamatkan diri dan membawa anak serta ibunya keluar rumah.

Beberapa menit setelahnya, rumah itu langsung luluh lantak. Begitupun semua bangunan di sekitarnya.

Tiar dan ratusan pengungsi lainnya tetap memilih untuk bertahan di tenda pengungsian, meskipun masih seadanya. Mereka tak berani untuk kembali ke rumahnya yang kini hanya tinggal separuh dan tak bisa ditinggali.

Walaupun luka-luka di tubuh para pengugsi sudah diobati, namun perlu waktu lama untuk menyembuhkan luka batin dan trauma para pengungsi.

--------------

Sahabat, terus berikan doa dan dukungan terbaik untuk saudara kita di Lombok.

Insya Allah, ACT akan senantiasa berikhtiar membersamai para pengungsi korban gempa Lombok seiring dengan bantuan yang Sahabat titipkan melalui Aksi Cepat Tanggap.

#LetsACTIndonesia #BersatuHadapiBencana

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

DONASI SEKARANG

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung Pulihkan Kehidupan Lombok Pasca Bencana Gempa :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?