Kitabisa! - Bangun Kembali #MasjidTolikara Papua
Bangun Kembali #MasjidTolikara Papua

Bangun Kembali #MasjidTolikara Papua

Saat Shalat Idul Fitri jamaah di Tolikara mendapat serangan dari beberapa oknum yang menyebabkan terbakarnya Masjid. Apapun penyebabnya yuk kita bangun kembali!
Campaigner (Social Media)
Pandji Pragiwaksono Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 308.983.642

terkumpul dari target Rp 200.000.000
154% terkumpul 0 hari lagi
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Bangun Kembali #MasjidTolikara Papua

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 4 - Berkorban Untuk Persatuan

Kala itu, masih dalam semangat hari kemenangan Idul Fitri, kita tersentak mendengar kabar dari Tolikara.

Banyak yang menghardik, banyak yang mengamuk, banyak yang berniat membalas dendam. Namun di antara itu semua, beberapa orang memutuskan untuk bersatu, berkorban, menyumbangkan rejekinya via kitabisa.com agar saudara saudara kita umat muslim di Tolikara punya kembali rumah ibadah. Dan inilah hasilnya

59a9c89a07ec7833024acb2e7f5a524742d8ba9a

Masjid Chaerul Ummah

Alhamdulillah, berkat kesediaan anda semua untuk berkorban, di Hari Idul Adha, umat muslim di Tolikara bisa beribadah di masjid mereka dengan tenang dan damai.

75c9990af5db3e0dbca592835aceac297eed5542

398a5e02a76360b6571abd7b25b20d77557cc91e

Persatuan adalah kunci kemajuan Indonesia. Keinginan untuk membantu orang orang lain yang membutuhkan adalah buah dari keinginan untuk saling memahami.

Terima kasih banyak atas tindakan kepahlawanan yang anda lakukan.

Terima kasih atas kesediaannya menjadi agen persatuan

Update 3 - Masjid Kita Sudah Mulai Dibangun

Ini dia masjid kita yang sedang dibangun

da040a93d771a5269f4de409a1961aa93c3e369f

Pembangunan masjid ini merupakan kolaborasi berbagai lembaga kemanusiaan dan dipimpin langsung oleh Danramil. Ditargetkan masjid bisa berdiri dan dipakai dalam waktu 1 bulan.

BSMI sendiri ikut berkontribusi dengan mendatangkan penanggung jawab dari teknik sipil, belanja bahan bangunan (pasir, semen, kayu, multiproof, paku, keramik, tong air, BBM, dll), menambah tukang dan melakukan design interior masjid. Donasi yang terkumpul juga digunakan untuk biaya transportasi dan pengangkutan logistik dari Wamena-Tolikara (sewa truk & strada).

bb943f0e5d66939f829ee14520fba3ac1c7c0f2b

Bersama TNI, Pemda, dan lembaga lainnya telah dilakukan juga pemenuhan logistik untuk pengungsi, pembangunan kembali kios dan rumah, dan pelayanan kesehatan dan trauma healing untuk para korban.


Sekali lagi terimakasih untuk seluruh donatur, semoga amal kebaikan ini mendapatkan ganjaran setimpal dari yang maha kuasa.


Salam,

dr.Hamdani dkk

BSMI CAB JAYAWIJAYA


Update 2 - Donasi Kita Sudah Mereka Terima

Setelah dilakukan transfer pada kamis malam, pada hari Jumat kemarin BSMI telah mengkonfirmasi bahwa sudah mendapatkan dana dari donatur kitabisa.com sebesar Rp.308.933.642. Keterangan ini juga langsung diupload bsmi dalam website resmi mereka yaitu http://bsmijayawijaya.or.id/

b9ece766e991d0fd815cedf428b3c089478e5ae5

Sekali lagi terimakasih untuk seluruh donatur yang telah memutuskan untuk menjadi bagian dari solusi. Kami tidak pernah menyangka dalam 3 hari bisa terkumpul lebih dari 300 juta dari >1000 donatur, semoga ini bisa jadi contoh positif kekuatan netizen yang bersatu dan berkolaborasi secara online.

Kedepannya kami akan terus berikan update seputar penggunaan dana ini oleh BSMI. Semoga Masjid hasil patungan bersama ini dapat segera menjadi kenyataan dan membawa manfaat bagi masyarakat Tolikara.

Salam,





Update 1 - Kita Menang!

Native American, punya sebuah semboyan yang bernama "Save The Cow", yg intinya kalau kita sedang bertemu dengan seekor sapi yang tenggelam di pasir hisap, hal pertama yang harus dilakukan adalah menyelamatkan sapi itu dari lumpur, baru berpikir kenapa sapi itu bisa terperosok masuk, baru kemudian berpikir bagaimana caranya kita bisa menjamin sapi itu tidak terperosok lagi ke pasir hisap tadi.

Kalau kita sibuk saling menyalahkan atau sibuk panik dan berpikir apa yang terjadi, sapinya keburu mati tenggelam. Hari ini kita membuktikan bahwa daripada sibuk saling menyalahkan, kita memilih untuk langsung mengambil tindakan. Banyak yang menuntut dahulukan pelaku ditangkap & ditindak, namun ditengah ketidak pastian hukum & informasi yang simpang siur, beruntung kita memutuskan untuk turun tangan. Setidaknya saudara saudara kita di Tolikara tau, ada bantuan yang disegerakan.

Kurang dari 3 hari, donasi Masjid Tolikara telah tercapai, bahkan melebihi target. Untuk itu kami memutuskan untuk menghentikan penggalangan dana saat ini juga. Sehingga per hari ini (selasa 21 juli) tidak ada lagi donasi baru yang masuk, namun kami masih memberikan waktu untuk yang sebelumnya sudah klik donasi namun belum melakukan transfer untuk merealisasikan donasinya hingga jam 23.59 hari ini.

Maksimal lusa kami targetkan donasi sudah sampai di tangan yang membutuhkan. Donasi kita sendiri akan diserahkan sepenuhnya kepada Bulan Sabit Merah Indonesia - Jayapura sebagai dana pembangunan Masjid. Kita percaya mereka akan manfaatkan sebaik-baiknya. Lewat surat resmi mereka meminta uluran tangan, dengan sigap saudara sebangsa, lintas agama, lintas suku, menyalurkan bantuan sebagai jawaban.

Semuanya sayang saudara saudara di Papua.

Mereka menyatakan menolak konflik ini jadi lebih runcing. Mereka tidak ingin ada yang datang dan membawa perang atas nama balas dendam. Perang selalu membawa keterbelakangan, mereka ingin maju. Maka kalau kita benar benar peduli mereka, ini adalah jalan terbaik yang kita punya.

Terima kasih Bangsa Indonesia.

Masih di dalam semangat Idulfitri kita telah buktikan, cinta menang atas dengki & dendam.

Yang kita perjuangkan, kini kita telah menangkan.


Salam,

Pandji Pragiwaksono

Fundraising yang awalnya menargetkan Rp.200 Juta dalam 30 hari, ternyata berhasil mengumpukan dana lebih dari Rp. 300 juta dalam waktu 3 hari!

Terimakasih untuk seluruh donatur yang telah berpartisipasi, apa yang kita perjuangkan, kini telah kita menangkan.

Ingin tahu perkembangan proyek pasca terdanai? Silahkan klik tombol "Update" di atas.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semua terkejut , 17 Juli 2015 saat yang lain sedang melaksanakan shalat Idul Fitri saudara kita di Kabupaten Tolikara diserang oleh beberapa oknum. Alhasil belasan rumah, kios serta rumah ibadah ikut terbakar.

Berita ini menggelinding begitu cepat, tersebar melalui berbagai situs jejaring sosial. Banyak yang berusaha menenangkan, tapi banyak juga yang berniat balas dendam. Padahal masih di hari suci Idulfitri. Di hari yang penuh kebahagiaan, begitu banyak yang begitu mudah emosi ketimbang dengan hati tenang berusaha untuk bersikap benar. Bagi saya, orang jahat datang dari berbagai rupa, berbagai ras dan berbagai agama. Lebih lengkapnya saya menulis tentang ini di http://pandji.com/mari-menangkan/

Diatas itu semua, pertanyaan berikutnya apa yang bisa kita lakukan sebagai masyarakat?

Mari kita coba jawab bersama, mana yang lebih baik?

Membalas dendam dengan resiko kekerasan akan justru berlanjut, berantai tak henti?

Memaki dan menyalahkan?

Atau bersama-sama, apapun agama anda, apapun suku anda, selama anda merasa bagian dari Bangsa Indonesia yg bersatu, kita galang dana, kita turun tangan, dan bantu bangun kembali Masjid yang terbakar tersebut.

Ingat, selama anda memaki & saling menyalahkan, saudara saudara kita di Tolikara membutuhkan kembali Masjid mereka.

Kita bangun kembali rumah ibadah ini dalam semangat perdamaian.

Kita diberikan peluang untuk menunjukkan bagaimana bijaknya bersikap & bertindak.

Kita bersatu padu menggalang dana membangun kembali rumah ibadah ini.

Mungkin ada kelompok yang ingin memecah belah kita, tapi kita takkan biarkan mereka menang.

Ini Idulfitri kita.

Ini hari kemenangan kita.

Mari menangkan.

PS: Teman teman di Papua sudah menyatakan sikap. Saatnya kita menghormati & mendengarkan mereka -> klik

Rencana Penggunaan Dana

100% donasi yang terkumpul melalui kitabisa.com akan ditujukan ke Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) cabang Jayawijaya Papua.

Untuk info lebih lanjut, berikut contact person dari BSMI:
Dr. Hamdani (082198604909)
Nur Khoiron (085287185533)

Apabila target penggalangan dana disini tidak tercapai, dana tetap akan disalurkan untuk kontribusi ke pembangunan Masjid.

(function(){var qs,js,q,s,d=document,gi=d.getElementById,ce=d.createElement,gt=d.getElementsByTagName,id='typef_orm',b='https://s3-eu-west-1.amazonaws.com/share.typeform.com/';if(!gi.call(d,id)){js=ce.call(d,'script');js.id=id;js.src=b+'widget.js';q=gt.call(d,'script')[0];q.parentNode.insertBefore(js,q)}})()

Powered by Typeform

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Donatur 1185

SHOW MORE
  • Rp. 100.236
    denica
  • Rp. 20.325
    Anonim
  • Rp. 100.495
    Anonim
  • Rp. 50.269
    Anonim
  • Rp. 100.545
    Anonim
  • Rp. 40.461
    Adiatma
  • Rp. 200.137
    Anonim
  • Rp. 50.523
    Anonim
  • Rp. 300.114
    David Nurbianto
  • Rp. 1.000.000
    yuyung
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Bangun Kembali #MasjidTolikara Papua"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Pandji Pragiwaksono"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Pandji Pragiwaksono

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?