Kitabisa! - NU CARE-LAZISNU

NU CARE-LAZISNU

Halaman zakat resmi NU CARE-LAZISNU di kitabisa.com
Organisasi (Social Media)
NU Care Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 285.887.175

Open Goal
ZAKAT SEKARANG

Bantu halaman resmi NU Care dengan menjadi Fundraiser.
Zakat yang kamu tunaikan akan disalurkan ke NU CARE-LAZISNU .

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Baca update terbaru dari campaign ini!
Sebagaimana cita-cita awal berdirinya NU CARE-LAZISNU untuk membantu umat, maka NU CARE-LAZISNU sebagai lembaga nirlaba milik perkumpulan Nahdlatul Ulama (NU) senantiasa berkhidmat untuk membantu kesejahteraan umat serta mengangkat harkat sosial melalui pendayagunaan dana Zakat, Infaq, Shadaqah (ZIS) dan dana-dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) lahir dan berdiri sebagai amanat dari Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-31, di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Ketua Pengurus Pusat (PP) LAZISNU yang pertama adalah Prof. Dr. H. Fathurrahman Rauf, M.A., seorang akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Secara yuridis formal, NU CARE-LAZISNU diakui oleh dunia perbankan dan dikukuhkan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama No.65/2005 yang sampai sejauh ini telah mengembangkan beberapa program di antaranya, yakni:
1. Sekolah Pesantren Maju (SPM), adalah program pendidikan NU CARE-LAZISNU yang berkomitmen untuk mendorong sekolah layak huni, siswa juara, dan guru transformatif yang memiliki kemampuan mengajar-mendidik, dan mempunyai jiwa kepemimpinan sosial.
2. Layanan Kesehatan Gratis (LKG), adalah Program NU CARE-LAZISNU yang fokus pada bantuan peningkatan kesehatan berupa pemberian layanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di wilayah operasional NU CARE-LAZISNU se-Nusantara.
3. Ekonomi Mandiri NU CARE (EMN), adalah program NU CARE-LAZISNU yang memberikan bantuan pengembangan, pemasaran, peningkatan mutu dan pemberikan modal kerja dalam bentuk dana bergulir kepada petani, nelayan, peternak, dan pengusaha mikro.
4. NU CARE Siaga Bencana (NSB), adalah program NU CARE-LAZISNU yang fokus pada Rescue, Recovery, dan Development ketika ada dan/atau setelah terjadinya bencana.

NU CARE-LAZISNU
Gedung PBNU, Lt. 2
Jl. Kramat Raya, No. 164, Jakarta Pusat (10430)
Telp: (021) 3102913
Hp/WA: 0813 9800 9800
Fanpage Facebook: NU Care - LAZISNU
Twitter: @nucare_lazisnu
Instagram: nucare_lazisnu

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa

ZAKAT SEKARANG

Donatur 1074

  • Rp. 10.000.000
    Anonim

    Saya berniat membayarkan zakat maal karena Allah SWT untuk disalurkan ke anak2 yatim dan kaum dhuafa

  • Rp. 5.407.843
    Hadi Wijaya

    Zakat profesi atas nama Akhmad muhazir

  • Rp. 5.000.651
    Anonim
  • Rp. 5.000.185
    Tes
  • Rp. 5.000.116
    Anonim
  • Rp. 4.500.101
    Kuni Azizah
  • Rp. 4.375.697
    Anonim
  • Rp. 4.000.605
    Anna
  • Rp. 4.000.185
    Anonim

    zakat dan shadaqah

  • Rp. 3.561.457
    Anonim
SHOW MORE
SHOW MORE
15 May 2018

Update 14 - Dana Zakat NU CARE-LAZISNU untuk Beasiswa

Dana Zakat NU Care-LAZISNU Bantu Biaya Pendidikan Mahasiswa S1 hingga calon doktor

Dalam upaya mengoptimalkan program pendidikan, NU Care-LAZISNU membantu biaya pendidikan para mahasiswa. Pertengahan 2017, NU Care membuka dan menyalurkan beasiswa kepada 50 mahasiswa.

cd6c71e180592b1043b7b9e3749b594c6a6e08e6

Kedua jenis beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa jenjang S-1 dan S-2 di kampus wilayah Jabodetabek.

27e82f24be7d60bb72687611d621be785c3bb2e2

Selain beasiswa per tahun kepada mahasiswa S-1 dan S-2, NU Care juga bantu biaya pendidikan salah seorang mahasiswa S-3 Universitas Trisakti Jakarta, Muzahidin Lukman.

Bantuan pendidikan senilai 10 juta rupiah diserahkan oleh Sekretaris Direksi NU Care-LAZISNU Dinny Farwita di Gedung PBNU Lantai 2 Jakarta Pusat, Kamis (28/12) sore.

d864d7fd963d0b49a43998ce1528aa8816ef4fed

Dinny mengatakan, bantuan tersebut sebagai upaya pemerataan bantuan pendidikan di tiap jenjang pendidikan.

"Kita sudah menyalurkan bantuan kepada mahasiswa S-1 dan S-2, sekarang kita bantu mahasiswa S-3 yang memang sangat membutuhkan bantuan," kata Dinny.

Dinny menjelaskan bahwa bantuan pendidikan disalurkan tidak hanya kepada para mahasiswa, melainkan juga kepada para siswa jenjang SD sampai SMA/SMK/MA.

"Ya, tidak hanya mahasiswa. Siswa dan santri jenjang SD sampai SMA juga ada yang kita bantu," jelas Dinny.

Sementara Muzahidin, penerima bantuan pendidikan S-3 menuturkan saat ini dirinya sedang membutuhkan biaya untuk bahan atau buku-buku penelitian (disertasi).

9a98cbe62c0080ce98a6ff8b9b17f4e78a082d99

"Saat ini sudah mulai penelitian. Kolokium pertama sudah. Januari KKD (Kualifikasi Kandidat Doktor), untuk selanjutnya kolokium kedua di Malaysia; sidang proposal; sidang tertutup, dan; sidang terbuka. Dana stimulan (pendorong) ini sangat membantu proses penelitian," papar Muzahidin.

Muzahidin yang saat ini sudah menempuh tahun kedua di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti berharap bantuan yang diterimanya bermanfaat dan membawa keberkahkan.

"Terima kasih kepada semua pihak di NU Care. Terima kasih sudah diperhatikan. Semoga NU Care semakin maju dan semakin banyak yang dibantu," pungkas Muzahidin. (Wahyu Noerhadi/Kendi Setiawan)

19 Apr 2018

Update 13 - NU CARE BANTU DEDE, ANAK PENGIDAP KUSTA

Suhendi merupakan anak seorang pemulung yang tinggal di Kampung Tegal Surya RT 02 RW 04, Desa Rajeg Mulya Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang Banten. Suhendi biasanya dipanggil Dede. Dede kini berusia 24 tahun. Di usia itu Dede hanya bisa tidur di kasur lantai rumahnya. Ia tak mampu beraktifitas layaknya anak di usia sebaya dengannya. Sejak lahir Dede tidak bisa bicara. Hal ini yang membuat Dede sering dikucilkan dari teman-temannya. Apalagi Dede Badannya kurus dan kulutnya mengering. Di waktu kecil Dede memang kurang makan makanan bergizi. Setelah dicek secara medis, Dede divonis telah mengidap penyakit kusta332fc81055b8c713fcf7d278bd938c407ff34f0c

bd2c51297f520896bc07daa7b84ebcf7f0501ee9

Penyakit kusta yang menderita Dede ini disebabkan karena bakteri. Hal ini tidak terlepas karena lingkungan rumah yang tidak terlalu sehat. Untuk membantu kehidupan sehari-hari, tim NU CARE-LAZISNU membantu kebutuhan dede dan keluarga.

77d33973047146617633b3814331b6580340bced

de10f8e2fb71f6c4a12af122a13f2ff5f776b896

4 Apr 2018

Update 12 - Berkat Kaki Palsu Baru, Teguh Bisa Bekerja

NU CARE-LAZISNU Salurkan Kaki Palsu untuk Warga Cikarang

Bekasi, NU Online

NU Care-LAZISNU menyerahkan bantuan kaki palsu kepada Teguh Budiono, warga Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Relawan NU Care-LAZISNU Agus Fuat mengatakan sejak lahir Teguh tidak bisa berjalan layaknya anak-anak pada umumnya. Untuk bisa berjalan, ia harus dibantu dengan kaki palsu.

7d31a3778960651e48a0281de7ae1dd586e5ae7e

“Satu bulan yang lalu ibunda Teguh, Bu Evi, mengunjungi kantor LAZISNU. Sembari membawa dokumen-dokumen tentang Teguh, ibu berumur 54 tahun itu bercerita apabila kaki palsu anaknya sudah tak layak pakai, sementara kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan untuk membeli kaki palsu,” cerita Fuat soal alasan NU Care-LAZISNU menyerahkan bantuan kaki palsu untuk Teguh.

NU Care-LAZSINU lalu berinisiatif melakukan penggalangan diantaranya melalui kitabisa.com untuk pembelian kaki palsu yang baru untuk Teguh. Hasil donasi tersebut digunakan untuk membeli kaki palsu dan juga bantuan untuk pengobatan Bu Evi.

460ac4e3f21c0d596a0ab91c220ddf8b3dd8fa9b

Sementara itu, Teguh Budiono menceritakan kaki palsu yang lama sudah pecah pada bagian telapak; dan bagian lutut juga sudah tidak muat. Kaki palsu lama itu ia dapatkan dari program santunan 5 tahun lalu.

Siang itu Teguh tampak sangat bahagia melihat kaki palsunya diganti dengan yang baru.

“Terima kasih NU Care-LAZISNU yang telah membantu saya dan ibu saya. Alhamdulillah berkat kaki palsu ini saya bisa bekerja,” ucap Teguh.

dd4ef5bfa1cae33ee845ba76a597a34f8a7966c4

Pihak NU Care-LAZISNU yang diwakili oleh relawan juga turut bahagia bisa membantu Teguh dan keluarga

Berkat kaki palsu baru ini, Teguh sudah bisa bekerja sebagai satpam di kompleks rumah di daerah Cikarang. Di pos ronda yang sederhana itu setiap hari Teguh menghabiskan malam-malamnya. Ketika menjelang maghrib, Teguh berjalan menyusuri kompleks rumah untuk menyalakan lampu-lampu tiang listrik. Kemudian ia melanjutkan perjalanan menuju masjid untuk menunaikan sholat maghrib. Selepas maghrib ia berjalan menuju pos ronda tempat ia berjaga.

0a39126e54e8031d96da0cb568218694f0c82f27

Rutinitas ini yang dilakukan Teguh selama ia diberikan amanah oleh warga kompleksnya sebagai penjaga keamanan. Berbekal niat yang tulus Teguh menjalani aktifitasnya dengan rasa syukur.

(Kendi Setiawan)

5 Mar 2018

Update 11 - NU PEDULI BENCANA

NU Care-LAZISNU Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir Jakarta

Jakarta, NU Care

Tingginya debit air Sungai Ciliwung yang melebar ke permukinan warga menyebabkan warga sekitar Sungai Ciluwung mengungsi, termasuk warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pengamatan NU Care , Selasa, (06/02) sore, tampak warga di wilayah RT 02/ RW 07 yang semula mengungsi, telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan air yang masih menggenangi rumah mereka.

80196f0daf06eecc2b254e03d10a7d0a8fbc2108

Namun demikian, untuk membantu beban warga, NU Care-LAZISNU turut membantu pengungsi banjir di Jakarta.

"Kita menyalurkan bantuan berupa makanan dan air mineral yang semoga bisa meringankan beban pengungsi," kata Direktur Penyaluran Slamet Tuhari.

Ia menyampaikan penggalangan bantuan untuk Siaga Banjir Jakarta juga akan terus digalakkan.

9bb18a30901a9ee1451b4c0522e0f0a9f3e570ee

"Bagi masyarakat yang ingin membantu saudara kita bisa melalui rekening bank BCA 0680192677 atau lebih lanjut hubungi nomor 081398009800," imbuhnya.

Ketua PAC GP Ansor Jatinegara, Saiful Romdhon yang juga berada di lokasi penyaluran mengatakan bahwa banjir yang melanda kawasan Kampung Melayu itu telah merendam ratusan rumah warga.

"Kalau rumah sekitar 300 rumah yang terendam, di beberapa RT, kalau ini RT 02 / RW 07," ungkap Saiful.

Penuturan senada diungkap oleh Suherman, warga setempat yang mengatakan bahwa datangnya banjir sebetulnya memang sudah diduga oleh warga.

8b6705da1b0d2503cb69c034f04c765de10dba4f

"Kejadian Senin (5/02) pagi, setengah 8 pagi, tinggi-tingginya pukul 9-12 malam, pada saat pagi ketinggian di rumah 50 cm, pada saat jam 9 malam air sudah mencapai 2 meter lebih di dalam rumah," ungkap Suherman.

Meski banjir mulai surut, mereka mengeluhkan padamnya listrik yang membuat mereka kesulitan untuk beraktivitas lebih, dan masih waspada akan datangnya banjir susulan yang tidak terduga. (Rif'atuz Zuhro)

5 Mar 2018

Update 10 - NU PEDULI BENCANA

NU Bantu Desa Terisolasi Akibat Longsor di Kawasan Puncak Bogor

Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sempat terisolasi akibat bencana longsor yang terjadi di kawasan puncak, Senin (5/02) lalu.

NU Care-LAZISNU yang tergabung dalam Tim NU Peduli Bencana bergerak cepat mendistribusikan bantuan berupa pakaian, mukena, beras, minyak goreng, gula, susu anak, dan mie instan ke Desa Tugu Selatan.

08bdc1eb47827b0ca20886c4fa9766ee2d66ea96

“Kemarin kita menyalurkan bantuan di Desa Tugu Selatan. Di desa ini akses sudah dibuka karena ada jalan penghubung ke desa lain. Sempat terisolasi tapi udah selesai,” ujar Direktur Penyaluran NU Care-LAZISNU, Slamet Tuharie, Kamis (8/02) lewat sambungan telepon.

Menurut Salmet, Tim NU Peduli Bencana dibantu oleh sejumlah personel Banser Cisarua dalam proses evakuasi dan penyerahan bantuan.

cd40583a7dc580dd5dfbb741715715dbfb3116cc

“Saat ini yang paling dibutuhkan mereka adalah makanan, obat-obatan, dan selimut,” jelas Slamet.

Menurut keterangan yang dirilis Pemerintah Desa Tugu Selatan, ada 312 jiwa atau sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak longsor dan banjir di kawasan puncak. Jumlah tersebut tersebar di tiga lokasi dan enam kampung atau dusun.

e457d2ae09d488aaeba3d51a85803ba43aa50317

Dari bencana alam tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun banyak infrastruktur berupa rumah yang ambruk.

Hani (48) adalah salah satu korban longsor yang rumahnya ambruk. "Saat itu saya sekeluarga sedang bersantai sambil nonton televisi. Saat terjadi pergeseran tanah saya langsung teriak sama anak-anak langsung lari keluar rumah," tutur Hani.

Menurut keterangan yang dirilis Pemerintah Desa Tugu Selatan, ada 312 jiwa atau sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak longsor dan banjir di kawasan puncak. Jumlah tersebut tersebar di tiga lokasi dan enam kampung atau dusun.

89463681306c491b5e651e0456d7896aa34d5ed0

Dari bencana alam tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun banyak infrastruktur berupa rumah yang ambruk.

Hani (48) adalah salah satu korban longsor yang rumahnya ambruk. "Saat itu saya sekeluarga sedang bersantai sambil nonton televisi. Saat terjadi pergeseran tanah saya langsung teriak sama anak-anak langsung lari keluar rumah," tutur Hani.

2 Feb 2018

Update 9 - NU PEDULI KEMANUSIAAN

(28/01/2018) Korban wabah campak dan gizi buruk yang tengah melanda Kabupaten Asmat, Provinsi Papua kian bertambah. Menurut laporan medis kabupaten Asmat, tercatat 79 anak dikabarkan meninggal dunia sampai tanggal 29 Januari 2018 pukul 06.00 WIT.da80136926033abec5945c89dafa9f28e2580d58

Musibah ini menimpa 23 distrik (kecamatan) yang mencakup 224 kampung (desa). Jumlah penderita campak juga kian meningkat sampai angka 646 jiwa, sedangkan penderita gizi buruk mencapai 144 jiwa.

Menanggapi musibah itu, tim NU peduli kemanusiaan bergegas turun lapangan di distrik Agast, Kabupaten Asmat. Agast merupakan salah satu distrik yang penderita gizi buruk dan campak memperihatinkan.

Di lokasi Agast, tim peduli kemanusiaan disambut hangat oleh PCNU Kabupaten Asmat dan juga sesepuh kampung Syuru.

“Kami bersama sesepuh adat penduduk lokal menyambut baik kehadiran tim NU peduli kemanusiaan. Ini merupakan bentuk kepeduliaan NU terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menimpa daerah kami”, terang Kyai Nur Kholis ketua PCNU Asmat.

b060d362a97f9a59abbc8bf46089e2b2e543c1eb

Untuk mematangkan program yang akan dilaksanakan, tim NU melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan juga para tetua adat. Adanya pengurus NU yang juga merupakan sesepuh adat membuat tim menjadi lebih mudah untuk berkomunikasi degan warga.

d5943501ad956b26c025f39ec41a3aec14af26c3

Leo Rahmatulloh Piripas ketua BAMUSKAM (Badan Musyawarah Kampung) kampung Syuru menuturkan bahwa masyarakat Asmat masih banyak yang tidak mengerti Bahasa Indonesia sehingga komunikasi menjadi kendala.1218f064d487ee1817e0f182a71617c4d534fa8c

Sosok Leo sangat membantu proses pematangan program kami, beliau memfasilitasi tim NU peduli kemanusiaan untuk datang ke Jew (rumah adat). Di Jew para sesepuh adat melaksanakan rapat dan hasilnya mengizinkan kepada tim untuk menjalankan program”, kata M. Wahib ketua tim NU peduli kemanusiaan.

Adapun program yang akan dilaksanakan menurut dr. Makky Zamzami adalah fokus pada penambahan nutrisi anak-anak.

“untuk menambah nutrisi anak-anak akan kami berikan vitamin, susu dan biskuit. Program ini akan dilakukan secara berkala dan melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh adat dan pengurus NU setempat untuk menjalankan dan melakukan pendampingan program, serta dlakukan monitoring untuk melihat perkembangan gizi anak”.a3e7efd4871e8856748f5b4dae7bceb3d67a6ab3
8 Aug 2017

Update 8 - NU Care Bantu Keluarga Mendiang MA

NU Care - LAZISNU Beri Santunan Keluarga Korban Penghakiman Massa

KBRN, Bekasi : Siti Zubaidah (25) istri Almarhum MA yang dibakar masa hidup-hidup mendapatkan perhatian dari Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (NU Care-Lazisnu).

Zubaidah yang ditinggalkan almarhum telah memiliki seorang anak laki-laki berusia empat tahun dan satu lagi masih dalam kandungan berusia enam bulan didatangi Lazisnu di kediamannya Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Sabtu (5/8/2017).

"Lazisnu memberikan santunan berupa uang tunai, perlengkapan sholat, sepeda buat anaknya dan akan memberikan bea siswa," kata Direktur Penyaluran Lazisnu Slamet Tuhari.

Selain itu NU Care-Lazisnu akan menggalang dana untuk jaminan pendidikan putranya serta untuk modal usaha dan biaya persalinan untuk Ibu Zubaidah.

"Kami mengajak warga masyarakat berbagi untuk Ibu Siti Zubaidah dan anaknya, Lazisnu akan menggalang dana untuk modal usaha, jaminan pendidikan dan biaya persalinan ibu Zubaidah," jelas Slamet.

Siti Zubaidah sangat haru dan bangga atas kepedulian NU Care-Lazisnu.

"Saya sangat bersyukur, sangat terharu dan bangga atas bantuan dan kepedulian Lazisnu, semoga ini semua bermanfaat buat saya dan anak saya, saya hanya bisa mendoakan semoga Allah membalas atas kebaikan semuanya," kata Zubaidah.

"Berharap anak saya nanti bisa mondok di pesantren, karena bapaknya dulu pernah mondok pesantren di daerah Bogor," pungkasnya.

Seperti yang diberikan sebelumnya, seorang pria berinisial MA dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga karena dituduh sebagai pelaku pencurian amplifier milik mushalla.

MA yang memiliki profesi sebagai orang yang mereparasi alat-alat elektronik ini dituduh mencuri amplifier di mushala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017) dan waktu kejadian sekitar pukul 16.30 WIB.

Sumber Berita: http://www.rri.co.id/post/berita/420388/ruang_publ...

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh dermawan NU CARE-LAZISNU, karena pada akhirnya kita bisa membantu Ibu Zubaidah. Sampai saat ini hingga mingggu depan, kami melakukan penggalangan dana untuk modal usaha dan biaya persalinan Ibu Zubaidah, serta biaya pendidikan untuk Alif, putra sulungnya.

Salam
NU Care

Informasi (SMS/WA): 0813 9800 9800




4 Aug 2017

Update 7 - NU CARE-LAZISNU Gelar Khitan Massal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak seratus peserta mengikuti Khitanan Masal yang digelar NU Care - Lazisnu di Pondok Pesantren Al Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta, Jumat (28/7). Acara ini berkat kerjasama NU Care - Lazisnu dengan Alfamart. Direktur NU Care - Lazisnu Syamsul Huda mengatakan "seratus anak ikut di khitan, tidak hanya warga Jakarta, ada juga di luar Jakarta, peserta khitan diberikan sepeda," jelas Syamsul Huda.


"Acara ini berhasil kami gelar berkat kerjasama Alfamart dan dibantu Lembaga Kesehatan NU (LKNU) serta Yayasan Nanda Dian Nusantara dan Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah,"tambahnya.

Alfamart berharap kerjasama dengan NU Care - Lazisnu terus berjalan "kami megucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Lazisnu yang bersedia mengelola donasi konsumen Alfamart, jadi adik-adik disini kita bisa lakukan sunatan itu berkat bantuan donasi konsumen Alfamart," kata General Manager PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), Nur Rahman dalam sambutannya.

"Selain khitanan masal kita bekerjsama dengan Lazisnu akan merenovasi Masjid, khusnya tempat wudlu dan toilet, kedepannya kita dapat bekerjsama lagi dengan Lazisnu dengan program-program yang lain, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Orangtua dari peserta khitan Ibu Nia asal Papua mengungkapkan perasaannya pada saat anaknya akan dikhitan.

"saya sangat takut sekali, apalagi awalnya saya ragu, khawatir gagal, takut ada kesalahan dalam pemotongannya, takut sekali, tapi saya percaya dengan NU Care, kepercayaan saya kepada NU Care menghilangkan rasa takut saya, dan Alhamdulillah berhasil anak saya dikhitan tanpa ada kesalahan, semoga NU Care dan PBNU semakin maju, semakin bermanfaat buat semua umat," pungkasnya.

SUMBER BERITA: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/waka...

SUMBER FOTO: Dokumen Pribadi.

Kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh donatur NU CARE-LAZISNU dan semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. Semoga adik-adik peserta khitan massal jadi anak sholeh, bermanfaat untuk agama, nusa, da bangsa. Amiin...

17 Jul 2017

Update 6 - NU CARE Bantuan Warga Korban Kebakaran Senen

Jakarta, NU Online

NU Care-LAZISNU menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Kembang Sepatu, Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Barang bantuan berupa sembako diserahkan secara simbolis oleh Direktur Penyaluran Slamet Tuhari, Kamis (13/7) petang.

“Sumber bantuan dari warga NU dan masyarakat umum termasuk yang menyalurkan dana ZIS-nya kepada NU Care LAZISNU yang bekerja sama dengan Tokopedia,” kata Slamet.

Kebakaran di Jalan Kembang Sepatu Kelurahan Kramat terjadi pada Sabtu (8/7) lalu. Rijal, salah satu warga terdampak kebakaran menuturkan, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB. “Api merembet dengan cepat di ke beberapa rumah,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun api menghanguskan belasan rumah, dan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah. “Kami memerlukan dana untuk membangun kembali,” kata Rijal. Ia berharap pemerintah dapat membantu keadaan akibat kebakaran tersebut.

Pengamatan NU Online, posko-posko yang didirikan di sekitar lokasi, mulai dibongkar sejak Kamis sore.

Asif Nizarudin, relawan di Posko NU menuturkan selain makanan dan minuman, warga memerlukan fasilitas kesehatan dan peralatan mandi. Lebih dari itu, melihat kondisi warga, yang sangat dibutuhkan adalah trauma healing dan pendampingan paska kejadian.

“Ada sekitar 300 orang yang terkena dampak. Jadi ada 300 warga miskin baru, Mereka sangat memerlukan pendampingan apalagi yang mengalami trauma,” kata Asif.

Sejak hari pertama paska kejadian, di lokasi telah dididirikan Posko NU yang merupakan kerjasama LAZISNU, LDNU dan elemen NU lainnya.

“Di wilayah sini juga kami menyelenggarakan pengajian yang diprakarsai Ponpes Sholawat Darut Taubah Cabang Jakarta. Kami berharap semua elemen NU bersinergi dengan tindak lanjut tindak lanjut paska kebakaran,” tambahnya.

“Anak-anak dan warga terdampak perlu difasilitasi terutama pendidikan dan kesehatan mereka, Proses ini sangat penting bahwa umat harus dijaga,” tegas Asif.


SUMBER BERITA: NU Online (https://www.nu.or.id/post/read/79552/lazisnu-salur..)
SUMBER FOTO: Dokumentasi pribadi

Kami ucapkan banyak terimakasih kepada para donatur NU CARE-LAZISNU, yang tentunya berkat para dermawan sekalian kita semua bisa membantu, meringankan beban saudara-saudara kita di sana.

Jazakallah khoiron katsiron...

8 Jul 2017

Update 5 - NU CARE Salurkan Al-Qur'an & Mukena

Alhamdulillah, masih terus berlangsung sejak kemarin dan juga tadi siang (8/07/2017) penyaluran bantuan berupa mushaf Al-Qur'an dan Mukena untuk Masjid dan Mushola se-Jabodetabek.

Program Distribusi Bantuan untuk Masjid & Mushola ini bekerjasama dengan Wardah Beauty, yang semoga memberi manfaat untuk masyarakat dan semoga Program ini bisa menyebar sampai ke daerah-daerah lainnya, bahkan di pelosok Nusantara. Amiin...

Kami menghaturkan banyak-banyak terimakasih kepada para donatur NU CARE-LAZISNU di manapun berada, atas donasinya, sehingga kita semua bisa berbagi dengan sesama; memberi manfaat kepada saudara-saudara yang membutuhkan. Semoga Alloh SWT meridloi dan memberkahi setiap niat dan langkah kita. Amiin Yaa Rabbal 'alamiin...

4 Jul 2017

Update 4 - Belanja bersama Santri

JAKARTA -- Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) berbagi santunan kepada ratusan santri Tahfidz, yatim dan dhuafa An-Nur Taman Sari di Matahari Departemen Store Bogor, Kamis (15/6).

Konsep santunan kali ini berbeda dengan yang sudah-sudah, sejumlah 150 santri tahfidz, yatim dan dhuafa dibawa ke Matahari Departemen Store Bogor untuk memilih baju atau sandang yang dikehendakinya.

Ketua LAZISNU Syamsul Huda mengatakan, pada bulan yang baik ini kami ingin berbagi kegembiraan dengan santri tahfidz, yatim dan dhuafa dengan membawa ke tempat belanja baju.

"Kami ingin memberikan kegembiraan dengan bentuk baju buat lebaran, "kata Syamsul

Ia menuturkan, LAZISNU sengaja membawa para penerima santunan ke Matahari agar para mereka merasa senang. Selain karena Lazisnu juga punya komitmen dengan Matahari.


"Artinya Kawan-kawan ini kita senangkan. Memilih (baju) sendiri, ke kasir sendiri," ujarnya terkait acara kerjasama Lazisnu-Wardah Cosmetic ini.

Dengan wajah yang ceria Ali salah satu santri Pesantren An-Nur Taman Sari yang ikut serta belanja gratis ini merasa sangat bersyukur karena dapat kesempatan bebas memilih yang disukainya, "Alhamdulillah, seneng sekali, saya pilih baju, celana dan kaos, ini bisa buat lebaran, semoga Lazisnu sering ajak kami belanja," katanya.


SUMBER BERITA:
http://www.republika.co.id/berita/ramadhan/silaturahim/17/06/15/orlacw313-lazisnu-ajak-santri-yatim-dan-dhuafa-belanja-lebaran#

SUMBER FOTO: Dokumentasi Pribadi



Kami ucapkan banyak terimakasih kepada para donatur. Dan tak lupa pula kami ucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf dzohir dan bathin atas segala salah dan khilaf.
Terimakasih...

7 Jun 2017

Update 3 - Program Pengembangan Ekonomi NU CARE

NU Care Latih Budidaya Jahe Merah Santri Global Insan Mandiri Sukabumi

NU Care LAZISNU menggelar pelatihan budi daya jahe merah di Pesantren Global Insan Mandiri (GIM) Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. Pelatihan berupa teori dan praktik berlangsung Selasa (16/5).

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyemaian 1.000 benih jahe merah yang nantinya akan ditanam dengan media polybag. Penanaman dengan media ini bertujuan agar lebih efisien pada penggunaan lahan dan pupuk.

Direktur Penyaluran NU Care Slamet Tuhari mengungkapkan, melalui pelatihan ini NU Care ingin mencetak 1000 santri entrepeneur yang mandiri secara ekonomi dan kuat secara ideologi.

“NU Care juga berharap agar para santri GIM yang mengikuti pelatihan ini benar-benar serius mengembangkan budi daya jahe merah yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi,” kata Slamet.

Pemateri Aprizal Budi dari PT Bintang Toedjoe menyebutkan, pelatihan ini akan diteruskan dengan pendampingan saat proses penanaman benih di polybag. Pendampingan juga dilakukan selama masa perawatan hingga masa panen dan pasca panen (proses pengeringan).

“Kami juga akan membeli hasil panen jahe merah yang dikelola santri GIM,” tambah Aprizal.

Pengasuh Pondok Pesantren GIM, KH Ahmad Danial Fahad, mengungkapkan berbagai program di pesantren GIM berkonsentrasi dalam pengembangan agrobisnis.

“Semoga kerja sama ini terus berjalan. Dan yang paling penting selain ilmu yang diperoleh adalah adanya jaminan pasar pasca panen,” kata Kiai Fahad.

Peserta pelatihan tersebut mengikuti dengan gembira dan semangat. Budi, salah satu santri menuturkan Pesantren GIM memiliki 40 santri setiap angkatan.

”Kalau semua santri bisa mandiri, tentu dapat memberikan manfaat yang baik bagi diri sendiri dan masyarakat,” kata Budi.

17 May 2017

Update 2 - NU Care Bangun Ruang Kelas Pesantren

NU Care Bangun Ruang Belajar Madrasah Terdampak Gempa Pidie Aceh

NU Care membangun ruang belajar baru di Ma'had Al Furqan Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darusalam. Pembangunan ruangan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Selasa (16/5) siang. Direktur Fundraising NU Care LAZISNU, Nur Rohman mengungkapkan pembangunan ruang belajar baru adalah hal yang penting karena berada dalam cakupan bidang pendidikan yang juga menjadi salah satu fokus program NU Care LAZISNU. Ia menegaskan kita hidup dan berada dalam keadaan seperti hari ini adalah karena adanya pendidikan yang kita terima dari orang-orang terdahulu.“Orang tua-orang tua kita sudah menaman (memberikan pendidikan), sehingga kita bisa menikmati (hasil pendidikan). Maka sekarang menjadi tugas kita semuanya adalah supaya anak cucu kita kelak akan menikmatinya,” kata pria yang kerap disapa Ustad Rohman ini.Ia menambahkan kemakmuran dan kemajuan dapat dicapai dengan bekal pendidikan. Karenanya ia berharap dengan dibangunnya ruang kelas baru di Ma'had Al Furqan Bandar Baru, masyarakat, siswa, dan santri dapat memanfaatnya dengan baik.Selain itu, lanjut Rahman, karena bangunan Ma'had Al Furqan juga mengalami kerusakan sebagai dampak gempa Pidie Jaya beberapa waktu lalu, pembangunan ruang kelas baru juga sesuai dengan program NU Care lainnya, yakni penanganan pasca bencana.Pengurus Ma'had Al Furqan, Tengku H Sulaiman M Thalib memaparkan, Ma'had Al Furqan didirikan pada tahun 2000. Semula hanya menerapkan sistem pendidikan pesantren yang mengajarkan ilmu agama Islam ala ahlussunah waljamaah Annahdliyah. “Sejak 2014, kami juga membuka pendidikan formal yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI). Tiga tahun berjalan, siswa MI kami berasal tidak hanya dari Desa Bandar Baru, tapi juga dari beberapa desa di Kabupaten Pidie Jaya,” kata Tengku Sulaiman.Menurut Tengku Sulaiman, tahun ajaran baru nanti, MI Al Furqan akan menerima sedikitnya 50 murid baru. Belum lagi kegiatan pesantren yang juga terus berlangsung dan memerlukan asrama untuk santri mukim.

“Dengan adanya penambahan ruang kelas baru ini akan sangat bermanfaat untuk kami,” ujarnya.

SUMBER: NU ONLINE (http://www.nu.or.id/post/read/78012/nu-care-bangun...)

4 May 2017

Update 1 - Santunan untuk Yatim dan Dhuafa

Sebelumnya, kami haturkan banyak-banyak terimakasih kepada para donatur, para muzaki, munfiq, mutashodiq, yang telah memercayakan donasinya kepada NU CARE-LAZISNU, untuk kemudian kami salurkan kepada para mustahiq, kepada saudara-saudara yang membutuhkan, yang insya Allah diberkahi-Nya.

Berikut dokumentasi penyaluran donasi kepada adik-adik yatim dan dhuafa di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sejumlah 550 adik-adik, alhamdulillah, tampak senang ketika menerima santunan.

Sekali lagi, kami haturkan terimakasih setulus-tulusnya, sedalam-dalamnya kepada para donatur. Allah Swt pasti melipatgandakan saudara-saudara semua. Amiin allohumma amiin...

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

ZAKAT SEKARANG
Empty Fundraiser

Berzakat sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "NU CARE-LAZISNU "
Setiap zakat yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "NU Care"

Masih punya pertanyaan seputar Zakat?