Kitabisa! - Kita Bersama Palu & Donggala

Kita Bersama Palu & Donggala

Kita Bersama Palu & Donggala
Musibah kembali melanda Indonesia. Setelah Lombok, kini Palu dan Donggala; ratusan jiwa meninggal, luka-luka, bangunan runtuh. Mari bantu saudara kita di sana.

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser. Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Kita Bersama Palu & Donggala

Rp 33.286.331

terkumpul dari Rp 5.000.000.000
1% tercapai 77 hari lagi


Penggalangan dana dimulai 2 Oct 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan sebanyak 844 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah yang terjadi Jumat, 28 September 2018. Angka tersebut berdasarkan pendataan yang dilakukan BNPB pada 1 September 2018.

Sementara data terakhir, Senin (8/10/2018), tercatat 1.948 korban jiwa yang sebagian besar berasal dari Palu, Donggala, Parigi, Moutong, dan Pasangkayu (Sulbar); korban hilang 835 orang; korban tertimbun 152 orang; korban luka 10.679; jumlah pengungsi 74.444 orang di 147 titik; rumah rusak 65.733 unit dan sekolah rusak 2.736 unit.

    Sebagai bentuk kepedulian, Nahdlatul Ulama (NU) mengirimkan Tim NU Peduli ke lokasi bencana pada Sabtu (29/09) untuk melakukan penanganan darurat. NU mengirimkan Tim NU Peduli tahap pertama 5 orang dengan spesifikasi kemampuan assessment dan SAR, yang didatangkan dari Jakarta dan Jawa Tengah. Selanjutnya, esok Rabu (3/10) NU Peduli kembali akan mengirimkan tenaga dan keperluan medis seperti obat-obatan, dari Jakarta dan Jawa Timur.

    NU Peduli Sulteng
    Pemberangkatan Tim NU Peduli ke lokasi bencana, Donggala dan Palu di Sulteng.


    Setelah melaksanakan perjalanan darat selama 20 jam, akhirnya Tim NU Peduli sampai di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. Tim NU Peduli lanjut melakukan koordinasi dengan BNPB, Korem Tadulako Kota Palu, dan PWNU Sulawesi Tengah.

    NU Peduli Sulteng
    Koordinasi Tim NU Peduli dengan BNPB.

    Dari hasil koordinasi Tim NU Peduli dengan BNPB di lokasi bencana, diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah, karena masih banyak korban yang belum teridentifikasi, tertimbun reruntuhan bangunan dan yang berada di daerah yang belum dapat diakses. 

    Tim NU Peduli juga melaporkan, telah melaksanakan assessment, mendirikan Pos NU Peduli, dan memberikan bantuan pendirian tenda serta genset untuk warga pengungsi di Tawanduka, Kota Palu.

    NU Peduli Sulteng
    Pendirian tenda untuk warga, bersama Tim NU Peduli Sulteng, Senin (1/10) malam.
    NU Peduli Sulteng
    Pos NU Peduli Sulteng


    Adapun lokasi (titik) Posko Induk NU Peduli berada di Komplek Perumahan Tawanduka Mas Blok EE No. 3, Jl. Tawanduka Raya Kecamatan Tatana, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

    Posko NU Peduli Sulteng
    Infografis Posko NU Peduli Sulteng

    Husein (70), salah seorang pengungsi di Kelurahan Tawanduka sangat senang karena akhirnya warga bisa tidur ditenda yang didirikan NU Peduli. Husein dan pengungsi lainnya sudah 3 malam tidur beralaskan rumput dan beratapkan langit.

    Terkait musibah yang kembali melanda bumi Indonesia, setelah kemarin Lombok dan kini Palu dan Donggala di Sulteng, Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Kiai Said mengajak seluruh masyarakat untuk membantu warga terdampak bencana.

    Video Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj terkait musibah gempa bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng.

    "Mari bergandengan tangan untuk membantu korban bencana di Sulawesi Tengah. Satukan langkah dan ulurkan tangan bagi saudara kita di sana," ajak Kiai Said, Jumat (28/09) malam.

    Adapun kebutuhan bagi korban bencana, Tim NU Peduli melaporkan beberapa kebutuhan mendesak, antara lain:

    - makanan siap saji dan air minum
    - pelayanan kesehatan (tim medis, alat & obat-obatan)
    - family kit (selimut & alas tidur)
    - air bersih
    - BBM
    - terpal & tenda
    - tempat pengungsian
    - tim SAR
    - tim assessment
    - alat penerangan
    - kantong mayat & kain kafan

    NU Peduli Sulteng
    Infografis Kebutuhan Mendesak Warga Terdampak Bencana di Sulteng

    NU Peduli Palu dan Donggala
    Tim NU Peduli yang beranggotakan sahabat Banser berjibaku mengevakuasi korban dari puing-puing reruntuhan bangunan pasca gempa.

    Mari kita berdoa dan bergerak bersama, bahu-membahu membantu saudara kita di Palu, Donggala, Parigi, dan daerah lainnya di Sulawesi Tengah.

    Doa dan bantuan saudara semua akan sangat-sangat bermanfaat bagi saudara kita di Sulteng sana. Mereka butuh bantuan kita.

    #KitaBersamaPaludanDonggala
    #PrayForPalu
    #PrayForDonggala

    Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

    Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

    DONASI SEKARANG

    Donatur 137

    • Rp. 5.000.385
      Rosyid Halim
    • Rp. 2.000.464
      TK & SD Tri Bhakti Al Falah
    • Rp. 1.850.185
      Anonim

      Semoga berkah dan berlimpah rahmat untuk semuanya

    • Rp. 1.000.984
      Anonim

      tetap sabar & semangat!

    • Rp. 1.000.466
      Citra Sari Sultan

      Semoga sedikit ini bisa membantu sodara-sodara korban disana.... Amin...

    • Rp. 1.000.174
      Anonim
    • Rp. 1.000.006
      Anonim
    • Rp. 850.574
      Anonim

      ini zakat dan infaq dari kami sekeluarga,kami tujukan buat saudara sebangsa kami yang mengalami bencana di Sulawesi,semoga bermanfaat,amiin.

    • Rp. 501.630
      Anonim

      Semoga Allah senantiasa memberikan kesabaran kepada korban bencana di Sulteng.

    • Rp. 501.000
      Anonim
    SHOW MORE
    • Rp. 100.273
      Anonim
    • Rp. 300.459
      Anonim
    • Rp. 16.000
      Anonim
    • Rp. 10.000
      Anonim
    • Rp. 100.659
      Anonim
    • Rp. 10.000
      Anonim
    • Rp. 63.960
      Anonim
    • Rp. 270.000
      Anonim
    • Rp. 33.546
      Anonim
    • Rp. 100.229
      Anonim
    SHOW MORE
    29 Oct 2018

    Update 6 - NU Peduli Siap Bangun 300 Hunian Sementara

    379ecb3b-9563-4fa2-a2d4-2d680bf1c993.jpg

    Tim NU Peduli Sulteng telah mendirikan beberapa hunian sementara (Huntara) bagi warga pengungsi di Tavanzuka Kecamatan Tatanga, Kota Palu (29/10/2018).

    Tim NU Peduli Sulteng merencanakan akan membangun 300 Huntara di sejumlah titik strategis untuk para korban terdampak bencana. Jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan bertambah, menyusul kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan pendataan.

    Pembangunan 300 Huntara ini diagendakan memakan waktu sekitar enam bulan. Dan, Tim NU Peduli, akan berkomitmen untuk terus mendampingi pembangunan Huntara hingga usai, dengan tentunya dibantu relawan dan para tukang yang ahli dari berbagai daerah.

    Mari bersama kita bangun hunian sementara bagi masyarakat yang saat ini memang tengah kehilangan tempat tinggalnya. Bersama kita bisa.

    26 Oct 2018

    Update 5 - Air Bersih untuk Warga Palu

    f61e53dd-3f4f-4e23-9659-5843d2c32a4b.jpg


    Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak bencana, Tim NU Peduli Sulteng kembali menyalurkan air bersih di Desa Balaroa, Palu Barat, Palu, Sulteng, Kamis (25/10).

    24 Oct 2018

    Update 4 - NU Peduli Sulteng Bantu Warga Sigi

    NU Peduli SultengTim NU Peduli saurkan bantuan logistik di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Rabu (23/10/2018).


    Di samping pembangunan fasilitas umum sementara, NU Peduli Sulteng terus distribusikan bantuan logistik, sebab kebutuhan sembako masih tinggi. Selasa (23/10) Tim NU Peduli menyalurkan sembako di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

    11 Oct 2018

    Update 3 - Warga Lolu Sambut Kedatangan Tim NU Peduli

    Bantuan Logistik NU Peduli SultengPenyaluran bantuan logistik Tim NU Peduli Sulteng di Posko 7, Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Rabu (10/10) siang.

    Palu, NU Care

    Desa Lolu, sebuah desa di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Matahari terasa menyengat saat Tim NU Peduli menuju desa ini, Rabu (10/10) siang.

    Dari Posko Induk NU Peduli di Perumahan Tawanjuka Emas, Kota Palu, perjalanan ke Lolu memakan waktu setengah jam. Rusaknya jalanan akibat gempa akhir September lalu, memperlambat laju kendaraan yang memasuki desa tersebut.

    Beberapa kali mobil yang membawa Tim NU Peduli Sulteng, harus berjalan perlahan-lahan, melintas di atas jalan yang rusak, yang retak. Retakan jalan terutama karena amblasnya tanah di sekitar ruas jalan.

    Memasuki ujung desa, suasana terasa sejuk. Sisa hujan sesaat yang terjadi siang itu, mengurangi rasa panas yang menyengat. Jalan yang kami lewati juga telihat basah.

    Tujuan penyaluran NU Peduli hari itu adalah Pos 7 NU Peduli yang terletak di tengah desa. Tiba di titik yang dituju, Tim NU Peduli dibantu warga setempat segera menurunkan barang-barang bantuan. Tak sedikit anak-anak pengungsian pun turut membantu menurunkan beras, mi instan dan minyak goreng yang dibawa Tim. Keceriaan dan raut bahagia terpancar dari wajah mereka.

    Bantuan Logistik NU Peduli SultengAnak-anak pun turut membantu menurunkan bantuan.

    “Ini sumbangan warga NU Kudus Jawa Tengah yang menyalurkan bantuan melalui NU Peduli Sulawesi Tengah,” kata Idris Akhmadi, relawan NU Peduli.

    Imran Latjedi, warga desa setempat mengatakan, di Pos 7 NU Peduli terdapat 230 KK atau 670 jiwa warga pengungsi. Secara keseluruhan, ada tujuh titik pengungsian di Desa Lolu. Warga selain mendirikan tenda pengungsian di dalam desa, juga ada yang mengungsi ke desa lain. Jumlahnya mencapai 1500 orang.

    Menurut Imran, akibat gempa bumi terjadi, ada 21 orang yang meninggal di desa ini. Hingga hari ini, warga masih belum beraktivitas. Rusaknya saluran air menimbulkan matinya aliran air yang mereka andalkan untuk mengaliri lahan pertanian.

    Siang itu, sebelum Tim NU Peduli meneruskan perjalanan ke titik lainnya, warga Desa Lolu kompak meneriakkan, "Terima kasih, NU." [Kendi Setiawan]

    Sumber: Berita NU Care

    9 Oct 2018

    Update 2 - Pengiriman (kembali) Logistik ke Sulteng

    Bantuan Logistik NU Peduli SultengPemberangkatan bantuan truk logistik ke Sulawesi Tengah.


    NU Care-LAZISNU Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember berangkatkan bantuan logistik untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan daerah lainnya di Sulawesi Tengah, Ahad (7/10/2018). Semoga sampai tujuan dengan selamat.

    Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para dermawan, yang telah berdoa, berdonasi, berkontribusi untuk membantu saudara-saudara kita yang tengah dilanda musibah di Sulawesi Tengah. Allah SWT pasti membalas-melipatgandakan kebaikan saudara semua.

    #KitaBersamaPaluDanDonggala
    #NUPeduliSulteng

    6 Oct 2018

    Update 1 - Tim NU Peduli Sulteng Beri Layanan Kesehatan

    NU Peduli SultengTim NU Peduli periksa kesehatan warga terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulteng.

    Tim NU Peduli melaksanakan pelayanan kesehatan di pengungsian Tavanzuka, salah satu kelurahan di Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. Para relawan yang tergabung dalam Tim NU Peduli Sulteng menangani pengungsi yang mengalami luka (vulnus) saat menyelamatkan diri dari gempa dan tsunami. 

    “Pengungsi di Kavanzuka berasal dari Perumnas Balaroa yang tenggelam dan terbakar,” kata M Wahib Emha dari Tim NU Peduli seperti diberitakan NU Online, Kamis (4/10) sore. 

    Menurut Wahib, hari ini, Tim NU Peduli juga bersama para relawan masih melakukan pencarian korban.

    “Idris Ahmadi dan Nuril Anwar yang melakukan pencarian korban; melaporkan bahwa hari ini ditemukan 20 jenazah di Perum Balaroa Kota Palu,” jelasnya. 

    NU Peduli SultengEvakuasi jenazah yang masih tertimbun tanah dan reruntuhan bangunan pasca gempa berkekuatan 7,4 SR di Sulteng pada Jumat 28 September 2018.


    Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR (sebelumnya diberitakan 7,7 SR) yang melanda Palu dan Donggala Sulawesi Tengah berdampak pada kerusakan berat di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi. Data BNPB hingga Kamis (4/10) pukul 14.00 WIB sebanyak 1.581 orang dinyatakan meninggal dunia, 70.821 mengungsi di 141 titik, 113 orang dinyataakan hilang; 152 orang tertimbun tanah dan puing bangunan; 2.549 korban luka berat; 66.238 rumah rusak.

    Sumber: https://nucare.id/berita/nasio...

    Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

    Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

    DONASI SEKARANG

    Galang dana sebagai Fundraiser

    Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Kita Bersama Palu & Donggala"
    Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke "NU CARE-LAZISNU"

    Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?