Kitabisa! - Bantu Anak Yatim Karena Gempa Lombok

Bantu Anak Yatim Karena Gempa Lombok

Bantu Anak Yatim Karena Gempa Lombok
Membangun kembali panti asuhannya Yayasan Peduli Anak yang hancur karena gempa di Lombok
Organisasi
Peduli Anak Foundation Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 1.313.948.215

terkumpul dari target Rp 1.500.000.000
88% terkumpul 15 hari lagi
DONASI SEKARANG

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Bantu Anak Yatim Karena Gempa Lombok

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Baca update terbaru dari campaign ini!

“12 tahun membangun yayasan ini, namun semuanya hancur dalam beberapa menit” 

– Chaim (Mualaf), pendiri Yayasan Peduli Anak.

Chaim membangun Yayasan Peduli Anak dari nol. Ia mengajak teman-temannya di Belanda untuk menjadi donatur.

Berkat usaha tersebut, Chaim berhasil membeli tanah seluas 1,5 hektar dan membangun 4 rumah untuk anak-anak, 6 ruang kelas, 1 dapur umum, 1 Musholla, fasilitas kesehatan, ruang pertunjukan, dan lapangan bermain.

Yayasan ini telah membantu lebih dari 300 anak yatim piatu, baik yang tinggal di shelter, maupun di luar shelter.

Sayangnya, pada Minggu (5/08) terjadi Gempa 7.0 SR di Lombok. Semua bangunan rubuh dan mengalami rusak parah.

1fe85576-188b-4f5f-8468-5382b1304196.jpg

“Namun Saya masih bersyukur karena tidak ada korban ataupun anak yang terluka. Saat gempa terjadi mereka semua sedang sholat Isha di masjid”, -Chaim.

Sekarang anak-anak harus tidur di tenda, listrik pun terbatas. Dalam kondisi sulit seperti ini pun, gempa masih terus datang kembali. Membuat mereka semakin panik dan ketakutan

Kini Yayasan Peduli Anak membutuhkan bantuan untuk bangkit kembali. Ratusan anak kini sedang berdoa agar shelternya bisa berdiri kembali. Salurkan donasi Anda dengan cara:

1. Klik Donasi Sekarang.

2. Masukan Nominal Donasi

3. Pilih Metode Pembayaran

*Yayasan Peduli Anak berencana membangun 5 rumah tahan gempa untuk menampung 100 anak-anak. Selain itu Yayasan juga akan membangun infrastruktur pendukung seperti musholla dan dapur umum, serta memperbaiki kantor dan gedung Sekolah Dasar Peduli Anak.

396cf4a7aaae7b73ef924f42af0cb1635e409d5a

Mohon dukungan anda semua untuk membantu Yayasan Peduli Anak supaya dapat membangun kembali rumah bagi anak-anak dan membantu mereka yang tertimpa musibah. Terima kasih.

Klik Donasi Sekarang

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa

DONASI SEKARANG

Donatur 7287

  • Rp. 49.900.844
    Anonim
  • Rp. 31.313.663
    Vera Setiawati

    Semoga bisa membantu saudara saudara muslim disana... Vee

  • Rp. 15.000.639
    William

    Semoga Tuhan selalu memberkati

  • Rp. 15.000.286
    Anonim
  • Rp. 12.640.326
    PT Aneka Coklat Kakao (Krakakoa)

    Semoga Shelter bisa segera dibangun kembali dan anak anak bisa tersenyum lagi..

  • Rp. 10.110.000
    Warung Pintar
  • Rp. 10.000.838
    KJPP Rengganis, Hamid & Rekan

    KJPP Rengganis, Hamid & Rekan

  • Rp. 10.000.654
    Anonim
  • Rp. 6.373.588
    anonim
  • Rp. 5.535.783
    Christina Sutiono

    Semoga Adik-Adik Kecil cepat kembali merasakan hangatnya Rumah dan Kebersamaan Keluarga Dari Teman-Teman Hugo

SHOW MORE
  • Rp. 200.061
    Lani Ks Kurnia Sari
  • Rp. 50.141
    Anonim

    semoga bisa menjadi berkah untuk saudar-saudara di lombok

  • Rp. 50.902
    sara
  • Rp. 93.283
    Anonim

    Semoga lancar pembangunan yayasan panti asuhannya & anak2 bisa beraktifitas dg ceria lagi

  • Rp. 100.527
    Ridwan Rawe
  • Rp. 110.559
    Anonim
  • Rp. 50.986
    Anonim
  • Rp. 1.000.000
    Anonim
  • Rp. 150.524
    Yogi andrianto

    Semoga bermanfaat

  • Rp. 300.432
    Nur budi nugroho
SHOW MORE
14 Nov 2018

Update 22 - Anak Terlantar Lombok Bisa Tidur Nyaman

Assalamualaikum, Sahabat

Terima kasih atas segala bantuan yang pernah sahabat berikan. 

Kini anak-anak yatim piatu Yayasan Peduli Anak di Lombok, bisa tidur nyaman di dalam ruangan.

Ini adalah ruang kelas yang sementara di pergunakan sebagai ruang tidur anak-anak. Sehingga anak-anak tidak perlu lagi tidur ditenda dan menghadapi kedinginan malam.

Sedangkan rumah tinggal anak-anak (Shelter) sekarang masih dalam tahap pembangunan. Sudah berjalan lebih dari 80%.

Untuk itu, agar pembangunan ini bisa berjalan dengan lancar hingga selesai, kami masih membuka penggalang dana. 

Salurkan donasi sahabat dengan klik tombok "Donasi Sekarang"

Salam,

Yayasan Peduli Anak

2 Nov 2018

Update 21 - Shelter Yatim Piatu Lombok Kembali Berdiri

Terima Kasih para donatur!

Proses pembangunan yayasan berjalan dengan lancar. Atap sekolah dan dapur umum sudah selesai di perbaiki. 6 ruang kelas sudah bisa digunakan kembali.

Tidak hanya itu, kini Masjid pun sudah berdiri kembali.

Sedangkan yang masih dalam tahap perbaikan adalah 16 toilet, kamar mandi dan tempat wudhu

Beberapa bangunan masih dalam proses perancangan oleh arsitek, antara lain shelter tahan gempa untuk tempat tinggal anak-anak yatim piatu, kantor dan klinik.

Saat ini Yayasan Peduli Anak masih membuka penggalangan dana untuk menyelesaikan pembangunan panti asuhan untuk anak-anak yatim piatu Lombok pasca gempa.

Ayo salurkan donasi Anda dengan klik tombol "Donasi Sekarang"

Salam,

Yayasan Peduli Anak

24 Oct 2018

Update 20 - Nonton Film Bersama di Pengungsian

Hai Donatur!

Sudah hampir 3 bulan anak-anak yatim piatu Lombok tinggal di tenda. Mereka harus berusaha menyembuhkan traumanya di situasi yang serba terbatas.

Untuk menghibur anak-anak yatim piatu tersebut, Yayasan Peduli Anak berinisiatif untuk mengadakan Movie Night di lapangan basket. Anak-anak menonton film di layar tancap hingga mereka terlelap.

“Semoga Movie Night ini bisa membuat anak-anak melupakan rasa jenuh dan bosan selama di tenda pengungsian.” –Volunteer Yayasan Peduli Anak

Saat ini Yayasan Peduli Anak masih melakukan penggalangan dana untuk membangun shelter anak-anak yatim piatu di Lombok.

Ayo salurkan donasi Anda untuk anak-anak yatim piatu Lombok dengan klik tombol "Donasi Sekarang"

Salam,

Yayasan Peduli Anak

18 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 230.610.370

Ke rekening BCA ** *** 5333 a/n YAY PEDULI ANAK

Rencana penggunaan dana: Membangun kembali panti asuhannya Yayasan Peduli Anak yang hancur karena gempa di Lombok

16 Oct 2018

Update 18 - Yayasan Sedang Dalam Proses Pembangunan

Berkat bantuan lebih dari 7000 donatur, Kini Yayasan Peduli Anak sudah memulai proses pembangunan shelter dan perbaikan beberapa ruang kelas dan dapur.

Anak-anak kembali terlihat ceria. Mereka tidak sabar untuk tinggal kembali di dalam shelter.

Yayasan Peduli Anak masih membuka penggalangan dana untuk pembangunan shelter. Anda bisa berdonasi dengan klik tombol "Donasi Sekarang"

Salam,

Yayasan Peduli Anak

2 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 56.509.972

Ke rekening BCA ** *** 5333 a/n YAY PEDULI ANAK

Rencana penggunaan dana: Membangun kembali panti asuhannya Yayasan Peduli Anak yang hancur karena gempa di Lombok

1 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 104.511.182

Ke rekening BCA ** *** 5333 a/n YAY PEDULI ANAK

Rencana penggunaan dana: Membangun kembali panti asuhannya Yayasan Peduli Anak yang hancur karena gempa di Lombok

27 Sep 2018

Update 15 - Alfan Siap Bangun Panti Asuhannya Kembali

Sudah 2 bulan Alfan dan puluhan yatim piatu Lombok harus tinggal di tenda. Diantara puing-puing panti asuhannya.

Kini hampir terkumpul Rp 1 M yang akan dipergunakan untuk pembangunan 2 buah shelter. Namun Yayasan Peduli Anak perlu membangun 4 shelter agar dapat menampung semua anak yatim piatu Lombok tersebut.

Untuk itu kami masih membuka penggalangan dana agar pembangun keempat Shelter anak yatim piatu tersebut dapat segera terealisasikan.

Salurkan bantuan Anda dengan cara klik link https://kitabisa.com/peduliana...

Salam,

Yayasan Peduli Anak

26 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 851.040.026

Ke rekening BCA ** *** 5333 a/n YAY PEDULI ANAK

Rencana penggunaan dana: Rebuild asrama (rumah) untuk anak anak kami di Yayasan Peduli Anak

21 Sep 2018

Update 13 - Masih Ada Pengungsi Lombok Yang Tidak Mendapatkan Tenda

16 September lalu, Tim Yayasan Peduli Anak mengadakan kunjungan ke Desa Daya, Lombok Utara. 

Tim membagikan 250 paket donasi yang berisi beras, gula, minyak, susu, dan bahan makanan. Tim Peduli Anak juga mempersiapkan paket obat-obatan untuk anak-anak dan orang dewasa, antara lain alat kebersihan, air, baju dan vitamin.

Kondisi di desa tersebut cukup memprihatinkan. Beberapa keluarga masih harus tidur tanpa tenda karena tidak mendapatkan tenda. 

Untungnya saat itu tim Peduli Anak membawa 5 tenda darurat. Tenda tersebut langsung diberikan untuk keluarga yang tidak mendapat tenda.

Saat ini Tim Peduli Anak masih terus berusaha menjangkau sebanyak-banyaknya anak di berbagai pelosok Lombok Utara. Kami masih membuka penggalangan dana. Salurkan bantuan anda di https://kitabisa.com/peduliana...

atau klik tombol "Donasi Sekarang"

Donasi Sekarang

Salam,

Yayasan Peduli Anak

28 Aug 2018

Update 12 - Bantuan Untuk Korban Gempa Lombok Belum Mencapai Desa Pedalaman!

Hari Minggu (26/08) tim Yayasan Peduli Anak melakukan perjalanan ke Lombok Utara untuk menyalurkan bantuan.

Sepanjang perjalanan, tim melihat pemandangan yang menyedihkan

Warga Dusun Bujur Atas kekurangan air bersih air minum dan bahan makanan.

Dusun ini letaknya di pedalaman dan jauh dari jalanan. Sehingga bantuan masih sangat terbatas.

Saat ini bantuan yang bisa kami berikan adalah air minum, bahan makanan, fasilitas bermain anak (buku gambar dan crayon), selimut, popok untuk anak-anak, dan vitamin.

Kami berencana untuk kembali lagi ke Dusun ini untuk membangun pipa dan saluran air.

Untuk itu, kami masih membutuhkan bantuan Anda. Klik tombol Donasi Sekarang

Donasi Sekarang


Salam,

Peduli Anak Foundation

20 Aug 2018

Update 11 - Press Release 19/8/2018

21f9850587ad63c8ad5bb9b1142e07d76e84c26f

Kepada teman-teman, donatur dan media, berikut siaran pers resmi dari Yayasan Peduli Anak dalam Bahasa Indonesia dan English:

Gempa Beruntun di Lombok

Setelah gempa bumi dahsyat di Lombok sejak 3 minggu terakhir, Lombok kembali dilanda gempa keras hari ini. Dalam 24 jam terakhir 13 gempa bumi antara magnitudo 5 dan 7 menghantam pulau Lombok. Sebagai sukarelawan di Yayasan Peduli Anak (www.pedulianak.org), saya melakukan perjalanan sejauh 200 kilometer dengan mobil melewati Lombok Utara, episentrum sebagian besar gempa bumi. Dengan tim Peduli Anak, saya berkendara dari desa ke desa mengantarkan barang-barang seperti makanan, minuman, vitamin, kasur, dan lain-lain di tempat yang paling dibutuhkan. Sebagian besar desa yang kami kunjungi masih belum menerima bantuan karena kondisi jalan yang berbahaya. Padahal, pemerintah dan LSM memusatkan posko mereka di Lombok Utara.

Semakin dekat kami ke episentrum, semakin parah kerusakan yang terjadi dan semakin sulit untuk mengenali struktur rumah diantara puing-puing beton dan bata merah. Seluruh desa hancur dan tidak bisa dihuni lagi. Tenda-tenda dalam berbagai bentuk bermunculan dimana-mana. Masjid tanpa kubah, anak yang mengemis di sisi jalan, bangunan sekolah yang runtuh dan ibu-ibu yang tidak yakin bagaimana menghibur dan merawat bayinya adalah pemandangan yang kini terlihat, menggantikan keindahan alam pulau ini.

4c81a4d30b1365c2cd18a262f8815a26d8b8506a

Nuansa kesedihan ini sangat kontras dengan sikap positif penduduk setempat. Kami disambut dengan senyum dan keramahan khas Indonesia. Terlihat seorang bapak yang membuka kembali tokonya di atas atap rumahnya yang runtuh, melambangkan usaha orang-orang untuk mencoba kembali ke aktivitas normal. Mentalitas bertahan hidup mereka memang sangat mengagumkan, tetapi masih banyak lagi yang diperlukan untuk membantu mereka bangkit kembali. Organisasi-organisasi swasta dan tentara telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, tetapi bantuan yang lebih terorganisir di tingkat nasional dengan fokus pada kemandirian yang berkelanjutan mungkin merupakan cara yang lebih baik.

Selain kerusakan material yang nyata terlihat, kami juga merasakan ‘kerusakan’ psikologis dibalik senyuman mereka. Ketakutan yang kami saksikan di mata orang-orang hari ini adalah ketakutan yang sama yang kami lihat di mata anak-anak di Peduli Anak. LSM ini menyediakan rumah bagi anak-anak yang kurang mampu, yatim piatu, tereksploitasi dan terlantar. Saat ini lebih dari 80 anak tidur di tenda dan sekolah mereka juga kini bertempat di tenda. "Kami ingin memberi rumah yang aman, tetapi selama bumi terus bergoyang ini sulit dilakukan," kata Pendiri Peduli Anak, Chaim Fetter. Ia menekankan bahwa cara terbaik untuk mendukung Peduli Anak saat ini adalah dengan menyumbang uang. "Semua donasi akan digunakan untuk membangun kembali rumah-rumah yang hancur." Donasi dapat dilakukan melalui www.pedulianak.org atau www.kitabisa.com/pedulianakgempa.


8e12ff4103c1fb2f9fac0691118dc1c8276fc3b8


Never ending earthquakes in Lombok.

After the devastating earthquakes in Lombok the past 3 weeks, Lombok was struck again today. In the past 24 hours 13 earthquakes between a 5 and 7 magnitude hit the island. As a volunteer at Peduli Anak (www.pedulianak.org) I traveled 200 kilometers by car through the north of Lombok, the epicenter of most of the earthquakes. With our team we drove from village to village delivering goods and mattresses where it was most needed. Most of these villages had not received any help yet due to the dangerous road conditions.

The closer we get to the epicenter the more severe the damage gets. It becomes harder to recognize structures of houses in the rubble of concrete and red bricks. Entire villages have become uninhabitable due to the destruction. Improvised tents can be seen everywhere. A mosque without a dome, a begging child on the side of the road, a collapsed school building and a mother not sure how to comfort and care for her baby.

2fe9e0fa21bef77f99434de984606866af687fa8

The scene of desolation stands in stark contrast to the positivity of the people. We are welcomed with a smile and with the typical Indonesian hospitality. A man who has reopened his shop on top of his collapsed roof symbolizes the way people are trying to restore some form of normality. The survival mentality is admirable, but much more is needed to get these people back on their feet. Private organizations and the local army are doing an amazing job, but organized help on a national level with the focus on sustainable self-reliance may be the better route to go.

Besides the visible material damage, there is also the psychological damage that lies beneath the smiles. The fear that we saw in people's eyes today, is the same fear we see in the eyes of the children at Peduli Anak. This non-profit organization offers a home to underprivileged children who have been abused, neglected and exploited. At the moment all 80 children sleep in tents and their school is also housed in tents. "We want nothing more than to offer them a safe home, but as long as the earth continues to tremble that seems an unachievable task", says cofounder Chaim Fetter. He emphasis that the best way to support Peduli Anak is by donating money. "All the money will be spent on the rebuilding of the destroyed shelter homes of the children". Donation can be made via www.pedulianak.org

Written by clinical psychologist in training Franka de Bruijn (fsdebruijn@gmail.com). For more information or questions please contact Franka de Bruijn or co-founder Chaim Fetter (chaim@pedulianak.org). Both are currently on the ground at Peduli Anak in Lombok.



19 Aug 2018

Update 10 - Dua Gempa Diatas 5 Richter Mengguncang Lombok

Hari ini tim kami bergerak menuju Lombok Utara, daerah terparah akibat gempa Lombok. Berkat bantuan para donatur, kami punya cukup barang kebutuhan dan bisa membantu desa sekitar. Namun setiap hari kami mendapat banyak pesan dari masyarakat di Lombok Utara yang memohon bantuan kepada kami. Padahal pemerintah dan organisasi bantuan lainnya sudah memusatkan posko dan bantuan di Lombok Utara. Ini berarti bantuan masih belum cukup dan masih banyak warga yang tidak terjangkau. Saatnya Peduli Anak bergerak!

Setibanya kami di Desa Rempek, Lombok Utara, kami disambut dua gempa, masing - masing 5.4 R & 6.5 R, cukup kencang dan hanya berselang 5 menit. Menjelang gelap, kembali dirasakan gempa susulan sebesar 4.9 R.

Hampir semua bangunan rumah sudah rusak berat dan ambruk di daerah ini. Gempa yang terjadi hari ini menambah kepanikan masyarakat dan semakin merusak bangunan yang tadinya sudah rusak berat.

Kami mengunjungi beberapa tempat pengungsian dan membagikan makanan, minuman, vitamin, selimut, dll.

Akan banyak dana dan bantuan yang dibutuhkan untuk membangun Lombok kembali. Bantuan anda akan sangat menolong kami untuk membangun kembali rumah-rumah bagi anak-anak.

Terima kasih.


b7fe9afa808466d1063f904d6abb5916b9c181f0

78020ba53e626da6ad7579de2a8e479f12e9f613

0ebb0ee8d574b891ef7749bb8c64f6f65f6042a6

9d28565bae692f10007f9e20c9d0262e970a3da0

e3d8ea7fad940cb21d6104045ffea19a02d8e1c2

8eab37b868e7cc6cca4d7adc9cfafb4253bf29cc

Foto-foto keadaan di Lombok Utara selengkapnya.

17 Aug 2018

Update 9 - Dirgahayu Republik Indonesia ke-73

Selamat Hari Kemerdekaan 17 Agustus!

afbfc37309f45e40d1e877cecd5c09f788bb8348

Perayaan 17an hari ini terasa spesial karena kami merayakannya di tengah-tengah bangunan kami yang rusak dan roboh, namun tetap bersyukur atas jasa-jasa para pahlawan yang telah membawa kemerdekaan bagi negeri tercinta kita, Indonesia.

5d988e5e1ef042898ade3a57ed727910ac1dbc11

Setelah upacara bendera di pagi hari, kami menerima kunjungan dari Pasarpolis.com yang membawa satu truk penuh dengan barang-barang yang kami butuhkan. CEO Pasarpolis.com, Cleosent Randing, bahkan datang sendiri bersama timnya untuk menyerahkan bantuan.

Setelah itu kami langsung bertindak menuju Desa Langko, yang merupakan desa tetangga kami. Kami mendapat kabar bahwa penduduk disana masih kekurangan tenda dan barang-barang pokok. Kami pun membawa sumbangan tenda dan barang untuk diantar kesana.

e51ee4bfe13b78a946548715e915d8b43af57f60

90544767c31177dc3b5fd20e10efba1c351c76df

Beberapa anak kami, staff, dan sukarelawan bahu membahu bersama penduduk desa dan TNI untuk membersihkan area di desa dan mendirikan tenda.

d2d4b0393341ad6737db254ef11d226ae4766448

6c8ca7db925d69a0101a30f339781b41c936cc37

2fbac41da561c811d59707294009db399fe19b2c

Di desa sekitar kami ini lebih dari 1,000 keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus tinggal di tenda entah sampai kapan.

17 Aug 2018

Update 8 - Mengunjungi Korban Gempa di Gunungsari

Peduli Anak Bertemu dengan Gubernur NTB, Gubernur Jawa Barat dan CEO Kitabisa.com

16/8/18 - Tepat setelah gempa bumi berkekuatan 7 Richter terjadi di Lombok pada 5 Agustus, Peduli Anak segera membuat kampanye penggalangan dana di beberapa platform, di antaranya adalah di Kitabisa.com, satu platform penggalangan dana terdepan di Indonesia.

Hari ini CEO Kitabisa.com, Bapak Alfatih Timur, dan timnya mengunjungi Peduli Anak. Mereka khawatir melihat kerusakan dari gempa bumi dan berjanji untuk mendukung kampanye kami di platform Kitabisa. Selanjutnya, mereka juga berbicara dengan beberapa anak kami untuk belajar lebih banyak tentang mereka dan bagaimana bencana ini mempengaruhi anak-anak.

Kami juga pergi ke Kantor Wilayah Lingsar untuk bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB Zainul Majdi dan Gubernur-terpilih dari Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil. Bapak Ridwan Kamil juga membuat kampanye penggalangan dana di Kitabisa untuk Lombok. Hanya dalam satu minggu, beliau berhasil mengumpulkan 2 miliar rupiah, yang secara simbolis disumbangkan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk kabupaten Lingsar dan Gunungsari di Lombok Barat.

Bersama dengan Pendiri kami, Chaim Fetter, kedua gubernur tersebut, tim Kitabisa, Don Bosco Selamun dari Metro TV dan beberapa relawan dari Bandung mengunjungi korban gempa di Kabupaten Gunungsari, Lombok Barat.

Desa-desa di sana rusak parah dan bahkan banyak yang hancur. Kami berjalan menelusuri desa dan bertemu dengan penduduknya yang sebagian besar kini tinggal di tenda. Bapak Ridwan Kamil bahkan meluangkan waktu untuk bermain-main dengan anak-anak dan memberikan hadiah untuk mereka.

Ini adalah pertama kalinya para pejabat tinggi pemerintah mengunjungi distrik kami. Bagian utara Lombok adalah yang paling terpukul oleh gempa bumi dan sebagian besar sumbangan terpusat di daerah itu. Namun, banyak daerah di kabupaten kami juga hancur, termasuk rumah anak-anak di Peduli Anak. Kami sekarang aktif menggalangkan dana online dan offline untuk membangun kembali rumah kami.

Kami berharap kunjungan ini akan membawa lebih banyak perhatian dan bantuan ke bagian Barat Lombok. Anda juga bisa membantu!

3e8bdc15086d404b845f5220e210dee0b2cb031a

e4740235bff5e3efa5b654561314379928da361f

01556aeaec90cd3ad1382224db28458b992523a1

6d7ca5d4cb3af4d5b39a9310dcc2938cdd2da7bc

13 Aug 2018

Update 7 - Video situasi di yayasan sampai 12/8/18

Meskipun gempa susulan terus terjadi setiap hari, kami berusaha melakukan aktivitas seperti biasa terutama menemani anak-anak belajar dan bermain agar mereka tidak selalu dihantui perasaan takut akan gempa dan bahaya tsunami. Banyak anak-anak kami yang mengalami trauma psikis dan menangis.

Bantuan makanan dan barang terus datang sehingga kami bisa juga membantu warga desa-desa sekitar yayasan yang membutuhkan.

Kami masih butuh bantuan anda supaya kami bisa segera membangun rumah-rumah untuk anak-anak kami.

Di video berikut, anda bisa melihat kondisi yayasan kami dan interview dengan seorang anak tentang gempa yang dialaminya.


Terima kasih atas dukungan anda semua.

11 Aug 2018

Update 6 - Situasi di Peduli Anak 11/18/18

395a6e80678b57a9e6c7ce1fff20d91366a0e046

Everyone is unharmed and safe at Peduli Anak. It has been almost two weeks of extremes. An emotional rollercoaster with three frightening earthquakes, sleeping under the skies, tents as our new home, never ending aftershocks, helping people in the village with water from our wells, worrying about the well-being of the children, living outdoors full-time, a lot of (social) media attention, raising funds to help us get back up and the kindness of so many people and companies who have come to our aid which is truly heartwarming.

b4f67b124a8621e69ee66d44fb9a5807d96a0357

  • The first earthquake on Sunday, July 29th damaged one shelter home. In the days after more cracks appear and we decided to evacuate the home and fence it off to protect the children
  • The second earthquake, August 5th, completely destroys the already damaged shelter home, and severely damages the other 3 shelter homes. The kitchen also has significant damage. None are safe to use.
  • Everyone sleeps outside on the basketball court. The second night a big tarp is used to create a temporary shelter before tents arrive.
  • BAM International delivers 3 tents which are all set up on Wednesday (August 8th) morning. An outdoor kitchen is created.
  • Several trucks arrive to deliver goods, food and water. All are company or privately sponsored. We currently have plenty stock of food, water and goods and we are sharing with the village where many houses have been destroyed.
  • Wednesday (August 8th) morning Child Social Services briefly visit to assess the situation.
  • Zeelandia bakery delivers fresh bread and will continue to do so for the next few weeks.
  • McDonalds brings dinner on Wednesday and lunch on Thursday (August 9th).
  • Two engineers from Royal Haskoning arrive on Thursday morning to assess the damage and offer their professional advice on what and how to repair and rebuild. Relieved to hear that the three shelter homes can be repaired as well as the kitchen. The school buildings are all safe to use and only need minor repairs.
  • Thursday afternoon (August 9th) the third earthquake hit. Royal Haskoning does a second assessment and determines that the 3 shelter homes are now beyond repair. The roof of the mosque has swifted and is no longer safe to use. The entrance of the office building has cracks and bamboo poles are put in to keep it from collapsing in a next quake. School buildings have minor damages that can be repaired fairly easily.
  • We estimate about 400.000 euro is needed for rebuilding and repairs. We are insured for 200.000 euro. The director of Allianz Indonesia visits on Thursday and said he will be supportive regarding the claim. Allianz also delivers a big truck full of goods, food and water.
  • Royal Haskoning offers assistance in supervision during the rebuilding process.
  • Once the schoolbuildings are repaired they will be used as temporary shelter instead of the tents.
  • Once rebuilding can start we want to move the children to a safe place for a week so all 4 shelter homes can be bulldozed down and the area can be cleared.
  • The plan is to replace the 4 current shelter homes with 10 simple small earthquake proof family homes. They will each be 10x10 meters with light weighted bricks, aluminum roofing with spandex, 4 small bedrooms, a bathroom and a common area for dining and living. This can be build in 3 to 5 months. With 10 of such homes we will be able to accommodate 100 children.
  • The central kitchen will remain on the same spot and repairs will take 1 to 2 months.
  • Volunteer Boukje van den Bosch was here this week and supported me with communication and fundraising.
  • We are continuing our fundraising efforts to ensure we will have enough funds to pay for all the above.

24dd43d45ebe26b150b600f0845281543e0e4fb1

Your support, thoughts and prayers this week pushed us forward and kept us going. I am sure the next months will have its challenges and the children will have their ups and down. But they are resilient and full of positive energy. Together we will rebuild Peduli Anak even stronger!

Please continue and spread the word for Peduli Anak with family, friends, colleagues and your network as much as possible. Thank you!


Warm regards,

Chaim Fetter

co-Founder @ Peduli Anak

www.pedulianak.org

www.fb.com/pedulianak



Here are some options that you can do to help:

1. Donate via www.pedulianak.org

2. Paypal : paypal@pedulianak.org

3. Donations from the Netherlands and International via bank transfer:

ING Bank – Amsterdam, The Netherlands

Account No.: NL 08 INGB 0000 0018 16

Account Name: Stichting Peduli Anak

Address: Dorpsstraat 4, 5298 CB Liempde, The Netherlands

IBAN: NL 08 INGB 0000 0018 16

SWIFT: INGBNL2A

4. Donasi dari Indonesia (donations from Indonesia):

Bank BCA no. 0560865333 a/n YAY PEDULI ANAK

Swiftcode: CENAIDJA

5. Crowdfunding:

https://kitabisa.com/pedulianakgempa

https://www.gofundme.com/orphanage-in-lombok-pedul...

https://www.geef.nl/nl/actie/steun-het-op-lombok-d...

6. Basic necessities can be delivered directly to Yayasan Peduli Anak, Desa Langko, Lingsar, Lombok Barat. Address on Google map: https://goo.gl/maps/ytoeWr789EP2)

Follow our social media @pedulianak (facebook, twitter, youtube and instagram) for current updates.

9 Aug 2018

Update 5 - Kondisi Pasca Gempa Susulan 6,2 Richter

Dan pada saat aktivitas dan kondisi mulai berjalan normal, Lombok diguncang lagi gempa susulan 6,2 Richter. Dua bangunan rumah anak yang tadinya masih kokoh berdiri sejak gempa hari minggu lalu, kini mulai kritis dan banyak retak serta patahan.

Kami benar-benar tidak punya rumah lagi dan harus fokus untuk menggalang dana guna membangun rumah-rumah kembali.

Bantuan pangan, air, dan barang masih terus mengalir sehingga kami bisa bertahan dan juga membantu warga sekitar yang membutuhkan.

Berikut update kondisi bangunan dari Founder kami:


Anak-anak kami semakin trauma dan sangat ketakutan. Untungnya ada relawan yang menghibur mereka. Video ini diambil setengah jam setelah gempa hari ini.

Terima kasih sekali lagi kepada para donor yang telah mendukung kampanye ini. Benar-benar ini juga dukungan moril bagi kami, staff dan sukarelawan, untuk tetap semangat menghibur anak-anak.

8 Aug 2018

Update 4 - Tenda sudah datang dan dipasang (8/8/18)

7/8/18

Bantuan tenda dari PT BAM Jakarta dan Bali sudah datang kemarin. Namun karena hari sudah hampir malam, kami tidak sempat mendirikan tenda-tenda ini. Kami bersyukur cuaca cukup cerah dan berhawa sejuk sehingga masih cukup nyaman untuk tidur diluar. Gempa susulan sudah mulai berkurang tapi kami tetap waspada.

0e0baca6b19f926e6432674afe90bb90da065ec8

e62c557c7abb0b3e8d03db5c0bb45dba2552c6ea

3f279305b64e36614095600fce6f874d8deee91b


8/8/18 Pagi: Tim Polisi Kamtibmas datang untuk membantu pemasangan tenda bersama anak-anak, staff dan sukarelawan.

50c6b493cf2902396746eb06d1a1ce1937401649

a3b0d4c0db88c87822e51cdff031c8ed112624aa

59cd0ad4a11bccf6c0f021a48682d34d32ee4e60


Sementara itu , tim relawan dan guru juga membuka kembali sekolah dasar kami supaya anak-anak bisa tetap belajar dan bermain.

df81163eebc89a15d01e0e4be10171818c5080d2

be9c345f951969c9e9959a76989c59e68a8376fd

1a8ae7d1a8c97e65f0076badc7abb307aacf415f

Update terkini bisa anda ikuti di medsos @pedulianak (facebook, instagram, twitter, youtube)


6 Aug 2018

Update 3 - Situasi Malam 6/8/18

Bantuan logistik, makanan dan sanitasi diperkirakan tiba besok pagi.

Kondisi kami malam ini:


6 Aug 2018

Update 2 - Bantuan Pertama Tiba Siang 6/8/18

Bantuan berupa makanan siap saji, biskuit, air, dan susu telah tiba atas inisiatif pendukung kami dari Jakarta dan rekannya di Lombok.

Sampai detik ini kami masih sangat membutuhkan tenda, beras (stock kami cukup untuk 3 hari), makanan, minuman dan dapur (kompor + gas), dan genset untuk memompa air karena listrik masih sering padam.

Sejak pagi tadi sudah terjadi beberapa kali gempa susulan. Mohon doa dan dukungan teman-teman semua.

e18c93d6bf2c89c37da32f2e6d83a4b9d08a0871

9d8e00faff6adbc673f6baec14993be8957dc311

7f625e7826d6ea3aa1102032ed6519065012073e

6 Aug 2018

Update 1 - Kondisi pagi ini 6/8/18

Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang. Sampai pagi ini pukul 07.00 WITA, kami masih menunggu bantuan tenda, selimut, makanan dan minuman karena rumah dan dapur kami hancur.

7930bd0e6a52f5dbd981eee3e443a29a9b800f2a


c4fb43d415089f914632f4bc2216a7279ff5725f

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

DONASI SEKARANG

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung Bantu Anak Yatim Karena Gempa Lombok :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?