Kitabisa! - Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”

Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”

Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”
Ananda Rizki Mubarak yang mulai dari usia 8 bulan menderita sakit Torticollis.
Organisasi
Rumah Zakat Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 122.433.006

terkumpul dari target Rp 200.000.000
61% terkumpul
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 2 - RANGAKIAN PENDAMPINGAN PENGOBATAN RIZKI

5 Jun 17

Survei ke Rizki bertemu dengan Pak RT. Sakit sejak usia 2 tahun, mau dioperasi namun menunggu hingga usianya 8-9 tahun. Namun setelah besar mau dioperasi tidak ada biaya.

73ff632b53d41a9bd9cb9d2b2b7b02eec49175b13cea9b2f219028311e22ae21ca1bc668d871e7b4

Koordinasi dengan pihak RS MM Indramayu dan bersedia membantu.

Pihak keluarga sudah memiliki KIS.

6 Juni 17

Koordinasi dengan Kepala Desa dan dibawa ke RS MM untuk diperiksa oleh dokter bedah. RS MM Indramayu bersedia mengoperasi namun keluarga Rizki keberatan untuk dioperasi di Indramayu.

7 Juni 17

Rizki dibawa ke puskesmas untuk diperiksa dan dibuat surat rujukan ke Rumah Sakit untuk melakukan operasi.

ee5e06e3a4409c20895d650af22a662430d271e686616559aae18759445e7ec1a39ff7944acb34cb

Dari pihak keluarga tetap ingin membawa Rizki ke Rumah Sakit yang lebih besar di Jakarta atau di Bandung. Operasi Rizki disepakati akan dilakukan paska Ramadhan.

3 Agustus 17

Rizki didampingi untuk melakukan pemeriksaan ke RSHS. Melengkapi berkas dan melakukan pemeriksaan. Dokter meminta Rizki untuk dicek radiologi dan cardiac terlebih dahulu.

4 Agustus 17

Cek USG, hasil baru dapat diambil hari senin (07/08). Rizki kembali ke Indramayu.

9 Aug 17

Rizki kembali melakukan perjalanan ke RSHS untuk mengambil hasil lab dan melakukan pemeriksaan ke dokter bedah. Rizki harus melakukan CT Scan terlebih dahulu. Karena alat di RSHS sedang mengalami kerusakan maka dirujuk ke RS Santosa.

10 Aug 17

Rizki dibawa ke RS Santosa untuk melakukan CT Scan. Hasil baru bisa diambil tgl 14-15 Agustus 17. Rizki kembali pulang ke Indramayu.

22 Aug 17

Rizki demam dan diantar ke dokter. Disepakati rencana kontrol setelah Idul Adha.

20 Sep 17

Pengambilan hasil CT Scan di RS Santosa, dan langsung ke RSHS untuk memberikan hasil CT Scan. Menurut dokter harapan Rizki untuk sembuh total kecil karena benjolan berupa jaringan pembuluh darah, sehingga jika tetap dilakukan operasi dapat merusak wajah. Adapun jika tetap dilakukan operasi tidak dapat diangkat semua dan kemungkinan dapat membesar kembali. Rizki kembali diperiksa oleh 4 orang dokter dan dokter harus melakukan rapat kembali untuk menentukan jadwal operasi. Rizki harus menunggu jadwal operasi yang akan ditentukan dari pihak RSHS.

97a781bb7b4f34a0900b9a12538ccc3e0f7e4f53

(foto para perawat rumah sakit yang menangani Rizki)

28 Sep 17

Ketika ditanya jadwal operasi, dokter masih mempersiapkan alat dan tim kesehatanya.

3 Okt 17

Sudah mendapatkan informasi dari RSHS bahwa Rizki dijadwalkan operasi tanggal 10 Okt 17. Rizki mendaftar untuk kamar inap. Rizki kembali melakukan perjalanan ke RSHS untuk analisa anastesi dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Tanggal 5 Rizki dijadwalkan cek darah.

6 Okt 17

Rizki kembali ke RSHS mempersiapkan operasi, dan melakukan pemeriksaan ke dokter anak. Namun hasil EKG nya sudah expired sehingga harus melakukan EKG kembali dan baru dapat diambil hasil tes nya tgl 9 Okt 17.

9 Okt 17

Pengambilan hasil lab dan pemeriksaan ke dokter anak untuk mendapatkan persetujuan operasi. Kemungkinan operasi diundur menjadi tanggal 13-14 Okt 17. Namun karena kamar penuh sehingga jadwal operasi Rizki akan disesuaikan jika sudah mendapatkan kamar inap dan menunggu informasi dari RSHS.

31 Okt 17

Menelepon ke RSHS dan mendapatkan informasi bahwa kamar masih penuh.

21 Des 17

Belum mendapatkan kamar dan mendapatkan informasi bahwa kamar masih penuh. Keluarga Rizki diberikan rekomendasi untuk pindah RS namun mereka tetap ingin melanjutkan proses di RSHS.

13 Jan 18

Kembali menanyakan kamar inap ke RSHS Alhamdulillah sudah mendapatkan kuota.

16 jan 18

Rizki kembali ke RSHS dan Alhamdulillah sudah mendapatkan kamar, namun belum bisa masuk karena ada proses menunggu acc dari dokter. Dokter mengatakan yang bisa dilakukan kemungkinan bukan operasi namun penyumbatan pembuluh darah agar tidak semakin membesar. Dokter bedah plastic juga mengatakan penyumbatan pembuluh darah juga dilakukan bertahap.

17 Jan 18

Rizky sudah masuk ruang inap namun belum ada kejelasan jadwal operasi dari dokter. Informasinya dokter masih mau melakukan koordinasi dan mempersiapkan alat.

18 jan 18

Rizki masih menunggu di ruang inap dan belum ada kejelasan dari pihak RS terkait jadwal operasi. Setelah konfirmasi ke dokter, belum ada permintaan ke radiologi dan belum konsultasi dengan dokter bedah plastic dan perlu mempersiapkan Coli terlebih dahulu.

19 jan 18

Rizki sudah masuk lab, kemungkinan hari senin (22/01) dapat melakukan operasi.

22 Jan 18

Langkah untuk menuju operasi perlu melalui 1 tahap lagi yaitu embolisasi (penyuntikan obat pada bagian yang akan dioperasi untuk penyumbatan darah).

26 Jan 18

Rizki melakukan embolisasi dan tinggal menunggu jadwal operasi. Informasi dari dokter, akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan semua dokter yang terlibat dalam operasi.

dc3d6e918928090d77afd5744f67c1a7b5a8428a

Proses penyembuhan Rizki memang cukup lama, karena setiap pihak termasuk tim medis yang menangani ingin memberikan yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin. Namun kita yakin dengan proses penyembuhan ini menjadi jalan bagi Rizki untuk dapat sembuh dan kembali ceria.

Doa dan harapan kita tentu tidak pernah terputus untuk Rizki.

Update 1 - Campaign Telah Berakhir

Halo Para Donatur,

Terima kasih sudah berdonasi di campaign Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”!

Anda mendapatkan email ini karena campaign telah diakhiri oleh Rumah Zakat.

Total donasi yang terkumpul hingga update ini sejumlah Rp 122.433.006 dari 776 donatur.

Tunggu update berikutnya dari Rumah Zakat terkait penggunaan dana.

Terima kasih!


Kondisi sehat merupakan modal bagi seseorang untuk merasakan dan mengupayakan nikmat yang lainnya. Nikmat sehat tidak dapat tergantikan oleh banyaknya harta, bahkan seluruh harta yang kita miliki tak sanggup menjadi jaminan kesehatan kita.

Seperti yang di alami ananda Rizki Mubarak, sejak dini ia tidak dapat menikmati rasa sehat seperti anak lainnya. Mulai dari usia 8 bulan, ia mengalami sakit yang tak dapat didiagnosa oleh dokter hingga di rawat sampai 2 bulan lamanya. Berulang kali ananda dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, namun hasil pemeriksaan tidak mnunjukkan bahwa Rizki sakit.

Kondisi keluarga Rizki Mubarok saat ini ibu dan ayahnya sudah bercerai dan ia tinggal bersama seorang nenek yang sudah lanjut usia. Nenek Rizki sering sakit-sakitan dan akhirnya meninggal dunia, kini Rizki hanya sebatang kara yang hidup sebagai anak yang tak tau arah tujuan.Mendengar kabar bahwa nenek Rizki meninggal, ibunya melayat dan akhirnya Rizki tinggal bersama keluarga barunya di Jalan Mayor Dasuki, Desa Babadan, Blok Kepuh Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Rizki Mubarok saat ini duduk di bangku kelas 2 SD Babadan 1, dia sangat aktif di sekolahnya. Gurunya menyampaikan bahwa konsentrasi Rizki saat belajar lebih tinggi dibanding teman-temaannya. Hanya saja Rizki sering mengalami kelelahan setiap kali beraktivitas. Keluhan yang dirasakan Rizki sakit di bagian bahu, kepala dan leher hingga ke pipi di wajah.

Rasa sakit itu semakin menghebat hingga akhirnya pada tanggal 17 Februari 2017, Rizki Mubarak dibawa ke Rumah Sakit Unit Darurat Indramayu untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Setelah diperiksa di poli bedah, ananda didiagnosa penyakit Torticollis, Site Unspecified.

b9d8dfc7e43e89d61101b7ab814c4fa57ea68ff7

Kondisi ini terjadi tanpa diketahui penyebabnya (idiopatik), mungkin bisa saja genetik (diturunkan), atau dapat diperoleh dari kerusakan pada sistem saraf atau otot. Penyakit tortikolis diyakini berkembang ketika kelainan sirkuit dalam sistem saraf memicu proses biokimia yang menghasilkan defisit neurologis. Ini juga mungkin psikogenik. (Source: Medical Disability Advisor)

Saat ini keluarga membutuhkan doa dan dana untuk pengobatan dan operasi Rizki Mubarak. Melalui sharinghappiness.org mari bantu Rizki untuk mendapatkan kesehatan yang layak di usianya yang masih kecil.


f574ccebfacb875534da0a286d26d2f780069327

Rumah Zakat (RZ) adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan).

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Campaign Telah Berakhir

Donatur 776

  • Rp. 3.000.001
    Anita Margaretha Tohir
  • Rp. 2.500.000
    Anonim
  • Rp. 2.000.000
    Anonim

    semoga cepat sembuh

  • Rp. 2.000.000
    Anonim
  • Rp. 1.500.000
    Anonim
  • Rp. 1.250.000
    Anonim
  • Rp. 1.000.948
    Anonim
  • Rp. 1.000.840
    Anonim
  • Rp. 1.000.221
    Anonim
  • Rp. 1.000.124
    Anonim
SHOW MORE
  • Rp. 50.000
    Laura Stephanie
  • Rp. 300.000
    Anonim
  • Rp. 100.000
    Anonim
  • Rp. 287.000
    Anonim
  • Rp. 50.303
    Anonim

    Lekas sembuh ya dek :) bismillah

  • Rp. 20.513
    Iwan Oksha
  • Rp. 100.561
    Anonim

    semoga cepat sembuh

  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 20.000
    Label Vendor
  • Rp. 50.804
    Anonim
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign Bantu Pengobatan Torticollis “Rizki Mubarak”"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Rumah Zakat"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke 'Rumah Zakat'

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?