Kitabisa! - Rumah Yatim
Rumah Yatim

Rumah Yatim

Halaman zakat resmi Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim di kitabisa.com | SK Menteri Agama RI No. 209 Tahun 2017
Organisasi (Social Media)
Rumah Yatim Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 178.160.073

Open Goal
TUNAIKAN ZAKAT

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Rumah Yatim

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 23 - ​ Jajang Tuna Netra yang Menginspirasi

ec8df2859eb22e78898d7a88b8d4869f479f2058

“Sunggguh, kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” Q.S At –tin :4

Allah berfirman dalam ayat tersebut bahwa Dia telah menciptakan manusia dengan bentuk sebaik-baiknya. Namun adakalanya prespektif manusia tentang manusia lainnya berbeda, terkadang sebagian orang memandang rendah penyandang disabilitas sebagai manusia yang memiliki kekurangan, padahal dalam ayat tersebut jelas bahwa seperti apapun bentuk manusia yang lahir kedunia ini adalah bentuk sebaik-baiknya.

Hal itu dibuktikan oleh Jajang seorang penyandang disabilitas, sejak dia bersekolah dibangku SMP Allah mencabut penglihatannya sehingga dia tak mampu melihat hingga kini, menurut keterangannya dia tidak bisa melihat karena sakit demam yang tiba-tiba merenggut penglihatnnya. Namun satu hal yang membuat dia sempurna dibanding orang yang bisa melihat pada umumnya, cara pandangnya tentang kehidupan dan keinginannya untuk lebih baik serta upayanya yang pantang menyerah menjadikan dia sebaik-baiknya manusia.

selain itu dia pun membuktikan kemuliaan hatinya dengan menikahi seorang wanita yang juga tak bisa melihat, bahkan sejak lahir istri tak pernah melihat keindahan dunia yang dia tempati. Dari wanita yang setia mendampinginya tersebut Jajang diberikan anugrah 4 orang anak yang salah satunya sudah membanggakannya sebagai seorang ayah. Seorang Jajang bisa membuktikan dengan pekerjaan yang halal tanpa meminta-minta karena ketidakmampuannya untuk melihat dia bisa mengkuliahkan anaknya.

Dengan pekerjaanya sebagai tukang kerupuk Jajang menunjukan bahwa keterbatasan diri dan keterbatasan ekonomi tak menghalangi anak-anaknya untuk bersekolah setinggi mungkin. Sudah 4 tahun lamanya dia berjualan kerupuk, sebelumnya dia bekerja sebagai tukang pijat, namun karena kini banyak tukang pijat online akhirnya dia tersingkir perlahan-lahan.

“Pebelum ada tukang pijat online, Alhamdulillah sehari suka dapat dua pelanggan, namun sejak ada pijit online, jangankan sehari seminggu pun tidak pernah dapat satu pelanggan pun” Paparnya.

Karena itu dia pun banting setir menjadi tukang kerupuk, sebelum anaknya bekerja dan memiliki motor dia harus berjalan kaki dari rumahnya yang berada di pondok cabe menuju Lebak Bulus. Namun dia senantiasa bersyukur apapun pekerjaan yang dia miliki saat ini dia masih bisa menghidupi keluarganya bahkan bisa menyekolahkan putra putrinya. Dalam keterbatasnnya dia tegas terhadap anak-anaknya termasuk mengenai jalan hidup yang mesti di tempuh anak-anaknya.

“Anak-anak bapak jangan kaya bapak, mereka harus lebih baik, mereka tak boleh membantu bapak jualan, paling boleh antar jemput saja. Mereka harus sekolah setinggi mungkin untuk merubah nasib keluarga, karena untuk sekarang lulusan SD dan SMP itu sudah tidak ada artinya lagi.” Tutur Jajang.

Jajang menjadi sumber inspirasi luar biasa,Nurul salah satu karyawan Rumah Yatim yang juga anak asuh Rumah Yatim ini merasa termotivasi dengan kehidupan Jajang yang luar biasa, sosoknya bersahaja mengajarkannya hakikat syukur dan perjuangan. Karena itu pada kesempatan tersebut Nurul yang didampingi Firman juga karyawan Rumah Yatim memberikan santunan sembako kepada Jajang. Dalam kesempatan itu pun tak lupa jajang bersyukur dan mengucapkan terimakasih.

“Alhamdulillah, semoga Allah membalas 700 kali lipat.” Do’a Jajang.

#ZakatuntukPerubahan

www.rumah-yatim.org

Update 22 - ​Zakat Merubah Masa Depan Generasi Muda

4c75fd45de75ec167f85c0fff811073227f37f23

Melalui pembebasan biaya pendidikan bagi anak - anak mustahik berbasis dana zakat, Rumah Yatim hantarkan yatim dan dhuafa kuliah di luar negeri.

Mengemban amanah berupa dana zakat yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia, Rumah Yatim menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu cara guna mengentaskan kemiskinan struktural di Indoensia, melalui pemberian beasiswa pendidikan, hingga pembangunan sekolah berkualitas bebas biaya untuk anak yatim dhuafa di semua jenjang.

Salah satunya adalah dengan berdirinya Lembaga Pendidikan El Fitra. walaupun masih terbilang baru, Lembanga Pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Rumah Yatim ini, memiliki segudang prestasi yang sudah dapat bersaing dengan lembaga pendidikan yang telah ada sebelumnya. Seperti meloloskan peserta didiknya yang bernama Faruq Waliyullah beserta ke enam siswa penerima beasiswa pendidikan Rumah Yatim untuk berkuliah di Luar Negeri.

Perjuangan Yatim Dhuafa Kuliah di Luar Negeri

80afb03b3ba46bd9677a471204ca6d7b96ebe757

“Ketidakmampuan jangan menjadi penghalang untuk kita meraih cita-cita.” Demikian Faruq Waliyullah, saat memberikan motivasi pada adik-adik asuhnya di Rumah Yatim. Ia merupakan salah satu anak asuh yang dalam beberapa bulan terakhir, akan terbang menuju Turki untuk menempuh pendidikan S1 di Uludag University.

Cita-cita anak yatim yang sudah menjadi anak asuh Rumah Yatim semenjak usia 8 tahun ini sangat sederhana, yakni menjadi seorang guru, sesuai dengan moto hidupnya yang ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Berbagai usaha pun dilakukan untuk meraih cita-citanya itu. Faruq pun mensyukuri dirinya yang tinggal di Rumah Yatim. Berkat tersedianya berbagai fasilitas pendidikan, selain mendapat fasilitas untuk belajar seperti sekolah dan bimbel gratis, Faruq juga bisa mengembangkan bakat dan hobinya.

Saat duduk di bangku SMA tak hanya prestasi akademik saja yang Ia dapatkan, dengan menjadi juara kelas pada peringkat 1 selama 2 tahun berturut-turut, Anak lulusan SMA El Fitra ini juga sering mengikuti olimpiade geogafi dan berhasil meraih medali, beberapa kali.

Cita-citanya sebagai guru hampir didepan mata, saat mengikuti ujian SBMPTN, Ia berhasil lolos di UPI dengan jurusan yang diinginkan. akan tetapi disisi lain Faruq juga berhasil lolos di Uludag University dengan jurusan Anastesi.

“Cita-cita kedua saya adalah dokter dan Insya Allah ini tantangan yang harus saya hadapi.” Ungkapnya.

Alhamdulillah usai mengikuti tes yang diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh dunia, bukan hanya Faruq yang berhasil lolos seleksi, bersamanya ada enam anak asuh penerima beasiswa pendidikan Rumah Yatim yang juga berhasil lolos seleksi ke Uludag University.

Kini berbagai persiapan pun dilakukan Faruq bersama teman-temannya, selain mempelajari bahasa Turki, mereka juga melakukan persiapan fisik dan mental. Karena ini merupakan kali pertama bagi mereka untuk menginjakan kaki di luar negeri.

Faruq adalah satu dari sekian banyak penerima manfaat yang menjadi bukti, bahwa melalui dana zakat yang dikelola secara amanah dan transfaran, zakat dapat menjadi pembuka jalan bagi sesama menuju perubahan masa depan yang lebih baik ...

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan

www.rumah-yatim.org


Update 21 - Rumah Yatim Bantu Wilayah Kekeringan di Punca

1e349429c36e2df680a866a50e1fce1fa0f9b883

Rumah Yatim bersama Dinas Sosial Bantu Wilayah Kekeringan di Puncak Jeringo

Kekeringan yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia menjadi musibah yang dirasakan secara masal bagi para penduduk, tak terkecuali di wilayah transmigrasi Puncak Jeringo Kecamatan Suela, NTB. Dengan wilayah geografis yang berada di puncak gunung, hujan yang sudah tidak turun selama berbulan - bulan membuat para warga harus menempuh jarak 500 meter menuruni gunung untuk mendapatkan air.

Menindak lanjuti informasi tersebut, Rumah Yatim bekerjasama dengan dinas sosial mengunjungi lokasi untuk memberikan bantuan berupa 105 paket sembako dan dua tangki berisi air bersih. Kedatangan Relawan Rumah Yatim pun disambut antusias oleh masyarakat di sana, bantuan tersebut sangat dinantikan oleh mereka karena tidak adanya sumber air membuat masyarakat sekitar kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari - hari, seperti memasak serta kegiatan MCK.

de16103c8c3ccc3563cc9ef3f738238622db6f8b


Tak hanya jauhnya sumber mata air, jauhnya akses pendidikan pun membuat masyarakat bertahan hidup dengan mengandalkan alam. Salah satu faktor yang menyebabkan kemiskinan menggerogoti daerah ini, dikarenakan rendahnya pendidikan warga, untuk menempuh pendidikan SD saja mereka harus melewati gunung dan jalan bebatuan, yang mengakibatkan rendahnya minat masyarakat untuk mempuh pendidikan. Jika ada anak yang berniat sekolah mereka pun harus sekolah dengan segala keterbatasan karena ketidakmampuan kedua orang tuannya. Sehingga selama bersekolah mereka menggunakan pakaian seadanya tanpa memakai seragam sekolah seperti anak pada umumnya.

“Mereka sangat membutuhkan seragam sekolah, karena selama ini anak-anak bersekolah tanpa seragam.” Papar Salma, salah satu relawan, saat langsung mengunjungi lokasi untuk memberikan bantuan.

Kedepannya Rumah Yatim pun akan terus melakukan upaya, untuk menangani krisis air serta memberikan bantuan lain yang dibutuhkan untuk para warga di puncak jeringo.

#RumahYatim #NTB
#ZakatuntukPerubahan

www.rumah-yatim.org


Update 20 - Rumah Yatim Bantu Warga dari Krisis Pangan

48f425e08e293ef971d263f46216a03a116ad83a

Rumah Yatim Bantu Warga Jonggol dari Kekeringan dan Krisis Pangan

Kekeringan kembali melanda Indonesia, hujan yang tak kunjung turun mengeringkan semua pesawahan yang menjadi mata pencaharian utama daerah-daerah pertanian tadah hujan. Hal itu pun terjadi di Desa Weninggalih Jonggol Bogor yang mengalami kekeringan sejak kemarau melanda desanya. Warganya yang notabene adalah buruh tani di pesawahan para pengembang ini terpaksa menganggur.

Tak sekedar kehilangan mata pencaharian, mereka pun harus kehilangan sumber mata air yang ditampung dalam sumur - sumur kecil dekat rumah yang biasanya penuh dengan air pada musim hujan, kini mereka harus mengandalkan satu-satunya sumur besar yang diperebutkan oleh satu RW bahkan kampung sebelah pun turut mengantri demi setetes air yang harus mereka dapatkan dengan susah payah menggunakan timbaan (katrol).

“Air di sumur akan habis pada jam-jam tertentu, biasanya masyarakat mengambil air jam 6 malam hingga jam 8 malam, setelah itu air akan muncul kembali pada jam 2 siang sampai jam 5 sore” Papar Muslihudin, Manajer Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jakarta yang menyaksikan sendiri kondisi sumur tersebut.

Menurut Muslih, kondisi air pun tidaklah cukup baik untuk diminum karena airnya kuning. Namun karena tidak ada lagi sumber mata air bersih maka warga terpaksa mengambil air tersebut untuk keperluan sehari-hari.

19cfcadd1ea18d179b0c7f29773956779344013f

Memerdekakan Masyarakat dari kekeringan.

Keringnya sumber mata air, membuat Warga Jonggol harus menanam tanaman lain yang cocok ditanam pada saat kemarau, seperti singkong. Dan sebagian warga pun memilih menjadi buruh ternak domba dan kambing untuk bertahan hidup.

“Jika bulan depan kondisi masih kemarau kemungkinan mereka akan mengalami krisis pangan atau peceklik.” Papar Muslih.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pada hari kemerdekaan ini, Rumah Yatim hadir di garda terdepan untuk meringkankan beban mereka dengan menyalurkan 200 paket sembako kepada 2 RT yakni RT 13 dan 14 di RW 06, yang sangat disambut antusias oleh warga yang hadir, karena bagi mereka bantuan sembako tersebut bisa meringankan beban mereka, untuk beberapa hari hingga beberapa minggu kedepan.

Selain itu, pihak Rumah Yatim pun akan berkerjasama dengan instansi setempat, untuk memfasilitasi ketersediaan air bagi Warga Jonggol dengan melakukan penggalian sumur, serta membuat instalasi air menggunakan pipa dan toran penampung agar memudahkan akses air bersih untuk warga.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan

Call & Sms Center :
0812-2120-0900

www.rumah-yatim.org


Update 19 - Rumah Yatim Salurkan Bantuan Peduli Sesama

3d8b3407f42afb6779f3e95690cecf9ebf864854

Di Hari Kemerdekaan Bantuan Peduli Sesama Rumah Yatim sampai ke warga pesisir pantai labu, Sumatera Utara.

“Semenjak Mereka Disini, Kami Belum Merasakan Lagi Makna Kemerdekaan.”

Kutipan diatas merupakan kalimat yang mewakili isi hati warga Rugemuk Dusun II dan III kecamatan Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, saat ditanya mengenai makna kemerdekaan tahun ini.

Warga Rugemuk adalah korban keserakahan kaum kapitalis, sudah beberapa tahun ini warga Rugemuk hidup melarat dikarenakan pantai tempat mereka mencari rezeki sudah tercemar limbah penambangan pasir dari salah satu perusahaan besar disana.

Sebelum perusahaan tersebut mengeruk pasir pantai Labu menggunakan alat berat beko, pantai ini dikenal dengan pemandangannya yang indah, air yang jernih dan dikenal dengan kekayaan ekosistem biota lautnya.

Akan tetapi setelah para penambang pasir datang dengan alat beratnya, pantai yang awalnya indah kini berubah menjadi pantai dengan air keruh, tak terurus, bahkan tidak terdapat ekosistem biota laut. Terumbu karang rusak, sebagian makhluk laut mati dan sebagian yang lainnya meninggalkan pantai, mencari habitat baru yang lebih baik dari sebelumnya.

Warga yang sebelumnya bekerja sebagai nelayan dan mampu menangkap ikan yang berlimpah, kini hanya bekerja sebagai pencari kayu bakar, pengembala sapi dan sebagian kecilnya bekerja di perkebunan sawit. Penghasilan mereka pun sangatlah minim, lebih minim dibandingkan bekerja sebagai nelayan.

Sungguh miris nasib mereka, sudah bertahun-tahun mereka hidup melarat di tanah kelahiran yang kaya akan sumber daya alamnya. Semenjak pantai tercemar limbah, yang tersisa hanya jenis kerang saja, mereka yang tidak mendapatkan uang di hari tersebut terpaksa harus mengambil banyak kerang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Rumah Yatim yang mengetahui hal tersebut dari salah satu relawan, langsung menerjunkan timnya untuk menyalurkan bantuan tunai kepada warga Rugemuk. Namun bukannya disambut hangat, kedatangan tim Rumah Yatim malah disambut geram warga tersebut. Mereka menyangka tim Rumah Yatim adalah pesuruh dari perusahaan yang telah mengeruk pasir pasir di pantai Labu.

Setelah diberi penjelasan yang menghabiskan waktu lama, akhirnya mereka menerima kedatangan tim. Namun ketika tim meminta fotokopi kartu keluarga dan KTP sebagai syarat penerima bantuan, mereka kembali geram.

“Kami pun kembali menjelaskan bahwa fotokopi KK dan KTP tersebut ditujukan untuk memenuhi persyaratan penerima bantuan, dan tidak ada unsur politik dalam kegiatan ini.” Kata Jajang

Menurut Jajang, warga Rugemuk memiliki traumatik kepada pendatang baru terutama kepada pihak perusahaan yang telah mengeruk pasir pantai, dimana pada beberapa tahun lalu mereka dibuat terlena oleh janji-janji dari pihak perusahaan yang menjanjikan bantuan kepada mereka. Pihak perusahaan menjanjikan bantuan jika warga setempat sudah mengumpulkan fotokopi KK dan KTP.

Bantuan tersebut telah terealisasi, tapi sebagai balasannya mereka menjadikan fotokopi keterangan tersebut sebagai bukti kepada pemerintah setempat bahwa warga Regumek menyetujui proyek penambangan pasir di pantai Labu.

Setelah dijelaskan kembali maksud, tujuan sampai kepada program Rumah Yatim, akhirnya warga Regumek tersenyum, mereka merasa bahagia karena ada sekelompok orang yang menolong mereka dengan tulus tanpa meminta balasan apapun.

81e24d81c7a583208518cd2f9c3585cb680a319b


“Terima kasih sudah datang ke dusun kami, beginilah kondisi dusun kami yang seadanya dan dipenuhi debu dari penambangan pasir. Sudah 20 tahun kami tidak mendapat bantuan, bantuan ini akan sangat berguna untuk kami, kami akan gunakan uang ini untuk memenuhi kebutuhan pokok.” Ungkap salah satu warga Rugemuk.

Pada momen kemerdekaan ini, Selain memberikan bantuan peduli sesama, Rumah Yatim pun sekaligus menyalurkan santunan da’i dan santunan biaya hidup kepada warga.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan

www.rumah-yatim.org








Update 18 - Bahagia Pengayuh Becak di Hari Kemerdekaan

ae093869c7a50181669d948ea3968bdc704de782

Indonesia belum sepenuhnya merdeka, perekonomian bangsa ini masih dijajah, dengan model yang berbeda. Bahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Bambang Brodjonegoro yang mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia saat ini mirip dengan kondisi ekonomi Indonesia pada saat dijajah oleh Belanda. Kondisi berat tersebut sangat dirasakan betul oleh rakyat kecil yang menggantungkan hidupnya dari penghasilannya yang tak pasti karena perkembangan jaman yang kian pesat membuat mereka hidup dalam ketidakpastian setiap harinya.

Seperti halnya tukang becak, yang pekerjaanya harus tergeser karena banyaknya ojeg online yang menjajakan fasilitas lebih menguntungkan dibanding mereka. Umar salah seorang pengayuh becak asal Kedaton Lampung beliau memaparkan betapa pedihnya kehidupan dirinya dan teman-temannya akibat perkembangan jaman tersebut.

“sasaran kami kan ibu-ibu dan anak-anak sekolah, namun sejak adanya ojeg online, kami benar-benar kehilangan pelanggan.” Paparnya kepada Hendy, Kepala Asrama Rumah Yatim Kedaton Lampung.

Kini tak mudah baginya mendapatkan 20 ribu perhari, padahal dengan uang itu dia bisa bagi-bagi untuk kebutuhan di rumah, dimana tuturnya 10 ribu untuk beli beras, 5 ribu utnuk lauknya dan 5 ribu jika masih tersisa untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya. Umar bukan satu-satunya tukang becak yang ada di Kedaton karena masih ada 39 tukang becak lainnya yang senasib dengannya. Karena itu pada saat Hendy menemui beliau untuk mensurvey mustahik yang berhak atas santunan sembako di hari kemerdekaan RI yang ke 72, Umar pun mengajukan teman-temannya untuk mendapatkan hak yang sama dengan drinya.

Pada 20 Agustus 2017 event kemerdekaan pun digelar di asrama yang berada di Jl. Sultan Agung No. 37 Kedaton Bandar Lampung, selain meriahnya event karena berbagai perlombaan. Event ini pun terlihat ramai dengan kehadiran Umar dan kawan-kawannya. Semoga suatu hari nanti mereka bisa merdeka tanpa harus di jajah oleh perekonomian yang kian hari kian mencekik mereka, sehingga setiap hari mereka harus kerja rodi untuk menyambung hidup.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 17 - ​Kondisi Warga, Pasca Ikuti Penyuluhan Keseha

7b7a63a5a424badf201a7d5a568c64a592eef3af

“Alhamdulillah kondisi dan pengetahuan kesehatan warga desa Sukasari lebih baik dibanding saat pertama kali kami berkunjung.” Kata Zulfa salah satu tim kesehatan Rumah Yatim usai melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan di desa Sukasari kecamatan Tambaksari kabupaten Ciamis Jawa Barat

Menurut Zulfa, banyak sekali perubahan positif yang ditunjukan warga Sukasari pasca mengikuti kegiatan penyuluhan dan pengobatan gratis dari Rumah Yatim. Mereka yang mulanya belum paham akan kesehatan dan menjaga kebersihan akhirnya menjadi lebih paham kesehatan dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Hal tersebut berlangsung setelah mereka mendapatkan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan dari Rumah Yatim. Banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat setelah mengikuti baksos kesehatan dari Rumah Yatim, salah satu diantaranya mereka merasakan kondisi tubuh yang lebih sehat.

Hal tersebut terbukti di kegiatan baksos kedua yang digelar dipenghujung bulan Juli lalu, jumlah pasien yang mendaftar ke tim kesehatan Rumah Yatim lebih sedikit dibandingkan pada bulan sebelumnya. Di bulan Mei, tim menangani 200 pasien dengan penyakit beragam, namun di bulan Juli tim menangani 145 pasien dengan jenis penyakit yang lebih sedikit.

“Alhamdulillah di baksos kedua ini kami merasakan banyak kenyamanan, masyarakat yang mengantre lebih rapi dan lingkungan bakti sosial pun tampak jauh lebih baik dan sehat.” Kata Zulfa

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 16 - Kedermawanan Seorang Penjual Terasi

WhatsApp%2BImage%2B2017-08-01%2Bat%2B08.

“Ini untuk anak-anak.” Kata seorang Kakek penjual terasi dan ikan asin ini, sembari menyerahkan satu bungkus terasi kepada Nenden Nurahmi, Kepala Asrama Rumah Yatim Cemara.

Ia adalah Wawan(73), seorang kakek yang masih mencari nafkah dengan menjajakan barang dagangannya secara berkeliling dari rumah ke rumah, untuk mencari pelanggan. Selain itu ia juga menjajakan dagangannya di pinggiran jalan yang dekat sengan salah satu mall terbesar di kota Bandung.

Dari hasil berjualan terasi dan ikan asin, penghasilan yang didapat pun tak seberapa, akan tetapi hal itu tidak menjadikannya lupa untuk berbagi.

Di Kota Bandung, tepatnya daerah Sukajadi beliau hanya menyewa 1 petak kamar untuk melepas penat setelah seharian menjajakan dagangannya. Selain tinggal bersama anak dan istri, Kakek Wawan pun masih bersedia untuk merawat anak yatim di rumahnya, tak hanya satu anak melainkan tiga sekaligus.

Meski sekarang ketiga anak tersebut telah menjadi dewasa dan berkeluarga. Rupanya kasih sayangnya terhadap anak yatim masih mengalir dalam jiwanya, karenanya seringkali ia datang ke Rumah Yatim untuk menawarkan dagangan, sembari bertegur sapa dan memberikan terasi kepada anak-anak.

Baginya, memberi kasih sayang kepada anak yatim dengan merawat dan berbagi dengannya merupakan suatu kebahagiaan yang patut untuk disyukuri.

Tak lupa pihak Rumah Yatim pun secara rutin memberikan bantuan sembako kepada kakek dengan kepekaan sosial yang tinggi ini.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 15 - Pelayanan Kesehatan untuk Warga Cibitung

ee4358cd2cfd57024ec7befbeb2c376e79c2feba

Pelayanan Kesehatan untuk Warga Desa Cibitung

Di penghujung bulan Juli 2017, untuk kedua kalinya Rumah Yatim bersama Dinsos Kota Bandung dan Klinik Sehati menggelar acara penyuluhan dan pelayanan kesehatan, secara cuma-cuma di Desa Cibitung, Kec.Tambaksari, Ciamis, Jawa barat.

Kegiatan penyuluhan yang kali ini digelar di salah satu rumah warga, berhasil melayani sebanyak 145 pasien kurang mampu, yang berasal dari 12 desa. Kebanyakan dari mereka mengeluhkan berbagai jenis penyakit mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat.

Menurut Sinu, selaku Manager Pemberdayaan Kesehatan Rumah Yatim yang terjun langsung dalam kegiatan penyuluhan, kebanyakan pasien yang tiba di lokasi diantar oleh keluarga masing-masing untuk menjalani pemeriksaan. Ada pula pasien yang butuh penanganan medis tetapi hidup seorang diri, segingga perlu adanya penjemputan oleh Tim Kesehatan Rumah Yatim.

“Kami melakukan berbagai upaya seperti menjemput pasien dan memeriksa pasien di kediamannya karena kami ingin semua warga kurang sehat di desa Sukasari mendapat pelayanan ini,” Kata Sinu.

Dalam kegiatan ini, Rumah Yatim mengerahkan 7 tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, asisten apoteker dan sopir ambulan.

Faktor yang menjadi penyebab Rumah Yatim kembali menggelar kegiatan penyuluhan di Desa Cibitung adalah guna melakukan pengecekan, terhadap kondisi kesehatan warga setempat.

Sebelumnya, kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di desa tersebut masih tergolong minim, karena kurangnya kesadaran terhadap penjagaan kesehatan diri dan lingkungan. Hal tersebut didukung dengan jauhnya akses kesehatan serta kondisi geografis desa yang berada di daerah pegunungan.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 14 - ​Pelayanan Kesehatan untuk 145 Warga

c618126379dc9a8d442a01372f3e14a9f3bbc5cf

Sudah kedua kalinya Rumah Yatim bekerjasama dengan Klinik Sehati menggelar pemeriksaan dan pengobatan gratis di Kampung Cikadut RW.11 Kelurahan Ciumbuleuit, Bandung. Respon baik pun ditunjukan warga ketika tim kesehatan menyambangi kampung tersebut.

Menurut sepengakuan warga di Kelurahan Ciumbuleuit, obat yang diberikan pada pelayanan kesehatan bulan lalu sangat cocok untuk menyembuhkan dan meredakan penyakit mereka. Ketika obat tersebut habis mereka pun langsung membeli obat yang serupa di apotik.

Bukan tanpa sebab pihak Rumah Yatim bersama Klinik Sehati mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang kedua kalinya di daerah tersebut, karena menurut Sinu, selaku Kasie Pemberdayaan Kesehatan Rumah Yatim, kegiatan penyuluhan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan Rumah Yatim dengan mengunjungi daerah - daerah terpencil tersebut, akan dilaksanakan hingga masalah kesehatan dapat terselesaikan. Terutama bagi daerah yang jauh dari akses kesehatan, serta warganya pun termasuk kedalam golongan ekonomi yang tidak mampu untuk membayar biaya pelayanan kesehatan.

"Insya Allah semua kegiatan akan seperti itu, sampai masalah kesehatan di beberapa daerah terselesaikan secara komprehensif terutama di bidang pencegahan." Papar Sinu.

Pada pelayanan kesehatan kali ini, Tim Relawan Kesehatan Rumah Yatim bersama Klinik Sehati berhasil menangani pasien sebanyak 145 orang dengan keluhan kesehatan yang beragam, seperti hipertensi, asam urat, rematik, gatal-gatal, dan demam. Masing-masing dari mereka diperiksa dan diberi obat dengan kualitas baik secara cuma-cuma.

Ada pula beberapa pasien lansia yang didatangi langsung oleh tim ke kediamannya, sampai - sampai ada salah satu pasien yang ditangani oleh tim untuk melahirkan, dengan sigap tim kesehatan gabungan tersebut langsung membantu menangani proses kelahiran.

Penanganan Kelahiran oleh Tim Kesehatan Rumah Yatim bersama Klinik Sehati

Karena air ketuban dari pasien telah pecah sebelum tim sampai di rumah bersalin, akhirnya dengan menggunakan peralatan yang tersedia di ambulan, proses melahirkan tersebut berlangsung dengan lancar, serta ibu dan bayinya pun berhasil lahir dengan selamat.

Pihak keluarga pasien yang merasa terbantu pun selain mendapat kabar gembira berupa kelahiran, digembirakan kembali dengan pembebasan segala biaya persalinan dari Rumah Yatim bersama Klinik Sehati.

”Alhamdulillah, penyuluhan kali ini merupakan penyuluhan pertama saya menangani melahirkan. Kami merasa sangat senang karena banyak warga kurang mampu yang telah merasakan manfaat dari kegiatan ini.” (Zulfa - Bidan Klinik Sehati)

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan
www.rumah-yatim.org


Update 13 - ​Gerakan Pengentasan Putus Sekolah RumahYatim

7b7489d0dd9b1f7f27fbeda9f33eecbe435dd5c9

Pendidikan adalah cara untuk membina masyarakat yang berpengetahuan, dengan pendidikan seseorang dapat memiliki daya guna, melalui pendidikan dan pengetahuan juga seseorang dapat merubah status nya dari tidak berdaya menjadi berdaya.

Maka tak heran apabila pendidikan menjadi salah fokus utama Rumah Yatim untuk meningkatkan kualitas IPM umat sejak dini. Salah satu yang telah berjalan adalah pembangunan sekolah berkualitas ringan biaya (Lembaga Pendidikan El Fitra) untuk anak yatim dan dhuafa, serta program beasiswa untuk pengentasan masalah putus sekolah, karena tak jarang himpitan ekonomi menjadi penyebab banyaknya kasus putus sekolah di Indonesia.

Seperti yang terjadi pada Susanah, berperan sebagai ibu yang harus menghidupi kedua anaknya yang telah menjadi yatim sejak tahun 2011 lalau. Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga, hasil dari bekerja sebagai pembantu rumah tangga hanya mencukupi untuk membayar kontrakan dan membeli kebutuhan sehari - hari.

Susanah pun terpaksa menunggak biaya spp kedua anaknya selama 7 bulan serta tak mampu melunasi biaya seragam sekolah, karena keadaanya yang serba kekurangan. Alhasil kedua anaknya pun terancam putus sekolah.

Mendengar kondisi yang terlontar secara langsung dari Susanah, saat mengunjungi Rumah Yatim Banjarmasin bersama kedua anaknya serta surat kematian yang ada di tangannya. Rumah Yatim langsung bertindak cepat. Esoknya, Rumah Yatim bersama Susanah dan kedua anaknya segera mengunjungi sekolah untuk melunasi seluruh tunggakan.

Saat itulah, air mata tak lagi dapat dibendung. Susanah seketika bersujud syukur menyaksikan bahwa kini anaknya dapat kembali bersekolah.

“Terima kasih banyak atas bantuan dan kepedulian Rumah Yatim terhadap kami. Semoga dengan keikhlasan Rumah Yatim, Allah melancarkan segala urusan dan memajukan Rumah Yatim.” (Susanah)

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 12 - Bantuan untuk Desa Para Petani

50ebd8c8f29dd8920d95dd2acd17d94df1260454

Bertani menjadi mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat yang berada di Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Pandegelang. Di desa yang berada di pinggiran kota ini hampir semua masyarakatnya memiliki status sosial yang setara, karena sebagian besar memilih untuk bekerja sebagai buruh tani, untuk itu hasil petanian menjadi andalan bagi para warga untuk bertahan hidup.

Kegagalan panen yang terjadi di desa Karyasari menjadi suatu musibah yang berdampak secara masal, tak hanya satu kali kegagalan panen pun terjadi dua kali secara beruntun yang dilanjutkan dengan musim kemarau. Para petani yang tidak memiliki lahan atau buruh tani lah yang paling mendapatkan dampak dari fenomena ini.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak Rumah Yatim cabang Tangerang segera melakukan koordinasi dan persiapan guna memberikan bantuan. Dengan menempuh jarak selama 5 Jam perjalanan, pihak rumah yatim berhasil menggelar kegiatan pemberian bantuan berupa 550 paket sembako, utamanya kepada warga yang sangat membutuhkan di Desa Karyasari.

b138d79215b02acc8b2057fa83007de2ce20df28

Banyaknya warga yang masih membutuhkan membuat bantuan yang dibawa pun masih belum cukup untuk membantu para warga.

"Pembagian selesai jam satu, tapi masih ada warga yang tidak membawa kupon yang mengantri untuk mendapatkan sembako." Papar Muslih, selaku koordinator pembagian sembako.


6aea883506de4b1f4d452363162309713fcb7cec

Menurut sepengakuan Entis sebagai Ketua RT.04 di Desa Karyasari, bantuan dari Rumah Yatim adalah bantuan yang pertama sampai, sebelumnya belum ada bantuan yang diberikan untuk warga kurang mampu disana.

05d6fd05e46b733abd5e3d560c25157aea6ccd3d

b1a85c3d3c1d32b5bb980431ed0c29ea9679be8b

0f47a4aa114f38dc3f55030d4955d04b025c8cfe

“Kita sebagai warga tentu tidak bisa melupakan kebaikan Rumah Yatim atas kepedulian ini. Saya juga paham betul bagaimana keadaan warga di sini yang mayoritas bekerja sebagai petani. Yang menjadi nilai lebih bagi kami adalah Rumah Yatim mau memperdulikan kami di antara desa-desa yang lain” ungkap Nurhasan, salah satu penerima bantuan.

Masih banyak di antara kita yang memerlukan bantuan, sedikit bagi anda berarti besar untuk mereka ...

#RumahYatim

#ZakatuntukPerubahan


Update 11 - ​Anak - Anak Usia 8 Tahun ini Hafal 8 - 9 Juz

1b6672fcc606512e5c6779a09fe834f2b53dc8ec

Di Aceh, dayah merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut tempat belajar agama atau mengaji. Di beberapa daerah lain disebut juga dengan langgar, surau, atau Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Hampir di setiap sudut Banda Aceh terdapat dayah tempat para anak-anak dan orang tua belajar mengaji serta ilmu agama lainnya.

Salah satu dayah itu bernama Dayah Fatani. Berlokasi di Pungek Blancut, Dayah Fatani telah berdiri sejak 2014 silam. Dayah satu ini menarik karena dikhususkan untuk program menghafal Quran bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Para muridnya tidak dibebankan biaya apapun baik untuk belajar ataupun biaya hidup di asramanya. Alhasil, Dayah Fatani menggantungkan operasional dari berbagai donatur dan juga bantuan dari pemerintah setempat.

Kondisi demikian, menarik perhatian Rumah Yatim Aceh. Mengingat para muridnya yang juga yatim dan dhuafa menjadikan Rumah Yatim berinisiatif untuk menyalurkan bantuan berupa sembako.

Sebanyak 12 anak asuhan dayah ini mendapatkan paket sembako langsung dari Rumah Yatim. Ada 8 yatim dan 4 dhuafa yang terdaftar di dayah ini. Wajah-wajah mereka pun tampak senang saat satu per satu maju dan diberikan sembako. Tampak beberapa kesusahan memegangnya tapi tetap melempar senyum bahagia.

#RumahYatim #Aceh
#ZakatuntukPerubahan


Update 10 - Perjuangan Rami, Hadapi Ujian Kehidupan

4d23a63f93d14e0e322e97a236f65fcbfcd7f36d

Rami, sosok yang tegar dan kuat, sebelum ujian berupa sakit yang menimpanya, ia bertahan hidup dengan menjadi pemanggul kayu dari gunung dan sebagai buruh tani. Sejak dia mengidap penyakit kanker payudara, pekerjaan yang telah bertahun - tahun dilakoni pun ia tinggalkan.

Tinggal di Rumah yang sempat dibedah oleh pemerintah berukuran 3X4 di Jl. Kirab Remaja Desa Nyur Lembang Daye Kecamatan Narmada Lombok Barat, Rami terus berjuang sendiri karena tak ada seorang pun yang dapat menemaninya dimasa tua. Ia hanya memiliki satu saudara yang nasibnya tak berbeda jauh darinya.

Walaupun dua tahun lalu Rami mendapatkan bantuan operasi kanker payudara, namun hingga kini rasa sakit masih ia rasakan, karena tidak ada biaya untuk melakukan perawatan pasca operasi, maka tak heran bekas operasi itu masih terlihat basah. Akunya kepada Salma selaku relawan dari rumah yatim NTB, saat memberikan santunan sembako kepada Rami.

f5ca7e91138fa62c4303d2191c7514639a661625

Meskipun ujian menerpa dirinya, tak lantas membuatnya berpangku tangan, meminta-meminta dan menggantungkan hidup pada belas kasih orang, hingga kini menjadi pemungut rongsokan menjadi mata pencaharian satu - satunya yang mampu ia kerjakan.

Karena harga rongsokan 2.000/kg untuk memenuhi perut kecilnya, Rami harus mengumpulkan terlebih dulu hingga berminggu-minggu dan berbulan-bulan, beruntung masih ada tetangga yang peduli kepadannya, dengan menyisihkan rongsokan untuk memenuhi targetnya mengais rupiah demi rupiah.

Hal tersebut yang membuat Salma mengagumi dirinya dan ingin membantu dan mengajak kepada masyarakat yang peduli untuk memberikan bantuan untuk Rami terutama untuk biaya pengobatannya. Karena Salma melihat kondisi Rami harus mendapatkan penanganan cepat dari dokter.

“Salut kepadanya yang masih bekerja meski dalam kondisi sakit, saya mengajak kepada masyarakat untuk meringankan sedikit beban hidup Inaq Rami terutama untuk pengobatan dirinya yang tidak dia perhatikan karena ketidakmampuannya.” Imbau Salma.

Mari ringankan penderitaanya dengan membantu Rami untuk sembuh dari kanker payudara yang ia derita ...

CP : Salma Relawan Rumah Yatim NTB ( 0878-2153-6824 )

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan


Update 9 - Rumah Yatim Aceh Salurkan Santunan untuk Dai

fb607f1cb2378df1df7ae7c3ed417d325642c9c2

Mengabdi sebagai guru ngaji dan ustad bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran dan kelapangan melakoninya. Tak pelak, banyak yang berpikir dua kali untuk mengabdikan diri menjadi abdi agama ini.

Hal inilah yang membuat Rumah Yatim merasa perlu untuk memberikan apresiasi kepada para dai. Sebanyak enam dai yang ada di Aceh yakni daerah Lamlagang, mendapatkan santunan berupa uang tunai. Santunan ini diberikan langsung oleh Tim Rumah Yatim Aceh kepada para dai pengajar di beberapa dayah-dayah (semacam surau atau langgar tempat mengaji anak dan ibu-ibu) ini.

Keenamnya bisa dikatakan telah sepuh dalam urusan menjadi dai. Ada yang telah menjadi dai selama 35 tahun, 19 tahun, dan ada pula yag baru 5 tahun tapi telah berkelana mengajar di berbagai tempat.

Para dai pun tampak terkesima ketika mendapati Rumah Yatim mengunjungi mereka dan memberikan santunan. Rasa haru dan terima kasih pun terucap. Para dai sangat berterima kasih pada Rumah Yatim yang telah memberikan perhatian pada mereka.

“Kita berharap bantuan tersebut dapat membuat para dai terus bersemangat dalam menyebarkan ajaran Islam.” Ujar Dewi Tim Pelaksana Kegiatan Bantuan.


Update 8 - Rumah Yatim Bersinergi Bantu 124 Buruh Cuci

f32cc7d133f16d3b6d2efbd35c6f75a995b93805

Rumah Yatim Aceh kembali melaksanakan aksi penyaluran bantuan kepada para yatim dan dhuafa. Adapun bantuan yang disalurkan berupa sembako, terdiri dari beras, mi instan, dan gula. Adapun bantuan kali ini diselenggarakan bekerja sama dengan dinsos setempat dan salah satu komunitas peduli sosial Rumah Aceh.

Ini merupakan pertama kalinya sinergi antara ketiga pihak dalam menyalurkan bantuan sosial. Adapun bantuan sendiri berasal dari Rumah Yatim sementara pihak dinsos dan Rumah Aceh memberikan informasi database mustahik yang Alhamdulillah tepat sasaran dan sesuai. Daerah yang menjadi sasaran ialah Lampok Jaya dan Kapal Apung.

Menurut Dewi, penanggung jawab penyaluran ini rata-rata penduduk di kedua lokasi bekerja sebagai buruh cuci dan buruh gosok. Kebanyakan mereka adalah para perempuan yang bekerja dan berperan sebagai pencari nafkah dikarenakan suami mereka mengalami sakit parah.

Jika di laundry, satu kilo pakaian yang dicuci atau disetrika dihargai hingga Rp 3000. Namun, para ibu-ibu ini hanya dibayar Rp 1000 per kilonya. Belum lagi uang listrik yang tidak ditambahkan. Rasa prihatin itu pun semakin memuncak ketika Dewi dan Tim Rumah Yatim beserta perwakilan dinsos datang ke rumah mereka.

Rata-rata rumah mereka berbahan kayu dan seng seadanya. Bahkan ada rumah yang hanya memiliki satu ruangan saja. Ruangan itu menjadi ruang tamu, kamar tidur, dan dapur sekaligus. Meski hidup dalam kekurangan, rasa memuliakan tamu para keluarga ini mencengangkan.

“Hidup mereka memang susah dan pas-pasan sekali. Namun, saya dan tim takjub ketika kami datang dan naik ke rumah mereka, mereka menjamu kami dengan semua yang mereka miliki. Bahkan ada yang sampai membelah buah durian satu-satunyadi rumah itu hanya untuk memuliakan tamu yang datang.” Jelas Dewi terharu.

Rumah Yatim berharap sedikit bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga yatim dan dhuafa ini. Dan di lain kesempatan Rumah Yatim dapat kembali memberikan bantuan.


Update 7 - Bantuan Sembako Bahagiakan 100 Warga

bb3e5756915a033783546716e584de1ff1f74b10


Mengadu nasib ke kota belum tentu bisa memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat. Banyak diantara mereka melakukan urbanisasi namun kondisi perekonomian mereka masih cenderung minim. Salah satunya masyarakat kampung Sasak Lemak RT 04 RW 11 Pasirjati kecamatan Ujungberung.

Mereka adalah masyarakat desa yang mengadu nasib ke kota, namun kondisi mereka masih tetap kekurangan. Kebanyakan warga yang melakukan urbanisasi ke Ujungberung kota Bandung tepatnya di kampung Sasak Lemak bekerja sebagai buruh tani dan serabutan yang penghasilannya tidak menentu. Banyak dari warga disana pun yang berstatus janda dan lansia.

Rumah Yatim yang beberapa hari lalu berkunjung ke kampung Sasak Lemak untuk survei penyaluran akhirnya datang kembali untuk menggelar penyaluran sembako. Sebanyak 100 paket sembako yang berisi beras, mie instan dan gula disalurkan kepada 100 warga kampung tersebut. Terlihat raut bahagia ditunjukan warga kampung Sasak Lemak ketika menerima santunan tersebut.

“Bantuan sembako ini merupakan bantuan pertama kami, Alhamdulillah puji Syukur atas nikmat yang telah Allah berikan lewat Rumah Yatim dan para donaturnya. Bantuan ini telah kami terima, Insya Allah bantuan ini akan sangat bermanfaat untuk kami.” Ungkap Yadi salah satu warga kampung Sasak Lemak

Budi salah satu relawan Rumah Yatim mengatakan bahwa proses penyaluran yang digelar pukul 08:00 sampai 11:00 WIB berjalan dengan lancar, masyarakat dan aparat setempat turut membantu menyalurkan bantuan tersebut. "Alhamdulillah sebanyak 100 paket sembako telah tersalurkan kepada yang berhak menerimanya, semoga santunan ini bisa meringankan kebutuhan hidup mereka." pungkas Budi


Update 6 - Bantuan untuk Warga Raden Saleh Lampung​

f2d5a8b65cde718b4a5847ffa734ef8ef73affd6

Rumah Yatim Lampung kembali mengadakan kegiatan penyaluran dana zakat melalui bantuan berupa sembako. Sembako kali ini disalurkan di daerah Raden Saleh, Lampung. Sebanyak 20 janda dan lansia mendapatkan bantuan ini.

Menurut Hendi, Kepala Cabang Rumah Yatim Lampung yang juga turun langsung ke lapangan, para janda dan lansia ini rata-rata bekerja sebagai buruh cuci dan gosok. Ada yang dibayar perhari dan ada pula yang dibayar perbulan.

Untuk perbulan rata-rata jasa mereka dihargai Rp 500 ribu per bulannya. Itu belum dikurangi untuk keperluan harian dan biaya sekolah anak-anak mereka. Alhasil penghasilan bersih para janda ini pun bisa dikatakan minim.

Adapun para lansia kebanyakan berusia 70-80 tahun. Beberapa di antaranya ada yang mengalami sakit-sakitan. Sehari-hari mereka hanya menjaga rumah sementara para wali yang merupakan anak mereka pergi mencari nafkah.

Rumah Yatim berharap bantuan ini dapat dirutinkan. Mengingat para janda terutama memainkan peran ganda sebagai ayah sekaligus bagi anak-anak mereka. Sehingga akan sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin hari semakin melonjak.


Update 5 - ​Bantuan untuk 100 Pekerja Serabutan

9f2247e110284552a6f006c42c274a5d90ae1e4a

Rumah Yatim area Jawa Barat menyalurkan 100 paket sembako kepada 100 warga kurang mampu diwilayah Rancakasumba RT 05 RW 07 kelurahan Cisaranten Kulon kecamatan Arcamanik,.

Dwi salah satu panitia penyaluran mengatakan bahwa santunan diberikan kepada warga kurang mampu yang notabennya bekerja sebagai pekerja harian lepas dan serabutan. Meskipun lokasi penyaluran santunan termasuk pemukiman menengah keatas, namun masih banyak warga yang tergolong kurang mampu bahkan hidup dibawah garis kemiskinan.

Kegiatan yang dimulai pukul 10:00-12:00 WIB ini telah mendapat respon hangat ketua RW setempat. tidak hanya itu, kegiatan ini pun disambut antusias warga setempat. Dengan sabar mereka menunggu antrean yang sangat panjang.

“ Alhamdulillah acara sukses diselenggarakan dengan lancer dan tertib. Terima kasih kepada aparat keamanan setempat yang turut membantu dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga sembako ini bisa bermanfaat untuk penerima dan menjadi berkah untuk para muzaki yang telah menitipkan amanahnya kepada Rumah Yatim.” Kata Dwi


Update 4 - Rumah Yatim Gelar Pembagian 200 Paket Sembako

e27aa3b8c41e93ff09ccc6c178da5d6269f258e1

Rumah Yatim kembali mengadakan kegiatan penyaluran sembako. Kali ini dilaksanakan bertempat di kantor Rumah Yatim Yogyakarta. Setidaknya 200 sembako dibagikan dalam kegiatan ini.

Menurut Faizin selaku pengurus Rumah Yatim Yogyakarta, kegiatan kali ini tak hanya menyalurkan sembako tetapi juga pakaian layak guna. Pakaian ini diterima dari donatur yang kemudian dikumpulkan dan diberikan kepada masyarakat.

Sebelum pembagian sembako dimulai ,pembagian pakaian terlebih dahulu dilaksanakan. Masyarakat bebas memilih sendiri pakaian yang diminati. Setelahnya, dilanjut dengan pembagian sembako untuk lima orang setiap sesinya.

Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat. Terutama sembako yang mengalami naik turun menjelang bahkan selama Ramadhan.

“Alhamdulillah meski jumlahnya cukup besar, kegiatan berjalan tertib dan lancar. Dan kegiatan juga lebih cepat selesai dari target waktu. “ jelas Faizin.

Faizin mengaku puas telah menyelenggarakan kegiatan ini karena menjadikan gaung Rumah Yatim lebih besar lagi dalam hal meringankan beban umat utamanya permasalahan ekonomi. Harapannya ke depan Rumah Yatim dapat menyampaikan bantuan lebih beragam dan banyak lagi serta terus dapat menjalin silaturahim dengan masyarakat.


Update 3 - Bantuan Biaya Hidup di 3 Kecamatan

41969b24741effe5b42015bfecb2e6cdb6709b1c

Dapat membantu sesama melahirkan kebahagiaan tersendiri bagi Rumah Yatim. Program-program yang terealisasi sebelumnya mendapatkan respon yang baik dari seluruh masyarakat, baik dari mustahik maupun pihak donator itu sendiri. Prestasi semacam ini yang selalu membuat Rumah Yatim terus bersemangat dalam mensukseskan berbagai kegiatan, termasuk Bantuan Biaya Hidup bagi pasra mustahik.

Kali ini Rumah Yatim menyusuri wilayah Pejaten Barat, Pekayon dan Cinere untuk membantu 20 orang jompo dan dhuafa. Pemberian bantuan berupa santunan tunai pun, langsung diserahkan kepada para mustahik di kediamannya masing-masing. Saat ditemui oleh tim Rumah Yatim, ada tiga orang jompo yang sedang terbaring sakit. Mereka merasa bahagia saat tahu ada pihak Rumah Yatim yang langsung ke rumah, memberikan Bantuan Biaya Hidup. Selain itu, ada beberapa dari mereka juga yang sedang sibuk melakukan aktifitas keseharian.

“Untuk jompo yang kita berikan Bantuan Biaya Hidup kisaran usia 60-75 tahun. Ada sekitar 12 jompo, dan 8 orang dhuafa untuk kuota Bantuan Biaya Hidup yang Rumah Yatim siapkan bagi 3 wilayah tersebut” ungkap Ali Ridwan

Penyerahan Bantuan Biaya Hidup dilakukan secara door to door oleh relawan Rumah Yatim. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10 pagi hingga menjelang Magrib tersebut berhasil mendapatkan target Mustahik yang diharapkan. Untuk selanjutnya, Rumah Yatim akan kembali menerjunkan timnya untuk melaksanakan program seperti, Bantuan Peduli Sesama dan Bantuan Sarana Publik dalam kurun waktu dekat di Daerah Jakarta.


Update 2 - ​Biaya Hidup untuk Masyarakat Sekotong Lombok

61bbbd174d7980ab970b4a0ee80eb7a434afe145

Sekotong Lombok Barat bukan tempat asing bagi Rumah Yatim Cabang NTB, sudah berapa kali Rumah yatim mengadakan santunan disana, bahkan di tempat tersebut ada mitra yang rutin mendapatkan bantuan dana. Kini Rumah Yatim kembali menyambangi pegunungan yang asri ini untuk menyalurkan bantuan biaya hidup untuk 20 mustahik di Dusun Mertamas Desa Kedaro.

Menurut Amir Sumarna kepala Cabang Rumah Yatim NTB, rata-rata mata pencaharian orang-orang disana adalah petani dan pengembala, akses ke kota yang cukup jauh membuat mereka terisolir dan menggantungkan hidup pada alam yang ada, ditambah tingkat pendidikan yang rendah pun mengakibatkan mereka tak memiliki ide lain untuk mencari mata pencaharian lainnya.

“Untuk ke sekolah, mereka harus menempuh perjalanan hingga 5 km.” paparnya.

Selain itu kemiskinan pun diperparah oleh sumber air yang letaknya sangat jauh, untuk mendapatkannya harus berjalan hingga 2 km. Maka tak heran saat Rumah Yatim berkunjung ketempat mereka, sambutan hangat bahkan air mata kebahagiaan mengalir dari mereka, karena santunan biaya hidup yang diberikan sangat berarti bagi mereka yang penghasilannya tak seberapa itu.

11c9856d1d5bd699a2824582f7d862cc4831cfd8

“Meski perjalanan cukup menyita waktu dan tenaga, tapi semuanya terbayar, Alhamdulillah kami menyalukan ketempat yang tepat dan mereka pun sampai menangis saat mendapatkan santunan itu.” Tutup Salma Hasanah, Ibu asrama yang turut mendampingi dalam pembagian santunan tersebut.


Update 1 - Bantuan Pipa untuk Daerah Sulit Air

1f5bbca06f59e49c9a5bf97d10058768fb5cb45e

Mengawali program di pertengahan tahun ini, Rumah Yatim Yogyakarta melaksanakan penyaluran bantuan sarana publik. Adapun sarana yang diperbantukan ialah saluran air milik warga di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo.

Desa Purwosari termasuk kategori desa yang masih mengalami kesulitan air. Bahkan di musim kemarau, air akan sangat susah sehingga membuat warga mengalami kesulitan pula dalam beraktivitas.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim pun dengan sigap memutuskan untuk menyalurkan bantuan ke desa ini. Sebanyak 43 pipa air diberikan langsung kepada Nurkahono, ketua pengelola proyek air untuk warga ini.

Berlangsung mulai pukul 12.00 hingga pukul 15.00 WIB, bantuan pun sukses disalurkan dan mendapat sambutan yang baik pula dari masyarakat.

“Terima kasih kami sampaikan pada Rumah Yatim yang telah memberikan kepedulian pada masyarakat desa kami. Semoga bantuan ini menjadi amal bagi Rumah Yatim dan tentunya bermanfaat bagi warga sekitar.” Ujar Nurkahono.

Sebelumnya, di desa ini Rumah Yatim turun untuk memberikan bantuan biaya hidup kepada Teplu. Bantuan ini akhirnya menjadi viral di salah satu situs berita sehingga diangkat pula oleh salah satu stasiun televisi swasta.

Kedepannya Rumah Yatim akan melihat progres dari proyek ini dan jika memungkinkan akan diberikan bantuan berkelanjutan.

#RumahYatim
#ZakatuntukPerubahan

www.rumah-yatim.org


Secara universal kemiskinan di Indonesia (khususnya) bisa diidentifikasi menjadi dua kategori: kemiskinan kultural dan kemiskinan struktural. Kedua jenis kemiskinan ini sangat berkaitan erat dalam tatanan kehidupan sosial.

Kemiskinan kultural adalah kemiskinan yang sifatnya teologis, lebih bertumpu pada mental dan spiritual. Artinya kemiskinan kultural ini tidak disebabkan oleh kurangnya materi atau kekayaan, tetapi lebih disebabkan oleh krisis mental dan rapuhnya tatanan iman dan pemahaman agama seseorang sehingga harta yang melimpahpun tak mengurangi “Kemiskinan” jiwanya yang rakus.

Sementara jenis kemiskinan kedua adalah kemiskinan stuktural. Kemiskinan struktural ini lebih bersifat sosialis, yang ditandai dengan kurangnya materi dan lemahnya ekonomi.

Melihat realita kondisi masyarakat saat ini, yang memiliki kesenjangan sosial yang begitu besar sebagai dampak dari dua kemiskinan tersebut, maka sudah saatnya “Spirit Zakat” sebagai penegak keadilan sosial harus benar-benar ditegakkan. Untuk menumbuhkan dampak “Perubahan” yang lebih besar dan luas di masyarakat.

Untuk mengimplementasikan misi ini tidak cukup mengaktualisasikan zakat hanya sebatas doktrinal tanpa membangun spirit transformasi sosial. Spirit zakat ini harus diorientasikan untuk merubah kondisi yang timpang itu menjadi sebuah keadilan sosial yang menyeluruh.

Dengan spirit Zakat, orang yang kaya secara material harus dituntut bersedia berbagi dengan masyarakat yang miskin secara struktural sehingga nantinya orang-orang miskin struktural ini tidak lagi menjadi masyarakat miskin yang selalu diberi zakat (Mustahik), tetapi bisa berubah menjadi masyarakat yang mandiri dan nantinya bisa menjadi orang yang mampu untuk memberi zakat (Muzaki).

Zakat untuk Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Ibadah Zakat bukan hanya dipraktekkan sebagai pemenuhan kewajiban rukun Islam tanpa disemangati untuk merubah tatanan sosial. Zakat bisa merubah kemiskinan kultural karena sesungguhnya zakat itu mengajarkan tentang rasa syukur dan kepedulian, Zakat juga mampu merubah kemiskinan struktural karena zakat juga mengajarkan arti sabar dan kemandirian.

Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional Profesional, Rumah Yatim memiliki sebuah prinsip dan keyakinan bahwa Ibadah Zakat yang diimplementasikan secara benar, bukan hanya mampu menggugurkan kewajiban ritual namun juga sekaligus menjadi sebuah media sangat efektif dalam melakukan perubahan tatanan sosial yang berkeadilan.

5549c8e5efe35cefd0be858f38b3338215a38945

Melalui dana Zakat, para mustahik yang berstatus fakir, miskin dan para lansia, menjadi prioritas utama kami, dalam penyaluran bantuan yang bersifat konsumtif seperti Bantuan Biaya Hidup dan Bantuan Sembako.

ccb4e9a8f328a00e49e8e0b1d92e86c3605e26cf

Dalam membantu pemerintah untuk memajukan sektor ekonomi lokal, Rumah Yatim menyediakan bantuan bagi para petani dan pengusaha kecil dalam bentuk bantuan modal usaha, bibit, serta bantuan mesin produksi. Setelah pemberian bantuan, kegiatan monitoring pun dijalankan, hingga para petani dan pengusaha kecil tersebut bisa menghasilkan produk yang memiliki daya saing dengan produk yang telah ada sebelumnya.

819313a303e0e9de92e51920a687cebc060433fe

Selain itu Rumah Yatim pun telah berhasil menyediakan layanan kesehatan murah, dan fasilitas ambulan gratis untuk masyarakat kurang mampu.

Program penyuluhan kesehatan pun dicanangkan dengan membentuk tim relawan kesehatan, yang secara berkala menyisir wilayah pedesaan dengan fasilitas kesehatan yang minim dan sulit terjangkau. Selain melakukan edukasi terhadap wabah penyakit yang diderita secara umum, pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan pun dibebaskan dari pungutan biaya.

bf3ea9678cc7175b46c1911be142935b00c436b2

Demi menjalankan amanah untuk terus memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak yatim, dhuafa serta masyarakat pada umumnya, Kami mengajak Anda, untuk membantu sesama dengan berperan aktif dalam menunaikan 2,5% kewajiban zakat dari penghasilan, melalui Lembaga Amil Zakat Nasional Rumah Yatim.

Besar kecilnya harta yang dikeluarkan, berarti besar untuk merubah tatanan kehidupan sosial secara menyeluruh, mulai diri sendiri.

"Zakat untuk Perubahan ... "

Salurkan Bantuan anda dengan cara:

1. Klik tombol hijau "Tunaikan Zakat"
2. Isi data diri dan pilih cara pembayaran.
3. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui sosial media anda.

www.rumah-yatim.org

IG @ : rumahyatim

FB : Rumah Yatim

WA/SMS/CALL

0812-2120-0900

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

TUNAIKAN ZAKAT

Donatur 862

  • Rp. 5.000.779
    Anonim
  • Rp. 5.000.534
    Arinta
  • Rp. 5.000.516
    Anonim
  • Rp. 5.000.320
    Tes
  • Rp. 5.000.278
    handini

    agar bisa membantu pendidikan mereka sehingga mereka bisa berdikari

  • Rp. 3.000.993
    Anonim
  • Rp. 2.575.399
    Anonim
  • Rp. 2.250.964
    Anonim
  • Rp. 2.000.966
    Anonim
  • Rp. 2.000.406
    Anonim

    Zakat dan shadaqah

SHOW MORE
  • Rp. 400.902
    Anonim

    zakat a.n. Hamba Allah

  • Rp. 150.000
    Anonim
  • Rp. 110.761
    Anonim

    semoga saya tetap istiqomah mezakatkan sebagian rezeki yang saya dapat

  • Rp. 200.197
    Anonim
  • Rp. 50.480
    Anonim
  • Rp. 375.850
    Anonim

    zakat profesi

  • Rp. 1.250.436
    Laras Febriany
  • Rp. 75.840
    Anonim
  • Rp. 200.807
    Alfa Pratista

    dri mami anaca

  • Rp. 500.786
    Anonim
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Rumah Yatim"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Rumah Yatim"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Rumah Yatim

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?