Kitabisa! - Swadaya - Seri TV untuk Indonesia dan Dunia

Swadaya - Seri TV untuk Indonesia dan Dunia

Swadaya adalah seri televisi petualangan yang mengikuti fotografer Rio Helmi menjelajahi Indonesia dengan motor dan menemukan kisah-kisah inspiratif
Campaigner (Social Media)
Rio Helmi Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 31.553.433

terkumpul dari target Rp 100.000.000
32% terkumpul 0 hari lagi
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Swadaya - Seri TV untuk Indonesia dan Dunia

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 2 - donasi terkini - dari tokoh filem Indonesia!

Terima kasih banyak kami ucapkan pada Saudara Slamet Rahardjo, aktor dan sutradara kawakan, maupun Ketua Yayasan IKJ, atas sumbangannya baik dalam bentuk uang maupun kerelaan beliau merekam pesan untuk Swadaya di facebook kami, www.facebook.com/swadayafilm .

Sekalian kami juga mengucapkan terima kasih banyak juga kepada Sdr Maria Ekaristi, salah satu pencetus maupun penggerak Denpasar Filem Festival yang ikut mengorek kantong untuk menyumbang demi seri TV Swadaya!

79354af8108dda1d2407531c343888f6abc62c04



Update 1 - Donasi offline dan online!

Terima kasih banyak kami ucapkan atas kemurahan hati Direktur Pt Dewi Nusantara dan juga kepada Marinta Serina Singarimbun yang telah menyumbang lumayan besar untuk Swadaya secara offline.

Sementara terima kasih banyak juga kami ucapkan kepada para donatur online yakni Tjok Gus, Robi Navicula, Putri Kartika, Paola Cannuciari, Nurlely Bethesda Sinaga, Maria Ekaristi, Luh De Suriyani, Lakota Moira, I Gede Raka Putra Gunawan, dan Chandra Hali yg telah mengawali sumbangan-sumbangan untuk Swadaya!

Bilamana kita hitung semuanya sudah lebih dari seperempat dari target kami!



dcee002163cc41577b3b14f6c3776ce612600e9cSwadaya adalah sebuah seri televisi petualangan dengan durasi 13 x 30 menit yang mengajak masyarakat Indonesia dan orang-orang seantero dunia untuk ikut menjelajah Indonesia lewat kisah petualangan Sang Fotografer, Rio Helmi, di atas sepeda motornya dan ikut merasakan pengalaman-pengalaman menakjubkan bersama sejumlah tokoh masyarakat yang inspiratif. Di sini kita akan melihat betapa budaya dan masyarakat sanggup membentuk “The Indonesian Experience” yang demikian mengesankan. Swadaya, yang berarti memberdayakan diri - di saat budaya dan politik Indonesia berada di persimpangan jalan dan di saat masyarakatnya sedang mencari jalan untuk maju, di saat ini kami berharap Swadaya akan turut memberi pencerahan.


Mencapai masyarakat di tingkat akar rumput

Ada kisah-kisah Swadaya di seluruh Indonesia (lihat daftar kisah di bawah), tetapi agar lebih bermanfaat, kisah-kisah ini harus bisa dilihat oleh lebih banyak orang. Untungnya, di Indonesia ada satu kekuatan media yang ternyata sangat efektif, yaitu TV lokal. BumiHijau Media yang sudah bertahun bekerja dengan stasiun TV lokal seluruh Indonesia, dengan membagi lebih dari 30.000 program mengenai lingkungan, kesehatan, ilmiah dan satwa, telah membangun jutaan jaringan pemirsa untuk Swadaya, yang memungkinkan kami untuk meluncurkan seri ini kepada pemirsa yang tepat, dan untuk menginspirasikan orang-orang yang akan membawa perubahan positif bagi negeri ini.

Tayangan perdana Swadaya akan diputar di lebih dari 50 stasiun TV lokal, dari Aceh hingga Papua. Berikut peta Stasiun TV lokal yang telah bekerja dengan BumiHijau Media:

f020199e50501eabb5d31ee283d919c0d1b3d989

Dukungan Anda akan membantu kami untuk mencapai para pemirsa ini dan menginspirasikan masyarakat untuk memiliki kepercayaan bahwa mereka secara swadaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri. Program Swadaya juga akan memberi perspektif yang berbeda mengenai negeri ini terutama tentang keanekaragaman yang dimilikinya, sehingga dapat meningkatkan keharmonisan dan kerukunan berbangsa, serta meningkatkan apresiasi antar masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.


Apa Yang Kami Butuhkan & Apa Yang Anda Dapatkan

Memproduksi seri televisi membutuhkan upaya dan dana yang besar. Keseluruhan biaya produksi satu episode, termasuk seluruh biaya produksi, pascaproduksi dan biaya distribusi, dapat berubah tergantung topik dan lokasi. Namun, biaya rata-rata satu episode adalah $76,000 (1 milyar rupiah). Kami akan mencari dana dari berbagai sumber, tetapi untuk melakukan ini kami butuh bantuan Anda untuk memulai prosesnya dan mendanai produksi 3 episode pertama. Untuk melakukan ini, kami berharap dukungan komunitas melalui situs crowdfunding – sumbangan dalam bentuk Rupiah dapat dilakukan di sini: http://kitabisa.com/swadaya
dan sumbangan USD dapat dilakukan pada campaign indiegogo kami di sini: https://www.indiegogo.com/projects/swadaya-a-tv-se...

2169d5baf7b6576b76c924e0705396dc79c92039
Reward seru menanti teman-teman yang mendukung kampanye ini:
  • Donasi Rp100.000: Screen Saver Swadaya
  • Donasi Rp250.000: Behind the Scene Still Pack, Screen Saver Swadaya & 2x tiket pemutaran perdana Swadaya di Ubud
  • Donasi Rp500.000: Swadaya Screen Saver, Behind the Scene Still Pack, 2x tiket Pemutaran perdana & Pre-Party di Ubud
  • Donasi Rp1.000.000: T-shirt Swadaya, Swadaya Screen Saver, Behind the Scene Still Pack, 2x tiket Pemutaran perdana & Pre-Party di Ubud
  • Donasi Rp5.000.000: Signed Photo A3, Custom Boxed & Signed DVD Set, T-shirt Swadaya, Swadaya Screen Saver, Behind the Scene Still Pack, 2x tiket VIP Pemutaran perdana & Pre-Party di Ubud
  • Donasi Rp10.000.000: Signed Photo A3, Custom Boxed & Signed DVD Set, 4x tiket VIP Pemutaran Perdana & Pre-Party di Ubud, Makan malam dengan Produser di Bali, Video 'Behind the Scenes', Gelas BumiHijau, T-Shirt Swadaya, Screen Saver Swadaya

Dan, apa yang terjadi jika kami tidak berhasil mengumpulkan dana yang diperlukan?

Itu adalah pertanyaan penting. Kami punya motivasi yang besar untuk membuat seri ini menjadi nyata. Begitu pendanaan untuk episode pertama sudah dikumpulkan, kami akan segera mulai produksi. Bagi kalian yang sudah kenal kami, kalian pasti paham seberapa keras kami bekerja. Dan, kami tidak akan meluncurkan kampanye ini jika tidak memiliki kemauan 120% untuk menjadikan Swadaya nyata.


Kisah-Kisah Swadaya

Berikut ini ada contoh beberapa kisah inspiratif yang Swadaya ingin mengangkat:

Pahlawan Bambu dari Bali:
Di lereng Kintamani, penduduk desa belajar menanam, memanen, dan menjual bambu dengan memanfaatkan lahan di jurang-jurang tandus dan terjal. Mereka bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri, sekaligus melakukan penghijauan kembali dan menahan erosi.

5b80a2c535a4dda4900de43cbce7b6ea6ee0b477

Geng Motor dan Bidan dari Flores:
Krisis keluarga di suatu desa terpencil memicu geng motor untuk mengadakan jasa transport bagi bidan-bidan serta mengajar teknologi tepat guna nun jauh di pegunungan Flores.

Penjinak Hiu Paus dari Papua:
Di lepas pantai terpencil Papua, masyarakat setempat bahu-membahu dengan pawang hiu dan membangun peternakan budidaya ikan dan lobster untuk menyokong ekonomi desa mereka.

Sekolah untuk Desa Tertinggal di Lombok:
Di lembah curam di Lombok, seorang wanita yang tidak sempat memperoleh pendidikan, menggalang masyarakat desanya untuk bekerjasama membangun sebuah sekolah agar anak-anak gadis dan laki-laki mereka bisa mengenyam pendidikan dan mempunyai kesempatan untuk sukses.

Kelapa Sawit Skala Kecil dari Riau:
Dikelilingi oleh perkebunan sawit komersial raksasa, sebuah kelompok petani memilih melatih diri dan bergabung sebagai kelompok petani skala kecil yang menggunakan cara-cara yang berkelanjutan, agar bisa memberi nafkah bagi keluarga namun tetap mempertahankan kelestarian lahan mereka.

Sebuah Sekolah Eko-Edukasi di Papua Barat:
Jauh dari berbagai layanan publik, masyarakat desa kecil Malagufuk bergabung dan mengubah pola hidup yang dulunya hanya berburu menjadi pengelola daerah eko-wisata. Hal ini sukses meningkatkan jumlah pengunjung internasional, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Penjaga Hutan dari Kalimatan Barat:
Di Kalimantan Barat, sekelompok pemburu Dayak bertugas sebagai penjaga hutan. Mereka tetap melestarikan gaya hidup dan budayanya, serta ikut melestarikan flora dan fauna yang membentuk landskap daerah mereka tersebut.

Pengusaha Susu Kambing dari Jawa Timur:
Putra seorang buruh perkebunan kopi miskin yang berjuang agar bisa meraih pendidikan tinggi, namun saat memegang sertifikat diploma bukannya ikut teman-temannya bekerja di kota-kota besar, malah kembali ke rumah dan mengembangkan bisnis kecil yang mengilhami dan memberdayakan desanya.

429f0514937e584de2705093a1a9ddfa16f9bd87

Jaringan SMS Petani dari Kalimatan Timur:
Kurangnya komunikasi telah membawa kerusakan lingkungan yang parah di Kalimantan Timur. Namun, sebuah jaringan SMS telah membawa perdagangan yang adil, aliran berita reguler, dan perlindungan lahan tradisional.

Nelayan dan Cemara di Pantai Jawa Timur:
Seorang 'pendatang' (meski sudah puluhan tahun di desa ini) gigih mengumpulkan para nelayan setempat untuk menanam pohon cemara laut di sepanjang pantai yang bermanfaat untuk mencegah erosi, melindungi hutan bakau, serta membawa keuntungan yang tidak terduga dalam pengembangan pariwisata lokal.

d1d30a8805b485cc5c00d23ba97673eb7c8f4c36

Menghijaukan Aceh:
Seorang mantan pemberontak telah jatuh bangun dan mempertaruhkan seluruh karirnya untuk menjadikan salah satu provinsi paling militan di Indonesia menjadi contoh penerapan ekonomi hijau.

Cokelat Sulawesi untuk Dunia:
Kelompok petani kakao yang tanamannya sempat diserang oleh penyakit, kembali bangkit dan gigih bekerja keras untuk merehabilitasi pertanian mereka dan pada saat yang bersamaan membuka sebuah jaringan langsung ke pasar dunia.

Pulau Teknologi Tepat Guna:
Orang-orang Kai telah hidup terasing selama berabad-abad. Tapi kini sebuah koperasi wanita mendatangkan teknologi tepat guna yang membawa desa mereka ke abad ke-20 dan memberi manfaat positif bagi kehidupan mereka.


Tim Kami


25d492db83d1767bcdf70076fced71ae9f1acaf8

RIO HELMI lahir di Swiss pada tahun 1954. Ayahnya Duta Besar RI untuk Swiss dan Vatikan, dan ibunya berasal dari Turki. Rio memotret Asia dan menulis artikel sejak 1978. Karyanya dapat dilihat di media cetak nasional (Sinar Harapan, Mutiara, Tempo, dsb) dan internasional (Vogue, Geo, Vanity Fair, NY Times, dsb), dan lebih dari 20 buku foto format besar. Dia juga pernah bekerja di sejumlah produksi film dokumenter, salah satunya adalah Film Lempad of Bali. Pameran fotografi tunggal Rio telah diadakan di Bali, Jakarta, Madrid, Miyazaki, Palo Alto, San Francisco, dan Sydney. Karya-karyanya ada dalam koleksi pribadi di seluruh dunia termasuk di Boston, Hong Kong, Jakarta, London, Los Angeles, Roma, San Francisco, Sydney, Tokyo dan Washington.



fab6b6e094afd882fa85141d7d8f1d2e696f65b4

JOE YAGGI adalah seorang produser / sutradara pemenang penghargaan yang telah tinggal di Indonesia sejak tahun 1993. Selama dua dekade terakhir, dia mengembangkan perusahaannya dari liputan olahraga ekstrim ke konservasi alam, komunikasi sosial, dukungan dan produksi siaran televisi internasional. Di dunia internasional beliau dan timnya di Jungle Run telah bekerja sama dengan National Geographic, BBC, Discovery Channel, dan banyak lainnya. Secara inhouse mereka telah memproduksi film dokumenter, web series, komunitas interaktif dan film pendidikan yang telah dilihat di penjuru negeri. Melihat peningkatan kualitas dan kuantitas program faktual yang ada di Indonesia, mereka mendirikan BumiHijau Media dan sejak saat itu telah mendistribusikan lebih dari 30.000 program yang mencakup lingkungan, sosial, kesehatan, ilmu pengetahuan, dan satwa liar ke stasiun televisi lokal di Indonesia sampai saat ini. Sejak saat itu, proyek tersebut telah berkembang menjadi salah satu jaringan pembelian dan penempatan iklan terbesar untuk TV lokal di Indonesia. Joe lahir di California, memiliki gelar sarjana antropologi, dan telah bekerja di berbagai belahan dunia.

Swadayafilm.com | [email protected]

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Campaign Telah Berakhir

Donatur 22

  • Rp. 13.160.000
    Direktur PT Dewi Nusantara

    Semoga kisah-kisah positif tentang komunitas swadaya menjadi inspirasi bagi yang lain. Upaya seperti ini patut kita dukung!

  • Rp. 10.000.000
    Marinta Serina Singarimbun
  • Rp. 2.000.000
    Slamet Rahardjo

    Swadaya artinya apa? Percaya pada kemampuan diri. Bergabunglah!

  • Rp. 1.000.000
    Maria Ekaristi
  • Rp. 1.000.000
    Tjok gus
  • Rp. 500.980
    Anonim
  • Rp. 500.374
    Anonim
  • Rp. 500.000
    Agung Bawantara

    Bersama kita buat perbaikan...

  • Rp. 500.000
    Christopher Knight

    Semoga berhasil Joe! Tidak sabar untuk datang melihat perdana menteri.

  • Rp. 500.000
    nurlely bethesda sinaga
SHOW MORE
  • Rp. 136.680
    Zamilia

    Semangat Berkarya..Semangat Ber Swadaya..

  • Rp. 500.000
    Agung Bawantara

    Bersama kita buat perbaikan...

  • Rp. 2.000.000
    Slamet Rahardjo

    Swadaya artinya apa? Percaya pada kemampuan diri. Bergabunglah!

  • Rp. 1.000.000
    Maria Ekaristi
  • Rp. 500.000
    Christopher Knight

    Semoga berhasil Joe! Tidak sabar untuk datang melihat perdana menteri.

  • Rp. 250.863
    Olip (Bali Recycling)
  • Rp. 200.876
    Carolina Remita Andriana

    Inspire and good luck

  • Rp. 250.784
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Bowo

    Keep up the good work!

  • Rp. 500.374
    Anonim
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Swadaya - Seri TV untuk Indonesia dan Dunia"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Rio Helmi"

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Rio Helmi

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?