Kitabisa! - Jaga Senyum Hangat Yatim Palestina

Jaga Senyum Hangat Yatim Palestina

Jaga Senyum Hangat Yatim Palestina
Selimut dan Pakaian Dingin untuk GAZA

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser. Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Jaga Senyum Hangat Yatim Palestina

Rp 273.849.233

terkumpul dari Rp 475.000.000
58% tercapai 59 hari lagi


Penggalangan dana dimulai 12 Sep 2017 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

YATIM GLOBAL

Selimut dan Pakaian Dingin untuk GAZA

GAZA – PALESTINA... Sejuta cerita, sejuta berita dan sejuta aksinya. Tak sekedar sebuah Negeri yang diberkahi dan Negeri yang di sucikan. Lebih utama lagi, Palestina merupakan Bumi Para Nabi. Kiblat pertama umat Islam.

“Kak, sebentar lagi musim dingin. Jangan lupakan kami yah,”

Saat ini Palestina mulai memasuki musim dingin, tepatnya pada bulan November. Suhunya mencapai 13° celcius, itu merupakan suhu normal saat musim dingin. Suhunya juga bisa mencapai 0° celsius saat berada di puncak musim dingin dengan tingkat kedinginan yang luar biasa.

Coba bayangkan bagaimana 20.000 yatim dan dhuafa ini dapat bertahan ditengah musim dingin yang amat dingin?

Mari hadiahkan mereka selimut serta pakaian musim hangat.

“Alhamdulillah kami mendapat hadiah berupa pakaian hangat. Kami senang menerima bantuan dari para muslim di Indonesia," kata salah satu anak yatim Muhammad (14) saat menerima jaket dari Rumah Yatim.

Alhamdulillah tahun 2017 lalu kami berhasil menyalurkan 50 pakaian hangat untuk anak yatim dhuafa di Gaza. Tahun ini kami ingin mengajak kembali masyarakat Indonesia untuk memberikan hadiah musim dingin bagi ribuan yatim dan keluarga dhuafa di Gaza.

  • - 1 Buah selimut hangat ukuran kecil, harga Rp. 300.000
  • - 1 Buah selimut hangat ukuran besar, harga Rp. 450.000
  • - 1 set baju musim dingin, harga Rp. 450.000

Jaga hangatnya senyuman indah mereka dengan bantuan terbaikmu bagi GAZA.

Salurkan Bantuan anda dengan cara:

1. Klik tombol hijau "BERI DONASI"
2. Isi data diri dan pilih cara pembayaran.
3. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui social media anda

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

DONASI SEKARANG

Donatur 2122

  • Rp. 2.850.356
    Anonim
  • Rp. 2.500.723
    Anonim
  • Rp. 2.000.895
    Anonim
  • Rp. 2.000.400
    SATYA SRI Nugroho
  • Rp. 2.000.267
    Anonim
  • Rp. 2.000.000
    Anonim
  • Rp. 2.000.000
    Anonim
  • Rp. 2.000.000
    Anonim
  • Rp. 1.910.835
    Anonim
  • Rp. 1.750.000
    Rumah Yatim

    Donasi untuk Palestina dari para dermawan yang berkunjung ke kantor dan transfer langsung dari tanggal 19 Oktober 2017 s/d 31 Oktober 2017

SHOW MORE
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 25.438
    Anonim
  • Rp. 500.786
    Rizka Kartika

    AN ukhti Rizka Kartika, terima kasih ya Allah .. alhamdulillah

  • Rp. 500.706
    Putut Eko Sudiyono

    Terima kasih ya Allah ya Robb, alhamdulillah

  • Rp. 100.981
    Anonim
  • Rp. 11.395
    Iqbal Nm

    semoga nggak kedinginan

  • Rp. 100.035
    Anonim
  • Rp. 250.320
    Anonim
  • Rp. 10.000
    Anonim

    bismillah barakallah

SHOW MORE
4 Dec 2018

Pencairan Dana Rp 3.815.409

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

27 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 756.712

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

21 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 5.389.232

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

13 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 1.349.656

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

7 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 2.931.452

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

30 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 1.399.576

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

23 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 1.939.751

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

16 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 1.847.663

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

9 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 3.251.130

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

2 Oct 2018

Pencairan Dana Rp 5.324.056

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

25 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 4.575.685

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

18 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 2.912.731

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

12 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 12.442.763

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

28 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 21.690.845

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

6 Aug 2018

Pencairan Dana Rp 82.864.844

Ke rekening Mandiri *** *** *** 6090 a/n YAYASAN RUMAH YATIM

Rencana penggunaan dana: disalurkan

22 Jul 2018

Update 33 - ​Krisis Kemanusiaan Terus Menghantui GAZA

843a1114972bba87448f8ef09a2b63199cfba6f5

Rentetan bom dan serangan udara membombardir Jalur Gaza pada Jum'at (20/7) malam waktu Palestina. Selain menghujani bom dan rudal, Zionis Israel pun mengerahkan Tank dan pasukan nya ke arah Jalur Gaza.

Akibat serangan ini sedikitnya 4 warga Palestina meninggal dunia serta lebiih dari 130 korban luka-luka lainnya.

5c6fc9afb9726921a943928befa9ff60200001a2Saat peluru dan bom berseliweran di udara Jalur Gaza, bisa terbayangkan bagaimana ketakutan yang di alami oleh warga disana. Tetapi tak pernah menghentikan mereka untuk terus memperjuangkan serta mendapatkan hak nya sebagai manusia merdeka.

Krisis kemanusiaan yang tak hanya menimpa orang dewasa saja tetapi setiap hari bisa saja menjadi hari mencekam bagi anak-anak disana. Setiap harinya bertambah puluhan hingga ratusan korban luka yang membutuhkan perawatan segera.

6956a412425297850a6e70498985717551fa9e9f

Sahabat, saat hak bermain, bersekolah bahkan saat hak mereka menerima kasih sayang dari orangtuanya tak bisa terwujud, marilah kita tampil kedepan menjadi untuk membantu meringankan duka mereka.


www.rumah-yatim.org

9 Jun 2018

Update 32 - 1.060 Donatur Telah Berbagi Masa Depan dengan Yatim Palestina

Rumah Yatim secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berdonasi untuk membantu 500 anak Yatim Palestina, memiliki kehidupan yang lebih baik.

Donasi Anda telah kami salurkan kepada mereka dan menghadirkan secercah kebahagiaan ditengah beratnya kehidupan yang mereka alami. Mereka pun menitipkan doa untuk semua donatur yang sudah menyantuni mereka.

Terakhir, kami ingin mengingatkan: 7 hari lagi tersisa di bulan Ramadan. Salah satu momentum terbaik untuk menunaikan kewajiban zakat.

Untuk teman-teman yang ingin membayar zakat, Anda bisa menyalurkan zakat melalui Rumah Yatim, dengan klik

Bersama update ini kami juga ingin mengucapkan, taqobbalallahu minna wa minkum minal aidin wal faizin. Semoga Allah menerima ibadah kita.

Selamat merayakan Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

Salam,

Rumah Yatim

1 Jun 2018

Update 31 - Bantuan Obat-obatan bagi Pasien Luka Tembak

38e2a31e477b27deeca01b6542cf4f4444e1e89b

Sudah lebih dari 1 dekade wilayah Gaza berada dibawah blokade Israel. Akses dari luar pun tertutup sehingga bantuan kemanusiaan sulit sampai ke Gaza.

Sejak aksi Great March Return atau Masirah Alawda kubra hingga penolakan pemindahan KEDUBES Amerika ke Jerusalem, hingga kini warga Gaza tetap berkomitmen melakukan aksi di Timur wilayah Jalur Gaza. Aksi yang dilakukan oleh warga Gaza ini dihadang oleh militer Israel dengan menembaki warga Gaza hingga eksekusi ditempat. Sampai saat ini terhitung lebih dari 150 lebih warga Gaza gugur saat melakukan aksi di timur wilayah Gaza tersebut.

79e1960968af54d384e52c947126e1eb9c69952b

Sejak 28 Mei 2018, Israel kembali melakukan serangan ke Gaza dengan melontarkan roket artileri ke beberapa titik wilayah di Gaza dengan sasaran kamp militer para pejuang Palestina.

Serangan ini berawal pada 27 Mei 2018, militer Israel melontarkan roket tanpa sebab ke wilayah Gaza. Sehingga akibatnya roket Israel ini menewaskan 4 warga Gaza dan 1 diantaranya pejuang Palestina. Serentak pejuang Palestina di Gaza pun melontarkan roket serangan balasan ke wilayah Israel. Tak pelak, tabuh genderang perang pun dimulai kembali antara militer Israel dengan pejuang Palestina di Gaza.

Ribuan pasien dilarikan ke rumah sakit salah satunya di pusat rujukan terbesar di Palestina yaitu di Rumah Sakit Shifa Gaza City. Tetapi lagi-lagi pihak RS kewalahan dikarenakan persediaan obat-obatan yang kian menipis. Hal ini dibenarkan oleh bang Onim aktivis kemanusiaan Indonesia yang kini berada di Gaza, saat mengunjungi Rumah Sakit Shifa dan bertemu dengan tim medis dan pihak Menteri Kesehatan Palestina di Gaza.

ec66d59beddbe87df5687892a44abb1fd8277031

Atas informasi ini dan juga melalui bantuan dari Yayasan Nusantara Palestina, Alhamdulillah pada 30 Mei 2018, Rumah Yatim merespon dengan cepat untuk memberikan bantuan obat-obatan untuk diberikan kepada Rumah Sakit Shifa Gaza City. RS Shifa adalah rumah sakit milik pemerintah Palestina di Gaza.

Bantuan obat-obatan diantarkan oleh bang Onim dan diserahkan langsung kepada tim medis RS Shifa yaitu dr. Muchlis Adhan. Atas nama Menkes Palestina dan masyarakat Gaza, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada muslimin di Indonesia terutama kepada pihak Rumah Yatim juga semua donatur, atas bantuan obat-obatan ini telah menyelamatkan nyawa para pasien karena memang saat ini pasien membutuhkan obat-obatan untuk pulih dan sembuh dari luka yang mereka derita akibat dari aksi tembakan dari militer Israel.


www.rumah-yatim.org

17 May 2018

Update 30 - ​Tarawih Pertama Peserta Aksi Pawai di Gaza

a63c60acb51fa90adf271016cbfd91a1aef4d62c

Dalam suasana yang masih siaga dan religius yang bercampur menjadi satu, di berbagai titik tenda-tenda aksi kepulangan di perbatasan timur Jalur Gaza, ratusan warga melakukan sholat Tarawih pertama. Mereka ingin menyampaikan pesan kepada penjajah Zionis bahwa mereka akan terus melanjutkan aksi pawai kepulangan meskipun mereka mengalami penindasan dan teror dari penjajah Zionis.

Di area terbuka di dalam kamp-kamp, para jamaah berbaris rapi untuk beribadah kepada Yang Maha Kuasa, menegakkan kepala mereka bermunajat meminta pertolongan dan rahmat dari Allah Yang Maha Kuasa agar selalu diberikan kekuatan dalam memperjuangkan Al - Quds.

9393e090370a6c21858b4c118a56008f7e6fd40f

Panitia di kamp-kamp pawai kepulangan sebelumnya telah menyatakan mereka bertekad menggelar shalat tarawih setiap hari di kamp-kamp tersebut dan memilih para imam yang memiliki suara bagus nan indah dalam membaca ayat Al-Quran. (melayu.palinfo.com)

Betapa mereka tetap tekun melaksanakan ibadah di tengah kondisi yang penuh ancaman dari para tentara yang setiap saat siap menembakkan timah panasnya. Betapa mereka yakin bahwa pertolongan Allah itu nyata. Maka bukankah saatnya bagi kita untuk mendukung mereka? Ingat, ada sekitar 2771 korban luka dan 225 nya terdiri dari anak-anak yang saat ini membutuhkan bantuan dari masyarakat Internasional.

9f81c5cfa548c757f556441f5cea62966d13aa97

Bantu GAZA KRISIS OBAT-OBATAN dengan menyalurkan donasi terbaik anda. Dan jadikan moment Ramadhan ini sebagai peluang dalam mngumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Karena segala amal baik yang dilakukan saat ini InsyaaAllah akan di lipatgandakan.


www.rumah-yatim.org

16 May 2018

Update 29 - ​58 Syahid & 2771 Terluka dalam Pembantaian

9e4d6ac5619a4276b84fe11feff23a5feec6ff19

Sebanyak 58 warga Palestina gugur, 7 di antaranya anak-anak dan lebih dari 2771 warga lainnya terluka, akibat serangan yang dilakukan pasukan penjajah Zionis terhadap peserta pawai kepulangan akbar di perbatasan timur Jalur Gaza dalam aksi sejuta umat yang digelar hari Selasa (14/5) kemarin.

Wakil Kementrian Kesehatan Palestina, Dr. Yusuf Abu Risy, dalam konferensi pers pada Senin (14/5) malam, menyatakan bahwa di antara korban yang gugur ada 7 anak-anak dan seorang tim medis.

Dia menegaskan bahwa korban luka bertambah menjadi 2771, 1760 di antaranya dirawat di rumah sakit dan 1011 dirawat di lapangan.

7ec1670a0aebd57c2852bbe8eb07e9c9a4a5c53f

Di antaranya korban yang luka ada 225 anak-anak, 79 wanita, dan 17 tim medis. Sebanyak 54 koran dalam kondisi sangat kritis, 76 serius, 1294 luka ringan dan 1347 luka ringan.

Dia menyatakan bahwa sebanyak 1359 korban terluka tembak peluru organik, 14 korban terluka tembak peluru tajam yang dilapisi karet dan 155 terkena serpihan di tubuhnya, 264 terluka karena sebab lainnya dan 980 terkena tembak gas air mata.

Sebanyak 90 korban luka tertembak di leher dan kepala, 192 di bagian tubuh atas, 62 di punggung dan dada, serta 54 di perut dan pinggang. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

9 May 2018

Update 28 - ​Israel Serang Tim Medis & Anak-anak di Gaza

e00f1ec7ecd8a9df8a9ebffd002abcd096a270fa

Pasukan Israel mengincar pos medis yang bertebaran di kemah kepulangan di Gaza Timur, puluhan petugas medis mengalami gangguan pernapasan akibat tembakan gas air mata.

Koresponden kami menyatakan, pasukan Israel secara intensif menembakan gas air mata k epos-pos medis di Gaza Timur, Khanyunis dan Rafah.

Menurut juru bicara kementerian kesehatan, pasukan Israel menyerang pos medis dengan gas air mata, yang menyebabkan puluhan tim medis mengalami gangguan pernapasan.

Serangan terhadap pos medis untuk menghambat kerja mereka, termasuk serangan dilakukan ke sejumlah ambulan di Khanyunis Timur dan Gaza Timur.

Dalam konteks yang sama, kementerian kesehatan melaporkan, pasukan Israel menyerang anak-anak yang turut serta dalam aksi damai pawai kepulangan di Gaza Timur. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

7 May 2018

Update 27 - ​Pemogokan 14 Mei Respon Pemindahan Kedubes

b1a200e59b3c175bf395ebcba2a42542d75c568b

Faksi-faksi Palestina menyatakan bahwa tanggal 14 Mei yang akan datang adalah hari pemogokan umum nasional di semua lini kehidupan dan pemogokan semua lembaga termasuk pendidikan. Pengecualian hanya pada transportasi pengangkutan para peserta pawai kepulangan.

Aksi ini dilakukan dalam rangka untuk melawan langkah pemerintah Amerika yang akan memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke al-Quds dan mengakuinya sebagai ibukota negara penjajah Zionis.

Keputusan Amerika memindahkan kedubes ke kota al-Quds dinilai sebagai perang terhadap rakyat Palestina dan hak-haknya. Pemogokan itu juga sebagai langkah untuk memprotes pemotongan bantuan internasional dan Amerika kepada UNRWA.

Faksi-faksi Palestina menyerukan kepada rakyat Palestina di Tepi Barat dan wilayah Palestina yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1948 untuk bergabung dalam aksi ini, ikut turun ke jalan pada 14 Mei.

Fraksi-fraksi Palestina juga meminta warga Palestina untuk mengantisipasi bentrokan dengan pasukan Israel di semua titik nyala secara bersamaan dengan pawai kepulangan akbar yang akan diadakan pada 15 Mei, yang menandai Hari Nakba Palestina. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatm.org

26 Apr 2018

Update 26 - ​Penggusuran Sekolah Oleh Israel

7d45662384265852a713842b87c10b5a51491e5c

Human Rights Watch pada hari Rabu (25/4) mengatakan, Israel telah berulang kali menolak izin pembanguanan sekolah untuk anak-anak Palestina di Tepi Barat dan berulangkali pula menghancurkan sekolah-sekolah yang dibangun tanpa izin, sehingga ribuan anak-anak Palestina sulit menerima haknya di bidang pendidikan.

Organisasi hak asasi manusia Internasional dalam sebuah pernyataannya pada 25 April mengatakan, Mahkamah Agung Israel akan mengadakan sidang terakhir terkait rencana militer untuk menggusur sebuah sekolah di Red Khan, Abu manis yang dihuni warga Palestina. Sekolah tersebut merupakan salah satu dari 44 sekolah Palestina berada dalam peringatan pembongkaran secara total atau sebagian, karena dibangun secara ilegal, menurut mereka.

Lembaga militer Israel menolak izin sebagian besar atau 60 % lebih bangunan Palestina di Tepi Barat, di mana mereka bisa mengontrol perencanaan dan konstruksi. Tetapi justru pada saat yang sama mereka membangun ribuan bangunan untuk permukiman Zionis, termasuk sekolah dan yang lainnya dalam rangka menekan populasi orang Palestina agar meninggalkan tanah kelahiran mereka.

Bill van Asfield peneliti senior di Dewan HAM dan organisasi mengatakan, "Pihak berwenang Israel menghancurkan sekolah dasar dan taman kanak-kanak di komunitas masyarakat Palestina tanpa akuntabilitas selama bertahun-tahun. Mereka juga menolak mengeluarkan izin bangunan. Mereka melakukan pembongkaran sekolah tanpa lisensi, dengan prosedur diskriminatif dan melanggar hak anak Pendidikan, ungkapnya.

6714062f983e48517232b33e6937d1affabc28ba

Pihak berwenang Israel telah menghancurkan dan menyita gedung sekolah atau properti Palestina di Tepi Barat setidaknya 16 kali selama tahun 2010 dan 12 kali selama 2016. Lebih dari sepertiga komunitas Palestina berada di Area C dan 60 persen di wilayah Tepi Barat.

Tentara Zionis secara khusus mengontrol konstruksi bangunan di bawah perjanjian Oslo tahun 1993, di mana tidak ditemukan sekolah dasar, sementara 10 ribu anak tiap harinya berangkat ke tenda-tenda atau gubuk-gubuk untuk bersekolah tanpa pemanas atau pendingin udara, menurut PBB.

Menurut PBB, sekitar 1.700 anak telah dipaksa berjalan 5 kilometer untuk mencapai sekolah masing-masing akibat penutupan jalan, kurangnya transportasi dan masalah lain, menurut perkiraan PBB untuk tahun 2015.

Jarak yang jauh dan ketakutan akan pelecehan oleh para pemukim atau tentara mendorong beberapa orang tua untuk membawa anak-anak mereka keluar dari sekolah, terutama pada anak perempuan mereka. (melayu.palinfo.com)

Betapa banyak kesulitan dan rintangan yang menghadang anak-anak Palestina untuk mendapatkan haknya dibidang Pendidikan. Hal ini menjadi salah satu alasan dari banyaknya alasan Rumah Yatim mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu mereka mendapatkan hak Pendidikan. Mari bersama mewujudkan pendidikan yang layak bagi mereka.



www.rumah-yatim.org

25 Apr 2018

Update 25 - ​Layang-layang, Mainan yang Buat Takut Israel

a9d9d1b82dec474b76a5a142ba6251f44051ac1e

“Tidak kehilangan sarana”. Kalimat itulah kesimpulan dari kondisi pemuda Palestina yang dari hari kenari berinovasi, menciptakan “sarana damai” dalam menghadapi penjajah Zionis yang menyebut tentaranya sebagai “tentara yang tidak terkalahkan”.

Sebuah mainan anak-anak Palestina, benar-benar telah membuat penjajah Zionis mengalami “kebuntutan politik dan keamanan”, setelah para pemuda Palestina dari Jalur Gaza, mempropagandakan video melalui jejaring sosial, yang menjelaskan mekanisme kerja layang-layang (orang Palestina menyebutnya pesawat kertas) dan cara menerbangkannya ke arah wilayah Palestina yang diduduki penjajah Zionis Israel.

Selama 20 hari terakhir, di Jalur Gaza digelar berbagai kegiatan pawai kepulangan akbar. Dalam dua pekan terakhir, kegiatan yang paling menonjol adalan penerbangan layang-layang oleh para pemuda Palestina, yang diujung ekornya diberi bahan yang mudah terbakar.

7024a6db41beb4fabbf9b61efbb6e14820917eb8

Kelompok pemuda yang menyebut diri mereka “Ahfad Zawari” (anak cucu zawari), meluncurkan aksi membakar hutan dan lahan pertanian yang dikuasai penjajah Zionis Israel di timur Gaza.

Melalui potongan-potongan video yang mereka upload ke media sosial, “Ahfad Zawari" menyerukan berpartisipasi dalam pawai kepulangan akbar dan menyiapkan “layang-layang pembakar”, untuk menjatuhkan api di perbatasan selama sepekan ini.

Pada hari Selasa (17/4/2018) lalu, layang-layang pembakar ini berhasil membakar lahan pertanian Zionis di sekitar "Kibbutz Beeri", yang terletak tujuh kilometer di sebelah timur kamp pengungsi al-Buraij di wilayah tengah Gaza. Menurut sumber media Israel, lebih dari 100 ribu meter persegi lahan terkabar akibat layang-layang pembakar ini.

Kepada Pusat Informasi Palestina, pakar urusan militer Yusuf Syarqawi menegaskan bahwa layang-layang ini telah menciptakan teror pada jiwa para pemukim Yahudi di pinggiaran Jalur Gaza.



Syarqawi berpendapat bahwa pesan yang ingin disampaikan oleh mereka yang meluncurkan layang-layang ini telah memainkan perannya. Dia menyatakan bahwa penjajah Zionis Israel sudah unggul dalam arogansi dan pembunuhan terhadap rakyat Palestina.

553977472341e36537664f25bacc4df1dc5d816d

Dia mengatakan, “Rakyat Palestina mengalahkan rasisme Israel dengan perlawanan spirit, yang itu adalah jenis perlawanan paling kuat.” Dia menegaskan bahwa penjajah Zionis menemui jalan buntu akibat pawai kepulangan akbar ini. “Pawai ini telah membuka cakrawala besar bagi kami. Issrael telah tersudut di sepuluh pojok, bukan hanya satu pojok.”

Syarqiwi mengingatkan kemungkinan penjajah Zionis melakukan aksi militer di Jalur Gaza, dengan tujuan untuk menghentikan pawai kepulangan akbar.

Hari Kamis pekan lalu, Dewan Regional Eshkol mengeluarkan peringatan keras kepada penduduk, menasihati mereka untuk waspada dalam mengantisipasi serangan-serangan api pembakar ini dari udara. "Dalam 24 jam terakhir, ada beberapa kasus layang-layang terbang dengan membawa bom Molotov dari Jalur Gaza ke wilayah kita," katanya.

Pernyataan itu menambahkan, “Semua diminta waspada dan berhati-hati, menyampaikan setiap peristiwa kebakaran yang tidak wajar di daerah tersebut.” (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

14 Apr 2018

Update 24 - Pakaian Hangat untuk 50 Anak Yatim di Gaza

863794850e8df12b4f477812335cf3332f3e4f3c

Lebih dari 24.000 anak yatim yang berada di Jalur Gaza saat ini hidup dibawah garis kemiskinan dan juga berasal dari keluarga dhuafa. Anak-anak Yatim ini tersebar di lima titik wilayah, yaitu Gaza Tengah, Gaza City, Gaza Timur, Gaza Utara dan Gaza Selatan. Mereka harus bertahan hidup di segala keterbatasan yang harus mereka hadapi akibat dari pemblokadean yang dilakukan oleh Zionis Israel. Mereka tinggal bersama sanak saudara, neneknya atau pamannya yang masih hidup dan masih memiliki tempat tinggal. Berbeda dengan anak Yatim yang sudah tidak mempunyai satupun keluarga, mereka tak punya pilihan lain selain tinggal di area pengungsian.

e7c3d7d2aaeadc2750adeb049656ac3b144d6dc2

Musim dingin sedang melanda Jalur Gaza, saat ini sedang berada di puncak dingin yang luar biasa dan berubah menjadi cuaca ekstrim dengan suhu yang mencapai dibawah 4°C bahkan hingga mencapai 0°C. Hal ini kemudian yang menjadi alasan Rumah Yatim dalam penyaluran bantuan sejumlah 50 paket pakaian musim dingin untuk 50 anak yatim guna membantu mereka agar tetap hangat saat musm dingin dan menjelang awal musim semi. Satu paket terdiri dari jaket, celana panjang, blus dan sepasang sepatu baru. Penyaluran ini diadakan di 2 titik yaitu Madrasah Banin Fatimaah di kota Jabalia dan di pemukiman kumuh Qoryah Badawi di Zaitu, Gaza Selatan.

4d9ea2929acfd831f78f6281cd4fe2057f17866b

Anak-anak yatim begitu bahagia saat menerima hadiah berupa bantuan dari Rumah Yatim dan masyarakat Indonesia, karena bisa dikatakan mereka hampir tidak pernah mendapat hadiah seperti ini. Acara yang di adakan Kamis, (05/04) ini berlangsung lancar dan dibantu para relawan dari lembaaga kemanusiaan di Gaza yang bernama Alsabil Welfare House Gaza Palestina.

"Kegiatan ini berlangsung lancar, meskipun tadi tidak sedikit warga dhuafa sekitar yang mendatangi lokasi penyaluran akan tetapi mereka tidak mendapatkan apa-apa.", ujar Omar Najjar, salah satu relawan yang ikut membantu.


www.rumah-yatim.org

12 Apr 2018

Update 23 - Suhu Gaza 4°C RY Berikan 155 Selimut Tebal

783e4de3e48e6f7c50492d32ee6b530c5c3d2062

Sudah lebih dari 11 tahun lamanya Jalur Gaza di blokade oleh Zionis Israel pasca peperangan yang terjadi pada tahun 2004 lalu. Tidak sedikit dari rumah warga Gaza yang telah rata dengan tanah. Hingga saat ini pun sebagian warga yang rumahnya telah hancur hidup mengandalkan sisa puing bangunan untuk dijadikan tempat tinggal dengan berdinding seng dan berlantai tanah serta atap yang tertutup daun kurma atau seng tua yang telah berkarat.

Karena blokade ini pun hingga kini mayoritas penduduk Gaza hidup dibawah garis kemiskinan hingga mencapai 80% dari jumlah populasi warga Gaza yang berjumlah lebih dari 2.060.000 jiwa. Penderitaan yang mereka alami membuat Rumah Yatim tergerak untuk membantu dengan melakukan penggalangan dana. Antusiasme warga masyarakat Indonesia terhadap masyarakat Palestina khususnya anak Yatim begitu tinggi. Hingga akhirnya dana yang terkumpul bisa sedikit membantu mereka disana. Dengan bekerjasama dengan Yayasan Nusantara Palestina Center, Rumah Yatim menyalurkan bantuan pada Kamis (05/04).

e85c3c39a42b1ba354ec2f7c97324de5c5a8fd12

Ada 4 program bantuan yang diberikan, salah satunya adalah pemberian selimut hangat bagi 155 keluarga miskin dan yatim piatu di berbgai wilayah di Jalur Gaza. Tujuan bantuan selimut hangat ini adalh untuk mendukung para penerima manfaat dengaan dua lapisan selimut tebal dengan berat mencapai 5 Kg agar dapat menghangatkan mereka dan juga anak-anak mereka di musim dingin ini. Menurut Umat, salah satu relawan yang berasal dari Alsaabil Welfare House Palestina kegiatan ini berjalan sangat lancar.

"Respon dari masyarakat pun begitu luar biasa, mereka sangat senang dan berterimakasih karena 1 selimut bisa menuutupi 4 anak yatim saat mereka tidur.", ucap Umat.

974149e230a745d46d2e793ad1ed566d18050a3f

Kegiatan penyaluran yang pas saat musim dingin yang sedang berlangsug disana mendapat sambutan dari saah satu anak yatim yang menerima manfaat ini. Muhammad Ulwan, anak laki-laki yang berasal dari Jabalia, Gaza Utara pun merasa senang.

"Saya anak Palestina di Gaza hari ini merasa sangat bahagia karena saya mendapat hadiah dari saudara jauh saya yaitu masyarakat Indonesia. Terimakasih atas kepedulian kalian kepada kami terutama anak yatim. Terimakasih juga kepada Yayasan Rumah Yatim Arrohman Indonesia.", ucap Muhammad.


www.rumah-yatim.org

11 Apr 2018

Update 22 - 4 Bantuan Program untuk Dhuafa & Yatim diGaza

51e7ce772b15902ccb6ad9e758076c39682b0d51

Rumah Yatim Arrohman Indonesia menyalurkan bantuan untuk Yatim dan warga miskin Di Jalur Gaza, Kamis (05/04). Kegiatan penyaluran ini diadakan di dua tempat, yaitu di Madrasah Banin Fatimah tepatnya di kota Jabalia dan satu tempat lagi di pemukiman kumuh yang bernama Qoryah Badawi di Zaitun, Gaza Selatan. Penyaluran ini dilakukan melalui bantuan Yayasan Nusantara Palestina Center. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerjasama antara Rumah Yatim dan Yayasan Nusantara Palestina Center yang di didirikan oleh Abdillah Onim.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Bang Onim, sapaan akrabnya, menjadi pembicara di Seminar yang diadakan Rumah Yatim, Sabtu (17/03) lalu. Saat kunjungannya ke kota Bandung, Rumah Yatim pun menyerahkan bantuan yang berasal dari donasi masyarakat Indonesia yang ditujukan untuk membantu anak yatim dan dhuafa di Jalur Gaza yang memang sedang mengalami situasi sulit akibat pemblokiran yang dilakukan oleh Israel lebih dari 11 tahun.

e8b84d06b7dbdc142b464d80634941ee56a9550e

Ada 4 bantuan program yang diberikan oleh Rumah Yatim melalui Yayasan Nusantara Palestina Center, yaitu di antaranya penyaluran 50 paket pakaian musim dingin untuk 50 anak Yatim, 155 selimut hangat kepada 155 yatim dan keluarga dhuafa, penyediaan obat-obatan di Pusat Layanan Kesehatan Jabalia, dan yang keempatnya adalah pengeboran sumur/sumber air baru di daerah sekitar Masjid Hamed Abu Sitta, kota Khanyounis daerah selatan Jalur Gaza yang nantinya Insyaa Allah sekitar 5000 orang akan merasakan manfaat dari air yang diekstraksi dari sumur tersebut.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini adalah Rumah Yatim dan masyarakat Indonesia dapat membantu meringankan beban anak yatim dan keluarga dhuafa di Jalur Gaza agar bisa hidup dalam kondisi hangat di tengah musim dingin yang suhunya mencapai 4° C bahkan bisa mencapai 0°C apabila suhu cuaca sedang ekstrem. Total penerima manfaat yang ditargetkan dalam kegiatan ini sekitar 5365 warga miskin dan yatim di Jalur Gaza. Salah satu relawan yang membantu penyaluran bernama Omar Najjar (32), berasal dari kota Jabalia menuturkan acara kegiatan berlangsung lancar.

“Kegiatan berlangsung lancar, meskipun tidak sedikit dari keluarga fakir yang mendatangi lokasi tempat penyaluran akan tetapi mereka tidak mendapat bagian.”, ucap Omar.

ee548fb3145450cb17d80ae716bb1c0b0ff52909

Hal ini membuktikan bahwa masih banyak lagi keluarga dhuafa dan yatim yang berada di Jalur Gaza sana yang membutuhkan bantuan dari semua pihak. Dan Rumah Yatim tidak akan pernah bosan untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam menyukseskan program-program untuk keluarga kita di Jalur Gaza sana. Anak-anak Gaza pun menyambut bantuan ini dengan begitu bahagia. Karena bagi mereka pakaian hangat baru hampir tidak bisa mereka dapatkan secara gratis , kecuali saaat hari raya dan itupun bantuan dari Negara pendonor termasuk dari Indonesia.

“Ayahku gugur saat terjadi gempuran Israel di Gaza tahun 2014. Alhamdulillah saya seperti mempunyai pengganti dari ayah saya dengan adanya hadiah berupa pakaian hangat dari saudara saya di Indonesia, terimakasih Indonesia.”, ucap Muhammad, salah satu anak yatim yang merupakan seorang hafidz Qur’an yang saat ini berusia 14 tahun saat dia dipersilahkan memilih paket pakaian musim dingin.


www.rumah-yatim.org

9 Apr 2018

Update 21 - ​11 Tim Medis Terluka Akibat Tindakan Israel

c0c559679a4a0a19e21274426efd712f85916320

Kementrian Kesehatan Palestina mengecam kebijakan pasukan penjajah Zionis yang dilakukan secara sistematis menyerang tim kesehatan di lapangan dengan tujuan untuk menghalangi mereka mengeveluasi korban luka dalam aksi represif yang dilakukan pasukan penjajah Zionis terhadap para demonstran pawai kelangan raya “Great Rerurn Macrh” di perbatasan timur Jalur Gaza.

Juru bicara Kementrian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Asyraf Qudrah, dalam pernyataan pers hari Sabtu (7/4/2018) mengatakan, “Serangan yang dilakukan pasukan penjajah Zionis menyebabkan 3 anggota tim medis terluka tembak dan 8 lainnya mengalama sesak nafas akibat tertembak gas air mata.

Dia menyebutkan, dua mobil ambulan untuk pelayanan medis mengalami kerusakan. Dia meminta masyarakat internasional dan organisasi kemanusiaan memberikan perlindungan penuh kepada tim medis dan unit penyelamat sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional dan perjanjian Jenewa IV.

Sebanyak 31 warga gugur, termasuk 3 orang bocah dan lebih dari 2850 lainnya terluka sejak awal aksi pawai “Great Return March” 30 Maret lalu. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

5 Apr 2018

Update 20 - ​Israel Tangkap 2 Anak Palestina&Serbu; Rumah

19c559d5142042e1a655ac8b95ee3e78bd2693d6

Tentara Zionis menyerbu sejumlah wilayah di Tepi Barat dan menggelar penggeledahan terhadap sejumlah rumah. Mereka kembali menyerbu distrik Awarta, sebelah selatan Nablus, utara Tepi Barat. Mereka juga menutup jalan utama dan menyerbu sejumlah wilayah di Hebron selatan.

Ali Luluh asal disrtik Awarta melaporkan, patrol Zionis sebagaimana biasa berkeliling di sekitar Awarta, menggeledah sejumlah rumah dan mencatat penghuninya.

Sejak tengah malam tadi tentara Zionis menyerbu distrik bersamaan dengan patrol rombongan pertama mulai dari Sahal Barat lalu Harah timur, Awarta.

Pasukan yang terdiri dari 10 jeep militer menyerbu Harah Rajbi dan melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah Muhammad Hasan Awad, Sya’ban Gaits, Kholid Hanafi dan Hamdi Wazur.

Mereka juga menangkap dua bocah dibawah umur, masing-masing Anas Sholah Masaid (13 tahun) dan Muhammad Sholah masaid (14 tahun) adik kakak dari Kamp pengungsian Ayedah, utara Betlehem, selatan Tepi Barat. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

3 Apr 2018

Update 19 - Seorang Anak Berkebutuhan Khusus Luka Parah

dd8973ada2b981f399ec102528e28bd789db2a94

Seorang bocah Palestina, Ahad (1/4) mengalami luka cukup parah akibat tembakan peluru Zionis di sebelah timur distrik Khazaah, sebelah timur kota Khanyunis, sebelah selatan Jalur Gaza.

Asyraf Qadurah juru bicara departemen kesehatan Palestina dalam keterangannya mengatakan, salah seorang warga mengalami luka cukup parah di bagian kepalanya akibat tembakan peluru Zionis di timur Khanyunis.

d3ddc78bb3a32e3b9494676d4c0cd6608224a2de

Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit Gaza-Eropa dan masih dalam perawatan intensive. Korban adalah seorang bocah berkebutuhan khusus (tuli) dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

30 Mar 2018

Update 18 - Israel Tangkap 2 Anak Palestina

64e9690f7ec634548bb8536db8b8793847805c31

Pasukan penjajah Zionis pada hari Kamis (29/3/2018) menangkap dua anak lelaki bersaudara Amir Abu Ramila (8) dan Hatim Abu Ramila (10) dari rumah mereka di kampung Bet Hanina, wilayah utara al-Quds.

Otoritas penjajah Zionis mengklaim bahwa penangkapan terhadap kedua anak yang masih di bawah umur tersebut dilakukan karena keduanya melempari batu ke jalan nomor 20 di utara al-Quds.

Sebelumnya pasukan penjajah Zionis menangkap seorang anak bernama Muhammad Majdi Athiyah dari Isawiya di tengah kota al-Quds, sebagai bagian dari operasi penangkapan yang dilakukan pasukan penjajah Zionis terhadap 22 warga di seluruh wilayah propinsi Tepi Barat, termasuk al-Quds, pada Kamis pagi. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

29 Mar 2018

Update 17 - Warga ​Palestina Terluka Ditembak di Gaza

e7afd599d2994ef945edc2d177aca2ddcbfbf9af

Seorang warga Palestina pada Rabu (28/3/2018) malam terluka ditembak pasukan penjajah Zionis di timur Gaza.

Juru bicara kementrian kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Asyraf Qudrah menyebutkan bahwa seorang warga terluka setelah terkena tembak di kakinya olah pasukan penjajah Zionis di timur Gaza.

Semalam, pasukan penjajah Zionis melancarkan serangan tembakan otomatis beberapa kali ke wilayah pertanian dan kerumunan pemuda Palestina di timur Jalur Gaza.

Di saat yang sama, sedang berlangsung kegiatan pemasangan tenda untuk persiapan aksi pawai hak kembali pada 30 Maret mendatang, dalam rangka perinatan hari bumi.

Sebelumnya, pasukan artileri penjajah Zionis melancarkan gempuran ke sejumlah titik perlawanan di wilayah timur kota Gaza. Dua meriam ditembakan ke dua titik perlawanan di timur kampung Zaitun di kota Gaza.

Badan Tinggi Nasional untuk Pawai Hak Kembali dan Pembebasan Blokade menegaskan bahwa aksi kekerasan penjajah Zionis ke Jalur Gaza tidak akan membuat gentar peserta aksi pawai hak kembali, mereka tidak akan bisa meneror rakyat Palestina. (melayu.palinfo.com)


www..rumah-yatim.org

23 Mar 2018

Update 16 - Sudah 3 Bulan Zionis Tangkap 562 Anak

1509b3b0eb8632c7c4292e4224cb3af19811d92f

Badan Urusan Tawanan Palestina serta mantan tawanan yang telah bebas mendokumentasikan penangkapan yang dilakukan tentara Zionis terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds sejak dideklarasikannya pengakuan Donald Trump, presiden Amerika terhadap Al-Quds sebagai ibu kota Israel atau tepatnya sejak tiga bulan setengah lalu.

Pemerintah Israel masih terus memperluas aksi penangkapannya terhadap anak-anak Palestina sepanjang tahun penjajahan. Mereka telah meningkatkan intensitas penangkapan di kawasan Tepi Barat dan Al Quds selama tiga bulan kemarin. Tercatat 562 anak-anak ditangkap Zionis sejak deklarasi Trum pada awal Desember tahun lalu.

Sejak deklarasi Trump, jumlah tawanan anak-anak Palestina yang ditangkap serdadu Zionis mencapai 25% dari jumlah keseluruhan tawanan Palestina. Tentara Zionis melakukan aksinya ini dengan penuh kesenangan dan kenikmatan tersendiri bagi mereka. Mereka akan segera memproses anak-anak tersebut dan langsung menjebloskanya ke dalam penjara tanpa kecuali dan dalam tempo yang secepatnya. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

20 Mar 2018

Update 15 - ​Israel Gelar Penangkapan Rutin Di Tepi Barat

2ddeb5d680d4332d910e757e486d33d48fea8712

Pasukan Israel melakukan penangkapan rutin setiap hari di sejumlah kota dan kawasan Tepi Barat terjajah, Selasa (13/3), dan eskalasinya meningkat sejak deklarasi Amerika mengakui al-Quds sebagai ibukota negara Israel.

Sumber di internal Israel menyebutkan, pasukan Israel menangkap 9 warga Palestina dari sejumlah kawasan Tepi Barat, termasuk seorang mahasiswi fakultas komunikasi Universitas An Najah di Nablus, Ala Marshud (21), setelah melakukan pemanggilan interogasi di kantor intelijen zionis, kemarin sore.

Sementara 4 warga lainnya ditangkap dari kota Hebron dan Bet Kahel, Selatan Tepi Barat.

Menurut sumber di lapangan, pasukan Israel dalam jumlah besar menyerbu kawasan al Basho dan kampus Hebron, kemudian menangkap Muslim al Qawasimi, Hafiz Hisyam Sharif dan membawa keduanya ke penjara Ezion, Utara Hebron.

Pasukan Israel menyerbu kota Bet Kahel, Hebron Barat, dan menangkap mahasiswa kampus Hebron, Lais Ashafira dan Ubaidah Isa Ashafira.

Sementara itu seorang pemuda Palestina mengalami luka-luka, Selasa (13/3) akibat tembakan pasukan Israel, dan 3 orang lainnya ditangkap dalam serbuan ke Nablus, Utara Tepi Barat.

Sumber di lapangan menyebutkan, pasukan Israel menyerbu kawasan Ashira Utara, Nablus Utara, dan menangkap syekh Dhirar Hamadana (57) usai menggerebeg rumahnya, beliau merupakan eks tawanan dan salah satu dari tokoh Palestina yang dideportasi ke Maraj Zuhur tahun 1992.

Serbuan lainnya dilancarkan Israel ke kamp Askar Jadid, Timur Nablus, dan menggerbeg sejumlah rumah, kemudian menangkap dua pemuda Palestina, Adil Qarawi dan Muntasir Arayisya.

Bentrokan sengit berlangsung antara puluhan pemuda melawan pasukan Israel di kawasan Maslakh dekat kamp Askar, pasukan Israel menembaki para pemuda dengan peluru tajam, peluru karet dan gas air mata, seorang pemuda mengalami luka tembak di bagian paha. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

18 Mar 2018

Update 14 - RY Serahkan Bantuan untuk Yatim Palestina

dcbdddf6600dc802fd4f673f7226b6398b81c2d3

Direktur Utama Rumah Yatim Nugroho. B. Wismono menyerahkan santunan sebanyak 187 juta rupiah kepada Abdillah Onim atau yang akrab disapa Bang Onim. Ia merupakan Aktivis Indonesia untuk Palestina selaku pendiri Yayasan Nusantara Palestina.

Bantuan ini dari donasi masyarakat Indonesia yang ditujukan untuk membantu anak yatim Palestina di Jalur Gaza yang sedang mengalami situasi sulit dikarenakan wilayah mereka telah di blokade Israel lebih dari 11 tahun.

8d922783313206dc8626c7afa812c250ea859e13

"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya. Begitu juga dengan kami dari Rumah Yatim dan para donatur turut merasakan duka yang sedang dialami saudara kita di Palestina. Semoga saudara di sana diberikan kekuatan dan kesabaran. Semoga bantuan ini bermanfaat, salam dari Rumah Yatim dan para donatur untuk saudara di Palestina," ungkap Nugroho, Sabtu (17/3).

Bantuan ini diterima Abdullah Onim dengan suka cita. Bang Onim mengungkapkan bantuan ini akan digunakan untuk program sumur, selimut, dan pangan. "Alhamdulillah jazakallah kepada Rumah Yatim dan masyarakat Indonesia yang peduli kepada masyarakat Palestina, insyaAllah bantuan ini akan kami salurkan kepada saudara kita di Palestina. Semoga Allah memberkahi Rumah Yatim dan para donatur. Kami akan sampaikan salam ini kepada saudara kita di Palestina," tutur Bang Onim.



#savePalestina

#yatimPalestina

www.rumah-yatim.org

12 Mar 2018

Update 13 - Saat Pelajar Memakai ​Tas untuk Melawan Senpi

4b76c433cb25a2d2330adde012a5953a5bff46c6

Ratusan pelajar desa Laban Syarqiyah sempat mengalami langsung kekejaman tentara zionis Israael. Kejadiannya yang berlangsung 2 pekan lalu ini bermula saat para pelajar dikejutkan oleh puluhan serdadu penjajah Zionis yang menghadang jalan mereka, pada saat mereka berangkat ke sekolah. Pasukan penjajah Zionis melarang mereka sampai ke sekolah atas keputusan Zionis pada hari itu.

Penjajah Zionis beralasan bahwa keputusan tersebut diambil karena kendaraan-kendaraan pemukim Yahudi diserang batu. Namun hal ini dibantah oleh dinas pendidikan di Nablus dan menilai bahwa tujuan penjajah Zionis adalah mendeportasi tiga sekolah menengah atas di daerah tersebut untuk keperluan permukiman Yahudi.

Tapi para pelajar berdiri dengan santai di depan tentara penjajah Zionis, dengan bersenjatakan cinta mereka kepada ilmu dan tas sekolah. Sementara itu pasukan penjajah Zionis mulai mendorong para pelajar untuk kembali dan mulai menembakkan bom suara ke arah para pelajar.

Salah seorang pelajar dari sekolah SMU Al-Laban, Ubadah Uweis, kepada koresponden Pusat Informasi Palestina menyatakan, "Tentara penjajah Zionis menghentikan saya untuk berangkat ke sekolah dan menyuruh saya untuk kembali atau mereka akan menangkap saya." Dia menambahkan, “Penjajah Zionis mengklaim bahwa kami melempar batu ke kendaraannya. Ini adalah sebuah kebohongan. Mereka mencoba untuk menyerang kehidupan pendidikan kami. Apalagi kami ini murid di semester akhir SMU. Namun kami bertekad untuk melanjutkan apapun yang telah dilakukan penjajah Zionis." (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

10 Mar 2018

Update 12 - Tentara Israel Tembak Mata Seorang Anak

9b822afd44dcaa88c857ac64ef4fdbc0728d0f3b

Seorang bocah Palestina berusia 14 tahun mengalami kebutaan pada salah satu bola matanya setelah ditembak seorang tentara Israel. Bocah bernama Mohammed Nubani ditembak dengan peluru logam berlapis karet pada 9 Februari lalu. Nubani ditembak ketika tentara Israel menangani sekelompok demonstran Palestina tak bersenjata di dekat Ramallah. Nubani ditembak saat tentara Israel bertindak keras terhadap beberapa lusin bocah Palestina yang demo dengan melempar batu ke sebuah taman bermain. Peluru logam berlapis karet dan gas air mata digunakan tentara Israel pada saat itu.

Nubani kemudian dievakuasi oleh teman-temannya. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Rafidia di Nablus dengan ambulans. Bocah itu juga menerima perawatan lebih lanjut di St. John of Jerusalem Eye Hospital di Yerusalem Timur. Namun, tindakan medis tambahan ini tidak mungkin untuk menyelamatkan salah satu mata Nubani yang diterjang peluru.

Keluarga korban sedih memikirkan masa depan bocah itu tanpa penglihatan yang lengkap. Nubani selalu ingin menangis ketika ditanya ibunya terkait kelanjutan sekolahnya dengan kondisinya yang sekarang.

”Kami harus pergi ke sekolah, kamu sudah ketinggalan banyak materi,” kata Nibin, ibu korban. Ayahnya tak kuasa berbicara melihat kondisi Nubani. Dia memilih untuk diam.

”Saya berdiri di sana dan tiba-tiba saya merasakan sesuatu menghantam wajah saya dengan keras. Saya tidak berteriak, saya tidak menangis, tapi sangat menyakitkan,” kata Nubani menceritakan kejadian yang menghilangkan salah satu matanya.

Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel kepada Haaretz menyampaikan komentar atas kejadian yang dialami bocah Palestina tersebut.

”Pada tanggal 9 Februari 2018, terjadi gangguan publik di Lingkaran Ayosh, di dalam lingkup Divisi Binyamin. Pasukan mengambil tindakan untuk membubarkan demonstrasi tersebut. Kami tidak mengetahui adanya klaim seorang warga Palestina yang terluka. Jika informasi tambahan diterima, maka akan diperiksa secara mendalam,” kata pihak IDF yang dilansir semalam (9/3). (sindonews.com)


www.rumah-yatim.org

9 Mar 2018

Update 11 - Seorang Anak Terluka setelah Dikejar-kejar

02748dda2da823652b79b3810aa10d8f003b4614

Seorang bocah Palestina terluka setelah dikejar dan diburu pasukan penjajah Zionis di daerah selatan kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, Kamis (8/3/2018) petang.

Sumber-sumber medis Palestina di rumah sakit pemerintah Aliyah mengatakan, seorang bocah bernama Khaled Golani berusia 12 tahun terluka setelah terjadi saat dikejar dari diburu pasukan penjajah Zionis.

Akibat aksi brutal pasukan penjajah Zionis ini, korban menderita patah tulang di tangan kiri, pergelangan kakinya retak, dan mengalami luka di wajah. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatiim.org

7 Mar 2018

Update 10 - Gerbang Besi Israel Ancam 10 Ribu Warga

Melalui jalur pertanian yang sulit dan penuh rintangan, menembus lahan-lahan pertanian dan rumah-rumah yang sudah ditinggalkan penghuninya di timur kamp pengungsi Palestina al-Fawar di wilayah selatan Tepi Barat, sebuah gerobak yang dikhususkan untuk mengangkut kotak-kotak sayuran, di tarik seekor kuda. Di dalamnya duduk seorang nenek berusia 74 tahun, Hj. Hasnah Balashi. Yang telah divonis gagal ginjal sejak beberapa bulan yang lalu. Tiap tiga hari sekali harus melakukan cuci darah di rumah sakit pemerintah di kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat.

Gerobak primitif ini membawa nenek Hasnah sampai ke mobil ambulan yang berhenti di gerbang kamp pengungsi Palestina al-Fawar, yang tidak bisa masuk ke dalam kamp karena ditutup gerbang besi sejak 9 hari lalu oleh pasukan penjajah Zionis.

0c0e8c5cb7254ba8ecec9e6a9b471228536a69d6

Penutupan Gerbang

Sepuluh ribu jiwa terblokir di dalam kamp pengungsi al-Fawar. Mereka tidak boleh keluar atau masuk kecuali dengan jalan kaki. Karena seluruh gerbang resmi ditutup dengan gerbang-gerbang besi bagi lalu lintas mobil dan bus atas perintah komandan tentara penjajah Zionis Israel. Hal ini dilakukan sebagai bentuk hukuman bagi penduduk kamp pengungsi al-Fawar yang melempari mobil-mobil militer dan mobil-mobil para pemukim Yahudi dengan Batu dan botol kosong.

Pasukan penjajah Zionis menduduh para pemuda intifadhah dari kamp pengungsi al-Fawar mencopot dan merusak kamera pengawas keamanan yang dipasang di tiang-tiang listrik, tiang telepon dan yang dipasang di gerbang kamp.

Ketua Komite Rakyat di Kamp Pengungsi al-Fawar, Afif Ghattasha, menyatakan bahwa aksi penudupan kamp pengungsi al-Fawar bagi mobil dan bus telah menyebabkan kebingungan warga, membuat kacau dan mengganggu aktivitas warga.

Penderitaan Warga

Ghattasha menambahkan, “Ada ribuan pegawai pemerintah, para guru, pelajar/mahasiswa, para pekerja/buruh, para pedagang dan para pasien, terutama mereka yang memiliki penyakit kronis seperti ginjal dan kanker, tidak bisa keluar atau masuk kamp pengungsi al-Fawar dengan menggunakan mobil karena penutupan ini. Mobil ambulan juga tidak boleh masuk ke dalam kamp untuk mengungkut mereka.”

Lebih lanjut Ghattasha mengatakan, “Transportasi untuk mengangkut kasus-kasus warga yang sakit atau melahirkan serta mereka para pasien gagal ginjal diangkut melalui jalan pertanian yang sangat sulit dan berat. Sebabnya adalah karena penjajah Zionis menutup kamp pengungsi al-Fawar dengan gerbang-gerbang besi.”

Ghattasha menyerukan kepada Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Pelestina (UNRWA), organisasi Palang Merah Internasional, lembaga-lembaga HAM dan Otoritas Palestina untuk bekerja serius dan sungguh-sungguh menekan negara penjajah Zionis agar menghentikan hukuman kolektif yang diberlakukan terhadap penduduk kamp pengungsi al-Fawar di selatan Tepi Barat. (www.melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

26 Feb 2018

Update 9 - Teriakan Terakhir Kampanye "Selamatkan GAZA"

Minggu (25/02) kemarin di Gaza, di gelar demo yang diikuti puluhan keluarga miskin dan dan korban blockade yang berkumpul di sekitar reflika makam (kuburan tiruan) sebagai symbol dari para korban yang telah gugur sejak 11 tahun yang lalu.

Koordinator komunitas lembaga social Jalur Gaza, Ahmad Kurdi, Minggu (25/2) mengatakan, blockade Israel yang diterapkan pada Gaza sejak tahun 2006 telah menyebabkan wafatnya 1000 korban. Diantaranya anak-anak, wanita dan orang tua karena habisnya obat-obatan bagi mereka.

Ia mengatakan, hingga saat ini mendekati 1000 an orang telah meninggal akibat blockade. Lima bayi yang mendapatkan perawatan di inkubasi beberapa hari kemarin wafat akibat tidak adanya obat-obatan yang layak bagi mereka.

Para demonstran mengusung spanduk dan slogan-slogan yang menyerukan dunia internasional agar segera bertindak menyelamatkan warga Gaza dari kepunahan. Sementara yang lain meminta gerakan cepat untuk segera menghentikan bencana yang luar biasa mencakup segala aspek kehidupan di Gaza.

803e388d4534797aa710c9d2769179b49f4c1212

Kurdi mengatakan, dari sisi kemanusiaan dimana penduduk Gaza tinggal saat ini telah mencapai kondisi yang sangat memprihatinkan, sehingga kami meluncurkan kampanye “selamatkan Gaza”. Kami menyeru setiap orang yang masih punya nurani. Sampai kapan kita menunggu, berapa banyak lagi korban yang harus jatuh hingga kita bergerak?

Ia mengkhawatirkan, akibat kondisi Gaza yang terus memburuk, maka kondisi kesehatanpun bisa tumbang. Penderitaan masih terus berlangsung. Obat-obatan terus berkurang peralatan medis semakin menipis, para pekerja kebersihan mogok, termasuk makanan bagi orang sakit dan perpindahan medis menyebabkan 450 bayi meninggal. Sebanyak 57 bayi meninggal tahun lalu.

Listrik Gaza padam, warga menggunakan lilin, hingga terjadi kebakaran, puluhan orang pun menjadi korban. Jumlah orang miskin di Gaza mencapai 80 %. Jumlah korban dalam rangka mencari kehidupan yang layak mencapai 350 orang. Diantara mereka ada yang tenggelam di laut atau meninggal di ladang pertanian karena ditembak tentara Zionis.

Al-Kurdi menambahkan, apakah tidak cukup 1000 korban sejak dimulainya blockade, apakah kita akan menggu lagi hingga Gaza meledak. Akan tetapi jika meledak, maka tentu yang paling pertama mendapatkan ledakanya adalah Israel. Karena merekalah yang menyebabkan mereka terusir.

Berapa lama lagi masyarakat dunia menunggu korban hingga mereka mau membebaskan Gaza dari blockade. (melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

22 Feb 2018

Update 8 - Larangan "Azan Tanpa Pengeras Suara"

e1f36547b802b76fbb980169b76e95a5a4e1f55e

Kabar duka dan menggetarkan hati datang dari saudara kita di Palestina. Ini tentang larangan "Azan Tanpa Pengeras Suara" yang di rekomendasikan oleh Komite hukum pemerintah Israel. Aturan ini membolehkan polisi Israel menyerbu masjid dan menyita pengeras suara, jika digunakan untuk mengumandangkan azan, atau digunakan sejak tengah malam sampai waktu menjelang subuh.

Rekomendasi dari kementerian ini akan dibahas kembali oleh komite undang-undang Israel, selanjutnya dilakukan voting pada rapat paripurna. Di samping ijin bagi polisi menyerbu masjid, juga ditetapkan denda bagi yang melanggar aturan, mengumandangkan azan dengan pengeras suara, yaitu sebesar 10 ribu shekel atau bila di rupiahkan sebesar Rp. 38.838.481,58.

RUU yang diajukan anggota parlemen di Israel ini melarang penggunaan pengeras suara atau mengumandangkan azan menggunakan pengeras suara di masjid, antara jam 11 malam sampai jam 7 pagi. Ada juga anggota parlemen yang bahkan melarang kumandangnya azan secara total, dan melarang menggunakan pengeras suara di masjid.

916fb0301d97ff2172ee0b2d3f301b5deb5f63b8

Bisa dibayangkan bagaimana keadaan saudara kita di Palestina saat ini. Ditengah keterbatasan dibidang ekonomi, kesehatan, sandang, pangan bahkan pendidikan saat ini akibat dari pemblokiran yang dilakukan rezim Israel mereka pun dihadapkan dengan satu ketentuan yang amat mencengangkan. Dengan ini jelaslah bahwa hak mereka sebagai manusia untuk bisa bebas dan merdeka dalam hal apapun telah terenggut. Untuk makanan dan minuman saat ini yang mereka dapatkan dari bantuan dan donasi dari seluruh dunia. Bagaimana mereka bisa membayar 10 ribu shekel ini di saat untuk umat Islam, kumandang azan adalah panggilan atau seruan bagi umat muslim untuk beribadah shalat.

Mari bersama membantu dan mewujudkan kehidupan layak serta kehidupan bebas dengan menyalurkan donasi terbaik anda. Semoga Allah senantiasa memberikan kesabaran bagi sudara kita disana. Serta kemudahan bagi kita semua dalam membantu sesama.



#SavePalestina

www.rumah-yatim.org

17 Feb 2018

Update 7 - Kehidupan Masyarakat di tengah Keterbatasan

e0070f57e714536abad482c3351ac06525828757

Jalan 25 yang berada di kawasan Nagev selatan, wilayah selatan Palestina yang dijajah penjajah Zionis Israel sejak tahun 1948, menuju arah kota Beer Sheba, merupakan urat nadi kehidupan banyak kota-kota dan desa-desa Arab di Nagev. Jalan ini menghubungkan kota-kota dan desa-desa Arab di Nagev dengan daerah sekitarnya. Selain itu di sisi kanan jalan dari Beer Sheba ada sejumlah gerbang sempit di jalan tersebut, setiap saat banyak mobil keluar dan masuk.

Daerah ini bisa dibilang kawasan hidup dan sangat ramai, para pelajar sekolah, para pekerja, kaum wanita, penggembala ternak dan mobil-mobil yang berbaris di sisi jalan yang digunakan untuk transportasi di dalam kawasan pegunungan, tidak pernah keluar ke jalan utama sama sekali, di kalangan penduduk daerah tersebut dikenal dengan kelakar “transportasi umum Sawawin”.

Jarak 7 kilometer, bagi orang yang pertama kali melakukan perjalanan disini seakan menempuh 70 kilometer di kawasan pegunungan yang paling padat penduduk dan terjal tersebut. Karena padatnya jalan ini setiap saatnya.

e1f36547b802b76fbb980169b76e95a5a4e1f55e

Desa Sawawin terletak di daerah yang dikelilingi oleh medan berpasir dan bebatuan tajam tanpa jalan beraspal yang menghubungkannya ke jalan utama manapun. Desa ini terletak di sebelah timur Shaqib al-Salam dan sebelah barat desa Abu Talul di seberang pemukiman Yahudi Nafatim. Tempat ini dihuni oleh beberapa klan: Al-Aseem, Al-Nabari, Azazma, Al-Hamamida, Rabai'a, Hamidi, Asla, Atsamin dan lain-lain.

Di desa ini sama sekali tidak ada layanan. Tidak ada jaringan air, sungai, listrik, klinik, dan juga tidak ada jalan-jalan dan sekolah-sekolah serta tidak ada lembaga-lembaga atau institusi lainnya.

Sejam perjalanan di waktu pagi dan sejam perjalanan di waktu sore harus ditempuh anak-anak dan remaja dengan menggunakan bus-bus di antara jalan-jalan pegunungan yang terjal. Penumpang di dalam bus merasakan goncangan sepanjang jalan. Hal ini terjadi sepanjang musim, kecuali musim dingin, di mana jalan para pelajar terhalang saat turun hujan. Sekitar 1000 pelajar di berbagai jenjang pendidikan, belajar di sejumlah sekolah di berbagai wilayah sekitar Sawawin. (melayu.palinfo.com)


Untuk mendapatkan hak yang seharusnya mereka dapatkan, warga Palestina harus berjuang dengan keadaan yang ada. Ketersediaan sarana dan prasarana yang minim akibat pemblokiran yang lama terjadi mengakibatkan banyak nya industri, sekolah, pabrik dan bahkan sekarang pun rumah sakit-rumah sakit disana tidak dapat beroperasi sesuai fungsinya. Mari bersama membangun kembali kehidupan yang layak bagi saudara kita di Palestina agar dapat merasakan kembali kehidupan yang layak.


www.rumah-yatim.org

15 Feb 2018

Update 6 - Stok Calfactant​ Habis 133 Bayi Gaza Terancam

87f71f20c10a02684bc96939f09bd5c4db304da1

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Gaza memperingatkan kondisi kesehatan puluhan balita prematur yang masih terancam akibat kehabisan stok obat-obatan khusus untuk mereka di rumah sakit Jalur Gaza.

Juru bicara Kemenkes Dr. Asyraf Al-Qudrah, Sabtu (10/2), mengatakan kepada Quds Press bahwa habisnya obat –yang berfungsi menyempurnakan sistem pernapasan balita prematur– mengakibatkan meningkatnya jumlah balita prematur yang meninggal dunia menjadi lima balita.

“Ada 113 balita prematur lain yang masih terancam akibat habisnya 45% obat-obatan primer mereka dan krisis bahan bakar untuk mengoperasikan fasilitas rumah sakit,” terang Dr. Asyraf Al-Qudrah.

Sementara itu, Kepala Departemen Perawatan di Kompleks RS Al-Syifa, Nashir Bulbul, mengatakan kepada Quds Press seorang balita berusia empat hari dari Beit Lahiya, Karam Abu Awad, masuk dalam daftar deretan balita yang tewas akibat kehabisan obat Calfactant – yang berguna untuk pertukaran oksigen dan memperpanjang sistem pernapasan dengan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk bernafas.

Lima balita prematur telah meninggal dunia di rumah sakit itu setelah kehabisan obat tersebut. Nashir menambahkan, obat itu disuntikkan ke dalam paru-paru untuk membantu bayi prematur bernafas karena sistem pernapasan mereka belum berfungsi secara normal.

Dalam beberapa hari terakhir, 20 generator listrik yang berjasa mensuplai energi listrik ke rumah sakit dan pusat kesehatan di Jalur Gaza berhenti berfungsi akibat krisis bahan bakar. Hal ini menyebabkan ditutupnya sejumlah fasilitas medis termasuk tiga rumah sakit penting di Jalur Gaza. (sahabatalaqsa.com)





Semoga Allah ta’ala memberikan kesabaran bagi saudara-saudara kita di Palestina, khususnya Gaza. Dan semoga Allah ta’ala memberikan kemudahan bagi kita semua dalam membantu mereka, dan menjaga semangat kita untuk terus berkhidmat dalam membantu sesama.


www.rumah-yatim.org

12 Feb 2018

Update 5 - PBB: Krisis Listrik Di Gaza Sangat Parah

af2381dfef239f2d9b535ab555e94fbd51f736c6

PBB mengingatkan bahwa pasokan bahan bakar darurat untuk infrastruktur di Gaza akan habis dalam beberapa hari kedepan, saat ini diharapkan negara-negara donor menyalurkan bantuan untuk menghindari krisis kemanusiaan akibat krisis energi.

Saat ini PBB tengah berkordinasi dengan sejumlah negara donor, untuk membantu ketersediaan bahan bakar darurat, guna mengoperasikan layanan kesehatan dan juga air, untuk menyelamatkan kehidupan di tengah kelangkaan listrik di Gaza, yang diakibatkan blokade Israel.

Sekitar dua juta warga Palestina tinggal di Gaza, lebih dari separuhnya adalah anak-anak, dan suplai listrik hanya mampu pada kisaran 8 jam setiap harinya.

Dibutuhkan sekitar 6.5 juta USD untuk tahun 2018 ini, dalam rangka menyediakan 7,7 juta liter bahan bakar, jumlah ini merupakan batas minimal untuk menghindari terhentinya layanan publik. Dan untuk mengoperasikan layanan publik secara keseluruhan, dibutuhkan dana sekitar 10 juta USD setiap tahunnya.

Layanan darurat di sektor kesehatan saat ini sangat di butuhkan mengingat kelangkaan pasokan energi yang di butuhkan dalam pengoperasian sarana dan prasarana layanan kesehatan. (source:melayu.palinfo.com)


www.rumah-yatim.org

2 Feb 2018

Update 4 - Aspek Kesehatan di Jalur Gaza Memprihatinkan

Seperti yang sudah di ketahui oleh banyak orang saat ini beberapa aspek yang menunjang keberlangsungan hidup masyarakat Palestina khususnya yang berada di jalur Gaza hampir lumpuh total. Hanya beberapa persen saja yang bisa di optimalkan untuk kelangsungan hidup masyarakatnya. Salah satu hal yang memprihatinkan adalah situasi aspek kesehatan yang bisa dibilang amat sangat membutuhkan bantuan dari dunia luar.

Saat ini situasi kesehatan berada pada tahap kritis. Ini merupakan yang terburuk sejak adanya pemblokadean di tahun 2014 silam. Telah banyak pasien yang meninggal sebelum bertemu keluarga mereka karena kurangnya perawatan bahkan tidak dibolehkan nya bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan oleh otoritas Israel.

Lebih dari 230 jenis pengobatan paling dasar yang dibutuhkan di rumah sakit-rumah sakit di Gaza tidak tersedia. Serta persediaan alat medis dan obat-obatan yang telah habis. Bahkan kebanyakan obat-obatan yang dipakai pun telah melewati tanggal kadaluwarsa. Ini terpaksa di lakukan karena ketersediaan obat-obatan yang memang terbatas akibat pemblokade an yang dilakukan oleh otoritas Israel. Hal ini bisa dibilang salah satu pelanggaran hak asasi manusia dalam mendapatkan pengobatan.

c33a017a2200656f5c0ef679d0ab7361757ad349

Akibatnya 13.000 pasien kanker yang membutuhkan perawatan terhenti pengobatan nya akibat blokade ini. Adapun hal yang paling mendasar kenapa banyak pasien yang harus dilarikan ke rumah sakit di jalur Gaza adalah karena ratusan perangkat medis penting yang di butuhkan untuk pengobatan tak tersedia akibat tidak adanya izin dari otoritas Israel dalam memasukkan suku cadang untuk alat perawatan medis. Ribuan warga, terutama orang miskin harus bertahan dengan penyakit kronis tanpa tahu kapan bisa mendapat perawatan yang seharusnya.

Hal ini pun di perparah dengan pemadaman listrik yang terjadi. Sehingga untuk bisa beroperasi dibutuhkan bahan bakar untuk menyalakan listrik. Tetapi ini pun tidak bisa menjadi jalan keluar karena kekurangannya bahan bakar. Saatnya bagi kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk peduli pada penderitaan saudara kita di jalur Gaza sana. Saatnya bagi kita bersama-sama untuk membantu meringankan beban mereka dengan menunaikan kewajiban kita dalam membantu saudara kita disana.


www.rumah-yatim.org

9 Jan 2018

Update 3 - Rumah Yatim Salurkan Bantuan untuk Palestina

7d403174b1a65ac15e3a99ccd655e4039367ffdc

Di awal Januari 2018, Rumah Yatim kembali menyalurkan bantuan dana untuk Yatim Palestina. Nugroho selaku Direktur Utama Rumah Yatim menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Syeh Mohab Alamawi selaku Direktur Bidang Program Yatim untuk Asia Pasifik pada lembaga kemanusiaan Palestina Hayir Kapilari. Penyerahan bantuan ini dilakukan di kantor pusat Rumah Yatim Jl. Terusan Antapani No. 212.


“Ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia dan Rumah Yatim kepada bangsa Palestina khususnya anak yatim di sana ,walaupun dalam jumlah bantuan yang belum begitu besar tapi semoga apa yang kami berikan bisa meringankan beban hidup anak yatim dan keluarganya di sana,” ujar Nugroho.


Bantuan sebesar Rp. 30 juta tersebut diserahkan secara simbolis untuk membantu beberapa kebutuhan anak yatim di Gaza sesuai dengan ajuan dari Lembaga Hayir Kapilari beberapa waktu lalu. Rencananya pertengahan Januari 2018, bantuan ini diserahkan secara langsung kepada anak-anak yatim di sana.


Syeh Mohab Alamawi menginformasikan kondisi terbaru palestina dan kondisi anak-anak yatim di sana. Tak lupa ia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada Rumah Yatim dan masyarakat Indonesia yang memiliki kepedulian luar biasa kepada bangsa Palestina khususnya anak yatim disana.


“Terima kasih kepada Rumah Yatim dan seluruh donatur atas semua kebaikan dan kepeduliannya, semoga Allah memberikan rahmat dan kasih sayangnya kepada seluruh donatur dan umat Islam di Indonesia,” ungkap Syeh Mohab Alamawi dengan bahasa Arabnya.



Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. _Ali bin Abi Thalib_

Sahabat, saat nya kita menjawab kesabaran saudara kita disana dengan menunaikan kewajiban sebagai sesama muslim ...

www.rumah-yatim.org

23 Dec 2017

Update 2 - ​ Yatim Palestina - Ujian semakin bertambah

cf7d706f07fa0a7101afc479f0ae427e1f76810b

Setiap tahunnya wilayah Syam khususnya Palestina melewati empat musim yaitu musim panas, musim semi, musim gugur dan musim dingin. Masing-masing musim akan berlangsung selama 3 hingga 4 bulan lamanya. Untuk saat ini warga Palestina disana tengah menghadapi musim dingin, selain juga kezaliman yang makin bertambah dari Israel dan sekutunya.

Selain minim bahan makanan dan pakaian musim dingin yang tidak layak, warga Palestina juga tidak memiliki tempat berteduh dan berlindung. Penderitaan yang makin bertambah ini justru terjadi saat warga Palestina menghadapi musim dingin. Ancaman musim dingin ini juga luar biasa karena umumnya masyarakat Palestina tidak memiliki rumah yang bisa memadai untuk bertahan dari cuaca dingin.

Hal yang sangat dibutuhkan oleh warga Palestina saat ini adalah bahan makanan yang memang sangat sulit didapat di musim dingin, selimut dan baju hangat. Keperluan tersebut lebih mendesak dibutuhkan oleh anak-anak terutama balita untuk bisa bertahan hidup pada musim yang sangat dingin di tahun ini.

“Kita bisa bayangkan, ditengah intimidasi dan kondisi yang kacau, warga Palestina pun sedang dilanda musim yang sangat dingin, merekapun harus bertahan dengan ujian yang semakin bertambah. Rumah Yatim di akhir tahun ini memiliki program untuk membantu warga Palestina di sana terutama untuk anak-anak Yatim, adapun bantuan yang diperlukan saat ini adalah selimut tebal, baju hangat dan bahan makanan.” Papar Timbul Yuwono selaku Direktur Pendayagunaan Rumah Yatim saat ditemui di ruang kerjanya.

Saat ditanya berapa harga kebutuhan setiap itemnya beliau menyampaikan bahwa untuk selimut tebal senilai Rp.250.000/pcs dan untuk bahan makanan pokok senilai Rp.500.000/keluarga yang berisi 17 bahan makanan pokok.


#BersamaCerahkanMasaDepanMereka

#YatimPalestina

www.rumah-yatim.org

19 Dec 2017

Update 1 - Sekelumit kisah pengorbanan bocah Palestina

f68fca3b8ad0f7b6c2938164c38152093619e5b8

TEPI BARAT - Mohammed Tamimi, bocah 14 tahun asal Palestina, berada dalam kondisi koma setelah kepalanya ditembak tentara Israel dari jarak dekat. Bocah itu ditembak dengan peluru karet saat demo di Tepi Barat menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) soal Yerusalem Ibu Kota Israel.

Penembakan terjadi pada hari Jumat (15/12) pekan lalu. Manal Tamimi, 43, sepupu perempuan korban, mengatakan peluru karet tentara Israel menembus wajah korban melalui bawah hidungnya dan mematahkan rahang sebelum masuk ke tengkorak.

”Darah itu mengalir dari wajahnya seperti air mancur,” kata ibu empat anak itu kepada Al Jazeera pada hari Minggu(17/12).

”Itu sangat menakutkan, tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan. Kami takut untuk memindahkannya. Dia telah pingsan dan kami takut dia sudah meninggal,” ujarnya Manal Tamimi.

Dengan luka yang menyebabkan pendarahan internal, Mohammed menjalani prosedur operasi enam jam yang melibatkan tujuh ahli bedah Palestina di Rumah Sakit Istishari dekat Ramallah.

Para dokter mengeluarkan peluru itu dan memulihkan kondisi rahangnya. Namun, Mohammed kini koma secara medis dalam 72 jam terakhir.

”Situasinya sangat buruk,” kata Manal. ”Dokter khawatir dia mungkin telah menderita akibat penglihatan dan pendengarannya,” lanjut dia.

Keluarga tersebut tidak akan mengetahui tingkat keparahan yang dialami bocah itu. Suami Manal, Billal, telah menjelaskan kondisi Mohammed kepada warga Nabi Saleh yang memadati rumah sakit tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada keluarga Mohammed selama operasi. Banyak dari warga yang menyumbangkan darahnya.

Peluru karet banyak digunakan oleh pasukan keamanan Israel sebagai senjata kontrol ketika terjadi kerumunan massa. Penggunaan senjata itu telah memicu protes dari kelompok hak asasi manusia dan aktivis karena dampaknya yang mematikan.

Penggunaan peluru tersebut sejatinya dilarang di Israel dan Kota Yerusalem sejak lebih dari satu dekade yang lalu setelah sebuah penyelidikan diluncurkan atas pembunuhan sedikitnya 12 warga Palestina pada tahun 2000.

Sebagai gantinya, pasukan keamanan Israel mulai menggunakan peluru berbentuk spons atau “plastik” di wilayah Israel dan Yerusalem. Tapi, pasukan negara Yahudi itu ternyata masih terus menggunakan peluru karet di Tepi Barat.

”Mereka (Israel) mengklaim bahwa peluru ini tidak berbahaya dan hanya digunakan untuk menakut-nakuti pemrotes. Tapi, itu tidak benar, peluru ini bisa membunuh” kata Manal. - (sumber:sindonews.com)



Sahabat, Mohammed Tamimi hanyalah salah satu dari sekian ribu anak Palestina yang mengalami dampak kekerasan.Mereka telah berani menjadi benteng bagi Al-Aqsha dengan jiwa raga mereka.

Mari bantu anak-anak Palestina agar tetap hidup dan bisa meraih masa depan mereka yang lebih baik
Salurkan donasi terbaik anda.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

DONASI SEKARANG

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Jaga Senyum Hangat Yatim Palestina"
Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke "Rumah Yatim"

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?