Kitabisa! - LAZISMU

LAZISMU

LAZISMU
Berbagi untuk sesama, tak perlu menunggu kaya. Allah akan menolong kita, selama kita mau menolong saudara kita yang lebih susah. Rezeki kita akan dimudahkan-Nya
Organisasi (Social Media)
LAZIS MUHAMMADIYAH Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 163.328.478

Open Goal
ZAKAT SEKARANG

Bantu halaman resmi LAZIS MUHAMMADIYAH dengan menjadi Fundraiser.
Zakat yang Anda tunaikan akan disalurkan ke LAZISMU.

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Baca update terbaru dari campaign ini!

Sejak tahun 2002 Lazismu terus konsisten untuk menjadi problem solver bagi berbagai permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Baik itu berkenaan dengan masalah eknomi, pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan mutu kesehatan serta pendidikan masyarakat Indonesia dan penanggulangan bencana melalui pemberdayaan dana Zakat, Infaq dan dana kemanusiaan lainnya.

Berikut adalah jejak pengabdian Lazismu di tengah masyarakat:

2da03192fc5e3e78d1e77ee72cc001dec206fa37

Kami mengajak segenap kaum muslimin untuk mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Lazismu. Zakat, Infaq dan dana kemanusiaan lainnya yang berasal dari donatur/muzakki akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk transformasi mustahik menjadi lebih baik lagi.

3 Pilar Program Lazismu

  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kemanusiaan Dakwah & Sosial

1. PENDIDIKAN

Pilar program yang betujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan SDM dan juga perbaikan sarana dan prasarana pendidikan terutama di daerah pinggiran dan daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal). Program Pilar Pendidikan ini terdiri dari:

  • Save Our Schools, Gerakan penyelamatan sekolah-sekolah yang rusak secara fisik dan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan.
  • TrenSains, Gerakan membumikan Sains khusus di kalangan Pesantren. Kegiatan utama TrenSains adalah mengkaji dan meneliti ayat-ayat semesta yang terkandung di dalam Al-Quran dengan harapan lulusannya menjadi ilmuan bidang kealaman, rekayasa dan medis dengan basis pemahaman Al-Quran yang kokoh serta kedalaman filosofis..
  • Beasiswa Mentari, Gerakan kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan pendidikan anak yatim dan pelajar dari kurang mampu melalui pola pengasuhan dalam bentuk bantuan beastudi.

4a07060aa55396de61eac19b6da3cb0efeb4b769

  • Beasiswa Sang Surya, Gerakan peningkatkan akses untuk pendidikan yang berkualitas. Yaitu dengan memberikan kesempatan generasi muda yang berprestasi namun menghadapi kendala ekonomi untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas.
  • Sekolah Cerdas, Program yang bertujuan untuk menciptakan sekolah yang memiliki kebijakan dan budaya yang mendorong seluruh elemen sekolah dalam menciptakan kondisi yang aman terhadap bencana dan kekerasan.
  • Peduli Guru, Program yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas dan atau kesejahteraan guru.

a86d415d4f0211c27ff3897d5228359368e6e8b8


2. EKONOMI

Program yang menyentuh permasalahan ekonomi masyarakat dengan berbagai bentuk kegiatan program, diantarnya adalah:

  • Tani Bangkit, Program pemberdayaan petani melalui system pertanian terpadu dan ramah lingkungan. Bekerjasama dengan Majelis Perberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam bentuk pelatihan, pendampingan dan penyediaan pupuk.
  • Pemberdayaan Buruh Tani & Nelayan, Program pemberdayaan bagi buruh tani nelayan yang bekerjasama dengan MPM PP Muhammadiyah dengan tujuan meningkatkan kapasitas/taraf ekonominya
  • Peternakan Masyarakat Madani, Program pemberdayaan peternak dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas harga ternak dan memiliki daya saing, kerjasama Lazismu dengan MPM PP Muhammadiyah
  • BUEKA (Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah), Program pemberdayaan perempuan yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga berbasis Ibu rumah Tangga
  • 1000 UMKM, Program pemberdayaan ekonomi melalui pemberian modal usaha (kepada gharimin/terlilit hutang) dan penguatan usaha dengan skema kemitraan.
  • Pemberdayaan Mualaf, Program pemberdayaan bagi Muallaf dengan cara pelatihan, pendampingan dan permodalan yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi keluarga.


3. KEMANUSIAAN DAKWAH & SOSIAL

Berbagai program yang di dedikasikan untuk berbagai permasalahan kemanusiaan, pendukung kegiatan dakwah dan aksi sosial di tengah masyarakat.

  • Indonesia Mobile Clinic, Program layan gerak klinik kesehatan yang ditujukan khusus untuk melayani dan membantu masyarakat dalam bentuk pengobatan dan konsultasi di lokasi atau daerah rawan kesehatan dan jauhnya akses menuju puskesmas atau rumah sakit.
  • Klinik Apung Said Tuhuleley, Floating clinic untuk memberi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil di kepulauan Maluku yang masih lemah terhadap akses layanan kesehatan dan pendidikan.
  • END TB, Program pemberian bantuan sarana pendukung bagi penderita TB yang sedang melakukan proses pengobatan.

b1d8c278a22136226526c1cb7efb613cb33ec429

  • Peduli Kesehatan, Program bantuan bagi masyarakat yang sedang dalam tahap pengobatan dan memilik kendala dalam pembiayaan.
  • Indonesia Terang, Program pemberian listrik tenaga surya kepada masyarakat miskin di daerah yang belum terjangkau aliran listrik dari PLN dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas keluarga
  • Advokasi, Program pendampingan dan pengembangan bagi masyarakat berupa advokasi maupun bantuan hukum dan usaha, dengan target sasaran; Buruh, Petani dan Nelayan; Tenaga Kerja Indonesia (TKI); Penyandang Sosial (Korban gusur)
  • Dai Mandiri, Program pengembangan sumber daya da’i di kawasan dan wilayah khusus. Bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Khusus (LKD) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
  • Santri Tahfidz & Kewirausahaan, Program pembinaan santri tahfidz dengan pembekalan teknik berwiraswasta dan pertanian
  • Pengembangan Pesantren, Program yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pesantren menjadi lebih berkualitas dan berprestasi
  • Back To Masjid, Program yang bertujuan menyemarakkan masjid sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.
  • Indonesia Siaga, Program penanganan bencana alama mulai dari tahap kesiap-siagaan, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekontruksi. Programnya meliputi: Tanggap darurat bencana, Sekolah siaga, Rumah sakit siaga, komunitas siaga, lumbung dan relawan siaga.

f6e0fa638dd3aa377a21ae1b1aaf296e774bcbe5

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa

ZAKAT SEKARANG

Donatur 529

  • Rp. 15.000.802
    Anonim
  • Rp. 5.000.598
    Anonim
  • Rp. 5.000.019
    Anonim
  • Rp. 4.050.000
    Thanom Kai
  • Rp. 4.000.342
    Yahdin Mutawali

    Semoga Muhammadiyah semakin jaya

  • Rp. 3.700.173
    Sofjan

    Zakat Maal 1439H

  • Rp. 3.600.000
    Anonim

    Bismillahirrahmanirahim

  • Rp. 3.000.881
    Asa Muqarrib Hidayat
  • Rp. 3.000.573
    Anonim
  • Rp. 2.850.190
    Siska WS
SHOW MORE
SHOW MORE
12 Nov 2018

Update 17 - Penjual Es Dapat Bantuan Bedah Rumah

612829cb-b258-4168-a72e-69e258050f02.jpg

Sebuah rumah sederhana berdinding kayu berdiri di daerah Ringinanom, Sragen Kulon, Sragen. Rumah itu dihuni oleh Wahyuni dan kedua anaknya, Wahyu Setiyawan dan Anisa Rosita yang saat ini duduk di bangku SMP dan SD. Wahyuni terpaksa menghidupi kedua anaknya sendirian setelah lima bulan yang lalu suaminya, Sugeng meninggal dunia.

Suaminya meninggal karena penyakit gagal ginjal yang diderita. “Suami saya tiba-tiba ngedrop. Saya bawa kerumah sakit dengan berhutang ke sana-kemari tetapi dua hari kemudian ia meninggal dunia,” kata Wahyuni.

Sehari-hari Wahyuni bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Penghasilannya tak menentu. Disela-sela menjadi pembantu rumah tangga ia juga berjualan Es Oyen untuk menambah penghasilannya. Wahyuni menjelaskan usahanya berjualan Es itu ia rintis bersama suaminya sejak suaminya masih hidup dengan bantuan modal usaha dari Lazismu Sragen.

“Dulu usaha Es Oyen ini saya jalankan bersama suami. Setelah suami meninggal terpaksa saya harus menjalankannya sendirian,” ujarnya.

Wahyuni menjelaskan setelah disurvei dari pihak kelurahan, rumah Wahyuni terpilih mendapat bantuan bedah rumah. Bantuan dari pihak kelurahan itu berupa material senilai 10 juta rupiah. “Alhamdulillah saya dapat bantuan tapi saya bingung karena hanya bisa membayar tukang seadanya. Usaha berjualan Es juga terpaksa saya hentikan sementara agar bisa berkoordinasi dengan tukang,” tandasnya.

Melihat kondisi keluarga Wahyuni, Lazismu Sragen mendatangi rumah Wahyuni seminggu yang lalu, Lazismu Sragen yang diwakilkan Tommy Arisaputra, Staf Program Lazismu Sragen, memberikan bantuan biaya operasional bedah rumah kepada Wahyuni.

“Bantuan ini kami berikan kepada Ibu Wahyuni fokus utamanya adalah untuk membiayai tukang dan kebutuhan lainnya,” ucap Tommy. Ia juga berharap semoga pembangunan rumah lekas selesai dan Wahyuni bisa kembali berjualan.

Lazismu melalui dana ZISWAf yang diterima dari pada muzakki berusaha memberikan harapan baru bagi para dhuafa. Setelah dibantu lazismu selalu melakukan pembinaan sehingga dapat dilakukan monitoring terhadap perkembangan kehidupan mustahik.

Ayo jangan berhenti berbuat baik karena masih banyak kaum dhuafa yang mebutuhkan sentukan simpati dan empati kita. Semoga Allah memudahkan pekerjaan kita semua. Aamiin..

005956ac-c507-4d20-b2be-cf863e0a75ac.jpg
9 Nov 2018

Update 16 - Lazismu Bina Dhuafa dengan Zakat Produktif

188f8984-359b-4ba3-8972-168e17ead318.jpg


Ikhtiar memberdayakan kaum duafa terus dilakukan Lazismu. Dengan program zakat produktif pembinaan bagi masyarakat dhuafa adalah solusi untuk membangun kemandirian.

Lazismu menyerahkan bantuan berupa modal usaha kepada Ibu Sri Wahyuni warga Gampong Hagu Selatan, Banda Sakti dan Bapak Abdullah Warga Simpang Ardath, Muara Dua, Lhokseumawe (6/11/2018).

Keduanya punya semangat kemandirian untuk meningkatkan taraf ekonomi kehidupan keluarga. Ketua Lazismu Lhokseumawe, Farhan Zuhri Baihaqi mengatakan “Bu Sri Wahyuni adalah orangtua tunggal yang berprofesi sebagai penjahit rumahan, serta dari usaha tersebut beliau menghidupi anak-anak dan orangtuanya”.

"Karena keterbatasan modal akhirnya kita putuskan membantu beliau agar nantinya usahanya bisa berkembang,” sambung Farhan.

Sementara itu, Pak Abdullah adlaha seorang penjual minyak eceran. Bang Doles sapaan karib Pak Abdullah, dulu pernah berjualan sembako di kios mini miliknya. Namun karena keterbatasan fianansial akhirnya tutup dan beralih menjajakan minyak eceran.
4c366c60-69a5-4ad1-9f1d-ec72177fa326.jpg
Lazismu menilai bahwa keduanya layak dibantu melalui program zakat produktif. Keduanya mendapatkan bantuan modal usaha agar bisa mengembangkan uahanya.

Selanjutnya untuk jangka panjang, Lazismu berharap mereka dapat menghidupi anak-anaknya dengan memberikan pendidikan yang layak, tutup Farhan. 

Zakat produktif yang disertai dengan pembinaan diharapkan mampu merubah kondisi ekonomi dhuafa menjadi lebih baik lagi di masa depan.

Ayo salurkan zakat Anda melalui Lazismu, karena masih banyak masyarakat seperti Sri Wahyuni dan Bang Dolles yang membutuhkan sentuhan zakat Anda.

Mudahkan zakat Anda dengan klik ZAKAT SEKARANG di bawah ini.(fz)

5 Nov 2018

Update 15 - Beasiswa Lazismu Bantu Siswa Kurang Mampu

b6d07020-cb8a-47d5-bb16-60ba3fb6e3de.jpg

Agar anak-anak kurang mampu yang ada di Kota Pekanbaru mendapatkan layanan pendidikan yang baik, Lazismu menyalurkan bantuan Beasiswa Mentari kepada 26 siswa-siswi kurang mampu di setiap pertengahan bulan.

“Lazismu Pekanbaru menginisiasi program Beasiswa Mentari yang memberikan bantuan bagi siswa yang berasal dari keluarga duafa. Bentuk bantuan berupa biaya pendidikan bulanan yang kita sesuaikan dengan tingkat pendidikan siswa,” jelas Agung Pramuryantyo Kepala Cabang Lazismu Pekanbaru kepada tim media Lazismu (25/10/2018).

Ada 16 sekolah yang ada di Kota Pekanbaru beberapa siswanya medapatkan bantuan beasiswa Mentari diantaranya SDN 154, SDN 012, SDN 159, SDN 41, SDN 068, SDN 056, SDIT Diniyah Putri, SDIT Azzuhra, SD Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 2, SD Muhammadiyah 4, SD Muhammadiyah 5, SD Muhammadiyah 6, SD Muhammadiyah 7, SD Muhammadiyah 8, SMP TRI BAKHTI, MTs Muhammadiyah, SMK Muhammadiyah 2 dan SMAN 1.

Selain mendapatkan beasiswa mentari, siswa-siswi tersebut juga di setiap dua minggu sekali diberi pembinaan dan pendampingan tentang keislaman agar mereka semakin termotivasi untuk belajar dengan baik sehingga terciptalah siswa yang berprestasi, berkarakter dan berbudipekerti.

Agung menambahkan, dengan beasiswa mentari ini minimal bisa membantu bagi keluarga siswa yang kurang mampu dalam biaya sekolah, baik itu SPP maupun kebutuhan sekolah lainya. “Bagi masyarakat umum mudah mudahan bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Memberikan akses pendidikan 12 tahun bagi anak anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan,” terangnya.

“Semoga kegiatan ini bisa didukung dengan bantuan-bantuan dana zakat, infak dan sedekah. Donasinya agar bisa membantu siswa-siswi yang kurang mampu, “ tutupnya.

Salurkan terus donasi dan Zakat Anda melalui Lazismu dengan klik tombol ZAKAT SEKARANG.

18 Oct 2018

Update 14 - Ambulans “AKAP” Lazismu, Estafet Antar Pasien

53288a6b-b110-4743-8cfe-ebdace78d4a4.jpg

Semboyan “Sigap dan Peduli” kembali dimainkan oleh Corps Ambulana Lazismu se-Jatim. Melalui aksi estafet perjalanan ambulans dengan mengantar pasien lintas “Antar Kota Antar Provinsi (AKAP)” yang dinamis dan sinergis menjadi ciri khas Lazismu selama ini. Kendati berkoordinasi secara online melalui grup daring perjalanan ambulans Lazismu berestafet dari satu kota ke kota lainnya berjalan  lancar.

Misi kali ini mengantar seorang pasien yang baru saja selesai operasi bedah perut di sebuah Rumah Sakit di Singaraja Bali untuk pulang kembali ke daerahnya, Kaliurang, Yogyakarta. Atas rekomendasi dari Wahyudiyono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunung Kidul, pasien tersebut dibantu perpulangannya dari Bali.

Aditiya Ramadhani (16) adalah pasien pada RS Paramasidi Singaraja yang telah menjalani sebuah operasi untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Aditiya adalah siswa SMK Muhammadiyah Wonosari Gunung Kidul, Yogyakarta. Karena kondisi yang berkekurangan ia pun meminta bantuan Lazismu untuk mengantar pulang menggunakan ambulana sesuai dengan rekomendasi Ketua PDM Gunung Kidul.

Jarak tempuh perjalanan sepanjang 666 km ini harus dilalui oleh Aditiya dari Bali melintasi provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah untuk sampai ke rumahnya di Yogyakarta. Koordinator misi kepulangan pasien ini adalah Agus Salim, Manager Lazismu Kota Pasuruan.

Setelah menyelesaikan urusan administratif dengan pihak RS, pada Sabtu sore (13/10/2018) Aditiya sudah boleh keluar dari RS Paramasidi. Kepulangan ke kampung halaman itu, Aditiya ditemani oleh keluarganya.

Dari RS Singaraja Bali Aditiya dibawa dengan mobil Lazismu Bali menuju ke pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Pulau Jawa dengan menumpang Kapal Feri. Sesampai di seberang, Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pasien dipindah ke ambulana milik Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Fatimah Banyuwangi guna melanjutkan perjalanan ke kota Pasuruan. Di kota Santri itu sudah menunggu ambulans berikutnya dari Lazismu kota Pasuruan mengantar pasien tersebut ke Nganjuk.

Perjalanan dari Banyuwangi menuju ke Pasuruan berjalan lancar. Ambulans RSM Fatimah melaju zig-zag namun tetap menjaga kehati-hatian dan keselamatan di jalan raya. Pukul 19.30 WIB ambulan RSM Fatimah sampai di kantor Lazismu kota Pasuruan, di kompleks Masjid Darul Arqom  Jalan Wahid Hasyim No. 202.

2fc4574f-0a30-408c-8c97-55cd56eaf351.jpg

Setelah pindah kendaraan dan rehat sejenak di kota Pasuruan, Aditiya melanjutkan perjalanan menggunakan ambulans yang dikemudikan sendiri oleh Manager Lazismu kota Pasuruan, Agus Salim. Raungan dan kelap-kelip sirine membuat perjalanan relatif cepat karena para pengguna jalan sangat menghormati dengan memberi jalan bagi ambulan untuk melaju.

Tepat pukul 22.30 WIB mobil ambulans Lazismu kota Pasuruan sampai di RSI Aisyiyah Nganjuk untuk pindah ambulans dan berestafet lagi menuju ke Sragen, Jawa Tengah. Sembari beristirahat Agus Salim bersama Pengurus Lazismu Nganjuk dan crew ambulans Bojonegoro mengatur etape selanjutnya, agar laju kendaraan ke Sragen dapat berjalan dengan lancar.

Perjalanan dari Nganjuk ke Sragen telah disiapkan menggunakan mobil ambulans dari Lazismu kabupaten Bojonegoro. Pukul 23.15 WIB mobil segera melesat meninggalkan Nganjuk menuju ke Sragen Jawa Tengah.

Sampai di Klinik Aisyiyah Sragen sudah menanti mobil ambulans Lazismu Gunung Kidul yang membawa Aditiya ke ‘garis finish’ di kediamannya, Kaliurang Yogyakarta. Menjelang Subuh, sekitar pukul 3.45 WIB Aditiya sudah sampai di rumah keluarganya di Kaliurang Yogyakarta.

Eny Murwaningsih dari SMK Muhammadiyah Wonosari, Gunung Kidul, tempat Aditiya bersekolah sekaligus mewakili pihak keluarga, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuan, partisipasi, dan kepedulian jajaran Lazismu terutama Corps Ambulan Lazismu se-Jawa Timur, yang telah sudi mengantar Aditiya pulang dari Bali ke Yogya.

Pihak sekolah memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa siswanya sehingga membuat repot semua pihak dan juga jika ada sesuatu yang kurang berkenan, baik dari pihak SMK ataupun keluraga. Eny menyampaikan semoga kesigapan Lazismu ini menjadi barokah dan semua yang berpartisipasi mendapatkan imbalan nilai amal ibadah yang setinggi-tingginya dari Allah SWT.

Ambulance adalah salah satu komponen yang mahal untuk pengantaran pasien ataupun jenazah, untuk itu Lazismu berusaha meringankan masyarakat yang sedang terkena musibah agar lebih ringan bebannya.

Donasi Anda sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, salah satunya terwujud menjadi ambulance gratis di berbagai wilayah di Indonesia.

47f091e1-ea5f-45ed-ae2d-e8bf477b6835.jpg
8 Oct 2018

Update 13 - Air Bersih Masih Langka Di Palu Dsk

6d265361-6c90-4dab-a4ed-8af0fe9c7789.jpg

Rudianto, relawan Lazismu-MDMC dari Lumajang Jawa Timur, tengah memasang tanda inventaris bantuan donatur pada sebuah wadah penampungan air. Air bersih menjadi sesuatu yang langka pasca bencana yang melanda Kota Palu dan sekitarnya akibat rusaknya sumur dan jaringan PDAM, sehingga bantuan air bersih beserta wadah penampungannya menjadi salah satu prioritas.

a59e2275-391f-417f-ba60-d5d4a03ea533.jpg

Sementara relawan psikososial selalu mendampingin anak-anak penyintas Gempa & Tsunami Palu, Donggala dsk agar bebas dari trauma dan dapat menjalani kehidupannya dengan riang gembira.

Mari terus bantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat melalui program #IndonesiaSiaga bersama MDMC - Lazismu dengan berdonasi langsung ke:

BNI Syariah 009 153 9 400

Mega Syariah 100 001 4 800

(atas nama Lazis Muhammadiyah dengan menambahkan kode unik 014 pada tiga digit terakhir nominal donasi)

Atau melalui link Lazismu di kitabisa.com

29 Sep 2018

Update 12 - BREAKING NEWS-GEMPA TSUNAMI SULAWESI TENGAH


c3cb61b1-2ec9-4f59-ada6-7d88dba2ea58.jpg

Belum usai tugas kita di Lombok, kembali tugas kemanusiaan kita dipanggil. Kali ini wilayah Donggala-Palu Sulawesi Tengah dilanda gempa yang lebih besar dari pada gempa Lombok 7,7 SR (7,4 SR versi BMKG).

Posisi kota Donggala yang berada di tepi pantai membuat resiko gempa menjadi tsunami. Dan itu telah terjadi, sesaat setelah gempa tsunami menerjang Donggala, bangunan dan rumah-rumah hancur serta terseret arus air laut yang mengalir deras.

62e14280-ef3c-43d5-8a63-3205d28c79d1.jpg

Korban berjatuhan, data korban masih dalam pengumpulan. Sementara bantuan darurat sangat dibutuhkan, kebutuhan pokok dan lokasi pengungsiang harus segera disiapkan.

fdbe2ef5-e8ca-44a0-81c7-f4d3a40573cb.jpg

Lazismu melalui MDMC telah bergerak. MDMC mengerahkantenaga dari Toli-toli, Gorontalo, RS Muhammadiyah Lamongan, RS Muhammadiyah Siti Khadijah Makassar serta timasistensi MDMC Pusat. Sementara seluruh elemen relawan bersiaga dan siap untuk diberangkatkan.

7b9a1f9a-7f00-45ea-9d3c-922e84f48071.jpg

Ternyata gerak kemanusiaan ini tidaklah boleh berhenti, selalu harus diasah agar tidak tumpul. Agar selalu senantiasa siap siaga ketika dibutuhkan.

Donggala, Palu Sulawesi Tengah memanggil rasa kemanusiaan kita. Ayo tingkatkan terus kepedulian kita untuk meringankan derita meraka yang terkena bencana.

1ec84c3f-8392-4e55-bbf2-134a991b6bf6.jpg

Lantunkan doa terbaik kita untuk mereka, siapkan donasi terbaik kita untuk menyemangati mereka, bahwa kita hadir, kita ada, kita membersamai mereka dalam hari-hari nestapa mereka.

64d055cd-e1af-4bd2-9e70-51ddb8e71bac.jpg

Donasi melaui halaman Lazismu di kitabisa mohon dicantumkan juga doa untuk mereka di Donggala-Palu Sulawesi Tengah.

28 Sep 2018

Update 11 - SOBAT AYO DUKUNG TERUS LOMBOK BANGKIT KEMBALI

d43bd7d4-beb7-4004-bea9-30a4135a921b.jpg

Sejak hari pertama bencana Lombok Lazismu hadir di tengah-tengah masyarakat, dengan pendekatan asesment untuk merekap kebutuhan dan melakukan tindakan darurat yang dibutuhkan.

Alhamdulillah, hingga hari ini Lazismu terus hadir dengan dukungan penuh para donatur sekalian. Saat ini terdapat 893 personel relawan lazismu-MDMC yang terus membaur dengan penyintas Gempa untuk menemani mereka bangkit menata kehidupannya

Lazismu-MDMC hadir di 4 wilayah di Lombok dan Sumbawa. Ada sembilan posko yang melayani puluhan desa yang didirikan oleh Lazismu-MDMC.

Relawan dan posko sebanyak itu telah melayani 9.735 jiwa yang sakit dan berobat di posko-posko kesehatan lazismu-MDMC.

Sementara itu sebanyak 13.177 jiwa juga telah menerima layanan psikososial untuk melawan traumatis akibat gempa yang terus menerus terjadi selama hampir sebulan penuh.

3.550 paket bantuan makanan, pakaian dan kebutuhan pokok telah didistribusikan. Paket school kit juga telah menemani belajar anak-anak di pengungsian dan sekolah-sekolah sementara. Sejumlah yang sama juga telah menerima paket higienis dan akses sanitasi yang sehat.

Dan yang terbaru 691 kepala keluarga telah menerima Huntara (Hunian Sementara) yang digunakan untuk tempat berlindung dari panas dan hujan yang mulai turun bulan oktober ini.

Dukungan dari sobat zakat sekalian adalah energi bagi kami untuk terus hadir di tengah-tengah mereka.

Sobat Lazismu sekecil apapun kepedulian kita akan sangat berarati bagi korban gempa Lombok. Ayo terus tebarkan kepedulian untuk senyum kebahagiaan mereka.

25 Sep 2018

Update 10 - Angkringan Untuk Sang Pengamen

5c7d2021-f59e-403d-9c85-1173aaed9ea3.jpg

LAZISMU. Joko Sriyanto (48) membantu menurunkan gerobak dari mobil pick up. Ia warga Mojo Kulon RT 03 RW 06 Sragen. Joko tinggal di rumah warisan orangtuanya dengan luas 5 x 7 meter. Di rumah itu ia tinggal bersama Sulistyowati (41), istrinya dan ketiga anaknya yakni Muhammad Rifa’i (21), Muhammad Rasidin (17) dan Fatmawati Nurhidayah (14).

Gerobak angkringan dari kayu jati itu diterimanya pada Sabtu (8/9/2018).  Lazismu yang diwakili Tommy Arisaputra, Staff Program Lazismu perwakilan Sragen menyerahkan gerobak angkringan dan uang tunai untuk modal usaha kepada Joko. “Saya sebenarnya sudah capek untuk mengamen. Saya hanya beharap dengan berjualan angkringan ini semoga dapat membantu perekonomian keluarga saya,” tutur Joko.

Joko menceritakan, untuk menghidupi keluarganya ia bekerja sebagai pengamen. Ia biasanya mengamen sampai ke luar kota seperti di Ngawi, Madiun, Purwodadi dan daerah lainnya. Pengahasilan Joko dari hasil mengamen tidaklah banyak. Bahkan Rasidin, putranya yang kedua nyaris putus sekolah karena kekurangan biaya.

Sebelumnya Joko bekerja di Jakarta sebagai penjual roti keliling. Tetapi setelah istrinya menderita penyakit langka sejak 2008, ia membawa istrinya kembali ke Sragen. “Istri saya sudah 10 tahun ini menderita penyakit skleroderma (penyakit autoimun yang ditandai dengan pengerasan dan penebalan kulit dan masalah pada organ dalam tubuh) jadi hal ini mengharuskan saya merawat istri saya dan bekerja di sekitar sini,” ucap Joko.

Joko menerangkan awal-awal isterinya mengidap penyakit itu, merasa linu-linu, tangan kaku, jalan seperti robot dan harus diseret-seret. Sebelum memiliki kartu kesehatan ia mengalami kesulitan untuk membiayai berobat isterinya.

“Kalau punya uang ya saya gunakan untuk beli obat,  kalau tidak ya terpaksa kami tidak beli obat,” ucap Joko.  Ia juga menjelaskan kini sudah memiliki KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang meringankan biaya pengobatannya. Selama sepuluh tahun ini istrinya juga sudah menjalani pengobatan dari dokter spesialis secara rutin dan kini penyakitnya kunjung membaik.

Semoga bantuan dari donatur Lazismu ini bisa mengiringi kebangkitan keluarga Joko dan menjadikannya keberkahan dalam hidup dengan kesabarannya.

Sobat zakat Lazismu, masih banyak Joko-joko lainnya di bumi pertiwi ini, jika kita berhenti berbuat baik dan berbagi kepedulian maka akan ada rantai yang terputus dalam jaring sosial kita. Terimakasih untuk tetap bersama Lazismu. (ls)

14 Sep 2018

Update 9 - Relawan Lazismu-MDMC Mengajar Di Lombok

271770b4-4393-4864-972f-10ad10cdd99e.jpg

Dua sekolah yang berada di Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengajar setelah beberapa waktu lalu terhenti akibat guncangan gempa bumi dengan kekuatan 7.0 SR yang melanda sejumlah daerah di NTB.

Dua sekolah tersebut berlokasi di Dusun Lekok Tenggara dan di Gangga. Berdasarkan laporan relawan Lazismu-MDMC yang bertugas di Lombok, terdapat 23 siswa-siswi yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di TK ABA (3/9/2018).

Tenaga pengajar yang mengajar hanya 1 orang guru TK di sekolah Dusun Lekok. Itupun dibantu oleh 4 orang relawan Lazismu-MDMC dan 2 orang mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Mataram.

Sama seperti halnya di SD Negeri 2 Gangga yang memiliki 50 siswa dengan tenaga pengajar 2 guru SD, relawan MDMC dan Mahasiswa KKN. Dengan fasilitas seadanya tenaga pengajar mengisi kegiatan di TK dan SD tersebut dengan menggambar, bernyanyi, menghafal bacaan surat pendek, dan beberapa permainan yang riang gembira.

Kegiatan ini diharapkan dapat menarik perhatian para siswa untuk semangat bersekolah kembali, “Dengan adanya tenaga pengajar dari relawan dan mahasiswa KKN, keberadaannya dapat membantu anak-anak untuk melupakan kesedihan,” tutur Rijal, relawan MDMC DIY.

"Ada rasa trauma atas kejadian bencana gempa bumi yang menghancurkan rumah mereka, bahkan ada yang kehilangan orangtuanya," lanjutnya.

Sekolah berharap penuh adanya bantuan pemulihan kondisi psikologis anak didik mereka ke depannya. “Mereka juga butuh tenda yang akan digunakan untuk proses belajar mengajar supaya anak-anak kembali sekolah seperti sediakala lagi,” kata Kepala Sekolah SD Negeri Gangga. (dpl/rhs)

5 Sep 2018

Pencairan Dana Rp 55.247.844

Ke rekening BNI / BNI Syariah ** *** 4553 a/n - LAZIS MUHAMMADIYAH

Rencana penggunaan dana: Assalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh Alhamdulillah atas semua yang telah di karuniakan Allah kepada kita. Terimakasih kepada donatur atau muzakki Lazismu yang telah mengamanahkan zakatnya melalui Lazismu. Insya Allah dana yang terhimpun akan di akumulasikan dengan dana zakat lainnya yang dihimpun melalui berbagai chanel pembayaran baik online maupun offline. Dana Zakat akan digunakan sesuai dengan peruntukannya dengan objek delapan asnaf melalui berbagai program Lazismu. Semoga Allah memberikan pahala yang berlimpah dan balasan yang lebih baik kepada seluruh muzakki atas apa yang telah dikeluarkan dan diberkahi atas harta yang tersisa. Lazismu akan terus menjadi salah satu problem solver bagi berbagai permasalah bangsa Indonesia. Insya Allah. Teruslah berbuat baik dan berbagi dengan hati yang ikhlas untuk kebermanfaatan bagi kaum dhuafa. Salurkan zakat Anda melalui Lazismu dengan klik tombol ZAKAT SEKARANG Wassalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh

31 Aug 2018

Update 7 - HUNTARA & Masjid Bagi Korban Gempa Lombok

f8ddba2660a96a8fcf8bb4e26477d27a6f7191d7

Lombok – LAZISMU. Dua puluh enam kepala keluarga di Dusun Melepah Sari RT 1, Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima hunian sementara (huntara). Secara simbolis, penyerahan huntara ini diberikan oleh Ade Irvan Nugraha, pada Kamis (23/8/2018), mewakili MDMC-Lazismu.

Huntara ini menjadi percontohan untuk percepatan recovery warga dusun Melepah Sari. “Ini bisa disebut sebagai pilot project. Tujuannya supaya warga cepat bangkit dan tidak terlalu lama meratapi dampak bencana,” ujar Ade.

4f38baa0cd8e3c784083072d0767d8c57f9c7153

Pembangunan huntara ini, lanjut Ade, disesuaikan dengan kebutuhan tiap rumah. Pasalnya, kerusakan tiap rumah berbeda. Masing-masing kepala keluarga menerima 21 lembar atap go green dan 14 lembar kalsibot untuk dinding.

“Huntara dibangun di atas bekas rumah mereka. Pintu dan jendela yang masih bisa dipakai, akan dimanfaatkan. Ini langkah awal agar masyarakat segera bangkit,” imbuh Ade.

Di daerah yang termasuk terdampak paling parah di KLU ini, perekonomiam warga relatif tidak terganggu sepenuhnya. Hal ini disampaikan warga RT 1 yang sebagian besar masih menggarap sawah dan beternak sapi.

“Alhamdulillah kami tetap bertani. Baru saja panen kacang dan jagung. Yang kami butuhkan saat ini memang rumah untuk tempat tinggal,” ujar salah satu warga Melepah Sari penerima huntara MDMC-Lazismu.

Terkait pembangunan rumah, warga melakukannya secara partisipatif. Ada tukang bangunan sebagai media konsultatif pembangunan rumah. Namun, seluruh warga saling bahu-membahu membangun huntara ini.

Ditargetkan, 26 rumah ini akan selesai di akhir pekan ini yang menjadi fokus tanggap darurat Muhammadiyah Dissaster Management Center (MDMC) bersama Lazismu di lokasi bencana.

Selain Huntara, MDMC-Lazismu juga telah membangun masjid darurat untuk masyarakat lombok. Masjid darurat didirikan di atas puing masjid yang roboh terkena gempa dahsyat pertama. Banyak bangunan yang hampir roboh pada saat gempa pertama menjadi rusak total ketika terjadi gempa susulan 7 SR minggu lalu.

70c54041a757428f83daca311f7d81dbc399c1f2

Dana untuk pembangunan Huntara dan masjid darurat ini adalah sumbangan dari donatur Lazismu baik melalui dana donasi khusus maupun dana ZIS yang diamanahkan melalui Lazismu melalalui berbagai channel pembayaran ZIS Lazismu.

Selain pembangunan hunian sementara MDMC-Lazismu telah bergerak sejak hari pertama bencana dengan menerjunkan ratusan relawan dan pelayanan sosial berupa pemeriksaan, pengobatan, pembagian makanan, psikososial, bantuan pendidikan, dll.

Mari terus bantu mereka yang membutuhkan melalui dana Zakat Infaq dan Shodaqoh Anda. Zakat dapat disalurkan melalui halaman zakat Lazismu di kitabisa.com.

7 Aug 2018

Update 6 - MDMC-Lazismu Turun Respon Gempa Lombok

1c69bd8a49b975b03e21b1322e332c9e9bd6802c

Sejak BNPB menyatakan peringatan dini gempa di Lombok dengan kekuatan 7,0 SR yang berpotensi Tsunami, komunikasi Lazismu dan Relawan MDMC Indonesia terus berjalan. MDMC adalah tim yang bekerjasama dengan Lazismu dalam melakukan segala respon terhadap penanganan bencana di tanah air.

Banyaknya korban luka-luka dan meninggal dunia, membuat MDMC Indonesia, segera membuat putusan untuk mengirim kembali tambahan tim kesehatan dan tim psikososial.

Sekretaris MDMC Indonesia, Arif Nur Kholis, mengabarkan kepada Lazismu (6/8/2018) bahwa Tim Kesehatan dari Jawa Timur, terutama RS Muhammadiyah Lamongan yang sudah melaksanakan pelayanan medis 1 minggu yang lalu diperpanjang tugasnya.

aa336fd8bbe0110da978dab5aee88eeafd19a4f7

Data dari lapangan dan BNPB telah memberikan informasi bahwa para korban gempa Lombok membutuhkan banyak pertolongan tim medis. Mereka banyak terluka. “Berdasarkan foto-foto tindakan medis dari relawan di lokasi, yang dikirimkan ke MDMC Indonesia, upaya untuk mengirimkan bantuan tim medis dan psikososial sudah diputuskan,” katanya kepada tim media Lazismu.

Arif menjelaskan Tim Medis yang diturunkan dari PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang berangkat hari ini, terdiri dari dokter dan perawat. Di samping itu, juga mengirimkan ambulans melalui jalan darat dan laut.

Tim medis dari lokasi lain juga telah disiapkan, dari PKU Bantul yang berangkat pada sore hari ini menuju Lombok. Sementara itu, tim medis gabungan juga berangkat dari RS Siti Khadijah Sepanjang dan RS Aisiyiah Ponorogo) yang akan berangkat besok melalui jalan darat dan laut dengan ambulans.

Adapun, tim medis dari RS Roemani Semarang berangkat hari ini yang diprediksi sampai di lokasi malam hari ini dengan tim terdiri dari 1 dokter dan 2 perawat. Saat ini, Arif menambahkan, tim kesehatan kedua dari Jawa Timur, terdiri dari RS UMM dan RS PKU Muhammadiyah Bima sudah berada di Lombok.

3aab6a67bea9ef57b616f350d606969c3655054f

Tadi malam, menurut Arif setelah koordinasi menjadi tim responder pertama (first responder) di Lombok Utara, daerah Tanjung dan Kayangan. Disampaikan juga oleh Arif, akan menyusul tim dukungan psikososial dari PWM DIY dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. Sejauh ini di lapangan sejak seminggu pendampingan sudah dilakukan tim KKN Mandiri UMY dan AMM NTB.

Semua kegiatan tim MDMC didukung dengan pendanaan dari Lazismu yang berasal dari dana ZIS dan kemanusiaan yang digalang oleh Lazismu, baik secara online maupun offline. Termasuk dana yang masuk melalui halaman zakat Lazismu di kitabisa.com .

Semoga apa yang telah diberikan oleh pada dermawan membawa keberkahan dan kebermanfaatan terhadap mereka yang menerimanya. Aamiin. (lazismu)

3 Aug 2018

Update 5 - Lazismu Bedah Rumah Mbah Hatip

005d90de099aa0f1716f0688fb3e992b3f9ff9e0

Awal Juli 2018, Lazismu di Pamekasan kembali melakukan program benah rumah. Rumah yang menjadi target sasaran Lazismu kali ini adalah rumah Mbah Hatip yang berada di pinggiran kota, sekaligus membuatkan kamar mandi untuknya.

Program ini dilakukan setelah tim Lazismu mensurvei dan melihat kondisi rumah yang ditempati oleh lansia yang berusia 75 tahun lebih ini kurang layak. Yang lebih memprihatinkan lansia ini tidak punya kamar mandi sehingga untuk urursan MCK harus ke sungai yang lokasinya dianggap berbahaya untuk orang setua Mbah Hatip.

Mbah Hatip hidup bersama istrinya yang bernama Misnati, yang usianya tidak jauh beda dengannya, yaitu sekitar 75 tahun. Kondisinya serba bekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya setiap hari Mbah Hatip mengumpulkan barang bekas seperti botol, plastik, dan lain-lain yang kemudian dijual ke pengepul.

Kondisinya sangat memprihatinkan karena rumahnya pinggir sungai dan di usianya yang sudah sangat tua mereka hanya hidup berdua.

Dengan program benah rumah Lazismu ini diharapkan kedua lansia itu dapat menikmati hidup di masa tuanya dengan tinggal di rumah yang agak layak.

Terimakasih kepada para donatur dan muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Lazismu. Semoga Allah ta'ala selalu memberikan keberkahan dan rizqi yang berlimpah. Aamiin. (adt/kho)

16 Jul 2018

Update 4 - Musim Masuk Sekolah Problem Tahunan Kaum Dhua

3d379f65ab3cc1f5d68102df75b173d99def7bfc

Senyum mengembang di wajah Cahyaning Hamidah yang akrab disapa Midah. Wanita 34 tahun ini lega, pasalnya anaknya Reyno bisa masuk ke jenjang berikutnya, yaitu SMP. “Saya sempat putus asa. Kalau saya tidak punya iman, maunya bunuh diri atau cari pesugihan,” ujarnya.

Menurut pengakuan Midah, keluarganya sebenarnya berasal dari ekonomi berkecukupan. Namun langsung merosot ketika suaminya 3 tahun yang lalu jatuh dari plafon ketika bekerja menginstalasi listrik. “Anak saya sampai menunggak uang sebesar 16 juta. Saya tidak membayarkan uang sekolahnya dari kelas 4 sampai 6 SD. Sudah saya bayar 4 jutaan sehingga hutangnya jadi 12 juta. Namun 4 juta itu juga dari hasil meminjam di lembaga keuangan yang berbunga,” ungkapnya.

Kini penghasilan Midah berasal dari cleaning service dan ojek panggilan. Suaminya masih menginstalasi listrik jika ada panggilan. “Penghasilan saya dan suami tidak tentu, bahkan minus untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya yang kini tinggal nge-kos di daerah Sentolang, Gresik.

Kamis,12 Juli 2018, Lazismu bersama Midah ke sekolah untuk membayar hutangnya. “Tidak semua dibayarkan Lazismu, minimal surat keterangan lulus bisa dikeluarkan oleh pihak sekolah. Alhamdulillah sekolah bersifat kooperatif dengan mengeluarkan surat lulusnya, tinggal ibu Midah berjuang untuk melunasi sisa kekurangannya yang bisa diangsur sampai 2021 nanti,” ujar Liesna selaku bidang pendayagunaan Lazismu Gresik yang memberikan beasiswa Mentari Lazismu.

Menurut Abdul Rozaq selaku ketua Lazismu Gresik, Midah ini termasuk gharim yang harus dibantu. “Sambil memulihkan kondisi ekonominya, sementara ananda Reyno kami masukkan di Pondok Yatim dan Dhuafa Nurul Jannah, PT. Petrokimia Gresik. Insya Allah semua kebutuhan hidupnya akan dipenuhi, sehingga orantua tinggal fokus melunasi hutang yang ada,” terangnya.

Ungkapan terimakasih disampaikan Midah kepada segenap donatur dan keluarga besar Lazismu. “Alhamdulillah, maturnuwun, kepada orang-orang baik yang telah membantu saya, mohon doanya semoga ekonomi keluarga kami membaik, dan bisa gantian memberi kepada mereka yang membutuhkan,” harapnya.

Musim masuk sekolah seperti ini banyak sekali permohonan yang masuk ke meja Lazismu di seluruh tanah air terkait biaya-biaya yang timbul ketika mendaftar sekolah. Banyak kisah dan air mata mengalir dari orangtua yang merasa berat untuk menanggung sendiri biaya pendidikan anaknya. Meskipun hampir di seluruh tanah air ada program sekolah gratis, kenyataanya masih banyak biaya yang timbul. Dan kita tidak bisa menutup mata dengan fakta yang ada.

Lazismu memiliki program beasiswa Mentari untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita ini, tentu saja dananya dari Zakat dan Shodaqoh yang telah Anda salurkan melalui Lazismu. Program ini teknisnya beragam di berbagai kantor lazismu, ada yang insidental adapula yang berbentuk program terencana, tergantung kebutuhan dan kemanfaatan untuk penerima.

Terimakasih kepada sobat Lazismu yang setia menyalurkan zakatnya melalui Lazismu. Jangan berhenti untuk berbuat baik, sekali berhenti akan ada tali yang terputus antara harapan para dhuafa dan kemampuan untuk membantu mereka. Teruslah berbuat baik. Terimakasih.

29 Jun 2018

Update 3 - E-Magazine MATAHATI Lazismu

Assalamu'alaikum sobat Lazismu..

Semoga hari ini penuh dengan keberkahan dan kemudahan dari Allah swt.

Dalam rangka pelaporan kegiatan dan menjalin silaturahim dengan donatur sobat Lazismu semuanya, kami ingin membagikan e-magazine MATAHATI kepada sobat Lazismu.

Silahkan buka link berikut untuk mendapatkannya >>> http://bit.ly/emagazinegratis

Kami berharap melalui e-magazine ini donatur sekalin dapat ikut merasakan berbagai kebahagiaan penerima zakat & shodaqoh yang sobat Lazismu telah salurkan.

Jangan berhenti berbuat baik, terus tunaikan Zakat dan Shodaqoh sobat Lazismu melalui halaman zakat Lazismu di kitabisa.com.

Semoga Allah selalu melimpahkan pahala yang besar untuk zakat dan shodaqoh yang telah disalurkan. Terimakasih

Wassalamu'alaikum...


12 Jun 2018

Rencana Penggunaan Dana Pencairan Rp 60.070.918

Ke rekening BNI / BNI Syariah ** *** 4553 a/n - LAZIS MUHAMMADIYAH

Zakat adalah hak bagi delapan asnaf yang tertera dalam QS At-Taubah ayat 60. Program Lazismu dalam pentasyarufan (pendistribusian) zakat berpegang pada kebijakan yang didasarkan pada ayat tersebut. Semua program penyaluran zakat akan didistribusikan melalui berbagai program dengan sasaran delapan asnaf prioritas yang membutuhkan. Program-program yang akan dilaksanakan oleh Lazismu dengan dana yang terkumpul baik melalui online maupun offline pada tahun ini adalah antara lain: Fakir: Tanggap darurat bencana, kemanusiaan terikat, Indonesia Terang, Adventure for humanity, GOTA/Beasiswa Pelajar, Layanan Kesehatan Keliling (klinik apung), kado ramadhan. Miskin: Save Our School, Tani Bangkit, Pemberdayaan buruh & Tani, Peternakan Masyarakat Mandiri, Operasional Mobile Clinic, 1000 UMKM, End TB (Tuberculosis), Pengadaan Kapal Dakwah, BuEka (Bina Usaha Ekonomi Keluarga). Riqob: Advokasi TKI, Advokasi Penyandang Sosial (Korban Gusur, dll), Advokasi Buruh Tani dan Nelayan, Pemberdayaan kaum difable, Bencana kemanusiaan (Konflik sosial), Muhammadiyah Aid. Gharimin: Modal usaha (Gharimin), Peduli Kesehatan (pelunasan pengobatan). Muallaf : Tali kasih, Pemberdayaan Muallaf. Sabilillah : Da’i Mandiri, Santri Tahfidz dan kewirausahaan, Pengembangan Pesantren, Trensains, Back To Masjid, Peduli Guru, Dakwah, Sekolah Cerdas. Ibnu Sabil: 1000 Sarjana/Beasiswa Sang Surya/3T, Dokter Panti, Pelatihan Wirausaha, Lazismu Goes to Campus, MSPP Semua program diatas merupakan rencana kegiatan tahun 2018 yang sebagiannya sudah berjalan dengan baik. Semoga dengan zakat yang telah Anda tunaikan akan terjadi perubahan sosial maupun perubahan rohani terhadap penerimanya. Kami mendoakan untuk semua Muzakki yang telah menunaikan zakatnya melalui Lazismu, “Semoga Allah memberikan ganjaran atas apa yang engkau berikan dan memberikan keberkahan atas apa yang engkau sisakan (harta yang tersisa).” Aamiin..Insya Allah.. Teruskan kebaikan Anda dengan berzakat melalui Lazismu

25 May 2018

Update 1 - EKSPEDISI ZAKAT UNTUK MALUKU 2018

Lazismu kembali menyelenggarakan kegiatan bertajuk EKPEDISI ZAKAT UNTUK MALUKU 2018. Kegiatan ekpedisi zakat tahap dua ini dilaksanakan pada 10-13 Mei 2018. Sebelumnya, peluncuran program telah dilaksanakan pada 6 April 2018, di Pelabuhan Tulehu, Pulau Ambon dan berlangsung pada 7-8 April 2018 di Dusun Ory dan Dusun Namaa, Desa Pellaw, Pulau Haruku.

f0b137acf2c1cf34454e8bccf6f6ae337890b018

Pada Ekspedisi Zakat kali ini, kegiatan dipusatkan di Desa Seppa, Pulau Seram. Kegiatan berlangsung selama dua hari (Jumat-Sabtu, 11-12 Mei 2018). Pada Jum’at 11 Mei 2018 lalu, dilaksanakan kegiatan berupa penyerahan secara simbolis solar panel ke beberapa rumah ibadah di Seppa.

Tujuan program ini adalah untuk mewujudkan kemandirian energi, dengan sasaran program untuk rumah ibadah yang membutuhkan tenaga listrik, khsusunya listrik ramah lingkungan. Ada empat paket panel surya yang akan diserahkan. Bantuan ini menargetkan penerima manfaat langsung sekitar 1.200 jamaah.

Selain itu, menurut Project Manager Ekspedisi Zakat BAZNAS – LAZISMU, Mahli Zainuddin Tago, bahwa penyerahan bantuan juga dilakukan untuk sekolah dalam bentuk program Save Our School. “Program ini bertujuan membantu penyediaan sarana dan prasarana belajar bagi sekolah-sekolah yang sasarannya adalah sekolah-sekolah yang membutuhkan,” katanya.

2499de10c59c4478768df314d9393e06eff2c674

Bantuan pendidikan ini menargetkan penerima manfaat langsung sejumlah 320 orang siswa sekolah. Sementara itu, Zainudin menyampaikan dari Tulehu, bahwa dalam ekspedisi ini juga dilaksanakan bakti sosial dalam bentuk pemeriksaan kesehatan. Tujuan dari layanan kesehatan tersebut untuk memberikan edukasi dengan melakukan penyuluhan kesehatan mengenai pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat pesisir di pulau-pulau yang jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan.

Target layanan kesehatan ini menyasar 300 orang penerima manfaat di tiga lokasi: Desa Sepa, Desa Huameteno, dan Desa Tawane Wane. Program Ekspedisi Zakat Untuk Maluku tahap dua ini didukung oleh tiga orang tim medis, yang terdiri dari 1 dokter (dr. Yusrin dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang), 1 apoteker (saudari Mutiara, dari Prodi Farmasi UMM) dan 1 perawat (saudara Faqih sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMM).

Dalam kesempatan itu, menurut keterangan Tim Ekspedisi Zakat tahap dua, ada dinas kesehatan terkait yang mendukung penyediaan obat-obatan, yakni dari Dinas Kesehatan Propinsi Maluku dan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah. Bahkan ada seorang dokter setempat, dr. Nisa Tuasikal juga telah menemani program ini sejak Ekspedisi Zakat tahap pertama.

Program-program tersebut juga dinilai penting untuk memastikan bahwa menjelang Ramadan para penerima manfaat layanan kesehatan dapat bersiap diri berpuasa sebulan penuh, karena itu, tambah Zainudin, kali ini pula diberikan penyerahan Paket Ramadan berupa sembako ke masyarakat kurang mampu di lokasi setempat. Paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, susu, biskuit, dan teh. Program ini menyasar penerima manfaat langsung dengan target sejumlah 300 orang.

d6bce2fad43660f6fcb37f0187e660d3937981b8

Selain itu, ada program yang tak kalah pentingnya, di antaranya penyuluhan pertanian dan penerjunan mahasiswa KKN. Untuk penyuluhan pertanian bagi masyarakat petani, diberikan program penyuluhan dalam bentuk pra dan paska produksi. Untuk itu, diberikan juga bantuan peralatan pertanian sebanyak 30 orang penerima manfaat. Penyuluhan pertanian dilaksanakan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat PWM Maluku.

Sedangkan penerjunan mahasiswa KKN dikemas dalam bentuk Mubaligh Hijrah. Program ini diikuti oleh 10 mahasiswa semester akhir yang akan tinggal bersama warga di tiga pulau selama bulan Ramadan. Dari program KKN ini diharapkan 320 orang dapat menerima manfaatnnya di berbagai lokasi pulau Maluku. Zainudin mengatakan, sepuluh mahasiswa KKN yang diterjunkan berasal dari Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Program ini diselenggarakan oleh tim pelaksana lapangan yang dikoordinir oleh aktivis muda Muhammadiyah putra asli Maluku Rivai Tuhuleley dan dipimpin langsung oleh pimpinan program, Dr. Mahli Zainuddin Tago, selaku dosen UMY yang juga menjadi Sekretaris Badan Pengurus LAZISMU Pusat. (na)

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

ZAKAT SEKARANG
Empty Fundraiser

Berzakat sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "LAZISMU"
Setiap zakat yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke "LAZIS MUHAMMADIYAH"

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?